Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 192


__ADS_3

Sesil tidak tahu saja siapa yang sedang dia hadapi saat ini dan kini Alisha pun juga masih menatap nya saja karena wanita yang mengaku sebagai kekasih kakak nya itu sangat arogan sekali dan juga sombong hingga Alisha pun merasa jika memang lebih baik Bella saja yang bersanding dengan sang kakak tiri dari pada wanita yang ada di depan nya itu


“Aku hanya memberi tahu saja dan apa bullying itu memang harus ada di kantor ini ?.” Tanya Alisha


Plak


Sesil menampar Alisha begitu saja bahkan dia sangat berani juga menjambak rambut Alisha namun Alisha segera menepis nya juga karena dia juga merasa kesakitan sekali karena ulah nya


“Wanita gila kau kenapa seperti itu aku hanya mengingatkan mu saja bukan ingin mencari masalah .” Kata Alisha sambil memegang pipi nya yang sakit dan memerah akibat di tampar oleh Sesil


“Kau terlalu banyak ikut campur bahkan kau bukan karyawan di sini namun se enak nya saja di sini . Sana pergi lah aku juga tidak perduli siapa kau .” Kata Sesil


Nina menarik Alisha agar dia tidak lagi mengusik Sesil supaya dia juga tidak mendapatkan masalah juga nanti nya


“Jangan melawan dia karena dia adalah kekasih bos di sini jadi sebaik nya kamu pergi saja .” Bisik Nina membuat Alisha menatap Nina karena ucapan nya tadi


“Kembali lah ke tempat kerja mu jangan mengurus wanita kurang kerjaan ini .” Kata Sesil lalu pergi meninggalkan Nina dan juga Alisha saat ini


“Dia kekasih bos maksud kamu kekasih Demian ?.” Tanya Alisha


“Iya dia kekasih pak Demian bahkan Bella pun juga mendapatkan masalah karena Sesil tidak suka ketika Bella terlalu dekat dengan pak Demian .” Kata Nina kembali menjelaskan kepada Alisha


“Ayo kita mengobrol sebentar aku ingin bertanya kepada kamu .” Kata Alisha


“Maaf tapi aku harus kembali bekerja jika tidak nanti Sesil akan mengadukan aku kepada bos dan aku akan mendapatkan masalah nanti .” Kata Nina


“Aku akan menjamin jika dia membuat masalah atau melaporkan kamu maka aku akan siap membela kamu dan aku juga pastikan jika kamu tidak akan di pecat oleh bos mu Si Demian itu .” Kata Alisha


Dia mengajak Nina untuk ikut dengan nya meskipun Nina menolak tapi dia terus saja memaksa agar Nina mau ikut dengan nya

__ADS_1


“Ayo duduk sini .” Kata Alisha


“Maaf aku tidak bisa jika duduk di kantin karena ini belum jam makan siang bisa di pecat nanti jika aku ketahuan .” Kata Nina yang memang terlihat sangat takut sekali sebab jika dia di keluarkan dari kantor itu pasti nya akan sangat sulit untuk mencari pekerjaan baru karena Demian pasti akan sangat mempersulit nya


“Aresh .” Panggil Alisha ketika tak sengaja dia melihat Aresh yang kini berjalan entah akan pergi kemana dan dia merasa senang ketika melihat Aresh agar bisa membuktikan jika nanti Nina akan aman tidak akan di pecat


Aresh berjalan menghampiri Alisha yang tengah duduk manis di kantin


“Nona anda ada di sini apa butuh makanan jika iya saya akan membelikan nya sekarang .” Kata Aresh


“Aku memanggil tidak untuk meminta hal itu dan lagi aku akan memesan makanan di sini saja karena sama saja bukan membeli di sini dan juga di luar .” Kata Alisha


“Ambil saja semua yang nona Alisha mau nanti saya yang akan membayar nya jadi Nona tidak perlu mengeluarkan uang di sini semua akan menjadi tanggung jawab saya .” Kata Aresh


Tak lupa juga dia memberi tahu mereka yang berjualan jika nanti dia yang akan membayar semua makanan yang di makan oleh Alisha dan juga nina tanpa terkecuali


“Aku memanggil tadi karena mau izin mengajak dia mengobrol sebentar boleh kan karena sejak tadi dia bilang akan di pecat jika menemani aku padahal aku sangat ingin mengobrol dengan nya .” Kata Alisha


“Aku hanya ingin mengobrol di sini saja tidak mau di tempat lain nya . Jadi dia tidak akan di pecat bukan jika menemani ku mengobrol ?.” Tanya Alisha memastikan lagi


“Tidak akan dan saya yakin akan hal itu nona .” Kata Aresh


“Baiklah kamu sudah mendengar nya kan nina jadi jangan cari alasan lagi Aresh sudah mengatakan tidak akan di pecat dan lagi aku yakin juga jika nanti Demian bos kamu juga tidak akan memecat kamu sama hal nya dengan yang Aresh katakan tadi .” Kata Alisha


“Temani saja nona Alisha jangan membantah nya sama sekali bahkan bos juga akan senang jika nona Alisha juga senang .” Kata Aresh


“Ya sudah kalau kamu tidak ingin mengobrol di sini ayo cari tempat yang lebih nyaman saja dari pada di sini .” Kata Alisha


“Tidak usah nona lebih baik di sini saja tidak masalah kok bagi saya .” Kata Nina

__ADS_1


“Kalau begitu saya pergi dulu Nona jika sudah selesia anda kembali saja ke ruangan bos karena nanti bos pasti akan mencari anda .” Kata Aresh


“Sudah diam lah Aresh aku akan kembali jika urusan ku selesai dan lagi tadi aku juga sudah mengatakan jika ingin pergi jalan-jalan di sekitar kantor .” Kata Alisha


Aresh pun mengangguk dia kini segera pergi karena memang ada urusan juga dia saat ini


“Baiklah Nina sekarang aku ingin bertanya kenapa wanita tadi tidak suka dengan Bella ?.” Tanya Alisha langsung


“Seperti yang saya katakan tadi nona jika Bella terlalu dekat dengan pak Demian yang katanya dia adalah kekasih Sesil jadi Sesil pun cemburu dengan nya bahkan dia memarahi nya kemarin .” Kata Nina


“Apa dia juga yang mengunci Bella di kamar mandi ?.” Tanya Alisha sambil menatap ke arah Nina Untuk mencari kebenaran


“Maaf nona untuk itu saya tidak berani menjawab nya .” Kata Nina


“Jawab saja tidak akan ada yang marah dengan mu bahkan aku akan menjamin semua nya Nina karena aku hanya penasaran saja .” Kata Alisha


“Apa hubungan anda dengan Bella nona ?.” Tanya Nina


“Dia adalah sahabat ku dan aku sangat tidak suka sekali ketika tahu dia di kunci di kamar mandi kemarin itu sungguh membuat ku kesal sekali .” Kata Alisha


Nina pun kini menceritakan semua kronologi nya dari awal bahkan banyak juga yang mencoba untuk menolong Bella namun ancaman Sesil membuat semua Nya pun mengurungkan niat untuk e menolong Bella dari kamar mandi


“Masih tidak mau mendengarkan ucapan ku kau Nina memang ingin di pecat ya kau ini .” Kata Sesil yang terlihat sangat marah sekali


“Dia sedang mengobrol dengan ku dan aku yang meminta nya .” Kata Alisha dengan lantang nya


“Lancang sekali kau mengajak Nina mengobrol padahal dia masih banyak pekerjaan di kantor ini .” Kata Sesil


“Aresh sudah mengizinkan nya jadi aku rasa itu sudah cukup.” Kata Alisha yang masih tidak mau kalah membuat Sesil menghampiri nya dan kini pertengkaran antara kedua nya pun tidak bisa di hindarkan lagi bahkan Sesil dengan berani nya beberapa kali menjambak dan menampar Alisha begitu juga dengan sebalik nya

__ADS_1


“Hentikan Sesil . Lepaskan tangan Mu itu dari rambut Alisha .” Teriak Demian dengan wajah sangat menyeramkan sekali membuat semua yang ada di sana hanya bisa menunduk saja sebab mereka sangat takut dengan Demian bahkan tatapan nya saat ini pun terlihat sangat tidak bersahabat sekali


__ADS_2