Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 186


__ADS_3

Alisha sudah memperhatikan wanita yang bernama sesil seperti yang di ceritakan oleh sahabat nya dan dia pun juga bisa menilai bagaimana Sesil ketika melihat nya tadi bahkan tatapan tidak suka juga dia tunjukkan tadi kepada nya membuat nya yakin jika Sesil yang di maksud Oleh Bella adalah sesil yang dia temui tadi. Sungguh kali ini Alisha akan memberi kan dia pelajaran jika dia terbukti memang sengaja mengunci Bella di dalam kamar mandi hingga dia pingsan kemarin tentu alisha tidak akan pernah membiarkan sang sahabat mendapat kan hal buruk lagi karena bagi nya sudah cukup penderitaan yang di berikan oleh Alex dulu dan tidak boleh ada lagi yang membuat bella kesulitan apalagi di dalam kantor


kakak nya sendiri tentu nya alisha akan melakukan beberapa hal agar bella aman selama bekerja di sana.


"Seperti nya bos sudah menunggu kedatangan anda jadi ayo masuk saja nona ". Kata Aresh yang membuka kan pintu untuk alisha agar dia bisa masuk ke dalam dan juga menemui sang kakak


"Terima kasih tadi sudah menjemput ku dan juga mengantarkan aku ke sini ". Kata Alisha


"Sama-sama nona , kalau begitu saya ke ruangan dulu untuk bekerja anda silahkan masuk saja ke dalam ". Kata Aresh


Di kini meninggal kan alisha agar masuk sendiri ke ruangan kerja Demian sementara dia akan kembali bekerja juga . Alisha masuk untuk menemui sang kakak dengan tatapan tajam nya namun Demian hanya tersenyum saja saat tahu jika sang adik mau menemui nya di ruang kerja nya


"Sayang kakak senang sekali kamu mau datang ke sini , ayo duduk lah". Kata Demian


"Aku ingin minat cctv kantor ini apa boleh ?". Tanya Alisha


"Untuk apa melihat nya apa masih ada hal lain lagi yang ingin kamu selidiki mengenai kejadian Bella kemarin ?". Tanya Demian


"Tentu saja aku akan melakukan nya bahkan jika kekasih mu yang melakukan nya aku pun juga tidak akan segan sama sekali untuk memberi kan nya pelajaran karena dia sudah berani sekali melakukan hal itu kepada sahabat ku Kemarin ". Kata Alisha


"Kekasih ku , kamu bicara apa bukan nya sudah ku katakan jika aku tidak memiliki kekasih dan juga aku menerima bukan jika kamu menjodohkan aku dengan sahabat kamu itu jadi jangan berasumsi buruk setiap melihat ku sebab aku tak seburuk itu ". Kata Demian


"Jika begitu aku ingin kamu membuktikan ucapan mu kak jika memang kau tidak memiliki kekasih . Aku sangat haus sekali apa bisa orang yang bernama sesil itu membawa kan minuman ke sini dan juga suruh dia membawa beberapa cemilan juga kak aku sangat ingin sekali makan burger jadi minta dia membeli nya untuk adik tercinta mu ini ". Kata Alisha


Tanpa menolak dan merasa curiga sedikit pun juga kini Demian pun melakukan apa yang di minta oleh Alisha bahkan dia memerintah Sesil dengan nada keras sekali sebab tadi sesil juga berusaha ingin menolak nya membuat Demian marah dengan bantahan nya itu karena dia sudah sangat berani sekali menolak nya tadi meskipun pada akhir nya dia juga mau melakukan nya dengan Demian harus memarahi nya terlebih dahulu tadi agar dia mau menurut dengan apa yang di perintah kan nya


"Tumben kamu mau berlama-lama di sini tidak biasa nya kan kamu mau melakukan nya bahkan kamu ingin tinggal lebih lama di sini membuat ku merasa sangat heran sekali ". Kata Demian


"Jadi aku tidak boleh berada di sini, baik lah aku akan segera pergi sekarang dan tidak akan lagi aku mau menginjak kan kaki ku di sini ". Kata Alisha yang kini dia juga sudah beranjak dari duduk nya tadi dan sudah siap untuk pergi juga namun Demian memeluk nya dari belakang untuk menahan agar sang adik tidak pergi karena dia juga senang sekali ketika Alisha mau datang menemui nya saat ini


"Maaf pak mengganggu ini pesanan yang tadi anda katakan saya sudah membeli nya ". Kata Sesil yang kini berpura-pura tersenyum padahal dia sangat tidak suka sekali ketika melihat Demian memeluk Alisha namun berbeda sekali dari Sesil justru Alisha tampak sangat senang sekali melihat kemarahan sesil dengan melihat adegan ini


"Taruh saja di meja setelah itu pergi lah kerjakan tugas mu". Kata Demian

__ADS_1


"Tunggu jangan pergi dulu sebab aku ingin mengecek apa semua itu sesuai dengan selera ku atau tidak dan jika aku tidak suka apa bisa di belikan ulang dan makanan nya berikan saja kepada Aresh ". Kata Alisha


"Tentu sayang kamu bisa mencoba nya dulu apa makanan itu sesuai dengan apa yang kamu inginkan atau tidak sebab jika tidak biar sesil membelikan nya lagi untuk kamu ". Kata Demian


Panggilan sayang yang Demian ucapkan tadi semakin membuat Sesil merasa sangat terbakar cemburu bahkan dia pun juga kini menatap tajam ke arah Alisha


"Apa kau tidak suka jika aku meminta mu untuk membelikan lagi nanti hingga tatapan mu seperti itu kepada ku ". Kata Alisha membuat Demian pun menatap tajam ke arah Sesil


"Jangan berani menatap tajam ke arah nya atau kau mau kehilangan pekerjaan mu sesil ". Kata Demian memperingatkan sesil


"Maaf pak saya tidak bermaksud seperti itu ". Kata Sesil


"Ini makanan nya enak sekali dsn sesuai juga dengan selera ku jadi terima kasih sudah mau membelikan nya untuk ku ". Kata Alisha


"Kamu suka sayang dengan makanan nya , mau di bungkus lagi untuk nanti di tempat kerja kamu ?". Tanya Demian


"Ah tidak usah ini saja sudah cukup aku juga sudah sangat kenyang sekali ". Kata Alisha


"Baiklah kalau begitu dan lagi nanti aku akan menjemput kamu untuk makan siang bersama jadi kamu tunggu lah di butik aku akan ke sana untuk menjemput kamu ". Kata Demian


"Aku akan memberikan dia uang untuk berobat sesuai dengan apa yang kamu mau dan kamu katakan tadi tapi ingat ya aku akan menjemput kamu agar kita bisa makan siang bersama ". Kata Demian


"Ya sekalian juga nanti kita menjenguk bella jadi makan nya bertiga saja ". Kata Alisha


"Kau kenapa masih ada di sini apa tidak ada pekerjaan hingga kau terus menerus di sini ". Bentak Demian ketika masih melihat ada nya Sesil di ruang kerja nya


Sementara itu kini di kediaman alex masih tetap sama Jesi masih saja mengobrol dengan Karin tentang banyak hal juga


"Bagaimana karin apa sangat menyenangkan menjadi dokter ?". Tanya Jesi


"Menyenangkan dan juga membosankan tapi mau bagaimana lagi nama nya juga bekerja harus profesional bukan ". Kata Karin


"Bukan nya rumah sakit tempat kamu bekerja adalah milik Leo jadi tidak akan ada masalah bukan jika kamu bolos bekerja ". Kata Jesi

__ADS_1


"Tidak begitu juga Jes konsep nya karena aku pun juga memiliki tanggung jawab yang begitu tinggi juga di sana jadi aku harus bisa menempatkan posisi ku dengan sangat baik juga nanti ketika bekerja tidak bisa juga aku se enak nya saja dalam melakukan pekerjaan ku ". Kata Karin


"Hebat kamu jika masih memikirkan harus profesional padahal banyak sekali orang yang tidak ingin profesional sama sekali sebab karena dia merasa lebih tinggi kedudukan nya di tempat kerja nya itu ". Kata Jesi


"Memang banyak yang seperti itu tapi aku juga bukan salah satu nya jadi kamu jangan berpikir jika aku juga sama seperti mereka karena nyata nya tidak seperti itu dan aku juga sama sekali tidak sama dengan mereka jes ". Kata Karin


"Terlihat juga dengan sangat jelas sekali jika kamu memang berbeda tak sama dengan yang lain nya ". Kata Jesi


"Dan kamu pun juga sama seperti itu juga bahkan kamu terlihat lebih baik dari apa yang aku kira juga selama ini". Kata Karin


"Apa ini sebuah hinaan atau malah pujian karena aku juga tidak terbiasa mendapat kan pujian ". Kata Jesi


"Tidak mungkin juga bukan jika Alex tidak memuji kamu apalagi dia sudah mulai sangat bucin sekali dengan kamu jadi aku pun sangat yakin sekali jika dia selalu saja memuji kamu ". Kata Karin


"Ya dia memang suka sekali memuji tapi aku juga tidak suka dengan pujian nya seakan dia juga sering melakukan nya kepada orang lain ". Kata Jadi jujur membuat Karin pun hanya bisa menertawakan kepolosan nya saja saat ini karena dia berbicara seperti itu tadi


"Kamu ya lucu sekali dasar mama nya lexa sangat lucu sekali di usia nya yang sudah tua ". Kata Karin


"Mulai ya mengejek nya membuat ku kesal saja kamu ini ". Kata Jesi


"Kamu sangat lucu sekali kakak ipar membuat ku merasa sangat gemas sekali dengan kamu ". Kata Karin


"Ah sudah lah karin kita ganti saja topik pembahasan nya jangan lagi membahas tentang hal tadi ". Kata Jesi


Karin hanya tersenyum saja sambil dia juga mengangkat sebelah alis nya untuk menggoda Jesi sekarang ini


"Nyonya tadi tuan kevin datang ke sini dia mencari nona Rahma ". Kata Mirna memberikan laporan kepada Jesi


"Loh kenapa mencari Rahma di sini bukan nya Rahma tadi pergi dengan nya , bagaimana sih kevin ini ". Kata Jesi


"Mungkin saja kan ada sesuatu yang terjadi maka dari itu dia pergi duluan tanpa memberi tahu kevin ". Kata Karin


"Ya mungkin saja begitu dan awas saja jika kevin berani membuat Rahma kecewa maka aku akan menghajar nya ". Kata Jesi

__ADS_1


"Bukan kamu yang akan melakukan nya tapi aku sangat yakin sekali jika nanti Alex lah yang akan melakukan hal tersebut kepada kevin sebab dia akan mewakili sang istri untuk melakukan nya ". Kata Karin


Jesi tahu pasti yang di katakan oleh karin memang ada benar nya namun dia juga berharap tidak terjadi apapun dalam hubungan kevin dan Rahma


__ADS_2