
Sementara itu menjelang malam Maureen saat ini masih berada di dalam ruang rawat Austin.
Dengan setia Maureen mau untuk menemani suaminya.
"Tuan Austin, semoga keadaan mu akan semakin membaik, aku selalu berdoa untuk kesembuhan mu tuan."
Dengan menggenggam tangan Austin Maureen mengatakan hal tersebut.
"Aku berharap esok hari hasil pemeriksaan dokter akan menjadi lebih baik."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Maureen tertidur di samping Austin.
Sungguh malam ini adalah malam dimana Maureen melihat suaminya dengan menggunakan topeng di dalam keadaan tidak sadar.
Ingin sekali Maureen membuka topeng tersebut karena meskipun topeng itu terbuka Austin tidak akan mengetahuinya.
Namun pada akhirnya Maureen memutuskan untuk tidak melakukan hal itu, Maureen menghargai suaminya.
Maureen memilih untuk tertidur di samping suaminya.
"Kau tau, aku tidak akan pernah membuka topeng itu tanpa seizin mu, meskipun aku bisa melakukan hal itu, namun aku tidak akan pernah melakukan hal itu."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Maureen betul - betul tenggelam di dalam tidurnya.
__ADS_1
"Selamat pagi dokter Jean , selamat pagi tuan Alexander."
Satu orang dokter mengatakan hal tersebut di dalam ruangannya.
"Pagi dokter Leo terima kasih karena anda dan tim telah bekerja keras untuk anak ku Austin."
"Sudah menjadi tugas kami di dalam melakukan hal ini tuan Alexander."
"Jadi bagaimana apa saja yang telah kau temukan dari hasil pemeriksaan mu dokter Leo?"
Dokter Leo langsung mengeluarkan berkas dan memberikan berkas - berkas tersebut kepada tuan Alexander dan juga dokter Jean.
"Ini adalah hasil pemeriksaan tuan Alexander, dokter Jean."
Tak beberapa lama kemudian tuan Alexander dan juga dokter Jean saling berpandangan.
"Jean ini yang akan di alami oleh Austin?"
Dokter Jean yang mendapatkan pertanyaan hanya bisa menganggukkan kepalanya.
"Ya Alexander, Austin mengalami kelumpuhan dan penurunan dalam hal berbicara."
"Bisu?"
__ADS_1
Dengan cepat tuan Alexander mengatakan hal tersebut kepada dokter Jean dan pandangan nya juga mengarah kepada dokter Leo.
"Ya tuan Alexander dengan berat hati kami harus mengatakan hal tersebut kepada anda."
Dan setelah mendengarkan semuanya, tuan Alexander hanya bisa memijit - mijit pelipisnya saja.
"Aku tidak bisa membayangkan jika nanti Austin bangun dan mendapatkan dirinya menjadi seperti ini."
"Jean apakah tidak ada seseorang yang bisa membantu kita di dalam hal ini?"
Dengan tatapan memohon tuan Alexander mengatakan hal itu kepada dokter Jean.
"Saat ini aku sedang mencoba untuk menghubungi tuan Fang, beliau adalah satu ilmuwan yang terkenal di dalam dunia mafia."
"Tuan Fang? siapa dia? aku belum pernah mendengar namanya?"
"Ya Alexander sudah sangat lama tuan Fang menarik diri dari dunia mafia, saat ini tim sedang mencoba untuk berdiskusi dengan tuan Fang agar tuan Fang mau untuk datang ke mansion Black Devil."
"Tuan Alexander, dokter Jean, sebaiknya sesegera mungkin untuk mencari pengobatan akan racun ini, karena dari akibat yang timbul ini bukanlah racun yang biasa."
"Kami mengerti dokter Leo, saat ini tim medis dari Black Devil sedang menuju ke Paris untuk bertemu dengan tuan Fang."
Hai, hai pembaca setia penjara cinta sang mafia, terus dukung author nya yah, dengan memberikan like dan vote sebanyak - banyaknya, agar authornya tetap semangat. Terima kasih
__ADS_1