
Josh hentikan!"
Satu suara wanita baya mengatakan hal tersebut kepada satu laki - laki yang sejak tadi belum menghentikan tembakan nya tersebut.
"Akan aku bunuh kau Austin!"
"Hentikan Josh, mereka yang tembak bukan boneka, tapi mereka manusia!"
"Biarkan aku melakukan hal ini bibi!"
"Tidak, bukan ini caranya Josh, mereka tidak bersalah, tapi Austin yang harus kau tembak!"
Dan satu tendangan dari wanita paruh baya tersebut pada akhirnya membuat pistol yang ada di tangan tuan muda Josh langsung jatuh ke tanah.
"Bi, laki - laki biadab itu telah memperkosa adik ku!"
"Apakah bibi bisa membayangkan ketika pagi - pagi aku membuka pintu dan melihat adik ku terkapar di depan pintu dalam keadaaan telanjang!"
"Josh bibi tau, tapi kau harus ingat kau adalah salah satu keturunan mafia Harold, jadi kau tidak boleh gegabah di dalam melakukan tindakan ini!"
"Redakan amarah mu Josh!"
__ADS_1
Dan setelah mendengarkan apa yang di katakan oleh sang bibi, Josh pun duduk dengan lemas di kursi.
"Sungguh baru kali ini aku harus mendapatkan kejutan yang sangat istimewa di dalam hidup ku bi."
Tuan muda Josh mengatakan hal tersebut sambil memijit pelipisnya.
Tuan muda Josh adalah salah satu keturunan mafia Harold, mafia Harold adalah kelompok mafia besar yang tersebar di seluruh dunia.
Kelompok mafia Harold adalah musuh utama kelompok mafia Black Devil di dalam dunia perdagangan gelap.
Pertikaian selalu terjadi antara para pengawal mafia Harold dan juga pengawal mafia Black Devil.
Namun pertikaian kecil seperti ini tidak akan pernah menyulut para petinggi mafia Harold dan juga mafia Black Devil.
"Ya bibi mengerti, sudah puluhan tahun bibi mendampingi mu tuan muda, dan bibi sudah berjanji akan menjadi mu dengan nyawa bibi sendiri ketika ke dua orang tuan sudah tiada."
"Bibi Reta tidak perlu khawatir aku yang akan pergi ke mansion Black Devil, aku yakin aku bisa membunuh Austin seorang diri!"
"Kau bicara apa bocah ingusan?"
Tiba - tiba saja terdengar satu suara laki - laki yang saat ini ada di depan pintu.
__ADS_1
"Tuan muda Denis Harold."
Bibi Reta langsung membungkukkan badan ketika mengetahui bahwa saudara laki - laki tertua keluarga Harold telah datang.
Dengan penuh keangkuhan Denis Harold mendekatkan dirinya ke arah Josh.
"Kau kira Austin ceroboh dengan tidak memasang banyak perangkap di dalam mansion nya?"
"Dan kau berlagak sok jagoan akan datang ke mansion Black Devil tanpa persiapan apa - apa? sungguh seperti menyerahkan diri mu ke dalam kandang singa."
Dengan tenang Denis Harold mengatakan hal tersebut sambil menghisap rokoknya.
"Kau selalu merendahkan ku Denis!"
Josh yang tidak pernah di anggap oleh Denis mengatakan hal tersebut dengan sangat marah.
"Aku bukan tidak menganggap mu, namun ini adalah kenyataan yang harus kau terima."
"Lalu bagaimana dengan keadaan adik kita yang telah di renggut kehormatannya oleh mereka? pemerkosaan yang mereka lakukan sungguh kejam, dan kau akan tetap diam saja? duduk santai di atas kursi mu seperti biasanya?"
"Mau jadi apa mafia Harold jika terus memiliki pemimpin seperti mu!"
__ADS_1
Hai, hai pembaca setia penjara cinta sang mafia, terus dukung author nya yah, dengan memberikan like dan vote sebanyak - banyaknya, agar authornya tetap semangat. Terima kasih