Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 247


__ADS_3

Di rumah Fabian pun kini juga terlihat rame Karena di sana sang sahabat pun belum pulang sejak kemarin malam mereka menginap di kediaman Fabian bahkan Fabian pun juga tidak mempermasalahkan nya sebab dia perlu berbicara banyak juga dengan Ben kemarin jadi dia pun membiarkan Sandy juga menginap di rumah nya bersama dengan Ben juga pasti nya dan ada Tama sang adik yang juga menginap di sana sebab dia di minat oleh Fabian untuk terus mengecek kondisi Marsha pada lah Marsha pun juga sudah baik-baik saja saat ini namun Fabian masih saja meminta Tama memeriksa nya membuat nya hanya menuruti saja apa yang di inginkan sang kakak saat ini


“Bagaimana apa dia sudah sehat Tama ?.” Tanya Fabian


“Bukan nya sudah aku katakan sejak kemarin jika dia baik-baik saja kak tenang saja kenapa masih saja cemas sekali sih kepada nya bahkan Kaka ipar terlihat sangat bahkan sekali saat ini sama sekali tidak merasakan sakit seperti awal .” Kata Tama


Dia heran dengan sang kakak sudah di beri tahu jika Marsha baik-baik sana masih saja tidak percaya membuat dia kini harus merelakan waktu nya saja untuk pergi ke rumah sakit dan kini dia harus mengurus Kakak ipar nya yang sudah jelas dia kini baik-baik saja setelah dia obati kemarin


“Kau sangat khawatir sekali tumben Fabian ?.” Tanya Sandy menggoda


“Jika dia sakit aku yang akan sangat kerepotan jadi jangan berpikir yang tidak-tidak tentang kenapa aku memperdulikan nya saat ini .” Kata Fabian


“Siapa juga yang berpikir tidak baik tadi aku hanya bercanda saja karena aku melihat jkka Marsha sudah membaik namun mau masih saja meminta Tama tetap di sini .” Kata Sandy


“Aku sudah membayar nya cukup mahal dan dia itu adalah adik ku apa harus perhitungan juga ketika membantu saudara nya Sendiri .” Kata Fabian


“Tidak pernah sama sekali aku memperhitungkan bantuan ku kak Ayolah jangan terlalu serius tadi Sandy hanya bercanda saja jadi jangan lah marah cepat tua nanti jika terus saja marah seperti itu .” Kata Tama


Fabian hanya diam enggan menanggapi lagi karena sang adik memang suka sekali jahil kepada nya dan dia pun selalu saja kena jebakan dia bahkan tadi pun dia juga kena jebakan sang adik yang berujung dengan ejekan mereka


“Ayo makan tuan semua nya sudsh siap .” Kata Marsha


“Kita makan dulu sekarang setelah itu pergi lah kalian untuk bekerja .” Kata Fabian

__ADS_1


“Mengusir jika sudah tidak di butuhkan lagi bukan nya itu sangat jahat sekali ya .” Kata Sandy


“Memang nya apa yang sudah kau lakukan kepada ku tidak ada bukan jadi sudah terima saja .” Kata Fabian


“Jadi makan tidak Fabian lihat lah istri Mu sudah sangat pucat sekali menahan lapar .” Kata Ben


Fabian melihat amarah lalu mereka pun menuju meja makan untuk makan di pagi hari ini bersama bahkan terlihat banyak menu makanan yang di masak Marsha yang itu adalah makanan ke sukaan dari Fabian itu sendiri


“Wah wah wah kau sangat di manjakan oleh istri mu ini kak , lihat lah banyak sekali makanan yang dia masak dan itu rata-rata favorit Mu memang kakak ipar ini adalah istri idaman para lelaki .” Kata Tama


“Jangan banyak bicara ayo cepat makan dan habiskan saja aku tidak suka jika kau banyak bicara di saat sedang di meja makan .” Kata Fabian


“Tuan Bian mau yang mana , ini atau ini lauk nya ?.” Tanya Marsha


Marsha pun mengambil kan beberapa dan menaruh di piring Fabian . Hal seperti ini di rasa sangat romantis sekali bahkan Fabian seperti terlihat sangat lembut kepada Marsha saat ini


“Aku jiga mau di ambilkan kakak ipar .” Kata Tama


“Kau punya tangan kenapa masih ingin di ambilkan atau tangan mu tidak berfungsi dengan baik sehingga meminta seperti itu .” Kata Fabian


“Dan kakak juga punya tangan kan jadi kenapa tidak di gunakan malah meminta orang lain yang mengambil nya .” Kata Tama membalik ucapan Fabian membuat Sandy dan Ben tertawa karena memang hanya Tama yang akan bisa melawan ucapan Fabian sebab dia itu sangat menjengkelkan sekali orang nya jadi ya begitulah dia bisa membuat Fabian kesal namun tidak bisa membuat nya menghajar dia sebab Fabian pun menyayangi adik tiri nya itu walaupun hanya adik tiri tetapi sejak dulu Fabian selalu saja berusaha untuk membuat Tama nyaman dan akan melindungi dia dari bahaya musuh dan juga orang yang ingin berbuat jahat kepada nya


“Sayang kamu hari ini kerja nya lama tidak ?.” Tanya Jesi

__ADS_1


“Kenapa , mau pergi jalan-jalan ?.” Tanya Alex balik


“Tidak hanya saja aku ingin ke kantor kamu nanti apa boleh ?.” Tanya Jesi


“Tentu saja sangat boleh atau kamu mau kita berangkat bersama saja ?.” Tanya Alex


“Kamu kan kerja pagi ini jadi ya sebaik nya kamu berangkat duluan saja nanti aku akan menyusul kamu .” Kata Jesi


“Jika kamu mau nanti aku bisa berangkat agak siangan jadi kita bisa berangkat bersama nanti nya .” Kata Alex


“Tidak perlu lagi pula aku juga harus beres-beres dulu sebelum berangkat dan juga nanti jika terlalu lama pekerjaan kamu bagaimana bisa terbengkalai nanti nya jadi sebaik nya kamu duluan saja nanti aku menyusul .” Kata Jesi


“Ya sudah nanti aku akan meminta Denis untuk menjemput kamu .” Kata Alex


“Kalau naik mobil sendiri saja bagaimana ?.” Tanya Jesi


“Tidak usah pergi jika ingin baik mobil sendiri .” Kata Alex


Dia tidak mau jika Jesi mengemudikan mobil nya sendiri bahkan dia tidak mengizinkan istri nya melakukan hal itu sebab dia pun bisa mengantar sang istri kemanapun jadi ya untuk apa juga membiarkan nya mengemudikan kendaraan nya sendiri lebih baik dengan diri nya bukan dari pada harus sendiri dan nanti malah akan di goda lelaki di luar sana itu sungguh tidak mungkin bukan karena Alex tidak suka jika ada yang melirik istri nya


“Ayo sarapan dulu aku sudah menyiapkan nya untuk kamu setelah itu berangkat lah ke kantor .” Kata Jesi


Hari ini Jesi tidak akan pergi kemana-mana sebab siang nanti dia akan pergi ke kantor sang suami. Sudah lama dia tidak pergi ke sana dan dia ingin melihat bagaimana kantor saat ini apa sama seperti ketika dia masuk dulu atau ada perubahan yang terjadi Jesi penasaran sekali dan sebenar nya pun dia juga ingin kembali bekerja hanya saja sang suami masih belum menurunkan surat izin nya untuk kembali bekerja lagi tentu jika tidak mendapatkan hal itu dia tidak akan berani juga melakukan nya di belakang Alex bisa gawat jika doa berani melakukan hal itu tanpa sepengetahuan Alex

__ADS_1


__ADS_2