
Alisha hanya merasa jika sang kakak tiri menipu dia saja bahkan terlihat sekali jika sekarang ini dia mencoba untuk terus saja membohongi adik nya agar mereka bisa lebih lama lagi bersama
“Apa kau menerima permintaan seseorang yang bernama Fabian untuk membuat kan gaun pertunangan dan pernikahan ?.” Tanya Demian
“Itu tuan Luis kemarin mengatakan jika dia akan memesan untuk saudara nya hanya saja dia membatalkan ketika aku sudah menyelesaikan semua nya bahkan sudah aku kirim juga tadi namun dia tidak mau menerima nya dengan banyak alasan sekali tadi dia nya .” Kata Alisha yang kini sudah mulai terpancing oleh Demian
“Biar aku urusan dia karena dia juga harus mempertanggung jawab kan bukan jika memang dia sudah memesan dan semua nya sudah selesai berarti dia harus membayar nya suka atau tidak suka dia harus memberikan pembayaran .” Kata Demian
“Sudah stop jangan ikut campur ya sudah cukup ini menjadi urusan ku saja dan lagi aku sangat berterima kasih sebab kamu sudah mau menampung Bella dengan baik di kantor jadi jangan mengurus butik ku cukup berbaik hati saja lah di kantor dengan Bella dan jangan terlalu kamu membuat dia banyak beban pikiran setiap hari nya kakak ku yang sangat tampan .” Kata Alisha
“Untuk itu pasti aku sudah melakukan nya bahkan seperti nya calon kakak ipar mu itu ke enakan kerja di sana karena dia sama sekali tidak memiliki kendala ketika di sana .” Kata Demian menyungging kan senyum nya karena dia memang sangat tahu sekali jika memang Alisha ingin sekali dia berjodoh dengan Bella namun dia juga tidak bisa memaksakan cinta nya harus berlabuh kepada siapa
“Itu bagus dan awas saja jika lagi dan lagi nanti Bella mengeluh ketika pekerjaan yang sangat banyak dan kamu juga tidak memberikan jeda waktu kepada nya untuk beristirahat .” Kata Alisha
“Nama nya juga kerja pasti akan lelah Alisha dan kakak juga tidak pernah melakukan hal yang berlebihan kepada sahabat kamu bahkan kakak selalu saja membuat dia menjadi seperti seorang ratu di sana dengan pekerjaan yang sama sekali tidak terlalu menguras tenaga dia .” Kata Demian
“Uh dasar pembual bahkan waktu itu dia sangat kesal sekali sebab seharian kakak marah terus di kantor dengan alasan yang sangat tidak masuk akal dan jika saja aku di sana pasti aku sudah menjitak mu kak jika aku yang melihat amarah mu di sana .” Kata Alisha
“Bagaimana jika kamu bekerja dengan ku jadi hanya akan aku minta untuk duduk manis saja di kantor mengawasi yang sedang bekerja jika kamu tidak keberatan .” Kata Demian
“Itu hanya ada dalam mimpi mu saja sebab aku tidak akan mau jika harus bekerja dengan mu di tempat yang sama bahkan aku sangat tidak suka jika kita terus bertemu seperti sekarang ini .” Kata Alisha
Dia memang seperti itu dan Demian butuh waktu yang sangat lama sekali memang untuk membuat agar adik nya ini mau menerima dia dan bisa berbicara seperti sekarang ini bahkan dia harus melakukan banyak cara untuk bisa mendekati sang adik seperti yang dia lakukan selama ini dan semua nya itu pun memang sangat berhasil sekali bagi Demian agar bisa dekat dengan Alisha
Sementara Demian dan Alisha sedang enak makan di restoran berbeda dengan Bella yang entah kenapa saat ini dia terkunci di toilet bahkan dia pun juga seperti nya sudah kehilangan tenaga untuk berteriak minta tolong bahkan sejak tadi dia sudah melakukan nya namun sial nya tidak ada satu orang pun yang menolong dia
“Kenapa hari ini aku sangat tidak beruntung sekali bahkan aku juga belum sempat makan siang dan sekarang aku terjebak di sini tanpa ada yang akan menolong ku nanti .” Monolog Bella
Dia seperti nya sudah menyerah dan kehilangan harapan untuk bisa keluar dari toilet ini bahkan menggedor pun dia rasa tidak akan sanggup dan juga tenaga dia sudah semakin lama semakin habis terkuras untuk berteriak sejak tadi
“Semoga saja nanti akan ada keajaiban di mana ada orang yang akan menemukan aku di sini jika tidak bisa mati aku di sini .” Kata Bella
Dia sangat berharap ada seseorang yang akan menyelamatkan dia karena toilet yang dia gunakan juga adalah fasilitas umum jadi dia yakin jika nanti pun juga akan ada yang datang untuk buang air dan Bella akan menantikan hal tersebut agar dia bisa keluar dari tempat itu hingga bisa kembali melakukan aktivitas nya dan juga menyelesaikan pekerjaan nya juga agar Demian tidak marah lagi dengan nya nanti jika pekerjaan dia tidak segera di selesaikan
Jam makan siang pun sudah berakhir kembali Aresh memeriksa meja Bella namun dia tidak melihat adanya Bella di sana membuat dia pun kini segera menuju ruang kerja nya
__ADS_1
“Nina apa tadi kau melihat Bella ?.” Tanya Aresh
“Tadi saya melihat nya ketika dia menuju ruang kerja anda pak namun setelah nya saya tidak melihat nya lagi .” Kata Nina
“Jadi tadi dia sempat menuju ruang kerja ku , baiklah kalau begitu nanti jika kau melihat Bella atau yang lain nya melihat dia maka katakan saja kepada nya untuk segera menemui ku di ruangan sebab aku ada hal yang perlu di bahas dengan nya .” Kata Aresh
“Baik pak, jika nanti saya bertemu dengan nya maka saya akan menyampaikan apa yang tadi anda bilang . Sekarang saya permisi dulu untuk kembali bekerja .” Kata Nia
Aresh pun hanya mengangguk dan dia pun kini kembali menuju ruang kerja nya saat ini
“Jika saja Bella bukan sahabat Nona Alisha maka aku pun tidak akan memperdulikan nya hanya saja dia adalah sahabat dari adik nya bos jadi akan sangat merepotkan jika dia merasa tidak nyaman di sini dan nona Alisha akan sangat marah sekali itu sungguh tidak akan bagus jika sudah mengadu kepada bos .” Kata Aresh
Setelah berkata sendiri kini dia pun melanjutkan pekerjaan nya bahkan dia kini sudah mulai fokus dalam melakukan pekerjaan nya tanpa perduli lagi dengan keadaan Bella walaupun dia tahu jika Bella dalam masalah tentu nya dia yang akan di salahkan oleh Demian sebab tadi Demian sudah mengatakan jika dia harus terus memantau Bella dan juga memastikan jika Bella akan aman di sana tidak ada yang mengganggu dan juga membuat ulah kepada nya selama Demian di luar kantor seperti yang terjadi saat ini , Demian sejak tadi tidak di kantor dan semua pekerjaan sudah di kerjakan oleh Aresh sejak tadi dengan sangat baik sekali
Di tokoh baju tepat nya di mall kini Jesi dan Rahma masih di sana bahkan mereka juga masih memilih dan memilah beberapa baju dan juga sepatu yang akan mereka beli nanti nya
“Jes aku ada hal yang sangat mengganjal sekali dalam pikiran ku dan aku ingin sekali mengatakan nya kepada kamu seperti nya sekarang waktu yang tepat untuk mengatakan nya .” Kata Rahma
Jesi menatap sahabat nya dan memang inilah yang dia tunggu sejak tadi ketika dia sudah tahu ada hal yang aneh dalam sahabat nya itu namun Rahma sejak tadi masih enggan bercerita
“Katakan lah aku akan mendengar kan nya jangan sungkan sebab kita adalah sahabat sejak lama Rahma .” Kata Jesi
Obrolan di rasa Jesi kini menjadi Serisu dan Jesi pun meminta Rahma untuk duduk dan mereka akan mengobrol bersama
“Ada apa dengan Kevin apa dia menyakiti kamu jika iya katakan biar aku akan langsung memberikan nya pelajaran .” Kata Jesi
“Aku juga tidak tahu apa semua nya ini benar atau tidak tapi aku juga sangat penasaran dan ingin tahu sekali siapa wanita yang ada di kediaman Kevin karena aku juga tidak tahu siapa dia .” Kata Rahma sambil menunjukkan sosok wanita yang dia bicarakan kepada Jesi
Terlihat wanita cantik yang anggun sekali duduk di kursi sambil berbicara dengan seseorang yang di yakini Rahma dia bekerja di rumah Kevin sebagai asisten rumah tangga di sana dan tampak interaksi kedua nya sangat akrab sekali
“Siapa dia apa dia adik nya Kevin tapi suami ku bilang jika Kevin anak tunggal sama seperti diri nya lalu jika dia anak tunggal ini siapa .” Kata Jesi yang kini mulai bertanya-tanya karena dia juga tidak tahu siapa wanita yang ada di foto ini
“Aku juga tidak tahu Jes bahkan aku saja mencoba mencari tahu dan memancing Kevin namun sama sekali aku tidak mendapatkan informasi apapun juga bahkan ketika aku meminta dia mengajak ku ke rumah nya dia selalu saja menolak dengan alasan belum waktu nya aku masuk ke dalam rumah nya . Jes apa kamu pernah masuk kedalam rumah Kevin jika iya apa kamu kenal dengan wanita ini atau Alex pernah bercerita tentang dia kepada kamu .” Kata Rahma
“Maaf Rahma tapi suami ku tidak Pernah bercerita apapun tentang wanita ini bahkan dia hanya mengatakan jika memang Kevin sangat mencintai kamu dan dia tidak akan pernah mengecewakan kamu sedikit pun juga itu saja yang selalu dia katakan kepada ku .” Kata Jesi
__ADS_1
“Lalu apa pernah kamu di ajak Alex untuk berkunjung ke rumah Kevin ?.” Tanya Rahma
“Tidak pernah juga .” Jawab Jesi
Rahma pun semakin bingung saat ini dan dia juga ingin tahu siapa wanita itu jika dia bertanya kepada Kevin belum tentu dia mau menjawab dengan jujur apalagi ketika Rahma ingin ke rumah nya saja Kevin menolak nya jadi menjawab pertanyaan tentang siapa wanita yang ada di dalam foto di rasa sangat mustahil sekali di lakukan apalagi jika Kevin berkata jujur itu pasti akan sangat sulit sekali menurut Rahma
“Kamu dapat itu dari mana apa itu hal yang sangat akurat sekali dan bisa di percaya juga .” Kata Jesi
“Aku mencoba untuk tidak percaya namun ketika aku tahu fakta nya bahwa datang ke rumah nya saja aku di larang apa bisa aku tidak percaya dengan bukti ini Jes .” Kata Rahma
Jesi juga bingung dengan semua nya ini dan jika benar ada wanita lain dalam hidup Kevin tentu dia tidak akan membiarkan sang sahabat dalam jebakan cinta dan Jesi pun juga tidak ingin jika Rahma sahabat nya bersedih dia tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi nanti nya
“Kamu tenang saja dulu nanti sebisa mungkin aku akan mencari tahu melalui suami ku karena jika memang ada wanita lain dalam hidup Kevin tidak mungkin Alex tidak mengetahui nya sebab mereka sudah saling mengenal sejak lama seperti kamu dan aku bukan jadi aku sangat yakin sekali jika suami ku si Alex itu juga tahu siapa wanita ini nanti aku akan mencoba untuk mencari tahu sebelum kamu terlalu jauh melangkah bersama dengan Kevin .” Kata Jesi
Rahma pun langsung memeluk Jesi dia tahu sahabat nya ini pasti akan membantu dia tanpa dia minta bahkan Jesi akan selalu ada di saat dia memang membutuhkan seseorang untuk di ajak berbagi duka nya
“Terima kasih banyak Jesi dan aku sangat beruntung sekali memiliki kamu sebagai sahabat ku .” Kata Rahma
“Iya sama-sama sekarang kita bayar dulu semua nya jika sudah dan jika belum kita lanjut belanja saja dan lupakan lah sejenak semua urusan kita ini aku akan mencari tahu juga nanti jadi saat ini mari kita bersenang-senang saja di sini menghabiskan uang suami ku yang tak berseri ini Rahma agar pikiran kamu juga bisa tenang nanti nya meskipun hanya beberapa detik saja ketenangan itu kamu dapatkan tapi setidak nya memang ketenangan itu ada dan kamu bisa merasakan nya .” Kata Jesi
“Memang sahabat ku ini selalu saja bisa mengerti aku dengan sangat baik sekali .” Kata Rahma
Kedua nya kini memutuskan untuk meneruskan belanja mereka karena masih banyak kebutuhan yang belum terbeli dan terlihat juga jika Rahma sudah kembali ceria setelah dia berbagi kisah bersama dengan sang sahabat tadi
Di restoran kini Alex dan Kevin pun juga masih duduk manis menunggu mereka yang sedang sibuk belanja sejak tadi dan belum juga ada tanda jika akan kembali lagi
“Bagaimana Kevin apa semua nya sudah kau selesaikan dengan baik ?.” Tanya Alex
“Aku masih mengurus nya Lex dan aku juga akan menyelesaikan nya secepat mungkin jadi tenang saja .” Kata Kevin
“Jangan mengecewakan apalagi membuat Rahma patah hati karena dia adalah keluarga dari istri ku dan jika kau melakukan nya aku pasti tidak akan segan untuk menghajar mu .” Kata Alex
“Aku sangat paham akan hal itu Lex dan aku juga Tidak mungkin kan membuat nya patah hati sebab mengejar nya pun juga sangat sulit sekali ku lakukan jadi tidak akan aku mau melepaskan nya dengan sangat mudah sekali .” Kata Kevin
“Yang penting sebelum menikah semua nya sudah selesai aku rasa itu sudah sangat cukup sekali Kevin .” Kata Alex mengingatkan sang sahabat
__ADS_1
“Ya aku juga merasa seperti itu juga Lex dan kini aku juga sudah mencoba untuk bisa menyelesaikan nya dengan cepat juga .” Kata Kevin
Dia sudah mulai merasa jika Rahma aneh maka dari itu urusan dia dengan Naura harus segera beres sebelum Rahma nanti akan sangat salah paham sekali dengan nya jika semua masih belum selesai dan masih saja berkepanjangan juga