Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 216


__ADS_3

Kevin memang semakin hari mirip dengan Alex yang sangat bucin sekali dengan istri nya bahkan dia pun juga tidak mau jika ada yang mengganggu kebersamaan dia dengan sang istri dan jika ada yang melakukan nya dia akan memecat nya . Kali ini Kevin memang sangat parah sekali lebih dari Alex dia sekarang


“Kamu sudah lama tidak ke kantor itu sangat tidak bagus sekali karena kamu adalah bos sayang jadi contohkan yang baik jangan seperti Alex yang suka se enak nya saja jika pergi ke kantor padahal tanggung jawab dia kan sangat besar sekali sebagai bos .” Kata Rahma


“Sayang aku pun tetap bertanggung jawab meskipun ada di rumah bahkan aku masih bisa mengontrol semua nya meskipun aku berada di rumah begitu juga dengan Alex . Kita tidak se enak nya saja hanya kita ingin meluangkan waktu untuk pasangan saja tidak lebih dari itu .” Kata Kevin


“Tetap saja itu salah menurut ku kan jika ingin meluangkan waktu bisa weekend saja . Dasar nya kalian saja terlalu banyak alasan tidak ada yang mau mengaku jika salah .” Kata Rahma


“Tidak ada yang salah sayang kita bos jadi tidak apa sekali-kali seperti ini .” Kata Kevin


“Ya baik lah kamu tidak akan mau mengalah ya kepada ku .” Kata Rahma


“Sayang mana mungkin aku tidak mengalah baik lah aku salah dan sekarang lebih baik kita lanjut kan saja makan nya nanti jika lama bisa dingin makanan ini kita terlalu banyak mengobrol .” Kata Kevin


Rahma setuju dia mengambil kan nasi dan lauk untuk sang suami dan Kevin pun menerima nya dengan senang hati . Dia tidak mengangka memang jika akan jatuh hati kepada wanita yang sangat sederhana dan baik sekali seperti Rahma bahkan Kevin pun menyadari jika Rahma sangat pengertian sekali kepada nya terbukti juga dia tidak terlalu terbawa suasana ketika mengetahui bagaimana masa lalu Kevin dengan Naura dan dia pun juga mendukung sang suami untuk menyelesaikan masalah nya dengan sang mantan kekasih itu membuktikan bahwa memang Rahma sangat baik dan pengertian sekali menurut dia jadi dia sangat senang bisa bersama Rahma sekarang ini

__ADS_1


“Kamu mau bertemu dengan Jesi hari ini , aku dengar jika hari ini Alex tidak ada di rumah dia masih sibuk di kantor nya .” Kata Kevin


“Jika aku ingin bertemu dengan Jesi apa boleh ?.” Tanya Rahma


“Tentu saja boleh istri ku sayang . Habiskan makan nya setelah ini aku akan mengantar kamu ke rumah Alex menemui sahabat kamu .” Kata Kevin


“Terima kasih banyak suami ku yang baik dan juga pengetian , aku sangat senang mendengar nya ketika kamu memperbolehkan aku mengunjungi Jesi sekarang untuk melepas rindu dengan nya .” Kata Rahma


“Sama-sama . Sekarang cepat selesaikan saja makan nya setelah ini kita akan berangkat .” Kata Kevin


Di rumah Romy masih sama seperti tadi . Romy tidak bisa beristirahat dengan baik karena dia masih saja terus memikirkan Marsha yang sama sekali tidak ada kabar hingga saat ini padahal dia sangat merindukan suara putri kesayangan nya itu sekarang


“Apa kau meminta Jesi saja untuk memastikan apa Marsha benar-benar baik bersama sang suami nya atau malah justru sebalik nya tapi jika Alex tidak menyetujui dan malah dia balik marah kepada ku bisa panjang nanti urusan nya .” Monolog Romy


Dia takut jika Alex marah dan hal itu sampai di telinga Fabian pasti nanti Fabian malah menyangka jika dia mengkhianati nya hingga hal itu skan berdampak pada keselamatan Marsha nanti nya tentu Romy tidak mau mengambil resiko itu dia bukan sang istri yang sangat tergila-gila sekali dengan harta dan juga kemarahan yang telah di berikan oleh Fabian . Dia tidak akan bisa bernafas dengan lega sebelum dia tahu bagaimana kabar putri nya karena fikiran nya saat ini tertuju kepada Marsha entah kenapa dia merasa jika pernikahan Marsha akan berbeda hasil nya dengan pernikahan Jesi dulu maka dari itu kini firasat nya sangat tidak baik sekali dengan kondisi Marsha saat ini

__ADS_1


“Papa kenapa masih belum juga tidur kan mama sudah bilang jangan terlalu memikrikan Marsha dia akan bahagia bersama suami nya .” Kata Selin


“Ma, tetap saja papa tidak bisa melakukan nya bahkan papa masih kepikiran hingga saat ini. Apa mama tidak merasa jika Marsha anak kita ini sedang tidak baik-baik saja sebab insting seorang ibu akan sangat tepat sekali tidak akan meleset ma .” Kata Romy


“Dan seperti yang mama katakan tadi jika mama merasa Marsha sangat bahagia bersama dengan tuan Fabian jadi papa jangan lagi berpikir jika anak kita tidak bahagia di sana itu pasti salah besar .” Kata Selin


“Mama apa tidak merasakan perbedaan yang terjadi setelah Marsha menikah dengan Fabian bahkan Fabian saja tidak pernah datang menemui kita sekedar menayapa pun juga tidak bukan , dia kini malah tampak seperti hilang di telan oleh bumi saja bersama dengan anak kita Marsha .” Kata Romy


“Papa terlalu berlebihan sudah mama tidak mau menanggapi apa yang papa katakan tidak ada gunanya juga mending mama pergi belanja saja dari pada terus menerus berdebat dengan papa yang hanya akan membuat pusing kepala saja sebaik nya mama pergi saja sekarang .” Kata Selin


Romy sangat heran kenapa bisa Selin seperti ini seolah dia sama sekali tidak perduli dengan putri kandung nya sendiri . Jika dia seperti ini kepada Jesi maka Romy akan memaklumi nya tapi ini dengan Marsha anak kandung nya sendiri putri kesayangan mereka berdua . Selin seolah menanggapi semua nya ini dengan santai sekali entah apa dia memiliki hati atau tidak tapi yang jelas saat Ini Romy masih saja tidak bisa berhenti memikirkan Marsha putri nya itu


“Sebaik nya aku mencoba untuk meminta tolong Jesi saja agar dis mengecek keadaan Marsha .” Kata Romy bertekad untuk menghubungi Jesi melalui ponsel nya


Beberapa kali dia melakukan panggilan namun sayang nya tidak ada satu pun panggilan nya yang Jesi angkat entah Jesi sedang sibuk kah satu dia sengaja melakukan nya yang jelas Romy pun merasa sangat frustrasi sekali karena Jesi tidak mengangkat panggilan nya

__ADS_1


__ADS_2