Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 279


__ADS_3

Bian senang jika Marsha kini tampak selalu tersenyum dan senyuman sang istri kali ini tidak terlihat terpaksa sebab sebelum nya juga jika Marsha senyum kepada nya itu karena dia memang takut dengan Bian sedangkan saat ini Marsha terlihat senyum tulus tanpa di buat-buat seperti sebelum nya itu membuat Bian senang dan lega jika saat ini sang istri sudah bisa mulai terbuka dengan dia dan lingkungan dia juga bahkan bersama Liya pun Marsha bisa bercerita seperti yang terjadi saat ini padahal Liya juga sangat susah di ajak untuk berkomunikasi tapi hebat nya Marsha bisa mengajak Liya salah satu anak buah hebat Bian untuk mengobrol santai saat ini


“Soal Luis dan Joe bagaimana Bian , apa kau masih akan membalas mereka berdua ?.” Tanya Ben


“Tentu saja aku akan memberikan pelajaran kepada mereka karena berani sekali mereka ini membuat ku marah dan juga kesal apalagi mereka berhianat juga kepada ku tentu saja aku tidak akan memaafkan mereka sedikit pun juga bahkan aku akan menghancurkan mereka semua orang yang berani mengusik kehidupan pribadiku bahkan jika kau melakukan nya pun aku juga tidak akan tinggal diam nanti nya Ben .” Kata Bian


“Kau gila , tentu saja aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu sebab itu hanya akan merugikan ku saja dan lagi kita sudah berteman cukup lama bukan jadi aku pun tahu bagaimana diri mu Fabian .” Kata Ben


“Dan Luis pun juga sepupu ku tapi dia sangat bodoh sekali bahkan dia ingin menyerang ku dari belakang dengan bekerja sama bersama dengan Karl .” Kata Bian


“Ya jangan sama kan aku dengan Luis karena otak dia sangat tidak berfungsi dengan baik maka dari itu dia bisa melakukan kesalahan seperti saat ini kepada mu .” Kata Ben


Bian hanya diam saja dan dia masih tetap memeprhatikan istri nya yang berada di taman rumah nya . Rumah yang dulu terlihat sangat menakutkan kini berubah menjadi sangat indah sekali di mana Marsha sudah merubah semua nya bahkan warna rumah tersebut pun juga sudah berubah menjadi sangat cerah sekali saat ini dan berbagai macam bunga juga ada di halaman rumah Bian di mana Marsha sendiri lah yang menanam bunga tersebut sebab dia merasa jika sayang saja lahan luas tidak ada tanaman nya maka dari itu dia meminta untuk di belikan bunga dan menanam nya sendiri saja di halaman


“Wah Marsha sedang apa kau di sini ?.” Tanya Sandy tiba-tiba membuat tatapan Bian tajam sekali karena Sandy selalu saja berusaha untuk mendekati Marsha namun kali ini ada Liya yang dengan sigap menyuruh Sandy agar tidak terlalu dekat dengan istri bos nya


“Kau ada di sini Liya , sejak kapan dan apa urusan mu di Macau sudah selesia ?.” Tanya Sandy


“Itu bukan urusan anda tuan karena jika bos Fabian meminta saya datang kemari maka saya pun akan melakukan nya dan saya ingatkan kembali tuan untuk menjaga jarak dengan nona Marsha jangan anda mencoba mendekati bahkan merayu Nona karena saya tidak akan membiarkan nya “. Kata Liya


“Aku tidak ada niatan menggoda Marsha jangan salah sangka Liya bahkan kau ini sama dengan Fabian yang sangat tidak suka sekali jika aku dekat dengan Marsha .” Kata Sandy


Bug


Dengan keras nya Sandy terkena timpukan benda berat dan itu memang di lakukan oleh Bian yang saat ini sudah berjalan menghampiri mereka bertiga di taman


“Fabian aku baru datang dan tidak ada aku menggoda istri mu jadi kau jangan salah sangka dengan ku .” Kata Sandy


“Menjauh dari istri ku jika kau tidak ingin aku marah dengan mu .” Kata Bian lalu memeluk Marsha


“Ish baik lah aku akan menjauh agar kau puas tuan Fabian yang paling tampan dan juga sangat kaya raya sekali .” Kata Sandy yang kini sudah sangat kesal dengan Fabian yang tadi menimpuk dia tanpa dia duga


“Kenapa kau datang ke sini Sandy bukan nya tadi kau bilang jika ada pertemuan dengan klien penting ?.” Tanya Ben


“Ya aku tadi sedang bertemu dengan klien penting dan aku melihat sesuatu yang sabgat mengejutkan sekali maka dari itu aku segera datang ke sini .” Kata Sandy


“Jangan berbelit dan katakan saja secara langsung .” Kata Bian


“Seperti nya Karl sangat penasaran dengan istri Alex bahkan dia mengirim bunga untuk Jesi istri Alex bahkan saat ini dia meminta asisten nya Hardy untuk mencari informasi mengenai Jesi .” Kata Sandy

__ADS_1


Bian diam saja dia sudah menduga jika hal ini pasti akan terjadi juga nanti dan dia juga tidak akan bisa mencegah nya bahkan Alex pun pasti akan aman jika Karl sudah mengetahui semua nya dan yang kana menjadi target Karl setelah dia menemukan informasi yang dia inginkan adalah Marsha istri nya sendiri


“Kau kenapa Fabian ?.” Tanya Ben


“Apa kau sudah melakukan tugas mu dengan baik Liya ?.” Tanya Bian


“Sudah bos sejauh ini saya sudah menutup semua bahkan tidak akan mudah juga meretas data dari nyonya Jesi sebab tuan Alex juga menyembunyikan nya dengan sangat baik sekali jadi tidak akan ada yang bisa melakukan nya bahkan Hardy pun akan sangat sulit menembus nya sebab saya pun juga sama mengalami kesulitan seperti Hardy .” Kata Liya


“Bagus lah jika seperti itu berarti masih aman .” Kata Bian membuat yang lain nya tidak tahu apa maksud dari obrolan mereka tadi bahkan saat ini mereka terlihat sangat santai sekali mengobrol nya dan Marsha merasa bingun dengan obrolan mereka berdua saat ini


“Apa kak Jesi dalam bahaya ?.” Tanya Marsha di seka ke bingung an nya


“Dia akan baik-baik saja kamu jangan khawatir tentang Jesi sebab Jesi memiliki orang yang mampu melindungi dengan baik bahkan tidak hanya satu saja .” Kata Bian


Justru yang saat ini harus di cemaskan adalah diri nya yaitu Marsha sendiri namun Bian tidak akan mengatakan nya bahkan dia akan melindungi Marsha dengan cara nya sendiri dan apapun akan dia lakukan agar bisa membuat istri ny tetap aman hingga kapan pun juga


Melakukan hal besar untuk wanita yang sangat Bian cintai itu bukan hal biasa sebab jika sudah bucin maka Bian dapat melakukan hal apapun bahkan dengan cara keji sekali pun akan tetap dia lakukan asal bisa melindungi wanita yang sangat lah dia cintai dan dia bisa hidup bersama dengan wanita itu salama nya hingga ajal menjemput dan memisahkan kedua nya nanti nya


“Mau pergi jalan-jalan ?.” Tanya Bian kepada istri nya


“Kamu kan harus kerja jadi tidak apa aku di rumah saja tidak ingin kemana-mana dan lagi kan sudah ada teman di rumah jadi tidak apa aku di rumah dan kamu segera saja pergi bekerja kasihan Marko jika dia hanya sendiri saja .” Kata Marsha


“Istri ku memang selalu saja pengertian sekali tapi tidak apa sayang memang sudah menjadi tugas Marko jika dia melakukan nya dengan baik maka dia akan mendoakan bonus dari ku sayang jadi jangan menghawatirkan dia .” Kata Bian


“Aku ingin mengajak kamu pergi jalan-jalan hari ini seharian karena besok aku sudah sangat sibuk sekali sayang jadi ayo pergi bersama tapi hanya berdua saja karena aku ingin menghabiskan waktu berdua saja dengan kamu tidka ingin jika ada yang mengganggu kita hari ini .” Kata bin


“Baik jika begitu aku akan bersiap dulu kamu bisa menunggu di sini tapi jangan bertengkar dengan Sandy kasihan loh Ben dia pasti akan sangat pusing sekali jika menghadapi kamu dan juga Sandy .” Kata Marsha


“Tidak perlu khawatir dengan ku karena jika kau menghawatirkan aku malah aku akan dalam bahaya .” Kata Ben


Ben tahu jika Bian tidak akan suka bila istri nya perduli dengan lelaki lain ya walaupun itu sahabat nya tetap saja dia tidak akan suka jadi dia pun memperingatkan Marsha agar tidak melakukan hal yang akan membuat nya sulit kedepan nya sebab cemburu dari Bian


“Ya sudah aku pergi dulu tunggu sebentar .” Kata Marsha


Bian hanya mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun menunggu sang Istri berdandan sembari dia mengecek ponsel nya karena ada kiriman dari tama sang adik jadi dia pun kini lebih memilih untuk menyibukkan diri dengan ponsel nya


“Liya selama aku bekerja di luar rumah ingat lah untuk menjaga nona dengan baik dan jangan biarkan siapapun masuk ke dalam halaman rumah tanpa seizin ku juga .” Kata Bian


“Baik bos akan saya laksanakan apa yang anda katakan tadi .” Kata Liya

__ADS_1


“Jangan lengah Liya sedikit pun juga , kau tahu bukan siapa musuh kita jadi jangan kau anggap remeh si Karl sebab kau juga tahu bagaimana Karl dan juga Hardy bukan. Kedua nya sangat klop sekali selama ini .” Kata Bian


Bian kali ini memang akan lebih berwaspada sekali dalam melakukan berbagai macam tindakan dan dia tidak lupa juga meminta agar Liya terus siaga selama dia tidak ada di rumah nanti nya


“Ayo Bian aku sudah siap.” Kata Marsha


Bian menatap sang istri yang kini terlihat sangat cantik sekali dan setelah nya dia pun mengajak Marsha untuk pergi bersama entah ke mall atau ke tempat lain nya terarah Bian karena dia yang mengajak jadi Marsha akan ikut saja dengan Bian tanpa melakukan protes sedikit pun juga agar tidak ribut juga nanti jika di jalan kalau mereka tidak cocok dengan tempat nya dan saling tidak suka akan sangat merepotkan sekali


“Jika kalian masih ingin di sini silahkan saja aku tidak masalah tapi ingat jangan merusak apapun di sini .” Kata Bian


“Aku akan pergi karena ada urusan penting .” Kata Ben


“Sama aku juga harus ke kantor nanti sebab ada urusan yang harus aku kerjakan juga .” Kata Sandy


“Ya sudah . Liya kau tetap lah di rumah untuk berjaga nanti aku akan pulang agak malam jadi jangan menunggu jika ingin makan .” Kata Bian


“Baik bos .” Kata Liya


Mereka bertiga pergi dengan mobil masing-masing dan dengan tujuan nya masing-masing juga bahkan saat ini pun Marsha masih belum tahu akan di bawah kemana dia oleh suami nya itu


Sejak tadi Alex dan juga istri nya hanya bersantai saja di rumah bahkan Lexa pun juga sedang di urus oleh Mirna jadi mereka masih saja terlibat berdua bermesraan


“Sial memang Karl , padahal dia yang mengirim bunga nya tapi tetap saja dia tidak mau mengakui nya .” Kata Alex ketika dia membaca pesan dari Denis


“Kenapa sayang kok kamu terlihat kesal , apa yang kamu baca tadi ?.” Tanya Jesi


“Denis mengatakan jika yang mengirim bunga ke sini tadi adalah Karl tapi kamu mendengar sendiri kan jika Karl tidak mengakui nya . Aku sangat kesal sekali dengan dia karena dia tidak mau mengakui tadi ketika aku bertanya malah terus saja berbelit sejak tadi .” Kata Alex


“Sudah lah sayang kenapa masih saja di bahas bahkan aku pun juga sudah tidak perduli sama sekali dengan dia dan tadi kamu juga sudah mendengar kan jika aku pun sudah tidak lagi respek dengan Karl karena dia terlihat tidak suka sekali dengan Marsha .” Kata Jesi


“Kamu kenapa sangat sayang sekali sih dengan Marsha padahal kan dia bukan adik kandung kamu sendiri .” Kata Alex


“Ya dia memang bukan adik ku bahkan karena dia dan mama nya aku kehilangan mama ku jadi jika melihat hal itu pasti aku akan sangat benci sekali dengan nya hanya saja aku tidak lagi bisa membenci dia , dulu iya tapi apapun yang aku lakukan kepada Marsha bahkan aku memarahi nya pun Marsha tetap saja akan selalu membantu ku dan karena itu lah aku tidak bisa lagi benci dengan nya .” Kata Jesi


“Apa kamu punya saudara sayang , maksud ku saudara kandung dari mama dan papa kamu ?.” Tanya Alex


“Aku anak tunggal jika dari mama dan papa .” Kata Jesi


“Apa kamu yakin hal itu ?.” Tanya Alex

__ADS_1


“Iya aku sangat yakin sekali , memang nya kenapa kamu kok bertanya seperti itu bahkan kamu pasti juga sudah tahu jan bagaimana kisah ku tapi kenapa masih saja bertanya seolah masih tidak tahu apapun juga .” Kata Jesi


Jesi sama sekali tidak curiga apapun karena memang sejak dulu sebelum dia tahu memiliki adik tiri yaitu Marsha selama itu Jesi pun hanya sendiri saja dia tidak pernah tahu jika dia memiliki saudara atau yang lain nya sebab mama dia tidak pernah mengatakan jika dia memiliki saudara bahkan papa nya juga sama dengan sang mama yang selalu saja bungkam bahkan dia selalu menyiksa dia selama ini dengan berbagai macam hal namun biar bagaimanapun juga Romy Albert adalah orang yang membesarkan dia dan juga memberikan dia tempat tinggal selama ini jadi meskipun Jesi sangat benci tetap saja dia tidak akan bisa lupa juga dengan jasa sang papa selama ini


__ADS_2