
Joe berbeda sekali dengan Luis bahkan dia terlihat sangat hati-hati sekali dalam melakukan aksi nya sebab dia juga tidak ingin jika salah dalam mengambil langkah dan keputusan bisa habis dia nanti jadi dia pun ingin jika rencana yang dia susun berjalan dengan baik dan matang juga pasti nya agar tidak bisa Bian tahu apa yang akan mereka lakukan kepada Marsha kedepan nya karena jika Bian tahu akan sangat bahaya sekali karir dan kehidupan mereka berdua
“Aku ingat kan lagi Luis jika kita tidak boleh terlalu mudah percaya dengan orang lain .” Kata Joe
“Apa kabar dengan mu yang langsung percaya dengan Karl bahkan tanpa tahu dengan pasti bagaimana dia dan lagi Fabian bukan orang lain Kau jangan lupa hal itu .” Kata Luis
“Ya Fabian memang bukan orang lain tapi yang akan kita lakukan itu resiko nya sangat besar sekali jadi ya kita harus tetap waspada meskipun dengan Ben sekali pun .” Kata Joe
“Terserah apa kata mu saja , saat ini aku ingin sekali lebih fokus untuk kesehatan ku saja sebab aku juga sangat bosan sekali di sini hanya sendiri saja dan lagi makanan yang ada di sini membuat ku sangat bosan sekali .” Kata Luis
“Maka nya patuhi apa yang Tama katakan jangan terus membantah dia agar kau cepat sembuh juga dan lagi aku juga bosan jika terus menjenguk mu di sini sungguh aku tidak betah di sini .” Kata Joe
Mungkin saja mereka lupa jika Tama adalah adik dari Bian dan yang pasti dia akan menuruti apa yang di katakan oleh kakak nya dan itu pun dia juga tidak melakukan nya secara cuma-cuma saja sebab Tama juga meminta imbalan banyak dari sang kakak dan Bian pun sama sekali tidak pernah keberatan memberikan nya bahkan dia senang jika memberi sang adik uang karena uang dia memang banyak sekali jadi untuk berbagi pun dia tidak masalah apalagi saat ini istri nya juga tidak pelit juga bahkan Marsha juga jarang menggunakan uang nya maka dari itu uang dia pasti akan semakin banyak juga dan tidak akan ada yang menggunakan nya juga yang pasti jadi dia pun rela saja memberikan uang kepada sang adik demi lancar nya urusan dia saat ini
“Kau sudah bertemu dengan Karl ?.” Tanya Luis
“Sudah dan memang benar sekali apa yang kita dengar jika dia sangat lah menakutkan sekali orang nya bahkan tatapan nya sangat lah tajam sekali bahkan Aura dia memang sangat kuat sekali sebagai musuh berbahaya .” Kata Joe
“Aku jadi penasaran sekali bagaimana dia . Nanti jika aku sudah sembuh aku ingin bertemu dengan nya untuk memastikan apa benar yang kau ucapkan tadi .” Kata Luis
“Tidak sembarang orang dia terima untuk bertemu bahkan aku pun juga sangat sulit sekali jika ingin bertemu dengan diri nya dan sudah beberapa kali janjian dan dia tolak juga .” Kata Joe
Luis memang belum pernah bertemu dengan Karl sama sekali dan dia pun juga sangat penasaran bagaimana Karl bahkan dia ingin tahu musuh besar sepupu nya itu dan memang Luis selalu saja tifsk terlalu perduli dengan Bian padahal jika dia dalam kesusahan Bian pasti membantu nya berbeda sekali dengan diri nya
“Seperti biasanya si Joe kini ada di ruangan Luis .” Kata Tama
“Jadi dia menemui Luis setiap hari bahkan kita mengajak nya bertemu pun dia banyak sekali alasan tapi untuk menemui Luis dia bisa melakukan nya .” Kata Sandy
“Mereka memiliki rencana bersama jadi pertemuan mereka akan lebih sering di lakukan . Apa Fabian sudah pulang ?.” Tanya Ben
“Seperti nya dia masih di pesta Demian karena tadi aku pergi duluan menemui kalian jadi aku tidak tahu apa dia sudah pulang atau belum .” Kata Tama
“Aku ingin bertemu dengan dia tapi mungkin saja Fabian tidak akan mau menemui ku di malam selarut ini karena dia pasti beristirahat dengan istri nya .” Kata Ben
“Itu benar sekali , dia tidak seperti sebelum nya jadi kau tidak bisa sembarangan menemui nya karena dia saat ini lebih mengi utamakan istri nya di bandingkan kerjaan nya .” Kata Tama
“Sejujur nya aku sungguh sangat senang sekali ketika tahu jika Fabian sudah mulai berubah dan pendamping dia pun juga wanita baik meskipun orang tua nya saja yang tidak baik tapi Marsha aku yakin dia sama seperti Jesi istri Alex , dia sangat baik hati dan penyayang serta lembut juga bahkan aku pun sangat senang sekali mengobrol dengan dia .” Kata Ben
“Jika kau yang mengobrol dengan Marsha pasti Fabian mengizinkan berbeda sekali jika aku yang mengajak nya mengobrol pasti Fabian akan menghajar ku langsung .” Kata Sandy
“Itu karena kau selalu saja menggoda dia jadi Fabian tidak mau jika kau terlalu dekat dengan istri nya sebab kau selalu saja menggoda nya tanpa henti membuat Fabian sangat tidak suka sekali dengan apa yang kau lakukan .” Kata Ben
“Benar , kau terlalu genit dengan kakak ipar ku jadi wajar saja jika kakak ku tidak suka kau terlalu dekat dengan istri nya .” Kata Tama
__ADS_1
“Kakak mu terlalu takut saja kan dengan ku mungkin dia tahu jika aku lebih tampan dari diri nya jadi dia pun minder dengan ku .” Kata Sandy
“Terlalu percaya diri sekali kau bung tapi itu memang sifat mu kan sejak dulu .” Kata Tama
“Memang aku sejak dulu tampan jadi jangan terus saja memojokkan aku . Kalian ini memang ya sama dengan Fabian sangat minder sekali jika bersanding dengan ku .” Kata Sandy
Mereka bertiga berada di sebuah kafe untuk sekedar mengobrol bersama dan terlihat juga jika Tama pun bisa menyatu dengan sahabat Kakak nya hanya saja dia memang sangat jarang sekali berbicara dengan para sahabat sang kakak dan kali ini dia melakukan nya sebab ingin membantu sang kakak jadi dia pun melakukan nya dan lebih intens berkumpun dengan sahabat kakak nya apalagi dengan Ben dia lebih sering mengobrol dengan Ben karena memang Ben adalah orang yang sangat dekat dengan kakak nya dan rencana ini pun juga Ben andil nya sangat besar sekali jadi dia lebih sering bersama dengan Ben
“Apa mau ke rumah kak Fabian saat ini untuk bertemu dengan dia ?.” Tanya Tama
“Tidak besok saja , saat ini ke sana pun aku tidak ada guna nya pasti Fabian tidak akan mau menemui ku seperti yang kau katakan tadi .” Kata Ben
Tama hanya tersenyum sambil mengangguk kan kepala nya saja sebab dia juga tahu jika sang kakak tidak akan mau bertemu jika sudah waktu nya jam istirahat seperti saat ini jadi memang benar yang di katakan Ben jika besok saja mereka bertemu nya
Di kediaman Alex setelah tadi mereka datang ke acara Demian dan Bella kini istri dan anak Alex pun sudah tertidur pulas sekali dan sahabat Alex masih ada di kediaman nya saat ini untuk mengobrol
“Bagaimana apa sudah selesai urusan kalian di sana ?.” Tanya Alex
“Semua sudah beres Lex dan memang benar sekali jika semua itu pun ada sangkut paut nya dengan Luis mantan kekasih Jesi dulu .” Kata James
“Jadi benar Luis dalang di balik semua nya ini . Dia sangat kurang ajar sekali memang .” Kata Alex
“Dia sengaja menghancurkan usaha Ken agar kua turun tangan membereskan nya dan pergi meninggalkan anak dan istri mu di sini Setelah itu dia akan masuk ke dalam kehidupan istri dan anak mu untuk menggantikan posisi mu .” Kata James
“Bisnis Luis dalam masalah dan Fabian kenapa tidak membantu dia sama sekali , apa mereka ada masalah saat ini ?.” Tanya James
“Aku tidak terlalu tahu dan tidak bisa ikut campur juga urusan mereka jadi aku tidak tahu apa mereka sedang ada masalah hanya saja waktu itu memang Fabian menghajar Luis karena dia berani membawa Marsha pergi keluar tanpa se izin nya dan hingga saat ini pun Luis masih di rumah sakit bahkan Fabian yang aku dengar pun tidak pernah menjenguk nya sama sekali .” Kata Alex
“Wah Fabian dia memang sudah sangat bucin sekali ya maka nya sampai segitu nya dengan Luis yang tak lain juga masih memiliki hubungan saudara dengan diri nya .” Kata Leo
“Bukan hanya Fabian saja bahkan sahabat kita juga kan , dia itu juga sangat bucin sekali dengan istri nya tidak beda jauh juga dengan Fabian .” Kata James
“Aku sangat tidak suka jika di samakan dengan Fabian karena aku sangat jauh sekali jika di bandingkan dengan diri nya bahkan aku jauh lebih baik seribu persen .” Kata Alex
Dia yang selalu saja tidak kau mengalah ya seperti itu jika di bandingkan bahkan ini di bandingkan dengan musuh nya juga jadi mana mungkin dia mau jika di bandingkan dengan Fabian yang tak lain juga dia adalah musuh nya hanya saja dia kini sedang bekerja sama dengan Fabian untuk mengalahkan Karl musuh bebuyutan mereka berdua
Tak terasa malam sudah berlalu dan kini senja pun datang menyinari seluruh permukaan bumi . Di dalam kamar yang bernuansa biru itu kini dua insan tengah terlelap dalam tidur nya bahkan mereka seperti nya sangat nyenyak sekali hingga tidak tahu jika pagi sudah menjelang saat ini
Bian tidur dalam posisi sedang memeluk sang istri yang kini bersandar di dada nya yang kekar itu bahkan mereka terlihat sekali jika Bian kini tidak ingin sekali melepaskan Marsha sedikit pun juga
Hem
Gumaman Marsha membuat tangan Bian pun bergerak mengusap rambut sang istri agar dia kembali tertidur lagi
__ADS_1
“Masih terlalu pagi sebaik nya tidur lagi saja .” Kata Bian
“Jam berapa sekarang ?.” Tanya Marsha yang masih saja memejamkan mata
Dia terlalu nyaman berada di dada sang suami bahkan seperti nya dia sangat enggan sekali untuk membuka mata nya
“Baru jam tujuh jadi tidur saja .” Jawab Bian
Langsung Marsha membuka mata terbelalak kaget karena sudah jam segitu dia masih saja bersantai Ria bahkan dia belum menyiapkan makanan untuk suami nya sungguh dia benar-benar kesiangan hari ini
“Jam tujuh , ah kenapa malah kesiangan sih .” Kata Marsha
Bian pun ikut bangun dan dia duduk di samping sang istri sambil memeluk nya bahkan dagu nya pun bersandar di pundak sang istri sambil dia juga mata nya agak terpejam juga
“Kenapa sih kamu ini . Ayo tidur saja lagi .” Ajak Bian
“Kamu ada meeting hari ini jadi aku harus segera menyiapkan makan .” Kata Marsha
“Meeting nya di tunda dan itu juga tidak terlalu penting juga bahkan rapat itu pun tidak terlalu penting juga di bandingkan dengan tidur kita . Kita tidur terlalu malam tadi sayang apa kamu lupa .” Kata Bian terhenti karena Marsha menutup mulut nya
“Sudah jangan di teruskan lagi dan sebaik nya kamu segera mandi saja dan aku akan menyiapkan makanan untuk kamu sebelum berangkat ke kantor nanti .” Kata Marsha
“Mau mandi bareng gak sayang ?.” Tanya Bian menggoda istri nya
“Ah kamu jangan memulai sudah deh aku ke kamar mandi dulu setelah nya kamu ya dan ingat hari ini kamu ada meeting jadi jangan lama-lama kasihan nanti kak Marko .” Kata Marsha
“Sejak kapan Marko jadi kakak kamu , dia adalah asisten ku jadi jangan memanggil nya kakak aku sangat tidak suka sekali .” Kata Bian
“Baik lah aku tidak akan melakukan nya lagi jadi kamu pergi lah mandi sekarang aku skan menyiapkan semua nya saat ini .” Kata Marsha
Dia kini beranjak dari ranjang untuk menyiapkan semua yang di butuhkan sang suami namun sebelum nya dia memebrsihkan diri terlebih dulu ke kamar mandi sebab memang dia juga baru bangun jadi dia harus mandi dulu sebelum turun ke bawah
“Apa kakak belum bangun ?.” Tanya Tama
“Seperti nya belum tuan .” Kata maid
“Ah lama sekali mereka bangun nya tumben sekali biasanya jam segini sudah turun semua dan siap juga .” Kata Tama
“Mungkin sebentar lagi tuan , mau teh atau kopi tuan ?.” Tanya Maid
“Teh saua Bik .” Jawab Tama
“Baiklah akan saya buatkan anda tunggu sebentar tuan .” Kata Sang maid lalu dia pergi untuk menyiapkan teh yang di minta oleh Tama tadi
__ADS_1
Tama duduk manis sambil memainkan ponsel nya bahkan dia pun juga terlihat sangat santai sekali saat ini meskipun dia juga sangat bingun tumben sekali sih kakak ipar nya belum bangun dan lagi sang kakak juga sama kebapa belum turun juga . Mereka bersua sangat kompak sekali saat ini menurut Tama karena belum bangun pun berbarengan padahal kakak nya tidak pernah bangun telat sekali pun dan kali ini dia melakukan nya membuat Tama pun agak heran juga dengan kelakuan dari kakak nya saat ini yang kembali berbeda juga tidak seperti biasa nya