
Di kediaman Alisha kini setelah dia selesai sarapan Demian mengajak nya untuk berbicara sesuai dengan yang tadi dia katakan sebelum nya dan kini mereka berdua ada di ruang kerja dari Alisha untuk mengobrol hanya berdua saja bahkan Demian tidak ingin jika Bella sang kekasih mendengar obrolan dia dan adik nya
“Apa yang ingin di bicarakan ?.” Tanya Alisha
“Awas jika bicara soal lelaki gila kemarin .” Tambah nya lagi
“Bukan tentang Karl , kamu kenapa sih malah terus saja seperti ini dengan kakak kan kakak tidak memaksa kamu untuk dekat dengan Karl dan lagi dia mendekati kamu juga tanpa bantuan kakak .” Kata Demian
“Datang ke sini lalu mengantar kerja apa itu bukan tanpa bantuan Demian bodoh .” Kata Alisha yang kini sudah mulai kesal dengan kakak nya
“Iya iya kalau untuk hal itu kakak mengakui jika kakak salah dan kakak tidak akan mengulangi nya lagi .” Kata Demian
“Ok permintaan maaf di terima . Sekarang katakan apa yang sebenar nya ingin di bicarakan .” Kata Alisha
“Kakak ingin melamar kekasih kakak dan kakak ingin kamu membantu .” Kata Demian
Betapa terkejut nya Alisha mendengar jika sang kakak akan menuju ke jenjang lebih serius lagi dengan sahabat nya . Dia sangat bahagia sekali mendengar nya bahkan dia akan mendukung langkah kakak nya ini karena dia tahu jika Bella adalah wanita yang baik tidak pernah melakukan hal aneh juga jadi pasti Alisha sangat setuju sekali
“Wah aku tidak menyangka jika kalian akan lanjut ke jenjang serius dan aku sangat setuju sekali kak .” Kata Alisha yang memang terlihat sangat bahagia sekali
“Kamu harus membantu kakak untuk melakukan persiapan .” Kata Demian
“Tentu saja aku akan membantu kakak ku yang tampan ini dan akan melakukan persiapan dengan baik sekali bahkan aku akan menyiapkan gaun untuk Bella serta jas untuk mu kak .” Kata Alisha
__ADS_1
Dia tidak akan bisa jika tidak membuat kan gaun khusus untuk sahabat nya apalagi itu adalah hati penting jadi dia ingin jika Bella akan terlihat sangat cantik dan menjadi pusat perhatian nanti nya
“Jika terlalu mencolok dia bisa saja akan curiga nanti nya .” Kata Demian
“Tidak akan kak tenang saja , serahkan saja semua kepada adik mu ini aku akan mengurus semua nya hingga Bella tidak akan merasa curiga sama sekali nanti nya .” Kata Alisha
“Aku mengandalkan Mu Alisha .” Kata Demian
Alisha kini menceritakan kepada sang kakak tentang bagaimana keinginan sahabat nya jika nanti di lamar oleh pujaan hati nya karena dulu dia sudah menayangkan nya ketika sedang menjalin hubungan dengan Alex namun sayang hubungan itu kandas karena orang jahat yang tidak suka dengan dia dan malah memfitnah nya hingga Alex pun sangat membenci diri nya . Tapi sekarang Bella sudah ada pengganti Alex yang tidak kalah jauh bucin nya juga dengan Alex apalagi mereka juga sama sebagai seorang pengusaha juga jadi setara juga jika di bandingkan meskipun Alex masih unggul setidak nya mereka masih bisa setara dalam beberapa hal
“Jika rencana ini berhasil apapun yang kamu minta akan kakak berikan nanti nya Alisha .” Kata Demian
“Ya tentu saja aku nanti akan Meminta imbalan karena semua tidak ada yang gratis sama sekali .” Kata Alisha sambil menyunggingkan senyum kepada sang kakak saat ini . Tidak mungkin juga dia meminta imbalan karena melakukan rencana itu bagi nya adalah hal yang sangat menyenangkan sekali dan Alisha sama sekali tidak merasa terbebani juga jadi dia tidak masalah membantu sang kakak nanti untuk melamar kekasih hati nya yang tak lain adalah sahabat dia sendiri
“Tuan Fabian ada di kantor nya tuan .” Kata Hardy memberikan laporan kepada Karl
“Tidak ada tuan , saya sejak tadi mengikuti Marko asisten dari tuan Fabian dan dia hanya ada di kantor nya saja sama hal nya dengan tuan Fabian dia juga tidak menemui tuan Alex .” Kata Hardy
“Apa dia masih tinggal di tempat yang sama Hardy dengan dulu ?.” Tanya Karl
“Ketika saya ke sana tadi seperti nya memang tuan Fabian masih tinggal di sana .” Kata Hardy
“Jangan sampai kau salah Hardy karena Fabian juga sangat pintar mengelabui orang .” Kata Karl
__ADS_1
“Saya akan mengecek nya lagi tuan tapi hari ini anda ada pertemuan penting dengan klien di sebuah restoran .” Kata Hardy
“Ya aku tahu bahkan kau sudah sepuluh kali mengingatkan aku Hardy , apa kau pikir aku tuli hingga kau terus menerus mengatakan nya .” Kata Karl
“Maafkan saya tuan tapi saya hanya tidak ingin jika pekerjaan anda terganggu dengan urusan tuan Fabian .” Kata Hardy
“Hardy Hardy kau ini sudah lama sekali ikut dengan ku tapi kenapa masih saja kau sangat cerewet sekali. Sekarang siapkan saja berkas nya setelah aku selesai mengecek dokumen kita akan berangkat .” Kata Karl
“Baik tuan kalau begitu saya permisi dulu tuan .” Lata Hardy meninggalkan ruangan Karl untuk kembali lagi ke ruangan sendiri guna mempersiapkan semua yang di butuhkan oleh Karl nanti untuk meeting dengan klien nya yang pasti Hardy selalu saja mengingatkan bos nya karena dia tahu terkadang bos nya ini terlalu fokus untuk menghancurkan Fabian hingga dia abai dengan bisnis nya sendiri tapi Karl tidak pernah mengalami kebangkrutan sama sekali meskipun dia seperti itu karena dia memang sangat hebat sekali dalam berbisnis dan juga dia pun sama dengan Alex di takuti juga di kerajaan bisnis maka dari itu apapun yang dia lakukan bisnis nya akan tetap aman tidak akan ada yang berani mengusik nya sama sekali karena mereka juga enggan untuk mencari masalah dengan Karl yang akan berujung panjang nanti nya jika mereka berani sekali menyentuh bisnis Karl di manapun berada
Hardy memang sudah lama ikut dengan Karl maka dari itu dia berani membantah atau mengingatkan Karl sebab kedua nya seperti saudara saja meskipun mereka bukan saudara tapi kedua nya memang begitu dekat dan akrab . Tidak ada yang bisa memprovokasi Hardy untuk meninggalkan Karl meskipun terkadang Karl juga sangat menjengkelkan sekali dengan sikap keras kepala nya itu namun Hardy akan bisa memaklumi nya juga sebab dia juga tahu siapa Karl dan bagaimana keseharian nya selama ini . Hardy sangat handal dalam melakukan pekerjaan kantor dan jika dia di tugas kan untuk mencari informasi pun dia bisa melakukan nya juga dengan mudah hanya saja jika dia menganggap apa yang di inginkan Karl tidak lah penting maka dia akan membohongi bos nya itu dengan memberikan informasi yang tidak akurat sama sekali kepada Karl bos nya sendiri
Sementara di rumah Bian kini Marko sudah datang dan terlihat juga jika saat ini Marsha pun juga sudah bersiap untuk pergi menemui kakak nya atas izin dari suami nya yang pasti karena tanpa izin dari Bian tidak mungkin anak buah yang berjaga membiarkan Marsha pergi karena resiko nya sangat besar dan mereka juga tidak mau menanggung nya jadi mereka akan menahan Marsha jika dia tidak mendapatkan izin dari Bian tapi kali ini Bian memang mengizinkan nya jadi mereka pun membiarkan nya apalagi asa Marko yang menemani nyonya mereka saat ini
“Apa anda sudah siap nona ?.” Tanya Marko
“Iya aku sudah siap dan maaf merepotkan mu hingga pekerjaan kamu pun juga pasti tertunda bukan karena mengantar aku saat ini .” Kata Marsha
“Itu bukan masalah nona malah pekerjaan saya kali ini lebih penting sebab saya harus menjaga istri bos saya jadi tidak boleh jika saya lengah sedikit saja .” Kata Marsha
Mereka berdua pun kini keluar dari rumah menuju mobil tak lupa juga Marko membuka pintu mobil untuk istri bos nya meskipun tadi Marsha sempat menolak nya tapi Marko bisa memberikan banyak alasan hingga Marsha akhir nya bersedia jika dia masuk ke dalam dan Marko membuka pintu untuk nya
“Sudah siap nona , bisa kita jalan sekarang ?.” Tanya Marko
__ADS_1
“Iya silahkan saja .” Kata Marsha
Mobil perlahan berjalan meninggalkan kediaman Bian dan terlihat juga jika kini Marsha sangat senang sekali dia akhir nya bisa menemui kakak nya lagi bahkan nanti jika Jesi mau kedua nya bisa berbelanja bersama sebab Bian pun juga mengizinkan jika Marsha melakukan hal itu jadi dia sudah tidak sabar untuk segera sampai ke rumah kakak nya . Senyuman Marsha sejak tadi pun tak luput dari pandangan Marko bahkan Marko juga bisa merasakan jika memang istri bos nya ini sangat senang sekali saat ini