Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 260


__ADS_3

Tama memang di minta untuk menahan Luis di rumah sakit dulu sebelum urusan Bian dan Karl selesai jadi dia di minta untuk menahan Luis agar Joe dan juga Luis tidak menyakiti Marsha karena saat ini Bian sedang fokus pada Karl tidak ingin juga mengurus sahabat nya yang bodoh itu jadi dia pun meminta adik nya untuk melakukan hal itu sementara waktu sampai urusan nya selesai dengan Karl dan Tama pun menyetujui nya hanya saja dia itu selalu saja mata duitan jika dengan kakak nya karena apapun akan dia mintai imbalan uang sebagai bayaran nya dan Bian pun menyetujui nya saja apa yang Tama minta dari nya meskipun terkadang memang adik nya itu sangat lah kurang ajar sekali tapi dia membutuhkan bantuan nya jadi Bian pun memberikan nya tanpa banyak bicara juga


“Bagaimana Tama ?.” Tanya Ben


“Tenang saja aku sudah melakukan nya dengan baik jadi tidak usah terus mengingatkan aku karena aku juga banyak pekerjaan yang harus di selesaikan juga .” Kata Tama


“Kau ini memang sungguh kurang ajar sekali ya “. Kata Ben


“Aku dokter dan pekerjaan ku sangat sibuk sekali jadi kenapa kau terus saja mengganggu ku di jam kerja ku seperti saat ini .” Kata Tama terlihat dengan nada kesal nya ketika berbicara dengan Ben melalui sambungan telfon nya dan Ben pun hanya diam saja tidak menanggapi Tama lagi karena jika terus berdebat dengan nya pun tidak akan ada hasil nya juga


“Bahkan kau jadi dokter pun masih saja mata duitan kan jadi tidak profesional sama sekali .” Kata Ben


“Terserah aku mau meminta apa kepada kak Fabian lagi pula dia itu tajir melintir dan usaha nya pun banyak juga kan jadi jajanin adik nya tentu tidak akan ada masalah sama sekali .” Kata Tama


“Terserah apa katamu Tama setelah ini aku akan datang ke sana jadi kita jalankan rencana selanjutnya .” Kata Ben


“Iya aku tahu dan tenang saja, meskipun aku bukan aktor tapi aku bisa melakukan peran ku dengan cukup baik sekali jadi tidak usah khawatir sebab hasil nya pun akan sangat baik sekali nanti , aku jamin itu .” Kata Tama meyakin kan Ben


Ben pun menutup panggilan nya dan kini dia harus menyelesaikan pekerjaan nya dulu baru setelah itu dia akan menjenguk Luis di rumah sakit dan dia akan pergi sendiri saja tanpa Sandy karena itu memang yang di minta oleh Bian dan nanti Sandy pun akan menemui Joe untuk sekedar hanya berbincang saja nanti nya , hanya basa basi saja dia nanti dengan Joe


Di butik nya Alisha pun kini masih mengajak Bella untuk menilai desain baru nya itu dan desain yang dia buat memang khusus untuk sahabat nya gunakan nanti malam


“Sangat bagus sekali Alisha seperti seorang princcess nanti yang menggunakan nya .” Kata Bella


“Jadi kamu suka dengan desain ku ini ?.” Tanya Alisha


“Tentu saja sangat suka sekali dan kamu memang sejak dulu tidak pernah mengecewakan sama sekali .” Kata Bella


“Ini akan langsung di produksi dan akan jadi sore ini jadi aku kau kamu mencoba nya sebagai model nanti akan aku pasang si katalog , gimana kamu bersedia gak Bella ?.” Tanya Alisha


“Ya tentu saja bersedia apalagi kamu itu desainer terhebat sahabat aku ini memang sangat lah handal sekali dalam merancang gaun jadi aku sangat yakin jika gaun ini akan laku keras nanti nya .” Kata Bella


“Sayang aku tidak akan menjual banyak karena aku akan membuat gaun ini menjadi limitid edition tidak akan banyak yang memiliki nya .” Kata Alisha


“Wah jika seperti itu pasti akan rebutan mereka semua yang ingin memiliki nya apalagi ini sangat cantik sekali dengan hiasan yang indah juga .” Kata Bella


Dia sangat suka sekali dengan desain yang di buat oleh sahabat nya apalagi Alisha juga sangat berbakat sekali dan memang banyak yang suka juga dengan hasil kerja dia jadi tidak heran jika dia dapat menjadi salah satu desainer ternama saat ini karena usaha dia selama ini juga tidak mengkhianati hasil bahkan dia bisa sukses dengan usaha nya sendiri tanpa bantuan dari Demian sang kakak .


“Kamu ada pemotretan hari ini ?.” Tanya Alisha


“Tidak ada , maka nya aku di sini menemani kamu .” Kata Bella


“Kalau begitu ayo ikut aku menyiapkan acara untuk klien ku . Dia sangat susah sekali permintaan nya bahkan aku kebingungan untuk mewujudkan nya .” Kata Alisha


Padahal dia ingin saja jika Bella yang membuat ide nya karena acara itu juga nanti untuk diri nya jadi Alisha ingin semua sesuai dengan keinginan Bella sendiri selalu kekasih sang kakak dan nanti nya yang akan di lamar juga oleh sang kakak . Alisha akan mempersiapkan semua nya dengan baik agar sesuai juga dan Bella bisa menerima kakak nya


“Eh iya ayo aku bantu kamu menangani klien kamu yang bawel itu .” Kata Bella


“Terima kasih sahabat ku kamu memang sangat lah pengertian sekali dan aku senang kamu selalu saja bisa membantu ku serta memecahkan masalah yang aku hadapi bahkan ide kamu pun juga sangat bagus sekali sahabat ku , pasti klien ku itu nanti akan sangat senang .” Kata Alisha


“Jika dia tidak senang maka pukul saja kepala nya nanti .” Kata Bella bercanda membuat mereka berdua pun tertawa bersama tadi karena memang mereka hanya bercanda saja tadi tidak ada yang bicara serius juga


“Jika klien ku adalah Alex bisa mati aku kalau memukul nya .” Kata Alisha


“Ya mana mungkin Alex kan dia sudah menikah dan hidup bahagia dengan istri serta anak nya bahkan anak nya sangat menggemaskan sekali kemarin .” Kata Bella


“Ya kalau begitu segera lah buat anak juga agar bisa punya juga yang menggemaskan sama dengan mantan kekasih kalau bisa juga nanti jodohkan saja anak kamu dengan anak Alex nanti nya .” Kata Alisha


“Ngawur kamu itu tidak akan terjadi , jika aku menjodohkan anak ku dengan nya bisa kena masalah dia karena mungkin saja Alex masih dendam dan membalas nya pada anak ku .” Kata Bella

__ADS_1


“Tidak akan dia membalas kepada anak mu karena papa nya kan kakak ku jadi Alex tidak akan berani .” Kata Alisha


“KOk kita malah jadi bahas anak ya padahal kan aku dan Kakak kamu juga belum menikah jadi kenapa kita malah membahas hal begituan sih tadi .” Kata Bella


“Maklum saja karena terbawa oleh suasana jadi ayo kita pergi sekarang ke tempat yang tadi kamu katakan karena aku ingin melihat apa tempat nya memang bagus atau tidak .” Kata Alisha


“Pasti sangat bagus dan kamu sendiri pun aku sangat yakin sekali jika kamu juga akan menyukai nya nanti .” Kata Bella


Kedua nya kini bersiap untuk pergi menuju tempat yang sudah di rekomendasikan oleh Bella tadi dan kini Alisha yang akan mengemudi kan mobil nya berangkat menuju lokasi yang akan mereka tuju saat ini . Dalam perjalanan pun obrolan masih saja terus berlangsung bahkan banyak hal yang mereka bicara dari hal yang biasa menjadi hal yang sama sekali tidak jelas sekali karena ke randoman mereka sendiri membuat obrolan keluar dari topik sebenar nya saat ini


Karl masih meeting dengan klien nya di temani oleh Hardy sang asisten dia terlihat sangat fokus sekali hingga ketika dia melihat sosok orang yang dia kenal lawat membuat dia pun menatap nya


“Tuan fokus lah jangan melamun .” Kata Hardy


“Lanjut kan saja aku masih bisa mendengar nya .” Kata Hardy


Kini mereka pun kembali melanjutkan meeting nya dan Karl pun juga terlihat masih mendengarkan dengan baik hingga meeting selesai dia masih mendengarkan nya


“Nanti komunikasi saja dengan Hardy dia adalah asisten ku jadi tidak perlu langsung berkomunikasi dengan ku .” Kata Karl


Setelah melakukan kesepakatan kini mereka pun akhir nya keluar dan terlihat Karl menghampiri sosok yang tadi dia lihat sekilas saja


“Wah Karl kau di sini juga rupa nya .” Kata Jesi sambil melambaikan tangan nya kepada Karl


Rahma dan Marsha pun menoleh melihat Karl yang berjalan menghampiri meja mereka


“Kenal dengan dia kak ?.” Tanya Marsha


“Dia kekasih Alisha , kamu tidak kenal dengan Alisha tapi seperti nya suami mu Fabian kenal dengan nya .” Kata Jesi


Karl menatap Marsha karena dia juga baru tahu wajah istri dari Fabian “jadi dia istri Fabian .” Batin Karl


“Tuan kita masih banyak pekerjaan di kantor .” Kata Hardy


“Kau pergi lah dulu nanti aku akan menyusul setelah selesai mengobrol di sini .” Kata Karl


“Tapi tuan .” Kata Hardy masih menggantung ketika Karl menatap tajam dia


“Sini kalau mau gabung , aku akan mentraktir mu pak bos .” Kata Jesi


Karl pun ikut duduk bersama dengan mereka dan Hardy pun memutuskan untuk menunggu bos nya karena jika di biarkan bisa saja bos nya tidak akan kembali ke kantor jadi dia memutuskan untuk ikut tinggal di restoran tapi di meja yang berbeda dengan mereka berempat agar tidak mengganggu juga ketika dia bergabung di sana nanti nya


“Jangan terus menatap adik ku atau kau mau jika mata mu itu hilang .” Kata Jesi


“Aku hanya kaget saja ternyata istri Fabian tidak kalah cantik nya dari istri Alex .” Kata Karl


“Tentu saja tidak kalah karena kita saudara .” Kata Jesi dengan senyuman nya


“Aku akan mengambilkan makanan satu lagi Jes untuk dia .” Kata Rahma


“Tidak perlu repot nyonya Kevin aku juga sudah kenyang karena tadi aku ada meeting di sini lalu melihat nyonya Alex membuat ku ingin menyapa nya .” Kata Karl


“Jadi kau meeting di sini tadi . Jangan lupa kalau begitu rekomendasikan restoran milik keluarga Rahma kepada semau kolega mu .” Kata Jesi


“Apa sih Jes ini bukan milik keluarga ku tapi ini milik suami kamu . Semua nya juga suami kamu kan yang mendanai .” Kata Rahma


“Jangan merendah kan sudah di bilang jika restoran ini milik kamu dan orang tua kamu .” Kata Jesi


“Kita hanya membantu mengelola saja dan pemilik sebenar nya tetap lah Alex “. Kata Rahma

__ADS_1


“Dia tidak bakat jika mengelola ini jadi ya sudah mendingan memang untuk kamu apalagi Kevin kan juga punya restoran bahkan kita dulu juga sempat kerja bersama dia eh tahu-tahu kamu malah jadi istri nya .” Kata Jesi


“Tunggu , kau pernah kerja dengan Kevin , bukan nya keluarga mu kaya raya ?.” Tanya Karl


“Keluarga dia memang kaya tapi yang bisa menikmati nya hanya Marsha saja karena mama tiri Jesi sangat tidak suka dengan Jesi maka nya dia harus kerja keras sendiri .” Kata Rahma


“Sudah jangan membahas nya lagi yang penting kan saat ini aku sudah bahagia bersama dengan suami dan anak ku bahkan suami ku juga sangat menyayangi ku sungguh saat ini aku memang sangat lah beruntung sekali .” Kata Jesi


Karl masih menatap Jesi dengan heran mungkin dia melewatkan informasi lain nya tapi dia tidak terlalu perduli karena dia ingin sekali menghancurkan Alex dan Fabian dan di hadapan nya ini ada istri kesayangan mereka jadi akan sangat menyenangkan sekali jika dia bisa mencari informasi lebih dalam lagi saat ini


“Anak mu lucu sekali nyonya sama seperti mama nya .” Kata Karl


“Tentu saja dia lucu sama seperti ku karena aku adalah ibu nya . Jangan terus memanggil ku nyonya , panggil saja Jesi .” Kata Jesi


“Bos sebaik nya kita segera pergi ke kantor sekarang , pekerjaan anda menunggu .” Kata Hardy


“Hey kau kenapa sih tidak bisa melihat jika bos mu ini ingin bersantai sejenak kan kasihan jika dia terus bekerja jadi biarkan saja dia di sini dulu untuk menenangkan pikiran nya .” Kata Jesi


“Aku sudah mengatakan jika kau boleh pergi duluan Hardy jadi pergi saja dulu nanti aku akan menyusul mu . Jangan khawatir jika aku tidak akan menyusul karena aku memang akan kembali ke kantor nanti dan kau pergi saja dulu .” Kata Karl


“Tidak bos saya akan menunggu anda di sini .” Kata Hardy


“Asisten mu ini sangat ribet sekali sebaik nya ganti saja dengan aku .” Kata Jesi bercanda


“Mana mungkin istri bos besar di biarkan bekerja itu hal yang mustahil sekali .” Kata Karl


“Benar sekali , kita bertiga hanya boleh menghabiskan uang mereka saja bahkan setelah ini kita mau belanja bersama . Apa kau mau ikut Karl dengan ku sekalian nanti aku tunjukkan bagaimana cara agar bisa menaklukkan hati Alisha .” Kata Jesi dengan senyum nya


“Jes mana mungkin dia ikut , di bawah kan ada Denis pasti dia akan melapor pada Alex dan Alex pun juga akan melarang begitu juga dengan Fabian di bawah juga ada asisten nya bisa dapat masalah nanti Marsha .” Kata Rahma


“Ah aku hampir lupa jika ada mereka di bawah . Iya juga pasti suami kita akan cemburu dan melarang .” Kata Jesi


“Jadi mereka ada di bawah menemani bu bos nya dan tidak pergi ke kantor .” Batin Hardy ketika mendegar jika Marko dan Denis ada di restoran yang sama dengan diri nya


“Ya sudah aku pergi dulu nona kembali ke kantor nanti bisa kita bicara lagi di lain waktu .” Kata Karl lalu memutus kan untuk pergi dari restoran


Dan benar saja ketika Karl dan Hardy turun mereka berdua bisa melihat Denis dan Marko tengah bersantai bahkan mereka melirik namun reaksi mereka hanya biasa saja tadi jadi Hardy pun memutuskan untuk pergi saja dari restoran mengikuti Karl bos nya yang juga sudah pergi juga saat ini keluar restoran menuju mobil mereka di a area parkir restoran itu .


“Mereka ada di sini rupa nya .” Kata Marko


“Mereka dari atas jadi pasti sudah bertemu dengan nyonya .” Kata Denis ingin segera melihat ke atas namun di tahan oleh Marko


“Tidak akan dia melakukan hal buruk di tempat rame seperti ini apalagi tidak tersangat apapun kan tadi jadi ya sudah duduk saja Denis jangan terlalu khawatir dengan nyonya mu karena aku sangat yakin jika nyonya Jesi itu bisa menjaga diri nya dengan baik . Menaklukkan tuan Alex pun dia mampu apalagi tuan Karl pasti dia bisa melakukan nya .” Kata Marko


“Apa kau kira istri bos ku itu murahan hingga kau berani sekali mengatakan hal seperti tadi .” Kata Denis


“Bukan itu maksud ku . Kita semua tahu bagaimana nyonya Jesi jadi dengan ide nya dia bisa menaklukkan tuan Alex bahkan tuan Fabian juga suka memiliki kakak ipar seperti dia jadi bukan tidak mungkin karena sifat nya itu nanti tuan Karl bisa saja luluh dan dia bisa melupakan dendam masa lalu yang ada .” Kata Marko


“Itu Benar sekali dan aku pun sangat yakin jika nyonya ku bisa melakukan nya karena dia memang selalu saja memiliki banyak ide untuk membuat orang tertarik kepada nya .” Kata Denis


“Oh ya Denis apa kau tahu siapa tuan Karl sebenar nya karena identitas yang dia gunakan palsu tidak sesuai dan seperti nya dia memang menyembunyikan identitas asli nya .” Kata Marko


“Aku belum memeriksa nya karena bos juga tidak meminta ku untuk melakukan nya . Oh ya soal tuan Luis bagaimana dia saat ini apa dia masih hidup , seharus nya dia mati saja karena selalu saja mengganggu hidup orang yang sudah bahagia .” Kata Denis


“Aku tidak memperdulikan nya karena bos pun juga tidak perduli sama sekali dengan dia jadi aku pun tidak perduli sama sekali dengan nya .” Kata Marko


“Ehm begitu ya , aku kira tuan Fabian sudah mengunjungi nya dan kau tahu kondisi nya saat ini . Aku pun ingin sekali melenyapkan nya tapi sayang tuan Alex melarang ku melakukan hal itu karena tidak ada gunanya melakukan itu dan hanya membuang tenaga saja .” Kata Denis


“Ya sudah turuti saja ucapan bos mu .” Kata Marko

__ADS_1


Mereka pun tidak lagi melanjutkan obrolan nya karena mereka melihat jika bu bos mereka kini turun bersama dari lantai atas yang bisa di pastikan jika mereka saat ini akan pergi belanja bersama bahkan kini meraka sedang berpamitan dengan Aris dan juga Dona jadi baik Denis maupun Marko kini mereka bersiap untuk mengantar para istri bis menghabiskan uang suami nya yang tidak berseri itu hari ini


__ADS_2