
Setelah di anggap sudah cukup membawa Marsha pergi keluar Fabian pun ingin mengajak mereka kembali ke rumah nya namun ada saja ulah Sandy hingga membuat nya pun harus mengikuti apa yang di katakan apalagi Ben juga mendukung karena tidak biasanya juga mereka berdua saling dukung seperti yang terjadi sekarang ini
“Bagaimana Fabian apa tidak sebaik nya kita ke markas dulu untuk mengecek persenjataan kita dan jika harus mengembalikan istri mu ke rumah akan sangat membuang waktu .” Kata Sandy
“Ya sudah kita ke sana sekarang .” Kata Fabian
Tidak lama setelah membayar makanan nya kini mereka pun segera masuk ke dalam mobil lalu pergi menunu markas di mana persenjataan mereka tersimpan dengan rapih bahkan Marsha pun masih diam mengamati jalanan yang kini di lalui karena terlihat juga jalan nya pun tidak begitu bagus dan memiliki beberapa jalan yang cukup terjal juga
“Kita mau kemana tuan kok jalan nya menyeramkan sekali .” Kata Marsha
“Diam lah jangan banyak bicara dan duduk saja tidak ada yang ingin mendengar kan ocehan mu itu .” Kata Fabian
“Apa tidak bisa jika kita mengunjungi rumah ku karena aku sangat rindu sekali dengan orang tua ku .” Kata Marsha
“Jangan bertingkah sudah bagus aku mengajak mu keluar jadi jangan banyak meminta atau kau akan aku kurung selama nya di rumah tidak akan aku ajak pergi keluar seperti saat ini .” Kata Fabian
Marsha tahu jika Fabian tidak akan mengabulkan nya namun dia masih tetap saja ingin mencoba sebab bagi nya tidak akan ada salah nya juga jika dia ingin mencoba siapa tahu nanti Fabian berubah pikiran jadi dia bisa melihat kedua orang tua nya walaupun hanya sekilas saja melihat nya tidak akan jadi masalah juga bagi Marsha
“Ya sudah jika tidak mau tidak masalah .” Kata Marsha
Fabian melirik Marsha yang kini membuang muka ke samping setelah keinginan nya di tolak oleh Fabian bahkan setiap dia meminta hal itu Fabian akan selali menolak nya tanpa ingin mencoba mengabulkan nya walaupun hanya sekali saja dia mengabulkan keinginan dari istri di atas kertas nya itu
Kini mereka sudah sampai di markas yang terlihat cukup banyak penjaga nya juga dan Mereka pun kini sudah turun semua dari mobil
“Jika aku tidak ikut apa boleh ?.” Tanya Marsha
__ADS_1
“Terserah mu saja .” Kata Fabian yang kini melepas sabuk pengaman nya dan pergi keluar dari mobil nya
“Dia tidak ikut ?.” Tanya Ben
“Biarkan saja tidak mungkin juga dia akan kabur dari sini karena jalanan menuju ke tempat ini juga sulit sekali bukan .” Kata Fabian
Mereka semua masuk ke dalam secara bersama dan Marsha masih duduk manis di dalam mobil karena dia juga tidak ingin masuk ke dalam sana bersama dengan suami gila nya itu
“Senjata masih aman dan baik sekali , kapan transaksi akan di lakukan Fabian ?.” Tanya Ben
“Besok malam Joe akan melakukan nya dan kerjakan dengan rapih Joe jangan sampai meninggalkan jejak juga .” Kata Fabian
“Aku sudah bersiap juga Fabian dan anak buah ku juga sudah aku siapkan sejak lama jadi tidak akan ada jejak nanti kau tenang saja , seperti biasanya transaksi akan aman sekali nanti nya dan akan berjalan dengan lancar juga .” Kata Joe
Memang dalam kelompok Fabian mereka memiliki tugas masing-masing dan Joe dia bertugas untuk menjual senjata mereka dengan ilegal dan Fabian adalah ketua mereka yang melakukan banyak pergerakan juga sebelum nya
“Tadi aku bertemu dengan fabian dan para sahabat nya di sebuah restoran .” Kata Leo
“Lalu kenapa kau melapor kan nya kepada ku tidak ada hubungan nya dengan ku hal itu .” Kata Alex
“Dia di sana bersama dengan Marsha yang tak lain adalah adik Jesi jadi dia adik ipar mu bukan .” Kata Leo
“Tumben sekali Fabian mengajak nya pergi apa memang dia benar-benar cinta dengan Marsha .” Kata Kevin
“Tidak mungkin jika dia mencintai Marsha pasti ada hal lain nya juga yang membuat nya mengajak Marsha pergi keluar .” Kata Alex
__ADS_1
“Apa tidak sebaik nya kau bantu adik ipar mu iru Lex seperti nya dia akan tersiksa di sana .” Kata Kevin
“Bukan nya itu yang di inginkan oleh orang tua nya jadi aku bisa apa untuk membantu nya bahkan orang tua nya saja senang jika dia menikah dengan Fabian jadi ya sudah biarkan saja .” Kata Alex
Dia tidak akan ikut campur dan dia pun tidak mau ikut campur juga dengan urusan rumah tangga mereka namun jika Jesi meminta dia untuk turun tangan sudah pasti dia akan melakukan nya tanpa pikir panjang juga karena itu permintaan istri nya jadi dia tidak akan menolak sedikit pun juga
“Dia wanita yang baik kasihan jika dia mendapatkan lelaki yang tidak baik apalagi dia tidak sekuat Jesi mental nya kasihan juga dia .” Kata Kevin
“Tahu dari mana kau jika dia tidak sekuat Jesi mental nya bahkan kita juga tidak pernah bersama dia bukan sebelum nya .” Kata Leo
“Atau jangan-jangan kau mencari tahu tentang nya .” Tambah Leo
“Untuk apa aku melakukan nya , aku tahu juga itu dari cerita istri ku saja tidak ada aku mencari tahu hal yang sangat tidak penting seperti itu .” Kata Kevin
“Ya siapa tahu kau tertarik dengan dia dan mulai ada getaran cinta saat ini .” Kata Leo
“Jangan asal bicara Leo aku tidak mau jika ucapan mu itu merusak rumah tangga ku jadi jaga ucapan mu itu Leo .” Kata Kevin
“Jika dia tidak bisa menjaga ucapan nya hajar saja dia di sini alu tidak masalah juga .” Kata Alex yang mendukung jika ada perkelahian yang terjadi di ruang kerja nya itu saat ini sebab dia juga tidak terlalu suka dengan ucapan Leo jadi dia pun mengompori Kevin sekarang ini untuk melakukan nya
“Sudah tidak perlu seperti itu Lex kan tidak ada gunanya juga . Aku di sini untuk menyampaikan hasil dari beberapa jejak penjualan kita saja .” Kata Leo
“Bagaimana apa ada masalah atau kendala yang sulit untuk kau tangani ?.” Tanya Alex
“Tidak ada yang sulit jika seorang Leo yang melakukan nya beda lagi jika orang lain yang melakukan nya maka hasil nya tidak akan sebagus aku .” Kata Leo
__ADS_1
“Percaya diri mu terlalu tinggi bung tapi tidak apa jika hasil nya bagus juga itu cukuo membayar ucapan mu itu .” Kata Kevin