
Fabian tahu jika Karl pasti akan mencari tahu tentang dia dan istri nya begitu juga dengan informasi tentang Alex dia juga pasti akan mencari tahu juga dan untuk itu lah dia harus bisa mengelabui nya apalagi Karl masih belum tahu siapa orang tua istri nya dan jika dia tahu dia akan semakin menjadi nanti nya sebab Bian tahu bagaimana hubungan buruk Antara Karl dan mama Marsha bahkan mungkin Karl masih belum menyadari tentang nama Romy Albert yang di beri tahu kan oleh Hardy kemarin jadi dia masih belum mengingat nya saat ini tapi jika dia sudah ingat maka Karl harus sangat waspada sekali sebab tidak menutup kemungkinan jika Marsha akan menjadi target utama musuh nya itu karena hal masa lalu yang membuat dia bisa melakukan hal seperti itu nanti nya
“Kau sudah bersiap ke rumah sakit ?.” Tanya Bian
“Ya , hari ini ada operasi jadi aku harus berangkat pagi sekali .” Kata Tama
“Jangan lupa apa yang di katakan Ben kemarin lakukan lah dengan baik .” Kata Bian
“Tenang saja kak aku akan membantu kalian yang penting ada imbalan nya .” Kata Tama sambil tersenyum lebar
“Kau selalu saja uang dan uang saja yang kau perdulikan padahal hanya membantu saudara sendiri masih saja perhitungan .” Kata Bian
“Karena kau sangat kaya sekali kak dan kekayaan mu itu tidak ada seri nya jadi bisa lah aku membantu untuk menghabiskan nya walaupun pasti juga tidak akan habis bukan tapi aku akan membantu semampuku .” Kata Tama
“Bicara apa terus kau ini memang seharus nya kau pergi dari rumah ku ini kenapa kau masih saja ada di sini bukan nya kau sudah memiliki rumah sendiri kenapa masih saja tinggal di sini merepotkan aku .” Kata Bian
“Tidak apa lah seorang adik tinggal dengan kakak nya apalagi sang kakak adalah pengusaha sukses jadi tidak apa jika aku bergantung kepada mu kak karena uang ku akan aku kumpulkan untuk istri dan anak ku nanti .” Kata Tama
Kedua nya tampak turun bersamaan dari tangga dan tetap sambil berbincang juga bahkan Tama pun mendapatkan pukulan dari Bian karena dia terus saja memprovokasi nya sejak tadi
“Seperti nya istri mu itu sangat rajin sekali bung bahkan dia selalu saja bangun pagi sekali . Oh ya , apa sudah buka segel Waktu itu ?.” Tanya Tama
“Apa harus kau tahu semua nya .” Kata Bian
“Ya siapa tahu saja belum jadi hingga saat ini tidak ada tanda akan laucing keponakan ku .” Kata Tama
“Memiliki om yang pelit seperti mu kasihan sekali anak-anak ku nanti .” Kata Bian
“Tapi papa nya sangat kaya jadi tidak apa lah jika aku pelit . Jadi ingin punya anak berapa ?.” Tanya Tama
“Terserah ku ingin berapa jangan bertanya terus Tama karena kau terus memancing ku .” Kata Bian
Kedua nya sudah sampai di meja makan kini tengah duduk sambil tetap mengobrol sementara Marsha dia masih terlihat sedang menyiapkan semua nya saat ini
“Jika ingin anak banyak atau kembar aku bisa membantu mu kak tapi tetap tidak ada yang gratis jika untuk mu kakak sultan ku .” Bisik Tama kepada Kakak nya membuat lagi dan lagi Bian memukul kepala adik nya itu
“Wah seperti nya masakan kakak ipar ku sangat lezat sekali .” Kata Tama
“Selalu saja memuji seperti itu tapi aku tidak yakin apa itu pujian atau ejekan untuk ku .” Kata Marsha
“Tentu saja pujian karena kak Bian saja betah di rumah dan selalu makan di rumah dengan tepat waktu bukan nya itu sudah membuktikan ya jika makanan nya lezat dan enak .” Kata Tama
“Jangan terus menyiapkan semua ini , apa guna nya mereka jika kamu terus sibuk di dapur .” Kata Bian
“Hanya membantu sedikit saja tidak apa .” Kata Marsha lalu duduk setelah dia menyiapkan semua dan sudah mengambilkan untuk suami nya juga
__ADS_1
“Mungkin aku akan pulang agak malam jadi kamu jangan kemana-mana nanti Marko akan menemani di sini .” Kata Bian
Tumben sekali dia bilang jika akan pulang terlambat padahal dulu dia pun tidak pernah sama sekali memberikan kabar dan kali ini sungguh sangat kah berbeda sekali tidak seperti dulu
“Iya , kemana juga aku pergi kan tidak tahu jalan juga jadi tidak bisa pergi dari sini .” Kata Marsha
“Jika ingin mengunjungi kakak ipar bisa pergi dengan Marko tidak akan masalah jika pergi dengan dia aku mengizinkan .” Kata Bian
Marsha pun kaget kini dia menatap Bian apa benar yang dia katakan tadi atau hanya sekedar membohongi nya saja karena dia pun tidak pernah mengizinkan Marsha pergi tanpa diri nya yang menemani
“Apa boleh aku berkunjung ke rumah kakak ?.” Tanya Marsha lagi ingin meyakinkan diri nya
“Sangat boleh asal dengan Marko tidak akan jadi masalah .” Kata Bian
Seketika itu juga Marsha pun berdiri dan kini dia pun memeluk Bian karena dia sangat senang sekali akhir nya dia bisa pergi menemui kakak nya
“Terima kasih banyak sudah mengizinkan aku menemui kakak .” Kata Marsha yang masih memeluk suami nya
“Ya tidak apa tapi untuk menemui orang tua mu harus bersama dengan ku .” Kata Bian
“Iya .” Kata Marsha
Ehm ,Tama merusak suasana sekali yang tadi nya romantis kini berubah menjadi kecanggungan di sana karena ulah dari Tama tadi
“Seperti nya keponakan akan segera Launching ya karena kalian berdua sangat mesra sekali saat ini .” Kata Tama
Kini mereka pun menikmati makan nya . Betapa bahagia nya Marsha saat ini karena dia bisa mengunjungi kakak nya meskipun dia masih belum bisa bertemu dengan orang tua nya tidak jadi masalah bagi nya karena ini adalah hal baik Bian bisa mengizinkan nya pergi keluar rumah . Sungguh Marsha bisa bernafas lega sekali saat ini karena apa yang dia tunggu akhir nya tiba juga , izin dari Bian kini bisa dia dapatkan
Selesai makan Marsha mengantar kan suami nya ke depan untuk berangkat kerja “Tunggulah sebentar nanti Marko akan datang . Kamu bisa bersiap dulu sembari menunggu dia .” Kata Bian
“Iya aku akan menunggu nya di rumah sampai dia datang .” Kata Marsha
“Aku berangkat kerja dulu dan ini untuk belanja di luar jika nanti mau pergi dengan kakak ipar .” Kata Bian memberikan sebuah kartu kepada Marsha
“Terima kasih .” Kata Marsha
Bian mengecup kening istri nya Setelah nya dia pun berangkat kerja berbarengan dengan Tama juga yang kini sudah mengemudikan mobil nya keluar dari halaman rumah sang kakak secara bersamaan .
Pemandangan yang Tama lihat tadi pun membuat nya sangat bahagia karena sang kakak sudah menemukan wanita yang bisa membuat nya kembali tersenyum tidak lagi selalu bersikap arogan seperti sebelum nya dan lagi Marsha pun wanita yang sangat sederhana sekali dia suka dengan kakak ipar nya karena dia tidak pernah menuntut hal aneh-aneh sedikit pun juga membuat Tama yakin jika kakak nya akan bahagia bersama dengan sang istri selama nya
“Tuan mobil sudah siap .” Kata Denis kepada Alex
“Ya tunggu sebentar lagi .” Kata Alex
“Baik tuan kalau begitu saya permisi dulu .” Kata Denis yang kini pergi meninggalkan Alex dan juga istri serta anak nya
__ADS_1
“Fabian mengirim pesan kepada ku barusan jika hari ini Marsha akan datang mengunjungi kamu .” Kata Alex
“Hah Marsha akan ke sini , kamu sungguhan tidak bohong kan ?.” Tanya Jesi tidak percaya
“Tentu saja sayang aku tidak akan pernah bohong sama kamu .” Kata Alex sambil menunjukkan pesan yang di kirimkan oleh Bian kepada nya tadi
“Ah senang nya aku jika adik ku datang mengunjungi ku .” Kata Jesi tampak dia memang begitu gembira sekali saat ini karena akhir nya Marsha datang mengunjungi diri nya
“Tapi ingat jangan ajak dia pergi menemui orang tua kalian karena Fabian tidak mengizinkan nya .” Kata Alex
“Iya sayang aku tahu dan mana mungkin juga aku mengajak dia pergi ke rumah neraka itu ,lebih baik pergi belanja saja dengan dia nanti dari pada ke sana .” Kata Jesi
“Kalau pergi belanja tidak masalah yang penting jangan pergi ke sana Fabian tidak mengizinkan nya .” Kata Alex
“Iya sayang ku iya aku paham sekali kamu tenang saja nanti aku akan mengajak Marsha pergi ke restoran saja dulu setelah itu pergi belanja nanti nya .” Kata Jesi
“Ya sudah aku pergi dulu untuk bekerja sayanh kamu baik-baik di rumah nanti Denis akan di sini menemani kamu nanti .” Kata Alex
“Tidak apa jika Denis harus bekerja sayang karena dia harus membantu kamu . Aku di sini dengan yang lain mua saja tidak masalah .” Kata Jesi
“Tidak , tetap Denis akan di sini jadi kamu tidak boleh menolak nya . Aku tidak terlalu sibuk hari ini jadi aku pun tidak memerlukan Denis . Biar dia bersama kamu dan Lexa saja di sini .” Kata Alex
“Iya sudah kalau begitu ayo kamu berangkat kerja saja nanti kalah telat loh jika masih di sini .” Kata Jesi
Dia membantu sang suami mengenakan jas lalu dia juga mengantar kan Alex untuk pergi ke luar sekarang ini agar dia segera pergi ke kantor sebab ini juga sudah waktu nya pergi ke kantor
“Hati-hati suami ku dan semangat ya kerja nya . Aku dan anak kita menunggu di rumah .” Kata Jesi
Alex mencium istri nya lalu ganti anak nya sebelum dia masuk mobil nya. “Tentu saja aku akan bekerja dengan baik karena itu semua demi kebahagiaan kalian .” Kata Alex
Dia kini pergi masuk ke dalam mobil nya lalu pergi ke kantor dan Jesi pun masuk ke dalam rumah kembali dengan begitu bahagia nya karena sang adik kini akan datang menemui diri Nya
“Nyonya sangat bahagia sekali ya .” Kata Mirna
“Iya aku sungguh sangat bahagia sekali karena adik ku akan datang ke sini .” Kata Jesi
“Wah senang nya saudari nyonya datang ke sini bahkan saya pun juga belum pernah melihat nya nyonya .” Kata Mirna
“Dia sangat cantik sekali Mirna malah lebih cantik dari ku .” Kata Jesi
“Tapi bagi tuan tentu saja anda yang paling cantik nyonya tidak akan ada yang bisa menandingi kecantikan anda sama sekali .” Kata mirna
“Kau bisa saja Mirna . Aku masuk kamar dulu untuk bersiap nanti jika adik ku ke sini kita bisa pergi bersama nanti nya .” Kata Jesi
“Kalau begitu biarkan nona Lexa bersama saya dulu nona jika anda ingin pergi berdandan .” Kata Mirna
__ADS_1
“Terima kasih ya Mirna kamu sungguh sangat baik dan pengertian sekali .” Kata Jesi
Dia memberikan Lexa kepada Mirna dan kini dia pun segera naik ke atas untuk bersiap siapa tahu nanti Marsha akan segera datang jadi dia bisa mengajak Marsha langsung pergi atau bisa mengobrol dulu sebentar sebelum nanti ke restoran. Tak lupa juga Jesi memberi tahu Rahma jika dia akan ke sana nanti nya