Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 175


__ADS_3

Menghadapi Selin yang selalu saja seperti itu sudah sangat biasa sekali bagi Aris bahkan dia juga sering menghadapi orang yang sifat nya hampir mirip juga dengan Selin namun dia pun juga hanya akan menghadapi nya dengan santai tanpa emosi sedikit pun juga berbeda dengan sang istri yang tampak akan terpancing emosi nya jika dia tidak menenangkan nya tadi bahkan Aris pun juga heran kenapa Selin masih saja bersikap seperti itu sangat berbeda sekali dengan Marsha sang anak yang terlihat sangat baik dan juga sopan terhadap orang bahkan Marsha pun bisa menghargai orang di sekitar nya berbeda sekali dengan orang tua nya yang sama sekali tidak seperti itu bahkan dia pun juga perduli dengan Jesi sejak dulu hingga saat ini dia sangat memperdulikan kakak nya


“Kenapa ada orang tua seperti Mak lampir itu ayah bahkan dia sama sekali tidak perduli dengan cucu nya namun dia ingin mendapatkan uang dari Alex sungguh apa dia tidak memiliki otak hingga berpikir seperti itu .” Kata Dona


“Sudah lah bun mungkin saja suasana hati Selin sedang tidak enak jadi bunda jangan terbawa juga dalam emosi nya seperti tadi bunda juga hampir meledak , ayah tidak mau dan tidak suka jika bunda juga terpancing dengan orang yang model nya seperti itu .” Kata Aris


“Untung saja ada ayah jika tadi bunda hanya menghadapi nya sendiri saja pasti bunda juga sudah menghajar habis si Selin itu karena dia sangat tidak baik sekali bahkan ucapan nya juga terlihat selali saj kasar dengan siapapun juga .” Kata Dona


“Dia masih belum berubah sama sekali dan mungkin saja memang butuh waktu yang cukup lama untuk nya bisa berubah . Bun hal yang terjadi hari ini jangan sampai Alex dan Jesi tahu jika Alex mengetahui nya pasti dia akan sangat marah sekali kepada mertua nya dan bisa saja bukan hal buruk akan terjadi karena kemarahan Alex .” Kata Aris


“Bunda sangat paham sekali dengan maksud ayah dan semua ini akan bunda anggap tidak pernah terjadi sama sekali jadi ayah pun bisa tenang saja jangan risau dan juga khawatir akan ada nya kejadian jika sampai Alex mendengar mertua gila nya mengamuk di sini .” Kata Dona


“Dan saya harap juga kalian tidak mengatakan nya kepada Jesi meskipun saya tahu kalian adalah sahabat Jesi dan Rahma agar tidak terjadi hal buruk sebab suami Jesi sangat pemarah sekali jika dia mendengar kejadian tadi pasti kalian tahu bukan hal apa yang akan terjadi .” Kata Aris


“Baik pak kami pun juga akan merahasiakan nya dari siapapun agar tidak sampai bocor juga hal ini jadi pak Aris tenang saja semua nya akan aman dan baik sekali .” Kata mereka semua karyawan yang melihat semua kejadian tadi


Aris merasa sangat lega sekali jika semua nya bisa di ajak untuk bekerja sama bahkan dia juga merasa senang semua nya bisa mengikuti apa yang sudah dia katakan tadi dan terlihat juga jika kini mereka kembali melakukan pekerjaan nya dengan santai seperti tidak ada yang terjadi sebelum nya dan Aris pun sangat lega sekali melihat semua nya kembali berjalan dengan baik dan normal lagi seperti awal sebelum kedatangan Selin ke restoran


Kini di butik Alisha kembali Demian ada di sana membuat semua karyawan awal nya pun heran kenapa bos perusahaan yang sangat terkenal itu ada di sini dan apa hubungan dia dengan Alisha yang sejak tadi mereka berdua terlihat sangat dekat sekali

__ADS_1


“Tuh kan kita menjadi pusat perhatian aku sungguh tidak senang sekali jadi sana kembali saja ke kantor jangan ada di sini karena kamu sangat lah mengganggu sekali .” Kata Alisha mencoba untuk mengusir sang kakak


“Sudah aku bilang bukan jika aku akan ada di sini jadi jangan mengusir ku sudah sana kerja saja dan aku akan tidur sebentar di sini untuk mengistirahatkan kan badan ku .” Kata Demian dengan santai nya dia langsung tiduran di sofa membuat Alisha sangat kesal dengan tingkah sang kakak saat ini di butik dia bahkan Demian terlihat se enak nya sendiri melakukan hal itu menbuat Alisha sangat kesal saja dengan diri nya namun pekerjaan yang banyak membuat nya pun berhenti menghiraukan Demian dan kini dia pun fokus untuk melanjutkan kerjaan nya saja


“Seharus nya ada ruang tidur di sini agar jika kamu lelah kamu bisa beristirahat dengan nyenyak dan nyaman nya .” Kata Demian


“Sudah tidur saja jangan banyak komentar aku tidak membutuhkan saran dari mu sama sekali .” Kata Alisha


“Aku hanya memberi tahu saja agar kerjaan mu menjadi nyaman seharus nya ruangan seperti yang aku katakan tadi ada di sini .” Kata Demian


“Hey bung ini hanya butik kecil saja tidak seperti kantor mu yang bertingkat banyak dengan ruangan yang banyak juga pasti nya .” Kata Alisha


“Oh sama sekali aku tidak ingin dan juga tidak membutuhkan nya jadi jangan lagi memancing ku dengan hal yang tidak perlu atau aku akan benar-benar mengusir mu dari sini karena kau sangat mengganggu sekali .” Kata Alisha


Kini tidak terdengar lagi perkataan Demian bahkan dia terlihat sudah memejamkan mata nya , entah itu sungguhan atau tidak namun yang pasti Alisha senang jika memang dia sudah tidur sebab jika sang kakak sudah tidur dia bisa melakukan pekerjaan nya dengan santai tanpa harus terus menjawab segala macam yang di lontar kan oleh Demian sejak tadi yang hanya akan membuat nya pusing saja bahkan kini dia terlihat sudah mulai sangat fokus sekali dengan pekerjaan yang ada di hadapan nya ini bahkan Alisha pun juga melakukan kerjaan nya dengan teliti sekali


“Kamu memang sangat senang dengan pekerjaan di butik ini adik ku sayang bahkan menerima bantuan ku pun kamu tidak mau dan aku tahu kamu memang ingin berdiri di kaki mu sendiri itu sangat bagus sekali . Aku sebagai kakak mu meskipun bukan kakak kandung akan selalu ada mendukung mu Alisha dan aku juga akan menyingkirkan siapapun yang ingin merusak usaha mu ini bahkan Miranda pun juga dapat aku singkirkan dengan mudah jika dia kembali ingin mengusik mu lagi seperti sebelum nya .” Batin Demian


Dia akan selalu membantu Alisha jika adik nya di rasa mengalami kesulitan bahkan Demian tidak pernah juga tidak memeriksa semua pekerjaan di butik agar tetap berjalan sesuai dengan apa yang di inginkan oleh Alisha bahkan pengganggu pun dia singkirkan dengan mudah supaya sang adik bisa seyayo berkarya dan berbisnis dengan aman

__ADS_1


Hari sudah semakin sore dan kini kantor pun sudah mulai pulang bahkan kini terlihat sudah banyak orang keluar masuk dari kantor sebab memang sudah waktu nya juga mereka pulang . Tidak terlihat ada nya Bella saat ini di kantor bahkan Aresh pun kembali mendatangi meja kerja Bella nanmjn nyata nya sama saja tidak ada tanda jika dia ada di ruangan bahkan semua nya sudah tertata dengan sangat rapih sekali


“Apa mungkin jika Bella sudah pulang namun rasa nya tidak mungkin sebab dia pun juga belum memberikan pekerjaan nya tadi kepada ku .” Kata Aresh yang bermonolog sendiri sejak tadi


Dia juga heran kemana pergi nya Bella kenapa sejak tadi dia tidak terlihat sama sekali oleh mata nya


“Pak Aresh mencari Bella , dia sejak tadi tidak terlihat bahkan meja nya pun sudah kosong sejak jam makan siang tadi .” Kata Nia


“Kemana dia kenapa dia tidak mengatakan jika dia memang ingin pergi duluan dari kantor .” Kata Aresh


“Saya juga tidak tahu pak Aresh sebab saya pun juga tidak berbicara dengan nya dan saya bertemu dengan Bella pun sekali saja ketika dia tadi ingin pergi menemui anda pak Aresh .” Kata Nina


“Ya sudah mungkin saja dia sudah pulang duluan karena meja kerja nya juga sudah rapih dan kosong jadi mungkin besok saja aku bicara dengan nya lagi sekarang sebaik nya kau juga pulang saja .” Kata Aresh


Kini Aresh pun juga segera pergi dari terlihat juga dia sudah mulai keluar kantor lalu masuk ke dalam mobil Nya saat ini setelah itu dia pun pergi melajukan mobil nya dengan kecepatan yang sedang saja pergi meninggalkan kantor sebab memang hari sudah mulai semakin petang dan kini memang kantor sudah hampir mau tutup juga


“Selamat tidur di dalam toilet Bella dan semoga saja ada kabar tidak baik tentang mu besok .” Kata Sesil lalu pergi dari kantor dengan hati yang sangat senang sekali sebab dia sudah menjalankan aksi nya untuk menyiksa Bella di kantor karena Bella sudah sangat berani mendekati Demian dan Sesil pun sangat tidak suka dengan hal itu maka dari itulah dia mengunci Bella dan mengerjai nya dengan menaruh obat sakit perut pada minuman Bella hingga tadi dia pun sakit perut lalu pergi ke kamar mandi dan ketika itulah Sesil pun mengunci kamar mandi nya dari luar agar Bella tidak bisa keluar dari sana dan mungkin dia juga akan kehilangan kesadaran nya di sana sebab dia tidak bisa bernafas dengan baik


Sesil pergi meninggalkan kantor dengan senyuman yang mengembang dalam bibir nya bahkan dia sama sekali tidak perduli jika nanti Bella meregang nyawa akibat ulah dia dan kini dia pun segera pergi menuju rumah nya saja tanpa memperdulikan bagaimana dengan Bella nanti nya di rumah

__ADS_1


Semua karyawan kantor pun kini juga sudah mulai pergi satu persatu dan saat ini pun kantor sudah mulai sepi sekali hanya ada scurity saja yang berjaga di sana dan sesekali juga dia berkeliling juga di sana untuk mengecek keamanan kantor


__ADS_2