Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 196


__ADS_3

Setelah melakukan adegan yang sangat mengenalkan bagi Alex kini dia pun sudah membersihkan diri dan juga sudah siap untuk pergi begitu juga dengan Jesi bahkan kedua nya terlihat sangat serasi sekali dengan baju yang senada


“Terima kasih istri ku tersayang aku sangat mencintai kamu .” Kata Alex sambil memeluk Jesi dari belakang lalu mencium nya


“Gombal sekali kamu sayang .” Kata Jesi


“Itu tidak gombal tapi itu memang ungkapan hati ku yang tulus sayang kamu ini saja selalu negatif kepada ku jika kamu menegaskan hal manis kepada kamu .” Kata Alex


“Ya kamu keseringan gombal sih bikin aku kenyang saja . Ayo turun mereka pasti sudah menunggu lama juga kan tidak enak jika mereka menunggu lama .” Kata Jesi


“Baiklah nyonya alex sebaik nya memang kita segera pergi agar mereka tidak menunggu lama kasihan juga apalagi Lexa juga pasti menunggu kita orang tua nya yang tadi sudah mencoba membuat adik untuk nya .” Kata Alex menggoda sang istri


“Mulai ya dasar kamu sudah ayo turun sekarang .” Ajak Jesi sambil menggandeng tangan Alex


Kedua nya terlihat sangat segar sekali dan juga tersenyum senang karena Jesi juga tahu alex selalu bisa menjajakan dia bahkan apapun keinginan nya akan dia turuti juga


“Maaf lama menunggu .” Kata Jesi


“Wajar sih jika lama menunggu yang sedang enak mendesah di atas ranjang .” Kata Leo


“Ayo sudah siap kan kita berangkat saja .” Kata Jesi


“Iya kita semua sudah siap tinggal berangkat saja sekarang .” Kata Karin


Mereka semua kini berjalan menuju luar karena mobil juga sudah siap tak lupa juga Lexa di gendong oleh sang mama saat ini Setelah tadi dia cukup lama bermain bersama dengan Marsha


“Mirna kita pergi dulu jadi jaga rumah dengan baik jika James datang maka katakan saja aku pergi dan suruh dia kembali nanti malam saja .” Kata Alex


“Baik tuan nanti akan saya sampaikan apa yang tuan katakan tadi kepada tuan James .” Kata Mirna

__ADS_1


Setelah mengatakan nya kini Alex pun segera masuk ke dalam mobil nya kemudian mereka berjalan beriringan


“Kamu tidak masalah kan Marsha jika pergi sebentar dengan kita ?.” Tanya Jesi


“Tidak masalah kak nanti aku akan mencari alasan agar mama tidak marah dan curiga .” Kata Marsha


“Katakan saja jika aku mengajak mu pergi makan di restoran .” Kata Alex


“Itu akan memancing kemarahan mama Selin nanti kepada Marsha sayang .” Kata Jesi


“Tidak mungkin dia akan marah jika Marsha membawa nama ku atau nanti setelah makan kita langsung saja antar dia pulang agar mereka tahu jika memang dia pergi bersama dengan kita .” Kata Alex


“Makan , kita makan malam di luar ?.” Tanya Jesi


“Ya, Kevin mengajak makan di luar bersama Rahma juga. Seperti nya hubungan mereka sudah membaik jadi kini kita akan kumpul bersama .” Kata Alex


“Baguslah jika kesalah pahaman nya sudah beres aku juga sangat lega sekali ketika mereka kembali akur dan bersama lagi karena aku yakin juga jika Kevin itu lelaki yang baik dan akan bisa menjaga serta melindungi Rahma bahkan aku juga yakin jika dia tidak akan menyakiti rahma sedikit pun juga karena dia sangat mencintai Rahma .” Kata Jesi


Marsha melihat jika Rahma pun juga beruntung sama dengan kakak nya namun dia pun tidak iri sama sekali dengan mereka karena memang nasib orang beda-beda dan dia menyadari nya jadi dia kali ini hanya bisa pasrah saja dengan semua yang akan dia alami nanti nya


“Kita mau kemana sayang ?.” Tanya Jesi


“Ke tempat yang nyaman saja untuk kita menyegarkan fikiran bukan begitu Marsha .” Kata Alex tanpa melirik Marsha sedikit pun


“Ah iya kak . Kemana pun Marsha ikut saja .” Kata Marsha


Sementara itu di kantor Demian masih mengobati sang adik bahkan dia sangat tidak suka sekali ketika ada bekas memerah di pipi adik nya


“Kamu kenapa sangat ceroboh sekali kenapa tidak menghindar atau balik menghajar nya saja kan itu akan lebih enak dan kamu tidak seperti ini .” Kata Demian

__ADS_1


“Auh sakit gila kasar sekali kamu ini sama seperti pacar mu si sisil itu .” Kata Alisha


“Aku tidak memiliki hubungan apapun dengan nya bahkan aku juga tidak suka dengan dia sama sekali .” Kata Demian


“Aku sungguh tidak percaya bahkan seluruh kantor saja tahu jika dia adalah kekasih mu dan mereka semua sama sekali tidak bisa melawan nya .” Kata Alisha


“Siapa yang mengatakan jika seluruh kantor mengetahui aku dan Sesil ada hubungan ?.” Tanya Demian


“Semua orang mengatakan nya bahkan Nina dan juga Bella pun juga mengatakan hal yang sama juga dan mereka semua yang ada di kantor pun juga jika tidak percaya tanya saja mereka satu persatu .” Kata Alisha


“Sudah aku katakan sana sekali aku tidak ada hubungan apapun dengan nya dan kamu tahu juga bukan jika kakak kamu ini berusaha sekali untuk dekat dengan Bella sesuai dengan keinginan kamu .” Kata Demian


“Tapi kamu tidak menjaga Bella dengan baik kak hingga Sesil melakukan hal buruk dengan mengunci Bella di kamar mandi seperti kemarin .” Kata Alisha dengan nada kesal dan juga sangat emosi sekali jika mengingat hal itu


“Sesil sudah aku pecat jadi jangan membahas hal ini lagi .” Kata Demian


“Tuan maaf saya mengganggu , ini berkas yang anda inginkan saya sudah mempersilakan nya .” Kata Aresh


“Letakkan di meja saja nanti aku akan membaca nya . Aku akan pergi dengan Alisha sekarang ke restoran untuk makan bersama dan jika kau mau ayo ikut juga kita makan bersama .” Kata Demian


“Aku tidak bilang jika mau pergi bersama jadi jangan memaksa ku .” Kata Alisha


“Aku tidak memaksa tapi aku memerintah .” Kata Demian dengan senyuman nya membuat Alisha pun terpaksa kini harus menuruti sang kakak yang suka nekat ini


“Berikan posisi yang bagus untuk Bella di kantor ini agar tidak ada yang mengganggu nya lagi .” Kata Alisha


“Bahkan semua nya kini sudah tahu jika dia adalah sahabat dari adik kesayangan bos nona Alisha jadi saya yakin sekali jika nona Bella akan aman bekerja di sini .” Kata Aresh


“Terus saja berkata seperti itu tapi tidak ada bukti sama sekali .” Kata Alisha

__ADS_1


“Setelah makan kita akan membahas nya lagi jadi sekarang saat nya kita makan bersama jangan membuang waktu karena aku juga sangat lapar sekali .” kata Demian yang kini sudah menggandeng tangan sang adik keluar ruangan nya dan Aresh pun juga mengikuti langkah sang bos saat ini untuk pergi bersama


__ADS_2