Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 266


__ADS_3

Ben memang di minta oleh Bian untuk mendekati Luis agar dia tahu apa rencana yang akan Luis dan Joe lakukan tanpa sepengetahuan nya kepada sang istri bahkan Bian bisa saja menghancurkan mereka secara langsung jika dia ingin hanya saja dia ingin mengikuti apa yang akan di mainkan oleh sahabat dan sepupu nya itu apalagi mereka sudah bersama sejak lama jadi seharus nya mereka paham sekali bagaimana Bian yang menjadi sahabat nya sejak lama . Bahkan mungkin saja Luis juga lupa jika Ben dan Bian kedua nya itu tidak pernah menyimpan rahasia dan tidak pernah bermusuhan juga sejak dulu malah mereka pun saling mendukung satu dengan yang lain nya . Tidak pernah sekalipun mereka salah paham dan melakukan hal buruk di belakang dan kali ini Luis masuk ke dalam perangkap mereka berdua yang memang sudah di susun dengan sangat baik sekali


“Ah ide mu dan Joe memang bagus sekali Luis dan aku sangat yakin sekali jika nanti Fabian akan mengalah kepad kita .” Kata Ben


“Ya tentu itu lah yang aku dan Joe harapkan Ben .” Kata Luis


“Tenang saja aku akan membantu kalian yang penting aku mendapatkan imbalan yang sesuai nanti nya .” Kata Ben


“Tenang saja Ben jika hal itu akan kita berikan sesuai dengan apa yang kau minta yang penting adalah rencana kita berhasil jadi apapun akan ku berikan kepada mu .” Kata Luis


“Tapi kau masih sakit Luis jadi bagaimana kau akan menjalankan rencana itu ?.” Tanya Ben


Karena kondisi Luis memang tidak memungkinkan Untuk membantu Joe melancarkan aksi nya . Bian sudah meminta Tama sang adik agar dia bisa membuat Luis tetap berada di rumah sakit beberapa waktu jadi Luis tidak akan membantu sama sekali rencana mereka berdua


“Joe meminta Karl musuh dari Fabian melancarkan aksi kita .” Kata Luis


Apa yang di dengar oleh Luis membuat nya sangat terkejut sekali bahkan dia sama sekali tidak menyangka bagaimana bisa Joe sampai senekat itu bahkan dia ingin bekerja sama dengan musuh abadi Bian tentu jika Bian mengetahui nya dia tidak akan mengampuni nya


“Bagaimana bisa kalian mengajak Karl bekerja sama bukan nya dia tahu jika Joe adalah sahabat baik Fabian jadi mana mungkin bukan Karl akan membantu kalian .” Kata Ben


“Ya tapi nyata nya dia memang mau membantu jadi ya sudah kita menerima nya karena kita memang butuh bantuan dari orang yang kuat juga untuk membuat Fabian kembali bersama kita hingga dia tidak akan perduli lagi dengan istri nya bahkan bisa mencampak kan sang istri dan mengusir nya juga . Itu yang kita berdua inginkan agar Fabian tidak lagi lemah karena ada istri nya membuat dia sangat lemah sekali tidak seperti dulu .” Kata Luis


Ben hanya diam saja dia tidak akan menunjukkan reaksi buruk di depan Luis agar dia tidak curiga karena jika dia sudah curiga akan sangat merepotkan sekali nanti , bisa saja nanti Ben tidak lagi bisa mencari informasi yang di butuhkan oleh Bian jadi Ben pun akan terus berpura-pura agar bisa tahu apa saja rencana mereka berdua apalagi di tambah akan ada Karl jadi Fabian harus tetap waspada juga dan harus bisa menjaga istri nya dengan baik nanti agar tidak dalam masalah


Dan saat ini Karl masih sangat lemas sekali dan dia kini menyudahi pEkerjaan nya meminta Hardy untuk mengantar dia pulang saat ini sebab dia sudah merasa jika sudah tidak sanggup lagi untuk bekerja


“Apa yang anda makan tadi tuan hingga perut anda mengalami gangguan seperti saat ini .” Kata Hardy sambil berjalan di samping Karl mendampingi nya sebab dia takut jika nanti Karl terjatuh bagaimana karena saat ini sang bos tampak sangat lemah sekali seperti tidak lagi memiliki tenaga jadi Hardy harus bersiap siaga di samping bos nya itu saat ini siapa tahu nanti bos nya tiba-tiba terjatuh lalu pingsan maka Hardy bisa langsung menolong nya


“Aku makan mie ayam tadi bersama dengan Bella dan Alisha .” Kata Karl


Hardy tentu saja terkejut bahkan ini kali pertama nya Karl memakan makanan itu bahkan dia juga tahu jika Karl tidak bisa jika makan sembarangan seperti yang terjadi saat ini pencernaan nya terganggu karena dia jajan sembarangan di jalan


“Tuan kenapa memakan nya kan anda tidak bisa jika jajan seperti itu tuan bisa sakit nanti anda dan proses penyembuhan nya pun bisa membuat jadwal anda terbengkalai tuan .” Kata Hardy


“Kau sungguh kurang ajar sekali Hardy malah lebih mementingkan pekerjaan dari pada kesehatan bos mu sendiri . Memang harus nya aku memecat mu sedari dulu Hardy agar kau tidak terus menerus seperti ini .” Kata Karl emosi namun dia tidak mengeluarkan tenaga nya sama sekali ketika dia sedang emosi seperti yang terjadi saat ini


“Maaf tuan tidak ada maksud untuk membuat anda kesal seperti ini saya hanya mengingatkan anda saja tuan agar anda bisa menjaga kesehatan dengan baik tidak memakan sembarangan makanan meskipun anda bucin sekali pun jangan terlihat bodoh juga tuan karena itu juga merusak diri anda sendiri nanti nya dan anda juga yang rugi tuan .” Kata Hardy


“Dari pada terus mengomel lebih baik lau siapkan mobil cepat aku ingin segera pulang Hardy jadi jangan banyak bicara lagi .” Kata Karl


“Baik tuan akan saya siapkan segera mobil nya , anda bisa duduk di sini dulu menunggu saya tuan jangan terus berdiri karena saya khawatir nanti takut anda pingsan tuan .” Kata Hardy

__ADS_1


“Jika saja aku tidak sakit maka sudah aku hajar kau sedari tadi Hardy sekarang cepat sana pergi siapkan mobil .” Bentak Karl yang kini dia sudah tidak bisa lagi menahan kesabaran nya karena Hardy terus saja membuat dia kesal saat ini hingga dia pun merasa kepala nya pusing sekali apalagi ucapan dari Hardy bagi nya sungguh sangat lah tidak bermanfaat sekali bagi diri nya saat ini yang sedang Tidak mood dalam melakukan perdebatan saat ini dengan asisten nya yang sangat kurang ajar sekali sejak tadi berani sekali mengejek dan juga mengatur dia hingga membuat nya tersulut emosi


“Tuan ayo naik mobil atau anda mau saya papah menuju mobil ?.” Tanya Hardy


“Jangan kurang ajar , aku bisa pergi sendiri jadi kau jangan kurang ajar kepada ku Hardy . Lihat saja jika aku sudah sehat maka habis kau nanti Hardy .” Kata Karl yang kini sudah mulai berjalan masuk ke dalam mobil nya dan dia pun duduk manis di dalam mobil menunggu sang driver masuk ke dalam mobil lalu mereka melaju pergi dari kantor saat ini


Di tempat nya yaitu di butik terlihat gaun yang di desain oleh Alisha tadi sudah selesai dan kini Bella tengah mencoba nya


“Bel lihat ke sini nanti akan di masuk kan ke dalam katalog jadi maaf ya hari ini pemotretan mendadak tapi tenang saja bayaran nya aman kok .” Kata Alisha


“Kamu seperti dengan siapa saja sih , memikirkan bayaran .” Kata Bella


“Ya aku juga harus tetap profesional kan karena kamu juga adalah model bukan sembarang model juga dan jika aku tidak membayar nanti malah akan tidak baik nanti untuk penjualan ku .” Kata Alisha


“Ah kamu bisa saja . Tidak perlu melakukan itu karena kita adalah sahabat dan kamu juga sudah banyak sekali membantu ku jadi wajar jika aku juga membantu kamu apalagi ini adalah hal yang sangat sepele sekali jadi tidak perlu bicara seperti itu .” Kata Bella


Dia kini melakukan pemotret yang hasil dari foto nanti akan di pajang di tempat yang tadi di kunjungi dan Bella masih belum tahu hal tersebut


“Sayang .” Sapa Demian yang baru saja datang . Dia kini berjalan menghampiri Bella yang sedang melakukan sesi pemotretan


“Kenapa datang ke sini di jam segini , apa pekerjaan kamu sudah selesai ?.” Tanya Bella


“Jam kerja masih saja keluyuran dasar bos tidak bisa jadi contoh yang baik .” Kata Alisha


“Hey adik ku sayang jaga bicara mu ya dengan kakak mu ini. Kenapa kau sungguh sangat tidak sopan sekali Alisha padahal aku adalah kakak mu .” Kata Demian


“Ya justru itu jika bukan kakak ku mana berani juga aku melakukan nya bahkan kau juga sangat menyeramkan Demian .” Kata Alisha


“Coba katakan sekali lagi , panggil aku seperti itu lagi .” Kata Demian


“Sudah kalian ini kenapa malah bertengkar sih . Kamu duduk saja dulu sayang aku akan melakukan beberapa sesi foto dulu setelah nya baru nanti kita bisa bicara bersama .” Kata Bella


“Ini pemotretan untuk jadi model Alisha kan ?.” Tanya Demian


“Iya , memang kenapa ? Jangan bilang mau numpang foto juga di sini .” Tebak Alisha


“Ya mumpung kekasih ku semakin cantik hari ini jadi aku ingin melakukan beberapa sesi foto dengan nya . Ayolah Alisha bantu lah kakak mu ini ,” kata Demian


“Tidak ada yang gratis jadi bayar Maka aku akan mengizinkan mu .” Kata Alisha


“Dasar mata duitan . Baik lah nanti akan aku bayar jadi biarkan saja aku foto dulu setelah nya baru nanti aku akan membayar mu .” Kata Demian dan Alisha pun menyetujui nya . Kini sesi foto Demian dan Bella di lakukan bahkan kedua nya tampak sangat serasi sekali

__ADS_1


Berbeda dengan Demian dan Bella kali ini masih di mall terlihat Bian menemani Marsha berbelanja bahkan dia kini tampak sangat dekat sekali dengan istri nya


“Jangan hanya di lihat saja tapi beli saja jika kamu mau .” Kata Bian


“Tapi aku tadi sudah beli banyak sekali pakaian dan menghabiskan puluhan juta jadi aku tidak bisa jika harus membeli lagi rasa nya sangat boros sekali dalam satu hari saja menghabiskan puluhan juta .” Kata Marsha


“Hey istri ku yang cantik , itu masih puluhan juta kan belum ratusan juta jadi tidak apa jika kamu menghabiskan uang di atm ini aku pun sama sekali tidak perduli bahkan aku bisa saja nanti menambah jatah bulanan kamu agar kamu bisa membeli seisi mall ini .” Kata Bian sambil mengelus rambut sang istri membuat tatapan mereka Jesi dan juga Rahma tertuju kepada dua pasangan yang sedang kasmaran itu saat ini


“Kamu ini , cari uang itu susah jadi tidak mungkin jika aku akan menghamburkan nya begitu saja . Jika bisa di tunda kenapa harus membeli nya sekarang .” Kata Marsha


“Jangan menunda beli saja apapun aku tidak akan melarang sama sekali karena uang ku juga cukup banyak sekali tidak akan mungkin habis dalam sekejap saja tenang jangan khawatir .” Kata Bian meyakinkan Marsha


Meskipun Marsha juga tahu jika uang Bian sangat banyak tapi dia juga tidak terlalu suka belanja jadi dia masih bisa menahan jika memang itu tidak terlalu dia butuhkan sama sekali jadi dia masih bisa menahan nya dengan baik


“Ayo aku bantu kamu memilih tas nya jika kamu tidak bisa memilih sendiri .” Kata Bian


“Ah tidak usah , sebaik nya kamu duduk saja di sana bersama kak Alex dan kak Kevin jadi aku akan memilih sendiri dengan kedua kakak ku .” Kata Marsha


“Ya sudah sana pergi lah belanja aku akan menunggu di sini .” Kata Bian


Dia kini berjalan untuk bergabung dengan Alex dan Kevin sementara Marsha akan bergabung bersama Jesi dan juga Rahma untuk belanja bersama saat ini


Kini tiga istri sultan pun tampak sedang memilih tas yang di senangi untuk di beli bahkan sejak tadi mereka masih saja sangat kebingungan untuk memilih tas mana yang akan di beli seperti Jesi yang sejak tadi terlihat sangat bingung sekali sebab semua tas menurut dia sangat bagus dan juga cocok sekali untuk diri nya


“Ah kenapa di sini semua tas nya sangat bagus sih , kan jadi bingung aku nya .” Kata Jesi


“Tidak perlu bingung kak , borong saja semua nya kan suami kamu kaya raya .” Kata Marsha


“Nah betul sekalian untuk investasi juga jadi tidak apa jika di borong saja itu tas nya yang ada di tokoh Jesi .” Kata Rahma


“Kalian ini , untuk apa juga aku membeli semua nya hanya akan membuang uang saja .” Kata Jesi


“Ya kan bisa di jual lagi nanti jadi tidak akan membuang uang kak .” Kata Marsha


“Ah tidak , kalau mau investasi ya mending rumah saja karena harga jual nya juga akan sangat mahal tidak akan turun juga malah akan terus naik tiap tahun nya .” Kata Jesi


“Memang ya istri pengusaha itu pemikiran nya tidak akan jauh dari kata investasi dan juga bisnis .” Kata Marsha


“Jangan kurang ajar adik ku sayang . Suami kamu juga pengusaha jadi jangan berlagak bodoh seperti saat ini . Mau aku tampol kamu di sini .” Kata Jesi kepada Marsha


“Maaf kakak hanya bercanda saja kok adik mu ini .” Kata Marsha lalu mereka bertiga pun kini terlihat sekali jika tertawa bersama bahkan raut wajah mereka memang kini sangat lah bahagia sekali dengan berbagai macam candaan yang di lakukan saat ini

__ADS_1


__ADS_2