
Demian kini tinggal bersama adik nya dia berada di kamar yang memang di sediakan untuk nya namun jarang sekali dia gunakan sebab Demian juga jarang menginap di kediaman Alisha sang adik , jika tidak ada kepentingan maka dia tidak akan menginap di sana dan lagi Alisha pun juga sangat tidak suka jika sang kakak menginap di tempat nya sama sekali dia tidak menyukai nya sebab sang kakak suka sekali menggoda dia jadi dia pun tidak suka jika sang kakak menginap di kediaman nya
“Kenapa masih belum tidur apa ada yang mengganggu mu ?.” Tanya Demian kepada sang adik
“Tidak ada hanya heran saja .” Kata Alisha
Demian duduk di samping sang adik sambil melirik nya juga lalu dia melihat apa yang sedang di baca oleh adik nya saat ini
“Berita itu cukup menghebohkan sekali .” Kata Demian
“Tentu saja sangat heboh ini Laura orang yang sangat terkenal sekali dan dia menjadi model utama setelah Bella di gulingkan oleh orang bodoh itu .” Kata Alisha
“Dan sekarang pun dia juga mendapatkan balasan nya karena membantu Miranda waktu itu .” Kata Demian
“Jadi dia ikut membuat Bella tersingkir ?.” Tanya Alisha
“Tentu saja .” Kata Demian
“Kenapa tidak memberikan dia pelajaran juga .” Kata Alisha
“Lelaki di belakang dia bukan orang sembarangan jadi aku harus pilih satu Alex atau Fabian yang aku bereskan .” Kata Demian
“Fabian , seperti nya nama itu sangat tidak asing sekali bagi ku .” Kata Alisha
Demian gemas dengan sang adik dia pun mengacak rambut nya saat ini
“Ish rusak rambut ku jadi jelek kan .” Kata Alisha
“Kamu selalu cantik di mata kakak meskipun lebih cantik Bella tapi tidak apa kamu nomer dua .” Kata Demian
“Dasar bucin gila .” Kata Alisha
“Fabian yang saat ini menjadi suami adik Jesi adalah kekasih Laura model yang kini dalam masalah .” Kata Demian
“Ah iya dia yang memesan gaun kepada ku dan membatalkan nya se enak dia waktu itu .” Kata Alisha
__ADS_1
“Semua sudah beres baikan bahkan aku juga sudah membereskan nya untuk adik kecil ku ini .” Kata Demian
“Ih jangan seperti itu gak suka aku atau mau aku usir dari sini .” Kata Alisha
“Selalu ancaman nya sama .” Kata Demian
“Lalu kenapa dia bisa memiliki skandal hebat seperti ini bahkan lihat lah semua bukti pun sangat akurat sekali tidak bisa di hapus juga seperti sengaja orang ini melakukan nya .” Kata Alisha
“Fabian jika sudah marah dia akan membongkar semua aib lawan nya bahkan dia tidak akan memberikan ampun untuk nya sedikit saja .” Kata Demian
“Jadi berita ini di buat oleh mantan kekasih nya sendiri , dari mana kamu tahu kak ?.” Tanya Alisha
“Apa yang tidak bisa kakak mu ini lakukan .” Kata Demian
“Dasar sombong sekali jadi orang .” Kata Alisha
“Inti nya aku serta Alex dan Fabian itu sama jika orang yang kita cintai dalam masalah kita akan membela nya dan akan menyingkirkan pengganggu itu tapi di antara kita bertiga tidak akan melakukan hal itu satu sama lain nya sebab sudah ada perjanjian yang terjadi .” Kata Demian
Alisha hanya mengangguk kan kepala saja dia pun juga tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Demian jadi dia hanya mengangguk saja
“Sudah sana tidur jangan begadang terus .” Kata Demian
Di kediaman Fabian pun kini terlihat mereka masih mengobrol santai tapi terkadang juga suasana berubah menjadi tegang
“Bagaimana pun aku salut dengan mu adik ipar bahkan berita ini tidak akan bisa hilang nanti nya .” Kata Alex menyindir
“Berita apa ?.” Tanya Jesi
“Model ternama Laura dalam masalah karena sudah mengganggu istri dari Fabian jadi karier nya pun kini hancur .” Kata Alex
“Apa itu benar ?.” Tanya Jesi
Alex menunjukkan bukti dari ucapan nya itu agar sang istri percaya sedangkan Marsha di buat bingung saat ini , bukan nya Laura adalah kekasih dari Fabian lalu kenapa dia tega melakukan hal ini kepada Laura itu sungguh tidak mungkin bukan
“Kamu bertengkar dengan dia Marsha ?.” Tanya Jesi sambil menunjukkan foto Laura kepada sang adik
__ADS_1
“Hanya salah paham saja kak tadi .” Kata Marsha
“Tunggu , jadi benar kamu bertengkar dengan dia. Apa yang dia lakukan ke kamu , apa ini ulah nya ?.” Tanya Jesi panik
“Ini sudah di obati oleh dokter Tama kak jadi tidak usah cemas begitu .” Kata Marsha tersenyum kepada kakak nya
“Bagaimana aku bisa tenang jika melihat kamu seperti ini ya meskipun sudah tidak ada luka lagi tapi aku tetap saja tidak suka jika waktu itu sok sekali .” Kata Jesi
“Dia sudah mendapatkan balasan nya dari suami Marsha jadi sudah lah sayang .” Kata Alex
Marsha menatap Fabian namun Fabian hanya diam saja dia tidak ada niatan untuk berbicara apapun saat ini karena dia juga tidak bisa membantah jika Marsha bertanya sebab itu memang ulah nya
“Wah tidak menyangka jika kau akan melindungi adik ku hingga seperti itu tapi itu sangat bagus sekali .” Kata Jesi
“Apa kalian akan menginap di sini ?.” Tanya Fabian
“Apa kau saat ini sedang mengusir ku ?.” Tanya Alex
“Aku hanya bertanya jangan terlalu sensitif jadi orang .” Kata Fabian
“Kita akan pulang tidak mungkin juga jika menginap di sini karena tidak membawa perlengkapan Lexa .” Kata Jesi
“Bagus lah nanti jika ada waktu aku akan berkunjung ke rumah kalian berdua .” Kata Fabian
Entah itu hanya untuk menyenangkan Marsha atau memang benar dia akan ke sana Alex masih belum tahu tapi yang jelas kini dia akan melakukan kerja sama dengan Fabian untuk menghancurkan Karl musuh bebuyutan mereka berdua
“Papa Tadi mendatangi ku untuk meminta bantuan mencari tahu bagaimana keadaan Mu sebab kau sangat sulit untuk di hubungi .” Kata Jesi
“Tadi aku sudah menelfon nya kak dengan ponsel kak Luis .” Kata Marsha
“Kenapa memakai ponsel Luis apa kau tidak punya ponsel bahkan rumah ini sangat megah sekali kenapa kau terlihat seperti orang yang tidak mampu membeli ponsel .” Kata Jesi
“Aku melarang nya menggunakan ponsel itu tidak terlalu penting untuk dia . Jika ingin berkomunikasi bisa menggunakan telfon rumah saja tidak perlu dengan ponsel .” Kata Fabian
“Apa jika dia pergi keluar rumah juga akan membawa telfon rumah ini tentu tidak bukan jadi ponsel itu penting .” Kata Jesi
__ADS_1
“Dia tidak akan pergi kemanapun tanpa aku jadi tidak ada gunanya juga jika memiliki ponsel sebab aku ada bersama nya kecuali ponsel itu hanya untuk menghubungi kekasih gelap nya saja .” Kata Fabian
Jesi tersenyum dia merasa jika Fabian saat ini sedang cemburu buta kepada adik nya