
Alex tidak tahu jika Demian kenal baik dengan Karl lelaki yang dia anggap musuh sama hal nya Fabian dia juga menganggap Karl musuh karena memang dia saingan bisnis yang cukup kuat dan cara dia pun juga sangat ekstrim sekali dalam mendapatkan klien itu sebab nya Alex dan Fabian memiliki musuh yang sama seperti diri nya . Dan Demian pun juga tidak tahu jika Alex tidak memiliki hubungan yang baik dengan Karl sahabat baik nya itu bahkan dia pun tidak di beri tahu Karl jika dia dan juga Alex hubungan nya sangat tidak baik jadi ya dia tidak tahu dan santai saja saat ini
“Apa Alex ada ?.” Tanya Demian kepada resepsionis yang ada di kantor
“Anda sudah di tunggu sejak tadi tuan jadi mari ikut saya , akan saya antar ke ruangan meeting sebab di sana tuan Alex sudah menunggu anda .” Kata sang karyawan
“Baiklah ayo antar kan aku ke sana sekarang agar tidak membuang waktu juga .” Kata Demian
Dia masih banyak pekerjaan lain karena Aresh juga sedang dia tugas kan di luar kota jadi saat ini dia harus mengurus beberapa hal sendiri saja tidak di wakilkan dengan yang lain sebab memang hanya Aresh saja yang selalu dia percaya selama ini dalam pekerjaan kantor dan beberapa pekerjaan di luar kantor pasti nya
Tok Tok Tok
Pintu itu di ketuk dan dari dalam pun ada sahutan jika mereka di perbolehkan untuk masuk dan kini Demian pun langsung masuk
“Kau sangat lambat sekali Demian aku sudah menunggu mu sejak tadi bahkan waktu ku sangat berharga sekali terbuang hanya menunggu mu saja .” Kata Alex
“Hanya tiga puluh detik aku telambat dan kau mengomel seperti wanita yang sedang datang bulan , Hey tuan ala kabar aku yang pernah menunggu mu hingga satu jam kau pun hanya bersantai saja bukan tidak ada rasa penyesalan sedikit pun juga sekarang kau mengomel kepada ku Alex .” Kata Demian lalu duduk di samping Alex
“Aku terlambat karena ada alasan nya dan itu memang penting tidak seperti mu yang memang sengaja terlambat bukan .” Kata Alex
“Sudah ayo kita meeting saja jangan lagi bicara hal yang tidak-tidak karena waktu mu sangat berharga bukan jadi ya sudah aku ayo meeting saja .” Kata Demian
Kini kedua nya membahas proposal yang sudah ada baik Alex maupun Demian kedua nya sama-sama memberikan argumen nya dan terlihat sekali kedua nya sangat cocok jika melakukan kerja sama karena saling melengkapi sekali bahkan kedua nya punya pemikiran yang bisa di bilang agak mirip juga
Di kediaman nya Jesi sudah memberikan kabar kepada papa nya jika Marsha baik-baik saja bahkan dia juga mengirimkan foto kepada papa nya kebersamaan mereka kemarin dan hal itu membuat Romy bernafas lega karena dia bisa melihat kedua putri nya bahagia dengan pasangan masing-masing sungguh Romy sangat senang sekali melihat nya bahkan dia berharap jika Jesi dan Marsha akan selalu saling melindungi hingga nanti
“Nona , maaf di depan ada nona Rahma mencari anda .” Kata maid di kediaman alex
__ADS_1
“Ah iya minta tolong suruh masuk saja aku tunggu di sini dia .” Kata Jesi
Tak lama setelah sang maid pergi terlihat kini Rahma berjalan menghampiri Jesi dia membawa beberapa paperbag di tangan nya
“Kamu kenapa gak bilang kalau ke sini ?.” Tanya Jesi
“Ya kalau memberi tahu nanti malah merepotkan tuan rumah dong jadi ya lebih baik aku datang langsung saja .” Kata Rahma sambil menyerahkan apa yang dia bawah tadi
“Kenapa repot-repot malah membawa semua ini segala .” Kata Jesi
“Tidak repot kan tinggal beli bukan masak sendiri .” Kata Rahma
“Tumben tidak sama Kevin , dia kerja ?.” Tanya Jesi
“Iya dia banyak pekerjaan yang harus di selesaikan jadi aku datang tadi naik taksi .” Kata Rahma
“Ah kenapa malah repot sih , sini biar aku sendiri saja yang menyiapkan nya , kayak seperti siapa saja yang datang .” Kata Rahma
Dia tahu letak dapur nya jadi dia kini pergi untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk mereka berdua
“Non sini biar kami saja yang menyiapkan anda bisa duduk saja di sana bersama dengan nyonya Jesi .” Kata Maid
“Tidak apa aku bisa menyiapkan nya sendiri jadi tenang saja kalian kerjakan yang lain nya saja aku aman bisa melakukan ini sendiri kok .” Kata Rahma
“Baiklah kalau begitu nona . Minuman nya akan saya bawakan ke depan jadi anda bisa membawa makanan nya saja .” Kata Maid
“Iya terima kasih banyak ya atas bantuan nya .” Kata Rahma
__ADS_1
“Sama-sama nona .” Kata Maid lalu dia pun pergi menuju tempat Jesi untuk memberikan minuman yang sudah di bawah bahkan terlihat kini Jesi pun sedang bermain bersama anak nya
“Loh kenapa jadi kamu , Rahma kemana ?.” Tanya Jesi
“Nona Rahma sedang menyiapkan makanan nya nyonya .” Kata Maid
“Oh , maaf ya mengganggu pekerjaan kalian .” Kata Jesi
“Ini sudah menjadi tugas kami nyonya jadi anda tidak perlu bicara seperti itu kepada kami .” Kata Maid tersebut lalu pergi meninggalkan Jesi dan anak nya , tidak lama pun Rahma datang membawa makanan untuk dia dan Jesi dan tak lupa untuk Lexa juga Serta beberapa maid di rumah dan penjaga pun juga mendapatkan makanan dari Rahma
“Kamu tidak membantu bunda dan ayah tumben sekali ?.” Tanya Jesi
“Ya Tadi sudah kesana tapi aku ingin berkunjung ke sini jadi ya pergi dulu sebentar nanti kembali lagi ke sana .” Kata Rahma
“Oh , aku kira kamu tidak ke sana . Aku juga nanti akan pergi ke kantor Alex mau melihat pekerjaan di sana .” Kata Jesi
“Mau survei , apa ada pelakor atau tidak di kantor ?.” Tanya Rahma
“Tidak aku hanya diam saja di sana hanya ingin melihat saja apa ada yang berubah dari kantor sana setelah aku sudsh lama tidak bekerja di sana bahkan tadi nya aku ingin kembali bekerja tapi di larang sama suami .” Kata Jesi
Rahma menertawakan Jesi sebab dia tahu tidak mungkin juga jika Alex membiarkan istri nya susah dengan melakukan pekerjaan di kantor bahkan hanya duduk manis di rumah saja dia bisa mendapatkan uang yang cukup besar layak nya pekerja kantoran jika dia mau .
“Suami sultan kenapa masih ingin kerja tentu saja akan di larang .” Kata Rahma
“Terus ya tertawa , kamu saja masih boleh membantu bunda ini bahkan aku pun di larang jika di restoran hanya di suruh duduk manis saja menyebalkan bukan .” Kata Jesi
“Justru kamu harus banyak bersyukur Jes karena Alex sudah melepaskan kamu dari kesusahan bahkan dia menjadikan kamu ratu saat ini . Ingatkan apa yang kita impikan dulu , mengumpulkan uang dan berhenti menjadi karyawan ingin nya jadi bos yang duduk manis dan sekarang kamu mendapatkan nya .” Kata Rahma mengingatkan kembali bagaimana dulu perjuangan dia dan juga Jesi bahkan kedua nya pun memulai semua nya dengan kerja keras
__ADS_1