
Rahma masih bergabung dengan mereka rekan kerja nya dulu ketika dia bekerja di restoran milik kevin bahkan mereka juga sering mengobrol dan bercanda juga bersama dengan Jesi jika Jesi ada di sana juga pastinya Karena baik Jesi maupun Rahma kedua nya tidak membedakan status mereka dengan para sahabat nya juga jadi Mereka pun sangat senang sekali ketika bekerja di restoran tersebut saat ini bahkan Mereka juga tidak terlalu di tuntut fan tertekan juga dalam menjalankan pekerjaan nya sebab bos mereka juga sangat baik sekali jadi mereka sangat senang bekerja di sana bahkan di tempat kevin pun mereka juga sangat senang sekali namun sayang nya ada beberapa hal juga yang membuat mereka merasa tidak nyaman sekali ketika bekerja di sana dulu
"Rahma aku ingin berbicara sebenar dengan kamu ". Kata Kevin secara tiba-tiba membuat Rahma pun terkejut dan Mereka semua menjadi diam sambil menunduk hormat kepada Kevin tadi
"Aku tinggal dulu ya sebentar nanti kita bisa mengobrol lagi ". Kata Rahma
Mereka hanya mengangguk saja dan kini Rahma pun ikut bersama dengan kevin mengobrol bersama dengan nya saat ini
"Kenapa kamu mengirim ini, apa maksud nya dan tadi kenapa malah pergi begitu saja padahal kamu tahu bukan jika aku akan menjelaskan semua nya kepada kamu tapi kamu malah memilih untuk pergi begitu saja tanpa ingin mendengarkan penjelasan dari ku sedikit pun juga ". Kata Kevin
Dia kini benar-benar sudah sangat lelah sekali bahkan dia juga tidak ingin jika hubungan nya dengan Rahma hancur berantakan karena dia juga sudah bersusah payah untuk mendapatkan Rahma jadi dia tidak mau melepaskan nya dengan mudah bahkan dengan alasan apapun dia tidak akan mau melakukan nya
"Bagaimana keadaan dia saat ini, apa sudah membaik ?". Tanya Rahma
"Aku tidak tahu karena ketika aku melihat kamu tidak ada tadi aku langsung meninggalkan nya setelah aku menelfon dokter yang biasanya menangani dia ". Kata Kevin
"Dia pasti membutuhkan kamu jadi pergi saja dulu temui diri nya aku sama sekali tidak keberatan ". Kata Rahma
"Jika aku harus pergi maka aku akan pagi dengan kamu karena aku ingin menjelaskan semua nya kepada kamu agar tidak ada salah paham lagi di antara kita apalagi kamu mengatakan ingin membatalakan rencana pernikahan kita sungguh aku sangat sedih sekali dan juga emosi ketika membaca pesan singkat dari kamu itu karena menurut ku sungguh itu sangat berlebihan sekali sayang ". Kata Kevin
"Aku tidak bermaksud apapun dan aku mengatakan hal itu pun hanya untuk memberikan kamu ruang dan waktu menyelesaikan semua nya agar bisa sangat jelas nanti bagaimana hubungan kita kedepan nya ". Kata Rahma
Kevin menatap wanita yang sangat dia cintai sambil menggenggam tangan nya juga bahkan tatapan nya pun juga terlihat sangat menyedihkan sekali menurut orang yang melihat nya saat ini
__ADS_1
"Justru aku mengajak kamu ke rumah untuk menyelesaikan semua nya tapi kamu malah pergi begitu saja dan membuat ku sangat khawatir sekali karena ulah kamu itu yang pergi tanpa pamit dan juga kabar ". Kata Kevin dengan sangat jujur sekali karena dia memang sangat khawatir sekali dengan sang kekasih ketika pergi tanpa mengatakan apapun kepada nya justru dia malah mengirim pesan seperti itu kepada nya sungguh dia sangat terkejut sekali dengan apa yang dia baca waktu itu
Sementara itu di kantor Fabian masih duduk manis Marsha di sana sambil menunggu Fabian menyelesaikan pekerjaan nya saat ini bersama dengan beberapa kolega dia juga
"Kamu kenapa melamun apa bosan hanya duduk manis saja di sini ". Kata Luis yang kini duduk di samping Marsha
"Kak , apa sudah selesai meeting nya hingga kamu bisa berada di sini ?". Tanya Marsha
"Aku bukan Fabian jadi aku pun tidak se sibuk yang kamu kira bahkan aku juga tidak terlalu banyak pekerjaan juga di kantor berbeda sekali dengan Fabian yang merupakan bos besar ". Jawab Luis
"Kamu juga bos kak jadi jangan merendah seperti itu bahkan kamu juga bukan orang sembarangan juga ". Kata Marsha
"Kamu ini salah menilai aku tidak sehebat itu dan jika aku hebat maka aku yang akan menikah dengan Jesi bukan malah Alex ". Kata Luis
"Pernikahan bisnis itu sudah sering terjadi dan itu adalah hal yang sangat wajar sekali di lakukan Marsha jadi kamu tidak perlu heran . Fabian lelaki yang baik kamu akan sangat beruntung jika menikah dengan nya percaya lah dengan ucapan ku itu karena aku sudah lama mengenal nya bahkan kita juga berteman dengan sangat baik sekali ". Kata Luis yang mencoba untuk terus meyakinkan Marsha agar dia menerima pernikahan nya dengan baik nanti agar semua rencana yang di buat akan berjalan dengan baik juga nanti nya . Luis tidak ingin jika semua rencana nya hancur berantakan apalagi dia juga sudah mengeluarkan banyak uang juga untuk semua nya agar bisa berjalan dengan lancar dan juga baik seperti yang dia inginkan juga
"Ya semoga saja apa yang kamu katakan itu semua benar kak sebab aku pun juga tidak tahu bagaimana sikap Kak Bian yang sebenar nya bahkan dia terlihat sangat menakutkan sekali melebihi suami kak Jesi ". Kata Marsha
"Tentu saja kamu salah justru yang menakutkan itu alex bukan Fabian kamu ini salah menduga Marsha ". Kata Luis mencoba untuk meracuni pemikiran Marsha tentang Alex namun hal itu tentu saja tidak akan mudah sebab Marsha sudah melihat sendiri bagaimana baik nya Alex dan dia pun juga terlihat sangat tulus sekali menyayangi anak dan juga istri nya hingga Marsha merasa jika Jesi sangat beruntung sekali ketika dia berhasil mendapat kan cinta dari Alex yang sangat arogan dan juga dingin sekali menurut mereka semua nya yang tahu dan juga mengenal Alex dengan sangat baik juga
"Kau masih di sini Luis, apa ada lagi hal yang ingin kau bicarakan dengan ku ?". Tanya Fabian
"Tidak ada. tadi aku hanya mengobrol sebentar saja dengan calon istri mu karena kita memang sudah lama tidak mengobrol bersama ". Jawab Luis santai sekali karena dia pun juga sangat paham sekali sifat Fabian apalagi mereka juga tengah melakukan beberapa kesepakatan jadi Luis yakin Fabian tidak akan mudah terpancing oleh nya juga hingga nanti fis bisa saja membuat Marsha takut dengan nya
__ADS_1
"Jika tidak ada perlu sebaik nya pergi saja karena aku juga memiliki banyak sekali pekerjaan saat ini ". Kata Fabian
"Baik lah aku akan pergi sekarang . Marsha ingat lah apa yang tadi aku katakan kepada kamu ". Kata Luis lalu pergi dari ruangan Fabian meninggalkan mereka berdua saja di sana saat ini
Setelah kepergian Luis tatapan dari Fabian kepada Marsha terlihat sangat tajam sekali bahkan dia kini berjalan menghampiri Marsha lalu mencengkram lengan nya hingga Marsha pun terlihat ke sakitan dan juga takut menatap Fabian
"Kak sakit , apa yang kamu lakukan tolong lepaskan lah ini sungguh sangat sakit sekali ". Kata Marsha
"Jangan manja, kau yang membuat ku menjadi seperti Ini jadi terima lah akibat dari perbuatan mu itu ". Kata Fabian
"Apa yang aku lakukan kak hingga membuat kamu sangat marah sungguh aku mints maaf kak jika telah menyinggung mu ". Kata Marsha dengan suara bergetar karena dia memang sangat takut sekali dengan Fabian saat ini yang sungguh sangat menyeramkan bagi nya
"Kau calon istri ku tapi berani sekali kau dekat dengan lelaki lain bahkan di ruang kerjaku kau melakukan nya dan di depan mata ku juga ". Kata Fabian
"Bukan nya kak Luis adalah sahabat mu kak dan lagi tadi kita hanya mengobrol biasa saja tidak ada hal lain yang kita lakukan tadi. Jika tidak percaya kakak bisa tanya langsung kepada kak Luis untuk memastikan nya ". Kata Marsha
"Siapa kau , kenapa kau sangat berani sekali memerintah diri ku bahkan aku pun sama sekali tidak akan pernah peduli dengan apa yang kau katakan tadi karena apa yang aku lihat itulah fakta nya jadi jaga sikap mu dengan baik karena aku sangat tidak suka jika wanita ku di dekati pria manapun meskipun itu sahabat atau saudara ku sendiri ". Kata Fabian
"Baik kak aku mengerti dan aku juga tidak akan melakukan apapun yang hanya akan membuat kamu marah saja dengan ku ". Kata Marsha
"Bagus jika kamu paham dengan ucapan ku karena jika kamu melakukan nya lagi maka aku tidak akan pernah segan juga untuk menghukum mu melebihi ini ". Kata Fabian yang kini sudah mulai melepaskan cengkraman nya dari Marsha membuat Marsha pun hanya bisa memegang tangan nya saja yang masih terasa sakit juga
"Duduk lah di sini aku akan mengerjakan pekerjaan ku dulu setelah itu kita akan pergi mengurus semua nya lagi ". Kata Fabian yang kini dia pun sudah berjalan menuju kursi nya untuk kembali melakukan pekerjaan nya sementara itu terlihat juga jika kini Marsha hanya duduk diam saja di tempat sambil mengamati apa yang sedang di lakukan oleh Fabian saat Ini yang memang terlihat sangat serius sekali dalam mengerjakan semua pekerjaan nya saat Ini . Terlihat jari tangan nya pun bergerak sangat lincah sekali membuat Marsha pun sangat kagum dengan Fabian namun sayang nya dia sangat arogan dan juga jahat sekali membuat Marsha pun akhir nya melupakan bagaimana hebat dan tampan nya seorang Fabian karena semua itu tertutup dengan sifat egois dan se enak nya sendiri yang ada pada diri nya bahkan dia selalu saja bisa menyakiti fisik orang lain dengan tanpa perasaan sedikit pun juga
__ADS_1