
Fabian sudah sampai di kediaman nya dia membawa beberapa kantong makanan yang dia beli tadi dan kini dia pun segera masuk ke dalam untuk menemui Ben dan juga Marsha yang sudah dia tinggal berdua sejak tadi untuk mengurus beberapa hal
“Tuan anda sudah datang .” Sapa Marsha yang langsung berdiri ketika dia melihat Fabian datang dengan membawa berbeda kantong makanan saat ini di hadapan nya
“Makan ini jika kau sakit lagi maka aku yang akan susah dan kau hanya akan menghabiskan uang ku saja untuk pengobatan mu .” Kata Fabian sambil memberikan makanan yang di bawah nya tadi
Para maid pun kini membantu menyiapkan makanan bersama dengan Marsha juga yang ikut pergi ke dapur rumah itu . Rumah yang kini dia tinggali sangat berbeda sekali dengan rumah sebelum nya bahkan rumah ini terlihat lebih nyaman dan enak di lihat dengan berbagai macam ornamen yang ada membuat Marsha seperti nya akan lebih suka dan betah jika dia tinggal di sini saja tidak di tempat yang kemarin dengan nuansa rumah yang begitu menyeramkan sekali bagi Marsha
“Nyonya duduk saja semua ini biar kami saja yang mempersiapkan nya .” Kata sang maid
“Ah tidak apa biar saya bantu juga agar cepat selesai nya .” Kata Marsha
Mereka senang sebab Marsha tidak merasa jika dia adalah istri Fabian maka dari itu dia di sana pun bisa bertindak se enak nya namun dia tidak melakukan nya dan itu membuat mereka merasa senang dan juga sangat nyaman sekali ketika Marsha bersama mereka tidak ada kecanggungan yang terjadi di sana namun para maid juga tetap sopan kepada Marsha selaku istri dari bos mereka
“Ngomong-ngomong kalian sudah lama bekerja bersama tuan Fabian ?.” Tanya Marsha membuka pembicaraan
“Lumayan nyonya hampir kurang lebih sepuluh tahun .” Kata maid menjawab pertanyaan Marsha
“Wah cukup lama sekali ya bahkan bisa di bilang sangat dekat ya dengan tuan Fabian .” Kata Marsha
“Tuan sangat baik kepada kami nona dan sejujur nya tuan memang lah orang baik hanya saja keadaan yang merubah tuan menjadi seperti ini seperti iblis yang siap memangsa lawan nya .” Kata salah satu dari mereka
“Sudah jangan membahas soal tuan jika ada yang mendengar bisa mati kita .” Kata nya mengingatkan
Marsha diam kini dia tidak lagi bertanya takut nya nanti malah akan salah dan bisa saja membuat mereka dalam bahaya karena dia pun juga tahu bagaimana kejam nya Fabian jadi dia tidak ingin ada yang mendapatkan masalah karena ucapan atau pun pertanyaan yang dia berikan kepada mereka yang ada di sini
“Tumben sekali perhatian biasa nya sama sekali tidak perduli dengan dia .” Kata Ben
“Jika dia sakit akan sangat merepotkan sekali bahkan dia bisa membuang uang percuma .” Kata Fabian
“Fabian Fabian kita berteman sudah sangat lama sekali bahkan aku tahu bagaimana dirimu jadi kau tidak bisa membohongi ku . Kau tertarik dengan nya dan tidak ingin dia terluka bukan maka dari itu mengajak nya kemari agar Laura tidak mengganggu nya lagi .” Kata Ben
__ADS_1
“Tidak semua hal kau tahu bukan jadi jangan sok tahu dan mengurusi hidup ku .” Kata Fabian
“Baik lah jika masih tidak mau mengakui nya itu juga bukan urusan ku dan aku pun juga tidak terlalu perduli juga dengan hal sepele seperti itu .” Kata Ben
“Bagaimana tugas Joe apa sudah dia kerjakan dengan baik ?.” Tanya Fabian
“Tanya kepada dia jangan kepada ku . Untuk apa melukai Laura jika kau melakukan nya bukan nya dia akan tambah benci dan akan membalas nya kepada Marsha .” Kata Ben
“Dia harus di beri pelajaran karena dia sudah membuat ku malu di depan umum bahkan semua orang tahu jika aku sudah menikah jadi tidak mungkin bukan aku dekat dengan wanita lain apa kata orang .” Kata Fabian entah sadar atau tidak seperti nya dia kini memang telah jatuh hati kepada Marsha bahkan dia perduli dengan perasaan Marsha dengan mengatakan alasan yang tidak masuk akal sama sekali seperti tadi . Bukan nya hal wajar jika seorang seperti Fabian tidak bisa memiliki komitmen dalam sebuah hubungan apalagi pernikahan bahkan dia menikah dengan wanita yang baru dia kenali tentu nya itu terlihat sangat aneh sekali bagi mereka yang tahu bagaimana Fabian yang sebenar nya
“Lalu dari mana kau tadi apa urusan mu itu sangat lah penting hingga pergi meninggalkan istri mu yang sedang sakit ?.” Tanya Ben memancing
“Aku tidak meninggalkan nya sendiri bahkan aku menyuruh mu bukan untuk menemani dia jadi aku yakin dia akan sangat aman bersama dengan Mu .” Kata Fabian
“Dengan Sandy pun dia juga akan aman bahkan aku harus meninggalkan pekerjaan ku hanya untuk menjaga nya saja . Itu membuang waktu ku dnegan percuma .” Kata Ben
Kini Fabian tengah memainkan ponsel nya setelah itu dia menatap Ben dengan tajam nya “cukup bukan untuk menggantikan waktu mu menjaga istri ku di sini .” Kata Fabian yang sudah mengirim uang dengan jumlah besar kepada Ben atas jasa nya menjaga Marsha tadi agar Ben tidak terus saja mengatakan jika Sandy bisa menjaga Marsha dengan baik . Meskipun memang bisa namun Fabian tidak suka jika Sandy dekat dengan istri nya
“Karena Sandy terlalu genit jika dekat dengan istri ku dan aku sama sekali tidak menyukai nya .” Kata Fabian
Lagi dan lagi dia menyebut Marsha istri nya itu sudah menjadi pertanda bagi Ben dan kini dia memang sudah sangat yakin sekali
“Bagaimana tentang Karl ?.” Tanya Ben
“Aku sendiri yang akan mengurus dia jadi kalian fokus dengan tugas lain nya saja. Dia serahkan saja kepada ku karena aku punya partner yang cukup juga untuk membuat nya menyerah dan tunduk .” Kata Fabian dengan sangat yakin sekali
Dia yakin jika Alex akan bersedia bekerja sama dengan nya meskipun dia juga tahu jika hubungan antara dia dan Alex tidak baik setidak nya hubungan antara istri nya dan istri Alex terjalin dengan baik meski mereka tidak sedarah tapi Fabian yakin jika istri Alex sangat menyayangi Marsha . Dia akan bekerja sama untuk menghancurkan Karl salah satu orang yang sangat berpengaruh dalam dunia bisnis baik legal maupun ilegal bahkan banyak juga yang tunduk akan kekuasaan nya dan tidak ingin mencari masalah dengan diri nya tapi Fabian juga tidak akan tinggal diam jika dia di usik oleh nya
“Lama sekali dari mana saja hanya menyiapkan hal seperti itu saja sangat lama .” Kata Fabian
“Maaf tuan itu salah saya karena terlalu lambat dalam melakukan pekerjaan nya tadi .” Kata Marsha
__ADS_1
“Duduk dan makan jangan sampai ada yang tersisa sedikit pun juga karena aku sudah membeli nya jika kau tidak menghabiskan nya maka uang ku akan terbuang sia-sia saja .” Kata Fabian
“Saya akan menghabiskan nya tidak akan tersisa satu pun makanan nya di meja .” Kata Marsha
“Pelan saja tidak akan ada yang akan mengambil nya karena makanan itu memang di beli khusus untuk mu .” Kata Ben membuat Marsha pun terbatuk mendengar nya
“Minum lah .” Kata Fabian yang langsung memberikan minuman kepada nya dan dia pun memukul Ben karena menggoda Marsha
“Terima kasih tuan .” Kata Marsha
Mereka yang melihat bagaimana Fabian memperlakukan Marsha pun di buat yakin jika memang Marsha adalah wanita yang di cintai bos nya bahkan baru kali ini juga ada yang di bawah untuk datang ke tempat ini karena sebelum nya tidak ada yang di ajak Fabian untuk datang ke sini sebab rumah ini adalah rumah untuk keluarga nya jika dia sudah menikah . Dia akan hidup bersama anak Serta istri nya nanti di sini
Sementara di restoran ketika menunggu Alex datang sejak tadi tanpa di duga papa Jesi datang menemui dia dan kini kedua nya tengah duduk bersama untuk mengobrol
“Kenapa mencari ku sudah aku katakan bukan jika aku tidak ingin memiliki urusan lagi dengan kalian dan bukan nya kalian juga sudah membuang ku jadi untuk apa menemui ku di sini .” Kata Jesi
“Papa tahu jika selama ini papa sangat salah sekali kepada kamu tapi papa kali ini tidak tahu harus bagaimana bahkan papa merasa sangat menyesal akan semua yang telah terjadi saat ini .” Kata Romy
Melihat papa nya seperti ini pun Jesi sebenar nya juga tidak tega karena mau bagaimana pun Romy adalah papa nya darah yang mengalir di tubuh dia pun juga ada darah Romy jadi dia pun tidak bisa jika tidak perduli dengan papa nya
“Maksud nya apa ?.” Tanya Jesi
“Marsha , papa merasa jika Marsha berada di tempat yang tidak tepat meskipun dia mengatakan jika dia baik-baik saja tapi papa tidak yakin jika dia baik-baik saja .” Kata Romy
Jesi juga sebenar nya khawatir dengan Marsha tapi dia juga tidak bisa melakukan apapun karena Alex melarang dia untuk ikut campur urusan rumah tangga Marsha dan juga Fabian maka dari itu kini dia pun hanya bisa berharap dapat bertemu dengan Marsha nanti nya
“Jadi dia sudah menghubungi , kenapa dia tidak membalas pesan dari ku bahkan aku mengirim banyak sekali pesan kepada nya selama ini .” Kata Jesi
“Dia memang menghubungi papa tadi tapi menggunakan ponsel Luis dan hal itu lah yang membuat papa menjadi bingung sekali apa benar dia di sana baik-baik saja .” Kata Romy
Dia sangat menyesal sekali telah menikahkan Marsha dengan Fabian bahkan Marsha tidak sekuat Jesi dia begitu lemah apalagi selama ini pun dia tidak pernah merasakan kejam nya hidup karena apapun yang dia butuhkan sudah terpenuhi juga bahkan tanpa di minta sekalipun semua sudah siap jika untuk diri nya
__ADS_1