Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 220


__ADS_3

Dalam markas nya Fabian pun beberapa kali juga melakukan latihan dan juga mengetes beberapa senjata di sana bahkan dia juga tampak kini berlatih dengan sang sahabat saat ini


“Tembakan mu masih meleset Joe .” Kata Sandy


“Aku hanya sengaja saja melakukan nya karena aku tidak ingin menyombong kan diri ku dengan memamerkan kekuatan ku .” Kata Joe


“Alasan mu tidak bisa di terima karena itu hanya alibi saja dan kita semua tahu itu .” Kata Ben


“Ya ya ya terserah kalian saja memang susah jika bicara dengan orang yang sombong seperti kalian ini .” Kata Joe


Dor Dor Dor


Kali ini Fabian yang melakukan nya dan satu pun tidak ada yang meleset sedikit saja karena dia memang sangat ahli sekali bahkan jika dia menutup maya sekalipun hasil nya akan tetap sama tidak akan ada yang gagal sedikit pun juga


Prok prok prok


Mereka semua bertepuk tangan dengan apa yang Fabian lakukan dia masih sama saja tidak berubah tidak pernah meleset juga jika sedang membidik sasaran nya seperti yang di lakukan nya sekarang ini


“Bagus sekali Fabian kau memang sangat berbakat sekali bos .” Kata Sandy


“Tentu saja dia hebat jika tidak mana bisa dia menjadi bos dan ketua dalam Geng kita bukan .” Kata Ben


“Ya itu benar sekali bung .” Kata Joe


“Kalian juga harus tetap bisa sejitu aku karena musuh pun juga masih banyak dan kita harus tetap memperkuat pertahanan juga .” Kata Fabian

__ADS_1


“Seperti nya kita memang harus menjadwal kan untuk latihan juga karena semua ini pun juga untuk kebaikan kelompok kita juga bukan .” Kata Ben


“Jadwal kan saja aku akan datang jika memang ada jadwal nya .” Kata Fabian


Dia memang bisa meluang kan waktu dan dia pun tahu juga jika latihan pun tidak akan mengganggu jam kerja mereka juga karena mereka paham kesibukan masing-masing jadi semua pun pasti akan terjadwal dengan baik sesuai dengan waktu yang ada juga pasti nya


“Bos maaf di depan ada sedikit kekacauan .” Kata anak buah Fabian membuat mereka semua pun menoleh kearah anak buah yang memberikan laporan tadi


Fabian tidak bertanya tapi dia pun langsung pergi melihat kekacauan yang bagaimana yang ada di markas nya karena tidak mungkin juga ada musuh yang datang untuk menyerang dan membuat kekacauan di sini sama saja itu pasti akan membuat mereka kehilangan nyawa mereka jika berani bertindak bodoh


“Kau dasar wanita tidak tahu diri perusak hubungan orang .” Kata Laura


Laura Guilen Aditama adalah seorang model terkenal dan juga dia beberapa kali membintangi film yang terpenting adalah dia kekasih Fabian maka dari itu dia bisa tahu markas milik Fabian karena dia sering di ajak oleh sang kekasih datang ke sana dan anak buah di sana pun juga mengenal dia


Kini Laura pun terlihat memukul serta menjambak Marsha walaupun Marsha juga sempat membela diri nya namun dia pun juga kalah dengan keberingasan Laura saat ini terlihat sekali amarah nya yang sangat memuncak sekali kepada Marsha


“Lepas kan kenapa kamu malah menahan ku . Aku ingin memberikan dia pelajaran sekarang jadi jangan menghalangi ku .” Kata Laura


“Diam lah ayo ikut aku .” Kata Fabian membawa Laura masuk ke dalam sementara itu Marsha kini membenarkan lagi rambut serta pakaian nya yang kacau berantakan karena ulah Laura tadi


“Kau tidak apa Marsha ?.” Tanya Joe


“Ya aku tidak apa tuan hal ini hanya sepele saja bahkan aku pernah mendapatkan lebih dari ini jadi tidak masalah sama sekali tuan .” Jawab Marsha masih dengan senyum nya


Dia harus bisa tegar karena dia tidak akan sekali dua kali saja mendapatkan hal seperti ini bahkan dia pun yakin jika Fabian pun akan terus menyiksa nya jadi dia tidak akan menjadi wanita yang lemah karena dia harus bisa tegar menghadapi semua nya sama hal mya dengan Jesi dulu yang juga melewati hal seperti ini . Bahkan sang kakak pun melewati nya cukup lama tanpa mengeluh juga jadi Marsha akan mencoba untuk seperti sang kakak menghadapi semua nya ini

__ADS_1


“Apa-apa sih kenapa malah membela dia atau kamu memang sudah jatuh cinta kepada nya .” Kata Laura


“Jangan bicara sembarangan bukan nya sudah aku katakan apa alasan ku menikahi nya bahkan jika aku pergi ke acara pun aku tetap menggandeng mu bukan jadi jangan berasumsi buruk dulu tenang lah .” Kata Fabian


“Mana biasa aku tenang bahkan kamu mengajak nya ke sini dan dia pun terlihat baik-baik saja sama sekali tidak tertekan sedikit pun juga .” Kata Laura


“Jika dia terus tertekan maka tidak akan ada gunanya juga Fabian menikahi nya . Sabar lah Laura jangan seperti tadi kelakuan mu sungguh sangat tidak berkelas sekali padahal kau adalah wanita berkelas malah memperlihatkan betapa buruk nya kau tadi di hadapan Marsha .” Kata Ben


“Jangan bicara lagi Ben diam lah jangan ikut campur .” Bentak Laura


“Sebaik nya tenangkan diri mu Laura kita mengajak dia ke sini pun juga bukan tanpa alasan karena memang ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kita jadi jangan salah paham juga .” Kata Sandy


Mereka dia sama mencoba untuk menjelaskan kepada Laura karena wanita itu masih terlihat sangat emosi sekali dan memang sangat sulit sekali membuat nya mengerti


“Kamu apa jangan-jangan memang suka dengan dia dan kamu pasti menikmati semua ini bukan bahkan kamu pun membela dia .” Kata Laura kepada Fabian


“Tidak begitu aku sama sekali tidak membela nya sayang mana ada perkataan ku yang membela dia bahkan sama sekali aku tidak memperdulikan dia juga .” Kata Fabian yang kini menarik Laura kedalam pelukan nya agar Laura tenang juga tak lupa juga Fabian memberikan kecupan hangat kepada nya sekarang ini


“Awas saja jika kamu malah jatuh cinta kepada nya aku akan memberikan kamu pelajaran nanti nya .” Kata Laura


“Iya tenang saja aku tidak akan melakukan nya karena di hati ku memang hanya ada kamu saja tidak ada yang lain nya sayang jadi jangan ngambek dan marah lagi ya .” Kata Fabian


“Kalau begitu ayo kita belanja aku ingin belanja agar mood ku kembali membaik .” Kata Laura


“Baiklah aku akan membelikan apapun untuk kamu ' sekarang kita pergi ke mall .” Kata Fabian

__ADS_1


Laura pun mengangguk kan kepala nya dan kini mereka semua pun berjalan keluar dari markas bersama . Terlihat Marsha pun duduk manis di sana entah apa yang dia lakukan Fabian hanya menatap nya saja


“Bawah dia kembali ke rumah ku Ben .” Kata Fabian lalu dia pun membuka pintu untuk Laura lalu kedua nya pun masuk ke dalam Setelah nya Fabian langsung saja melajukan kendaraan nya tanpa berkata apapun kepada Marsha


__ADS_2