
"Jika kau kembali ke mansion Black Devil papa khawatir akan terjadi penyerangan selanjutnya, musuh sepertinya mengetahui jika kau sedang terluka saat ini."
"Dan jika kau kembali ke mansion dengan kondisi seperti ini tentunya akan sangat berbahaya."
Austin pada akhirnya hanya bisa terdiam dengan semua hal yang telah di katakan oleh tuan Alexander.
"Papa berharap untuk kali ini kau tidak membantah nya, karena untuk sementara semua kepemimpinan Black Devil akan papa ambil alih sampai kau benar - benar sehat."
Tuan Alexander mengatakan hal tersebut sambil menepuk - nepuk bahu anaknya.
Sebagai seorang anak tentunya saat ini tuan Alexander sangat mengerti apa yang sedang dialami oleh Austin.
"Dan karena untuk sementara aku mengantikan posisi Austin di dalam kepemimpinan, maka kali ini aku memberikan perintah secara resmi untuk nona Maureen berada di dekat Austin, nona Maureen apakah anda bersedia?"
"Tentu saja aku bersedia tuan Alexander, tuan muda Austin adalah suami ku, dan sudah sepantasnya aku mengurus suami ku dengan sangat baik."
"Bagus, dokter Daisy akan membantu mu nona Maureen, karena bagaimanapun kehamilan mu harus tetap di jaga dengan baik."
"Ya tuan Alexander."
__ADS_1
Maureen mengatakan hal tersebut sambil membungkukkan badannya.
"Jean sudah saatnya kita kembali pulang mansion, aku akan mengadakan rapat tertutup dengan asisten Jo untuk semua keamanan di dalam mansion ataupun keamanan di rumah sakit ini."
"Ya kau benar Alexander, ayo kita pulang."
"Nona Maureen aku menitipkan Austin kepada mu, dan aku akan mengambil ini dari tangan mu Austin."
Dengan cepat tuan Alexander mengambil pistol yang masih berada di tangan Austin.
"Kau harus istirahat, bukan hanya fisik yang harus kau istirahat kan, namun hati dan pikiran mu, dengan kau membawa benda ini maka ke dua hal tersebut tidak akan pernah beristirahat dengan sempurna."
Kini hanya tinggal Austin dan Maureen yang ada didalam ruangan.
Hening sejenak menghampiri ruangan tersebut saat ke dua insan kini hanya bisa saling menatap saja.
"Tuan Austin, maafkan aku jika untuk kedepannya aku yang akan merawat tua Austin, percayakan semuanya kepada ku tuan, aku akan melakukan yang terbaik untuk tuan muda."
Maureen mengatakan hal tersebut sambil mencoba untuk mendekatkan diri ke arah Austin
__ADS_1
Maureen juga mengambil kembali buku dan alat tulis yang tadi sudah di lemparkan oleh Austin.
"Ini tuan, jika anda ingin menulis sesuatu hal."
Dan seketika itu juga Austin langsung menuliskan satu kata dan diberikan kepada Maureen.
"Pergi!"
Maureen membaca kata yang telah di tulis oleh Austin.
"Tidak tuan muda Austin, aku tidak akan pergi dari anda, saat ini tuan besar Alexander yang memberikan kepercayaan kepada ku untuk merawat anda, dan aku ingin melakukan hal itu dengan baik."
Austin yang mendapatkan jawaban itu dari Maureen langsung kembali menuliskan beberapa kata.
"Tapi aku tidak butuh untuk di rawat oleh mu!"
Maureen kembali membaca tulisan yang telah di tuliskan oleh Austin.
"Mau anda butuh atau tidak, aku akan tetap berada di samping mu tuan Austin."
__ADS_1
Hai, hai pembaca setia penjara cinta sang mafia, terus dukung author nya yah, dengan memberikan like dan vote sebanyak - banyaknya, agar authornya tetap semangat. Terima kasih