Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 255


__ADS_3

Es batu yang dulu nya sangat lah dingin pun kini bisa mencair sedikit demi sedikit bahkan saat ini pun Bian terlihat lebih sering bersama dengan Marsha dari pada dengan sahabat nya semenjak kejadian waktu itu apalagi dia juga tidak datang ke tempat Luis yang kini tengah di rawat di rumah sakit sama sekali Fabian belum belum melihat kondisi nya dan dia pun tetap saja masih bersantai sekali seolah tidak perduli juga dengan semua nya meskipun Luis sakit juga karena ulah nya


“Habiskan jika kurang aku bisa memesan nya lagi .” Kata Bian


“Iya terima kasih banyak tapi ini sudah cukup Kok aku juga pasti sudah sangat kenyang sekali .” Kata Marsha


Bian pun mengelus rambut Marsha sambil tersenyum membuat Marsha juga menyunggingkan senyum nya ya walaupun dia heran dan bertanya-tanya juga kenapa bisa Bian seperti itu tapi dia tidak berani juga jika mengelak atau bertanya kepada Bian jadi dia pun hanya bisa diam saja dan menurut seperti yang dia lakukan saat ini


“Aku akan pergi keluar dulu sebentar kalian bisa ber romantis-romantisan sekarang di sini .” Kata Tama


“Kau tidak kembali pun aku juga tidak masalah sama sekali bahkan aku malah senang sekali karena di sini kau hanya beban saja .” Kata Bian


“Aish kakak ku ini ya memang sungguh terlalu . Ya sudah aku akan pergi sebentar tapi berilah aku uang untuk berjalan-jalan .” Kata Tama


“Aku akan mentransfer mu .” Kata Bian


“Nah begitu kan enak ya sudah aku pergi dulu dan aku pinjam mobil mu satu ya kakak ku sayang dan kakak ipar selamat menikmati makanan nya semoga kenyang .” Kata Tama


Dia kini pergi Setelah mendapatkan uang dari sang kakak dan kini Tama bisa mendapatkan banyak uang dari sang kakak dengan hanya mengandalkan Marsha saja dan itu sungguh sangat asik sekali bagi nya


Tanpa harus bekerja dengan susah payah dia pun mendapatkan uang dari Bian bahkan jumlah nya pun sangat fantastis sekali


“Hem enak nya seperti nya aku harus ada di sini beberapa hari lagi supaya tabungan ku semakin banyak .” Kata Tama lalu dia pun menggunakan mobil Bian untuk pergi ke klub menemui Ben dan juga Sandy karena tadi ben mengirim pesan kepada nya untuk bertemu dengan mereka berdua


Tama memang sengaja sekali menghinakan mobil Bian sebab dia juga pergi ke tempat yang sangat privasi sekali jadi jika dengan mobil Bian pasti dia juga akan mendapat kan akses khusus juga pasti nya karena Bian bukan lah orang sembarangan dan dia juga selalu menggunakan mobil itu jika ke Klub


“Apa Tama akan datang ke sini Ben ?.” Tanya Sandy


“Dia sudah dalam perjalanan jadi tunggu saja di sini .” Kata Ben


“Jika dia tidak ada akses masuk mana bisa kan di sini sangat privasi sekali tidak semua orang bisa masuk sembarang ke sini Ben .” Kata Sandy


“Kenapa kau sangat cerewet sekali bukan nya dia adalah adik Fabian jadi tidak mungkin dia tidak menggunakan kakak nya untuk bisa masuk ke sini .” Kata Ben


“Ya siapa tahu Tama tidak paham jadi dia tidak melakukan nya .” Kata Sandy


“Jika dia tidak bisa masuk maka jemput saja dia di depan .” Kata Ben


“Gila , kenapa gue harus menjemput nya , sangat tidak ada kerjaan sekali aku melakukan nya .” Kata Sandy


“Ya Sudah kalau begitu diam saja jangan banyak bicara kita tunggu saja dia di sini .” Kata Ben


Mereka masih duduk menunggu kedatangan Tama karena ada hal yang harus di bahas dengan nya jadi kini mereka mau tidak mau harus menunggu adik dari ketua Geng mereka sendiri saat ini padahal biasanya Ben sangat tidak suka melakukan hal itu tapi kali ini dia melakukan nya sebab Fabian sendiri lah yang meminta dia untuk menemui Tama jadi dia tidak bisa menolak Fabian sama sekali

__ADS_1


“Hey bung Sorry membuah kalian menunggu lama .” Kata Tama santai saja lalu duduk bareng mereka semua


“Kenapa kau sangat lama sekali Tam padahal kita janjian sudah sejak jam tujuh tadi bukan dan baru sekarang datang nya .” Kata Sandy


“Maklum lah itu karena aku tidak ingin jika melewatkan momen kebucinan kakak ku apalagi aku juga bisa menghasilkan uang dari nya secara cuma-cuma jadi mana mungkin juga aku melewatkan hal itu benar kan .” Kata Tama


“Kau benar seperti nya Fabian sudah mulai jatuh cinta dengan istri nya bahkan dia pun terlihat sudah tidak perduli lagi dengan dendam nya pada Alex malah kini berbanding ter balik dia jadi melakukan kerja sama dengan Alex .” Kata Ben


“Aku tidak tahu masalah kalian dan aku juga tidak terlalu paham soal seperti itu jadi jangan membahas hal ini dengan ku .” Kata Tama


“Ya sudah kita bahas apa yang seharus nya kita bahas di sini agar masalah nya cepat selesai . Kau tahu kan kenapa Fabian meminta mu untuk datang menemui kita .” Kata Ben


“Ya itu karena masalah Luis . Aku heran dengan kalian kenapa bisa seperti itu persahabatan kalian apa itu semua ada hubungan nya dengan kakak ipar ku .” Kata Tama


“Sudah jelas ada karena Fabian terlihat kini sudah belok dari rencana awal dan hal itu karena dia sudah mulai jatuh cinta dengan istri nya jadi bukan tidak mungkin kan jika itu penyebab James dan Luis kesal dengan nya .” Kata Ben


“Apa hanya mereka saja dan kenapa kalian juga tidak kesal bukan nya kalian sama .” Kata Tama


Dia memang tidak pernah ingin ikut campur dengan urusan Fabian karena dia juga tidak ikut dalam bisnis yang Fabian geluti bersama dengan yang lain nya karena dia sangat sibuk sekali sebagai dokter dan lagi dia juga baru pulang ke negara sendiri Setelah melakukan beberapa kali kunjungan ke luar negeri melanglang buana itu membuat Tama semakin terkenal sekali di kalangan negara sebab dia memang dokter yang sangat berbakat sekali dan sulit juga mencari nya bahkan dia juga adalah dokter mudah sukses saat ini apalagi dia adalah saudara Fabian jadi tidak bisa orang menjatuhkan dia meskipun mereka ingin sebab Fabian menjaga Tama dari belakang agar tidak ada yang mencurangi sang adik hingga karir nya akan terus berjalan dengan lancar dan aman juga pasti nya


“Apa kau pikir bisa mengelabui kakak mu dengan mudah bahkan mereka saja kini sudah tertangkap basah sebelum melakukan aksi nya dan lagi soal Laura pun apa kau tidak bisa lihat bagaimana Fabian menghancurkan nya .” Kata Ben


“Jadi kalian takut dengan kakak ku , apa itu benar tapi aku merasa kalian sama saja dengan Luis .” Kata Tama


Tama hanya mengangguk kan kepala dia kini mendengar kan rencana dari Ben yang memang akan dia lakukan ketika di rumah sakit . Agar semua berjalan dengan baik Tama memang harus di beri tahu dengan benar dan yang bisa memberi tahu nya adalaha Ben sebab sang Kakak sedang bersama dengan istri nya jadi tidak mungkin jika Fabian menyia-nyiakan momen bersama dengan istri nya seperti saat ini


Di kediaman nya Fabian masih menemani sang istri menonton drama kesukaan nya sambil kembali dia tadi memesan cemilan kepada Marko untuk menemani kedua nya menonton sekarang ini


“Akan sangat menyenangkan jika bisa berlibur ke Korea .” Kata Marsha


“Jika kamu ingin ke sana aku bisa mengajak kamu .” Kata Bian membuat Marsha menatap nya


“Eh Bian Tidak ada maksud juga ingin ke sana tadi hanya spontanitas saja tidak ingin aku liburan jauh ke sana .” Kata Marsha


“Jika ingin sesuatu katakan saja kepada ku jangan sungkan karena aku adalah suami mu .” Kata Bian sambil membawa kepala Marsha agar menyandar kepada dada nya dan dia pun mengelus rambut istri nya dan Marsha hanya bisa diam saja dengan apa yang di lakukan oleh Bian saat ini kepada nya


“Oh ya Bian , sampai kapan kita ada di sini apa tidak ada niatan untuk kembali ke rumah lama ?.” Tanya Marsha


“Kenapa , apa kamu tidak nyaman di sini jika iya aku akan mengubah rumah ini hingga kamu bisa nyaman tinggal di sini .” Kata Bian


“Bukan malah aku sangat nyaman sekali di sini tapi aku hanya heran saja kenapa kita tidak kembali ke rumah lama malah ada di sini .” Kata Marsha


“Kita memang tidak akan kembali ke sana karena di sini adalah rumah kita dan hanya orang tertentu saja yang tahu rumah ini jadi kamu akan sangat aman sekali di sini tidak akan ada yang bisa menyakiti kamu jika kamu berada di sini .” Kata Bian

__ADS_1


“Tapi jika di sini apa tidak akan jauh dari kantor ?.” Tanya Marsha


“Tidak usah memikirkan itu sebab keselamatan kamu lebih penting dari apapun juga jadi aku sama sekali tidak ingin mengambil resiko apapun .” Kata Bian


Marsha hanya diam dan mengangguk kan kepala nya saja dia tidak bisa juga bertanya lebih Lanjut lagi kenapa terus menerus Bian mengatakan itu semua demi keselamatan dia padahal dia tidak memiliki musuh sama sekali tapi kenapa bisa Fabian berkata seperti itu . Hanya berada di dalam rumah saja tentu Marsha sangat bosan sekali apalagi dia juga tidak bisa keluar dari rumah ini karena di rumah itu jauh dari apapun dan dia juga tidak tahu saat ini dia ada di mana bahkan dia seperti terpenjara di rumah Bian seperti sebelum nya


“Kau sudah melihat bukan istri Alex .” Kata Demian kini mengobrol dengan Karl


“Cukup menarik sekali dan Aku bisa tahu apa alasan dia jatuh hati pada istri nya . Jika di bandingkan dengan kekasih mu memang istri Alex lebih istimewa .” Kata Karl


“Jangan membandingkan aku sangat tidak suka .” Kata Demian


“Tapi itu fakta nya bahkan kekasih mu adalah mantan kekasih Alex . Kenapa kau bisa jatuh jati dengan dia .” Kata Karl


“Jika kau hanya seperti itu lalu kenapa kau bisa jatuh hati pada adik ku .” Kata Demian membalik ucapan Karl


“Jangan sensituf bung aku hanya bertanya saja karena memang di bandingkan dengan Istri Alex kekasih mu sangat jauh Demian .” Kata Karl


“Pergi saja kau Karl jika masih saja membahas hal itu sungguh aku ingin meninju mu saat ini karena ucapan mu itu .” Kata Demian


Karl hanya menyeringai saja dia tidak perduli dengan ucapan Demian dan kini dia kembali meminum alkohol yang ada di tangan nya


“Apa kau tahu siapa istri Fabian ?.” Tanya Karl


“Adik dari istri Alex adalah istri Fabian .” Kata Demian membuat Karl kembali tersenyum sekarang ini dengan senyuman entah apa itu arti nya yang jelas dia kini terlihat sangat menakutkan sekali jika orang biasa yang melihat nya


“Jadi sangat menarik sekali . Seperti nya memang mereka ingin bekerja sama untuk melawan ku , sangat menarik sekali memang bahkan mereka adalah musuh bebuyutan yang kini melakukan kerja sama .” Kata Karl


“Aku tidak akan ikut campur dengan urusan mu Karl tapi jika sampai kau membuat Alisha dalam bahaya aku tidak akan mengampuni mu .” Kata Demian


“Apa kau lupa siapa aku jadi jangan khawatir karena aku akan menjaga adik mu dengan baik tidak akan aku biarkan dia dalam masalah jika dia bersama dengan ku .” Kata Karl


“Aku percaya dengan mu tapi aku hanya mengingatkan mu saja jika kau membuat Alisha dalam masalah maka aku pun juga akan menghajar mu nanti nya bahkan aku juga akan melakukan hal yang bahkan kau sendiri tidak akan bisa menyangka sama sekali hal yang aku lakukan nanti nya .” Kata Demian


Demian tidak ingin jika nanti Alisha akan menjadi sasaran musuh padahal dia sudah melindungi Alisha mati-matian sejak awal dan jika hanya karena dekat dengan Karl adik nya dalam masalah tentu saja Demian tidak akan membiarkan nya meskipun Karl adalah sahabat nya dia tidak akan perduli akan hal itu sebab sang adik lebih penting dari bisnis dan sahabat nya sendiri


“Jika dia adalah adik ipar Alex lalu apa dia tinggal di rumah Fabian atau ikut di rumah Alex ?.” Tanya Karl


“Cari tahu saja sendiri aku tidak pernah bertanya tentang hal itu karena bagi ku itu tidak ada gunanya .” Kata Demian


“Ya baiklah aku akan mencari tahu sendiri tenang saja aku tidak akan melibatkan mu ataupun adik mu karena aku benar-benar mencintai nya jadi urusan ku tidak akan membuat kalian dalam kesulitan sama sekali tenang saja .” Kata Karl


Dia juga tidak akan menempatkan Alisha dalam bahaya karena dia benar-benar sudah jatuh hati kepada adik sahabat nya itu , sungguh Karl akan menjaga Demian dengan sangat baik karena Alisha adalah wanita yang sangat dia cintai dan akan dia dapatkan secara perlahan

__ADS_1


__ADS_2