Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 201


__ADS_3

Sungguh bagi Bella ucapan Demian sang bos sangat tidak lucu sekali tapi berkali-kali Demian malah mengatakan apa yang dia ucapkan sangat serius itu membuat Bella menjadi heran dan berpikir keras sebenar nya apa yang ingin di lakukan Demian kenapa dia ingin menjadi kan nya kekasih . Bagi Bella tidak mungkin jika Demian menyukai nya karena dia dan Demian juga tidak sedekat itu juga


“Pak maaf tapi saya tidak bisa jika menjadi kekasih anda .” Kata Bella


“Kenapa tidak bisa, apa kau punya kekasih ?.” Tanya Demian


“Tidak .” Jawab Bella singkat


“Ya sudah kalau begitu mulai hari kau adalah kekasih ku dan aku tidak mau mendengar kata tidak dari mu .” Kata Demian


Alisha pun kaget dengan ucapan sang kakak yang terlihat sangat memaksa kepada sahabat nya namun dia juga tidak bisa jika menegur nya saat ini sebab itu sungguh sangat tidak mungkin sekali karena di depan nya ada Bella jika dia menegur Demian sudah pasti Bella akan merasa heran dan juga curiga jadi dia pun enggan melakukan nya saat ini


“Mana bisa seperti itu tuan Demian kau sangat pemaksa sekali .” Kata Alisha


“Itu lah aku dan cinta akan tumbuh jika kita sering bersama .” Kata Demian dengan yakin sambil tersenyum kepada Alisha karena dia tahu jika adik nya itu kini sangat kesal sekali dengan nya


“Tapi pak saya tidak bisa jika menjadi kekasih anda .” Kata Bella


“Sudah aku bilang bukan jika aku tidak mau menerima penolakan jadi kamu sekarang jadi kekasih ku dan aku akan memperlakukan kamu dengan sangat baik sekali .” Kata Demian


Bella hanya bisa menghela nafas nya saja dia pun heran kenapa Demian melakukan hal ini apa sih yang dia rencanakan saat ini itulah yang sedang menajdi tanda tanya dan pemikiran nya


“Kalian mau pergi jalan-jalan hari ini ?.” Tanya Demian


“Tidak aku sangat sibuk sekali .” Kata Alisha


“Seorang bos bisa meninggalkan pekerjaan nya sehari saja untuk refreshing bukan jadi Ayolah kita pergi hari ini .” Kata Demian


“Aku ingin merayakan hari jadi ku dengan Bella .” Tambah Demian


Alisha menatap Bella yang kini hanya diam saja dan menurut Alisha pun bagus juga jika mereka jalan bersama karena jika mereka pergi bersama pasti akan ada momen di mana Bella sang sahabat dengan kakak nya berduaan jadi Demian bisa melakukan pendekatan dengan Bella hingga nanti bella bisa menerima nya tanpa paksaan

__ADS_1


“Baiklah aku setuju .” Kata Alisha


“Alisha bukan nya kamu ada kerjaan penting lalu kenapa mau pergi jalan .” Bisik Bella


“Tidak apa-apa hanya sekali saja Bel seperti nya bagus juga ide kekasih mu ini .” Kata Alisha membuat bella pun menyikut nya lalu menatap kesal Alisha


“Ya sudah sekarang kita pergi menggunakan mobil ku saja .” Kata Demian


“Tunggu sebentar kita akan mengambil tas dulu setelah itu bisa pergi bersama .” Kata Alisha


Bella pun ikut dengan Alisha naik ke atas untuk mengambil atas bahkan terlihat juga jika kini Bella masih menatap kesal sang sahabat


“Kamu kenapa setuju sih dengan ajakan pak Demian .” Kata Bella


“Sudah lah hanya sekali saja kan tidak masalah lagi pula aku ingin jalan juga bersama kamu Setelah kamu sembuh agar kamu tidak banyak pikiran juga .” Kata Alisha


“Aku sama sekali tidak ada pikiran apapun dan kamu ini jangan meninggalkan pekerjaan hanya karena aku saja .” Kata Bella


Dia kini menarik tangan Bella lalu mengajak nya segera turun lagi menemui Demian dan juga Aresh yang masih menunggu di bawah sekarang ini


“Sudah siap kan sekarang ayo kita pergi dan Aresh kau yang menyetir .” Kata Demian


“Apa saya hari ini tidak ke kantor tuan ?.” Tanya Aresh


“Apa telinga mu sudah tuli dan tidak bisa mendengar apa yang tadi aku katakan .” Kata Demian


“Maaf tuan .” Kata Aresh


Mereka segera masuk kedalam agar segera bisa pergi sekarang juga dan tentu Alisha duduk di samping Aresh karena dia ingin memberikan ruang untuk Demian dan Bella agat mereka bisa lebih dekat lagi nanti nya


Sementara itu kini Marsha pun tengah berada di kediaman Fabian dia masih diam saja di sana tidak tahu harus melakukan apa karena sekarang pun Fabian sedang pergi keluar entah kemana

__ADS_1


“Apa yang harus aku lakuan di sini tidak mungkin kan jika aku terus berdiam diri di sini karena aku juga tidak suka berada di tempat ini .” Kata Marsha


“Nona ini makanan dan minuman nya silahkan di makan .” Kata maid di rumah Fabian


“Ah iya terima kasih banyak taruh saja di sini .” Kata Marsha sambil menatap tersenyum kearah maid itu


“Baiklah nona kalau begitu saya akan pergi sekarang jika membutuhkan sesuatu katakan saja kepada saya nanti .” Kata maid tersebut lalu pergi meninggalkan Marsha sendirian di sana


“Kau bukan nya calon istri Fabian , kenapa ada di sini ?.” Tanya Sandi yang baru saja masuk ke rumah Fabian


“Ah iya tuan saya .” Jawab Marsha sambil menundukkan kepala nya


“Apa Fabian ada di rumah aku ingin bertemu dengan nya ?.” Tanya Sandi


“Maaf tuan tapi kak Bian sedang keluar tadi .” Kata Marsha


“Oh jadi dia pergi padahal kita sudah janjian tadi sebelum aku datang ke sini .” Kata Sandi


“Jika memang sudah janjian maka anda bisa menunggu saja di sini tuan .” Kata Marsha


“Baiklah aku juga tidak mungkin pergi karena memang urusan ku kali ini juga sangat penting sekali dengan nya .” Kata Sandi


Dia kini duduk di hadapan Marsha sambil sejak tadi pun juga tak henti menatap ke arah Marsha membuat yang di tatap pun menjadi begitu gugup sekali


“Aku baru tahu jika adik ipar Alex sangat cantik sekali bahkan lebih cantik dari istri nya .” Kata Sandi sambil tersenyum menatap Marsha


“Anda bisa saja tuan terima kasih atas pujian nya .” Kata Marsha


“Apa yang aku katakan benar tudak bohong kau memang sangat cantik sekali Marsha dan aku yakin jika Fabian akan beruntung memiliki mu sebagai istri nanti nya tapi aku ingin mengingatkan mu saja jangan membangkang dengan nya karena dia sangat galak jika marah apalagi jika di bantah dia akan sangat tidak suka sekali .” Kata Sandi


Marsha sudah tahu karena dia juga sudah pernah melihat kemarahan Fabian bahkan dia juga sangat takut ketika melihat raut wajah marah lelaki yang akan menjadi pendamping hidup nya itu nanti

__ADS_1


“Kau jangan mencoba untuk menggoda nya Sandi jika tidak ingin ku robek mulut mu itu .” Kata Fabian yang kini mulai berjalan menghampiri kedua nya terlihat juga tatapan nya yang sangat tajam sekali kepada Sandi


__ADS_2