
Demian dan Bella sampai juga di restoran kini mereka segera masuk ke dalam dan tak di sangka juga mereka bertemu dengan Jesi di sana
“Wah Bella lama kita tidak bertemu , ayo duduk .” Kata Jesi terlihat sangat senang melihat kedatangan Bella saat ini
“Kamu apa kabar Jes ?.” Tanya Bella
“Aku sangat baik sekali , oh ya kenapa kamu lama tidak ke sini bahkan jarang juga balas pesan ku .” Kata Jesi
“Maaf ya aku akhir-akhir ini terlalu banyak pekerjaan jadi sangat sibuk sekali .” Kata Bella
“Memang ya model terkenal itu sangat sibuk sekali pantes saja kamu cepat kaya karena kamu sangat kerja keras sekali .” Kata Jesi
“Hay nyonya Alex bukan nya kau pun juga sangat kaya sebab suami mu adalah Alexander Danuarta pengusaha kaya di sini .” Kata Demian
“Ah Demian bisa saja tapi seperti nya kau yang lebih kaya dari suami ku .” Kata Jesi
“Sudah sudah kenapa malah membahas kekayaan di sini kalian ini ya .” Kata Bella
“Hanya berdua tumben Alisha tidak ikut ?.” Tanya Jesi
“Dia sedang banyak kerjaan juga jadi tidak bisa ikut dan lagi tadi aku juga baru pulang pemotretan jadi nya langsung ke sini .” Kata Bella
“Enak ya yang kerja di antar pacar .” Goda Jesi
“Kamu juga enak kan hanya duduk manis saja sambil merawat anak kamu menajdi nyonya Alex .” Kata Bella bercanda
“Sejujur nya lebih enak bekerja sih karena banyak teman juga dan lagi jika hanya di rumah saja tentu aku sangat bosan sekali .” Kata Jesi
“Hah bukan nya malah lebih enak tidak bekerja ya bisa menghabiskan waktu dengan melakukan apapun yang kamu sukai .” Kata Bella
“Tentu saja dia tidak bisa terlalu bebas sayang karena pak bos Alex tidak akan membiarkan istri nya pergi hanya seorang diri tanpa dia yang mendampingi .” Kata Demian
“Kalian pesan saja makan dulu nanti kuta lanjut kan obrolan nya .” Kata Jesi
Jesi segera pergi untuk mengambil Lexa yang sekarang tengah duduk manis bermain bersama sahabat nya setelah itu dia pun kembali menuju meja Bella untuk kembali mengobrol lagi bersama mereka
“Wah cantik sekali Lexa .” Kata Bella
“Terima kasih tante Bella .” Kata Jesi dengan nada suara seperti anak kecil
“Alex tidak di sini ?.” Tanya Demian
“Tadi di sini tapi sudah kembali lagi ke kantor menyelesaikan pekerjaan nya .” Kata Jesi
“Bisnis men sekali dia dan profesional sekali dalam bekerja .” Kata Demian
“Terus saja ya kamu seperti nya suka sekali berkata seperti itu tapi seperti nya itu penghinaan bukan pujian .” Kata Jesi
“Sensitif sekali nyonya aku hanya berkata sesuai fakta saja .” Kata Demian
“Rahma tidak ke sini Jes kok aku tidak melihat dia dari tadi ?.” Tanya Bella
“Dia di larang suami nya pergi tanpa sang suami di sisi nya .” Kata Jesi
“Alex dan para sahabat nya memang parah sekali bahkan mereka sengaja mengatur pasangan mereka dan mengurung nya seperti di penjara dengan cinta .” Kata Demian
__ADS_1
“Ih kamu jangan bicara begitu tidak baik .” Kata Bella sambil mencubit Demian agar dia tidak sembarang bicara juga nanti malah membuat suasana menjadi tidak enak
“Santai saja Bella aku juga tahu bagaimana kekasih mu ini jadi aku juga tidak terlalu memperdulikan ucapan nya .” Kata Jesi
Makan kini datang dan Jesi pun mempersilakan mereka makan dan dia pergi meninggalkan mereka sebab tidak ingin mengganggu juga karena mereka adalah pelanggan di sini
“Jes kamu mau kemana ?.” Tanya bunda Dona
“Jesi hanya ingin membantu bun seperti nya restoran sangat rame sekali jadi Jesi ingin membantu yang lain nya juga .” Kata Jesi
“Tidak perlu di sini sudah banyak karyawan lagi pula jika kamu membantu juga lalu bagaimana dengan Lexa dia nanti sendiri kalau jatuh bagaimana .” Kata Dona
“Tapi bun jika Jesi hanya duduk manis saja dan tidak membantu rasa nya sangat tidak nyaman sekali .” Kata Jesi
“Sudah duduk sini saja temani bunda lagi pula jika kamu membatu dan Alex tahu bisa marah nanti dia dan bunda serta ayah akan merasa sangat tidak enak sekali karena kami membuat kamu ikut bekerja juga .” Kata Dona
“Bunda kenapa malah berpikir seperti lagian mana mungkin Alex akan marah kepada bunda kan bunda juga sudah di anggap seperti keluarga sendiri oleh nya bahkan bunda kan memang bunda Jesi jadi dia tidak akan marah kepada bunda .” Kata Jesi
“Justru karena hal itu bunda pun menjadi sangat tidak enak sekali dengan dia karena dia sangat baik dengan bunda dan keluarga bunda apalagi dengan Rahma dia juga baik kepada Rahma .” Kata Dona
“Itu memang harus bun kan kalian keluarga Jesi jadi keluarga Jesi ya keluarga suami Jesi juga jadi wajar kan jika dia membantu Rahma juga .” Kata Jesi
Dona memeluk Jesi dia sangat beruntung sekali bisa mengenal Jesi meskipun Jesi bukan lah anak kandung nya tapi dia juga menyayangi Jesi seperti dia menyayangi Rahma putri nya sendiri tidak pernah dia dan suami nya membedakan antara Jesi dan juga Rahma bagi kedua nya Jesi dan Rahma adalah anak mereka
“Bunda Jesi kenapa ?.” Tanya Aris
“Tidak ada apa-apa ayah hanya saja kami melepas rindu berdua .” Kata Dona
“Kenapa tidak ajak ayah juga malah hanya berdua saja . Oh ya Jesi bagaimana kabar Marsha kenapa dia sama sekali tidak pernah terlihat ?.” Tanya Aris
“Semoga dia bahagia dengan pernikahan nya dan suami nya bisa menjaga dia dengan baik seperti Alex menjaga kamu .” Kata Aris
“Ya semoga begitu karena Marsha juga sangat baik jadi Jesi berharap dia juga mendapatkan pasangan yang baik juga .” Kata Jesi
Dia juga sebenar nya sangat penasaran sekali dengan kondisi adik tiri nya itu tapi Jesi juga tidak bisa menghubungi nya hal itu membuat nya bingung bagaiman cara menghubungi Marsha jika seperti ini bahkan ponsel Marsha tidak bisa dia hubungi sama sekali jadi dia tidak tahu harus mencari kabar tentang adik nya itu di mana bahkan papa nya pun juga berkata sangat sulit menghubungi Marsha dan Alex pun juga mengatakan jika dia tidak boleh ikut campur dengan urusan rumah tangga adik nya jadi Jesi pun hanya bisa diam saja menunggu Marsha menghubungi nya saja karena dia juga tidak ingin merusak rumah tangga sang adik jika dia ikut campur apalagi yang dia nikahi juga bukan orang sembarangan jadi Jesi tidak ingin salah langkah juga
“Kamu senang sekali ya makan di sini .” Kata Demian
“Iya di sini makanan nya enak sekali dan bikin ketagihan .” Kata Bella
“Jadi bisa nanti kalau kita nikah makanan nya dati restoran ini saja .” Kata Demian membuat Bella pun langsung tersedak dan kini terbatuk . Bella kaget dengan apa yang Demian katakan kepada nya bahkan dia pun tidak berpikir jika Demian akan menikahi nya sebab masa lalu dia begitu buruk jadi dia sangat takut sekali apalagi Demian bukan lah orang sembarangan , dia takut nama baik Demian akan rusak jika menikah dengan diri nya yang banyak masalah ini
“Hati-hati sayang tidak ada juga yang akan merebut makanan kamu jadi kamu tenang saja .” Kata Demian sambil mengelap bibir Bella
“Ya siapa tahu kamu mau ambil makanan ku juga karena makanan kamu sudah habis kan .” Kata Bella menyungging kan senyum nya
“Aku bisa pesan lagi jika mau jadi untuk apa ambil makanan milik kekasih ku nanti kamu malah kelaparan lagi karena masih belum kenyang .” Kata Demian
Kedua nya mengobrol santai saja dan sesekali juga bercanda bersama membuat orang yang melihat nya pun juga merasa iri dengan keromantisan yang mereka lakukan saat ini apalagi Demian sangat pengertian sekali kepada kekasih nya dan dia juga sangat tampan serta Bella juga cantik membuat kedua nya pun terlihat sangat cocok dan serasi sekali jadi nya
“Oh ya apa kamu ada niatan menjodohkan Alisha dengan kolega kamu ?.” Tanya Bella
“Tidak , aku tidak akan melakukan nya karena aku tidak ingin memaksa dia untuk mengikuti apa yang aku mau . Cinta tidak bisa di paksakan jadi aku membebaskan dia namun tetap saja aku akan melihat siapa yang dia cintai dan apa lelaki itu pantas untuk Alisha jika tidak pantas maka aku akan berusaha untuk menjauhkan nya dari Alisha .” Kata Demian
“Bukan nya itu sama saja seperti dia mengikuti keinginan kamu karena dia tidak bisa menikah dengan lelaki yang dia cintai .” Kata Bella
__ADS_1
“Bukan begitu sayang aku hanya tidak ingin jika dia jatuh cinta kepada lelaki yang salah yang hanya akan memanfaatkan dia saja karena dia adalah adik ku bahkan masih belum banyak yang tahu jika dia adalah adik ku karena aku tidak ingin dia hanya di manfaatkan orang yang gila kekuasaan .” Kata Demian
“Uh kamu memang kakak yang baik dan idaman sekali .” Kata Bella
“Bukan hanya Kakak idaman tapi aku juga suami idaman kamu kan .” Kata Demian kembali menggoda kekasih nya membuat Bella hanya tersenyum malu saja saat ini dengan berbagai macam gombalan dari Demian
“Sudah ah lanjut makan saja jangan terus menggoda ku nanti jantung ku malah tidak aman lagi kalau keseringan dapat gombalan dari kamu .” Kata Bella
“Tenang saja aku akan mengobati jika jantung kamu dalam masalah .” Kata Demian bercanda lagi membuat Bella kembali memukul nya
Di kantor Alex kini dia sudah bertemu dengan Fabian bahkan terlihat kedua nya kini sedang saling tatap
“Apa yang membuat mu datang ke kantor ku adik ipar ?.” Tanya Alex dengan santai nya
“Adik ipar , maksud mu apa Lex ?.” Tanya Ken
“Dia menikah dengan Marsha adik istri ku jadi dia saat ini sudah menjadi ipar ku bukan .” Kata Alex
“Wah wah wah rencana mu bagus sekali Fabian sungguh aku tidak menduga nya jika kau ingin sekali menjadi ipar Alex hingga menikahi adik ipar nya .” Kata Ken
“Aku tidak butuh pujian dari mu .” Kata Fabian
“Apa yang membuat mu datang ke sini bukan nya kita tidak se akrab itu hingga kau pun datang menemui ku ke sini .” Kata Alex
“Kau benar kita tidak se akrab itu tapi kali ini aku ingin bekerja sama dengan mu .” Kata Fabian
Alex pun langkan tertawa mendengar nya , bagaimana bisa musuh mengajak nya bekerja sama itu sungguh di luar dugaan bukan dan lagi untuk apa juga bekerja sama dengan musuh tidak ada gunanya juga bagi Alex
“Kenapa kau sangat yakin sekali jika aku akan mau bekerja sama dengan mu, apa sebegitu tinggi nya percaya diri mu hingga kau datang ke sini .” Kata Alex
“Bahkan tawaran ku sangat baik sekali dan aku yakin kau tidak akan menolak nya juga .” Kata Fabian
“Apa yang kau inginkan ?.” Tanya Alex
“Aku tahu jika istri mu ingin menemui adik nya bukan jadi aku akan mengizinkan nya asal kau mau menghancurkan karir Laura .” Kata Fabian
Alex sejenak masih terdiam mencerna apa yang di inginkan oleh Fabian dia masih diam sambil berpikir jika hanya menghancurkan karir seseorang tentu saja Fabian bisa melakukan nya dan itu sangat mudah sekali tapi kenapa dia ingin Alex yang melakukan nya bukan nya itu aneh
“Laura bukan nya dia kekasih mu lalu kenapa kau ingin menghancurkan dia ?.” Tanya Alex
“Itu bukan urusan mu jika kau mau melakukan nya maka aku akan mengizinkan istri mu untuk berkomunikasi bahkan bisa menemui adik nya .” Kata Fabian
“Tawaran yang cukup menarik sekali tapi seperti nya aku sangat tidak tertarik akan hal ini karena istri ku juga tidak terlalu memperdulikan adik nya .” Kata Alex
“Apa kau yakin jika dia tidak perduli dengan adik nya ?.” Tanya Fabian
Alex hanya diam saja karena dia juga tahu jika sang istri memang sangat ingin bertemu dengan adik nya bahkan dia juga sangat khawatir sekali dengan kondisi Marsha tapi Alex tidak ingin bekerja sama dengan musuh nya
“Bahkan kita memiliki musuh yang sama Karl Cristian , jadi Ayolah jangan sombong kita bisa bekerja sama menghancurkan nya kakak ipar .” Kata Fabian dengan sangat santai sekali
“Ini sangat mustahil jika kau mau bekerjasama dengan musuh mu sendiri Lex bahkan aku sangat tidak percaya kenapa Fabian ingin mengajak mu Kerja sama atau mungkin ini hanya jebakan dia saja .” Kata Ken
“Sudah ku katakan bukan jika aku tidak ada urusan dengan mu bahkan perusahaan mu saat ini dalam masalah jadi urus saja bisnis mu jangan ikut campur urusan ku .” Kata Fabian
“Dan kau yang membuat kekacauan dalam bisnis ku dasar bodoh .” Kata Ken kesal
__ADS_1
Dia terjebak dalam permainan Fabian hingga membuat perusahaan nya tidak baik-baik saja hingga membuat Alex pun menjadi sangat marah sekali kepada nya bahkan Alex sering membuat dia kesusahan karena Ken harus bekerja bersama dengan Alex di ruang yang sama juga dengan tatapan mata tajam Alex yang seperti sangat siap sekali untuk menerkam mangsa nya saat itu juga