Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 214


__ADS_3

Jesi masih tidak menyangka jika sang adik pun kini telah menikah bahkan dia pun tidak di beri tahu akan hal itu membuat nya merasa sedih sekali bahkan dia tidak tahu lelaki yang seperti apa yang kini sudah menjadi suami sang adik yabg sangat baik itu


“Kamu kenapa sayang ?.” Tanya Alex sambil memeluk Jesi dari belakang sebab ini sudah satu minggu juga setelah dia tahu jika adik nya menikah dan itu pun dari mulut Demian bahkan sang suami pun tahu Namun dia sama sekali tidak berniat untuk memberi tahu Jesi akan kabar tersebut


“Apa dia lelaki yang baik dan apa Marsha akan bahagia bersama dengan nya ?.” Tanya Jesi


“Aku tidak bisa menilai baik buruk nya seseorang sebab aku pun dengan kamu juga dulu tidak sebaik ini sayang .” Kata Alex


“Tapi kamu pasti tahu bukan siapa dia dan aku tidak ingin jika nanti Marsha malah mendapatkan hal buruk bahkan dia tidak pernah mendapatkan nya sebelum itu berbeda dengan aku .” Kata Jesi


“Semua manusia memiliki ujian hidup masing-masing jadi jika dia tidak pernah merasakan penderitaan maka dia tidak akan bisa kuat .” Kata Alex


Mendengar ucapan sang suami membuat hati Jesi semakin kacau dia yakin jika lelaki yang menikah dengan Marsha bukan lelaki baik bahkan dia pun tidak bisa membayangkan jika adik nya itu mendapatkan penyiksaan sebab sejak dulu Marsha selalu di manja oleh orang tua nya tidak akan di biarkan dia susah sedikit pun juga meskipun dia tidak menginginkan nya namun tetap sama mama dan papa akan memanjakan dia melebihi apapun juga


“Tapi jika dia langsung mendapatkan pembelajaran kehidupan tentu saja dia tidak akan bisa menerima nya dengan baik sebab dia tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti itu sebelum nya .” Kata Jesi


“Sudah lah nanti kita akan mengunjungi dia aku janji kepada kamu jika aku akan mengajak kamu mengunjungi Marsha nanti nya .” Kata Alex


Dia juga tidak mendapatkan informasi dari anak buah nya jika acara Marsha dan Fabian di laksanakan sama dengan acara pernikahan Kevin dan juga Rahma hal itu di luar dugaan Alex bahkan kini Alex pun sudah tidak bisa lagi ikut campur jika Marsha sudah menjadi istri Fabian karena itu adalah urusan rumah tangga mereka berdua kecuali jika Marsha meminta bantuan nya maka Alex akan membantu adik ipar nya itu untuk lepas dari Fabian atas keinginan nya sendiri tentu nya tanpa Alex minta juga .


Jesi masih tidak percaya jika mama dan papa nya kalah menjerumuskan sang adik meskipun dia masih belum tahu siapa lelaki yang menikahi adik nya tapi Jesi masih tetap dengan keyakinan nya jika dia bukan lah lelaki yang baik untuk sang adik bahkan dia pun masih berpikir juga kenapa Marsha tidak bercerita kepada nya dan kenapa dia malah menutupi semua ini


“Sudah jangan terlalu di pikirkan aku tahu kamu pasti merasa kasihan dengan Marsha tapi ingat lah aku juga menganggap dia sebagai adik ku dan jika dia meminta bantuan untuk lepas dari suami nya maka aku langsung akan membantu nya tanpa aku menolak aku akan segera bergerak untuk membantu dia lepas dari sang suami meskipun orang tua nya akan tidak setuju tapi aku tidak akan perduli selama Marsha yang menginginkan perpisahan itu maka aku akan mengabulkan nya dengan cara membantu dia .” Kata Alex lalu kembali mempererat pelukan nya kepada sang istri . Alex tidak mau jika terus menerus Jesi menyalahkan diri nya sendiri hingga dia pun akan larut dalam kesedihan itu seperti yang terjadi saat ini dan Alex sangat tidak bisa jika melihat orang yang sangat dia cintai bersedih seperti sekarang


“Kamu janji akan melakukan nya kan ?.” Tanya Jesi


“Aku tidak akan pernah mengingkari ucapan ku sayang apapun yang bisa membuat ku bahagia maka aku akan melakukan nya .” Kata Alex


Jesi senang jika Alex mau membantu adik nya jika memang nanti Marsha meminta bantuan nya dan Jesi pun berharap juga nanti jika dia bisa berkomunikasi dengan Marsha maka dia akan terbuka kepada sang kakak hingga dia juga akan bisa membantu sang adik nanti nya jika memang dia tidak tahan dengan sang suami


“Terima kasih banyak sayang aku sungguh bahagia jika memang kamu sudah menganggap Marsha adalah adik kamu sendiri karena aku juga tidak bisa membenci Marsha sebab dia adalah adik ku yang sangat ku sayang terlepas bagaimana orang tua kita memperlakukan kita tapi Marsha selalu saja berusaha untuk membantu ku selama ini “. Kata Jesi


Alex tahu itu karena dia juga sudah menyuruh Denis untuk mencari tahu jadi apapun tentang Jesi dia sudah tahu semua nya secara mendetail sekali dan dia pun berharap jika hubungan nya dengan Jesi akan sampai akhir hayat nya karena Alex pun tidak ingin jika dia kembali di hiantai oleh wanita yang sangat dia cintai nya itu seperti yang sebelum nya jadi sebisa mungkin Alex akan membuat Jesi bahagia bersama dengan nya dan dia akan merasa nyaman ketika berada bersama dengan Alex dan buah hati mereka tentu nya yang sangat Alex sayangi juga karena dengan adanya Lexa itu juga bisa membuat Jesi tidak akan memutuskan hubungan dengan nya nanti


Dan di kediaman Fabian kini terlihat juga jika Marsha melakukan pekerjaan rumah bahagia sejak pagi tadi dia membersihkan kolam renang halaman rumah bahkan dia juga mencuci semua mobil milik Fabian di sana sama sekali dia tidak menjadi ratu namun malah seperti pembantu namun meskipun demikian Marsha tidak pernah mengeluh walaupun lelah dan lapar dia menahan semua nya untuk bertahan berada di sana karena jika dia menyerah maka kedua orang tua nya lah yang akan menanggung akibat nya sebab mereka telah membuat perjanjian hitam di atas putih bersama dengan Fabian jadi mau tidak mau Marsha harus bertahan di rumah itu

__ADS_1


“Marsha .” Teriak Fabian dengan keras nya membuat Marsha pun bergegas menemui dia jika dia tidak segera datang pasti Fabian akan marah kepada nya


“Kau jangan lambat , dari tadi apa saja yang kau lakukan hingga lamban sekali datang nya .” Kata Fabian


“Aku tadi tengah mencuci piring kak .” Kata Marsha


“Apa kau bilang kak, bukan nya sudah aku kau akan jika kau harus memanggil ku apa .” Kata Fabian dengan nada tinggi nya kepada Marsha membuat Marsha hanya menunduk saja hingga Fabian pun menarik rambut nya membuat Marsha mengadu kesakitan


“Tuan sakit saya mohon lepaskan rambut saya .” Kata Marsha


“Kau selalu saja bertingkah sesuka hati mu bukan jadi aku akan memberikan mu sedikit pelajaran sekarang ini tuan putri .” Kata Fabian lalu menarik Marsha menuju sebuah ruangan yang sangat gelap sekali


“Tuan apa yang akan anda lakukan kenapa saya di bawah kemari ?.” Tanya Marsha


“Kau harus bersihkan gudang ingin dan aku hanya memberikan mu waktu dua puluh menit saja jika kau tidak bisa melakukan nya maka aku akan memberikan mu pelajaran lebih dari ini .” Kata Fabian


Gudang yang sangat tidak terawat dengan pencahayaan yang sama sekali tidak ada ini mana mungkin juga Marsha bisa memebrsihkan nya dengan cepat bahkan dia tidak tahu juga apa saja barang yang ada di dalam sana tapi jika dia membantah maka Fabian akan memberikan nya hukuman lain lagi yang entah apa itu dan Marsha pun tidak ingin mendapatkan nya maka dari itu dia pun menerima saja apa yang Fabian lakukan saat ini kepada nya agar dia tidak lagi marah dan malah menambah pekerjaan nya nanti


“Tunggu apalagi cepat lakukan jangan lamban jika kau ingin segera keluar dari ruangan ini .” Kata Fabian


“Kau ini memang tidak bisa bekerja ya bahkan melakukan hal sepele seperti ini saja sangat lambat sekali .” Komentar Fabian


Marsha tidak menyahuti karena dia masih takut jika dis menanggapi ucapan Fabian maka dia akan marah dengan nya


“Apa kau bisu dan tuli hingga tidak bisa mendengar kan apa yang ku katakan dan tidak bisa menjawab juga .” Bentak Fabian


“Saya hanya ingin fokus saja tuan agar semua pekerjaan ini segera selesai dan saya bisa melakukan kegiatan lain nya .” Kata Marsha


“Bagus sekali jawaban mu tapi aku sangat tidak suka dengan jawaban mu itu .” Kata Fabian


Fabian merasa jika Marsha cukup kuat juga menahan siksaan dia selama ini bahkan dia juga pernah menyiksa fisik nya tapi tidak pernah satu kali pun Fabian mendengar jika dia mengeluh bahkan dia masih terlihat tetap ceria hingga saat ini


“Aku akan meninggalkan mu dan ingat lakukan pekerjaan mu dengan baik dan benar karena aku sama sekali tidak ingin mendengar jika kau melakukan kesalahan maka orang tua mu yang akan mendapatkan hukuman dari ku nanti nya .” Kata Fabian


“Aku mohon jangan lakukan itu bahkan aku rela melakukan apapun asal jangan memberikan masalah kepada orang tua ku .” Kata Marsha

__ADS_1


“Lihat saja apa kau masih bisa menurut dengan ku atau tidak jika tidak maka orang tua mu bahkan kakak mu juga bisa menjadi sasaran ku .” Kata Fabian


Tentu nya Marsha tidak akan membiarkan hal itu terjadi dan dia akan tetap bertahan di rumah Fabian agar semua keluarga nya aman dari Fabian yang memang sangat mengerikan sekali ini bahkan Marsha juga tidak habis pikir kenapa ada orang se menakutkan suami nya ini


“Dari mana kau Fabian kenapa arah nya malah dari gudang ?.” Tanya Ben


“Aku memang dari sana , ada apa kalian datang ke sini ?.” Tanya Fabian


“Apa kau masih saja menyiksa nya . Hentikan lah bisa mati dia jika terus kau siksa .” Kata Sandy


“Itu bukan urusan mu jadi jangan memberikan aku nasehat karena itu tidak akan ada gunanya sama sekali .” Kata Fabian


“Tapi tujuan kita adalah menghancurkan Alex bukan malah menyiksa dia seperti itu bahkan ini sudah satu minggu kau melakukan nya Fabian .” Kata Sandy


“Sudah lah San kenapa kau masih saja suka mengatur Fabian bukan nya terserah dia jika dia ingin melakukan apapun kepada istri nya .” Kata Joe


Menurut Sandy ini di luar dugaan juga karena rencana awal adalah menghancurkan Alex menggunakan jasa Marsha tapi kenapa Fabian malah menyiksa Marsha setiap hari nya membuat Sandy pun juga merasa kasihan dengan wanita itu tapi dia juga tidak bisa melakukan apapun karena Fabian memang sama sekali tidak akan mau mendengar kan apa yang menjadi pendapat sang sahabat bahkan dia akan marah jika mereka terlalu ikut campur dengan urusan pribadi nya jadi Sandy pun juga harus bisa berhati-hati dalam ucapan nya agar tidak menyinggung Fabian juga yang jika itu terjadi maka hasil nya dia akan marah kepada nya


Di kantor kini Demian pun juga di sibukkan dengan beberapa peluncuran produk nya dengan Bella yang menjadi model nya . Perlahan tapi pasti Demian akan mengembalikan posisi Bella menjadi model kembali karena itu adalah keahlian kekasih nya dan Demian akan mendukung akan hal itu maka dari itu dia kini membuka usaha yang bisa juga mendukung karir sang kekasih


“Sayang kamu sudah melakukan pemotretan ?.” Tanya Demian yang sama sekali tidak canggung ketika memanggil Bella dengan panggilan seperti itu bahkan terlihat juga jika Demian kini mendekati Bella yang baru saja selesai pemotretan dan sedang membersihkan make up nya


“Aku sudah selesai baru saja , kenapa ?.” Tanya Bella


“Kita pergi jalan bersama untuk makan siang karena ini juga sudah waktu nya bukan kita istirahat dan makan siang bersama .” Kata Demian


“Boleh tapi aku ajak Alisha juga ya kasihan jika dia hanya makan sendiri saja .” Kata Bella


“Tidak masalah kita bisa menjemput sahabat kamu dulu setelah itu baru pergi makan siang bersama .” Kata Demian


Dia sangat sabar sekali menurut Bella bahkan sama sekali Demian tidak pernah sedikit pun juga merendahkan Bella dan Demian pun selalu saja membuat Bella merasa di hargai dan dengan Bella yang kini menjadi kekasih nya pun membuat semua orang tidak lagi memandang rendah diri nya bahkan kini semua pun tampak menghormati dia juga karena dia adalah kekasih Demian orang yang sangat hebat juga dalam bisnis


“Aku bereskan semua nya dulu Setelah itu kita pergi untuk menjemput Alisha di butik nya .” Kata Bella


“Baiklah sayang aku akan menunggu kamu di sini jadi segera lah ber beres sekarang juga .” Kata Demian yang kini memainkan ponsel nya sembari dia menunggu Bella merapikan semua barang yang tadi dia bawah dan dia gunakan ketika melakukan sesi pemotretan produk milik perusahaan Demian

__ADS_1


__ADS_2