Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
PERMOHONAN MAUREEN


__ADS_3

Air mata Maureen langsung mengalir dengan deras ketika mendengarkan kabar tersebut.


"Dokter, apakah anda bersedia mengantarkan aku untuk bertemu dengan suami ku di rumah sakit, dokter aku mohon antarkan aku, aku mohon."


Sungguh saat ini ke dua mata dokter Jean kembali tertuju kepada Maureen yang menangis meminta dokter Jean untuk segera mengantarkan dirinya ke rumah sakit.


"Nona Maureen ini sudah malam, dan tidak baik jika anda keluar dari dalam mansion di malam hari."


"Dokter aku mohon, aku mohon, aku yang akan menanggung semua hukuman jika memang karena ini aku harus di hukum, namun satu hal yang pasti, aku hanya ingin untuk berada di dekat tuan muda Austin untuk saat ini, jadi aku mohon dengan sangat dokter Jean bisa mengabulkan permintaan ku."


Sungguh saat ini air mata Maureen semakin basah membanjiri pipinya.


Dari dalam lubuk hatinya sebenarnya Maureen juga heran mengapa dirinya bisa begitu sedih ketika mendengarkan berita ini.


"Baik lah nona, aku sendiri yang akan mengantarkan mu ke rumah saki."


"Ayo dokter Jean kita harus segera kesana."


Dengan cepat Maureen menarik tangan dokter Jean dan langsung mengajak dokter Jean untuk menuju halaman depan.

__ADS_1


Dengan depan pula Maureen masuk ke dalam mobil dan meminta mobil tersebut menuju ke rumah sakit.


Dan untuk pertama kalinya Maureen kembali keluar dari dalam mansion Black Devil setelah selama ini terkurung di dalam mansion mewah.


*Tuhan, aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi di dalam hati ku, aku tidak tau mengapa pikiran ku begitu cemas memikirkan laki - laki itu.


Yang aku tau saat ini aku sedang mengikuti naluri hati ku saja untuk tetap ingin berada di dekatnya.


Dia suami ku Tuhan, bagaimanapun juga dia adalah ayah dari janin yang saat ini aku kandung.


Aku mohon untuk Engkau melindungi nya Tuhan dan menjaganya dengan baik*.


Meskipun Austin tidak pernah mencintai Maureen, meskipun pernikahan ini terjadi hanya karena janin yang saat ini ada di dalam rahim Maureen.


Namun bagi Maureen Austin tetaplah suaminya dan dia akan mengabdikan dirinya untuk orang yang berani menikahi nona malam secara sah di hadapan hukum negara NA dan juga agama.


Dengan meremas - meremas ujung roknya m


Maureen menaruh rasa cemasnya tersebut.

__ADS_1


Dan mobil pun pada akhirnya masuk ke dalam halaman rumah sakit.


Dari dalam mobil Maureen dapat melihat banyak pengawal yang berdiri di ujung pintu di halaman rumah sakit tersebut.


"Ada apa nona Maureen?"


Dokter Jean kembali menegur Maureen karena melihatnya termenung.


"Dokter kenapa banyak sekali pengawal ada di tempat ini?"


"Ya nona Maureen, ini merupakan pengaman untuk anggota mafia yang terpaksa harus melakukan rawat inap atau mengalami tindakan di rumah sakit ini."


"Ayo nona Maureen sebaiknya kita segera turun, tuan besar sudah menunggu kedatangan kita."


"Tuan besar? siapa tuan besar dokter Jean?"


Namun pada akhirnya pertanyaan Maureen belum sempat terjawab karena dokter Jean langsung turun dari dalam mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah sakit.


Hai, hai pembaca setia penjara cinta sang mafia, terus dukung author nya yah, dengan memberikan like dan vote sebanyak - banyaknya, agar authornya tetap semangat. Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2