
Tak teras kini hari di mana pergi hanya Marsha dan Fabian pun tiba bahkan tempat yang akan di gunakan untuk menyelenggarakan acara tersebut pun terlihat sangat megah sekali namun juga sangat privat karena Fabian juga masih menyembunyikan hal ini dari Alex untuk memberikan nya kejutan bahkan tamu yang dia undang pun juga para klien nya saja tidak ada yang lain bahkan para klien Romy pun juga di larang datang oleh Fabian guna menghindari tersebar nya acara ini hingga nanti sampai ke telinga Alex tentu Fabian tidak akan membiarkan sampai hal tersebut terjadi nanti nya dia tidak akan mau jika rencana nya nanti bisa gagal
“Kamu sangat cantik sekali sayang , senyum lah karena kamu sekatang adalah wanita yang sangat beruntung sekali bisa bersanding dengan tuan Fabian .” Kata Selin
“Tapi ma , Marsha tidak ingin jika acara ini terlaksana bahkan Marsha pun juga tidak ingin menikah dengan tuan Fabian karena dia pun juga tidak seperti apa yang kita duga ma .” Kata Marsha
Plak
Tamparan kini mendarat di pipi mulus Marsha dan yang melakukan nya adalah mama yang dulu sangat menyayangi diri nya bahkan Marsha pun juga sangat terkejut sekali kenapa bisa sang mama berlaku kasar kepada nya padahal selama ini tidak pernah Selin main tangan kepada putri nya itu
“Jaga bicara mu Marsha jangan kau membangkang kepada mama bahkan mama sudah merawat mu sejak kecil apa ini balasan mu kepada kami .” Kata Selin dengan emosi dan amarah nya
“Kenapa mama selalu saja memaksakan kehendak bahkan dengan kak Jesi pun dulu juga seperti itu dan sekarang aku. Kenapa mama melakukan itu apa mama tidak sayang dengan ku .” Kata Marsha
“Justru karena mama sangat menyayangi mu maka dari itu mama melakukan hal ini . Lihat lah Jesi anak itu sangat bahagia dengan Alex jadi mama yakin jika nanti kamu pun juga akan sangat bahagia dengan tuan Fabian karena dia lebih dari Alex suami Jesi .” Kata Selin
“Kak Alex tidak sama dengan lelaki itu ma bahkan kak Alex justru lebih baik dari nya .” Kata Marsha
Kembali tamparan itu pun mendarat di pipi nya bahkan Selin pun sampai menarik tangan Marsha dengan kasar karena dia masih di selimuti emosi saat ini
“Ma apa-apaan kamu kenapa terus menampar anak kita lihat lah sampai merah seperti itu pipi nya jika tuan Fabian tau dia pasti akan sangat marah sekali .” Kata Romy
__ADS_1
“Dia sekarang sudah berani pa jadi mama hanya ingin memberikan nya pelajaran saja tidak lebih dari itu .” Kata Selin
“Jangan terlalu kasar dengan nya karena jika tuan Fabian tahu dia pasti akan marah kepada mama ingat lah itu . Kamu bersiap lah Marsha jangan membantah lagi sebaik nya terima saja semua nya .” Kata Romy lalu dia pun segera pergi meninggalkan tempat itu dan Selin pun kini membantu putri nya bersiap agar cepat juga sebab semua orang juga sudah menunggu nya termasuk juga Fabian dia sudah ada di bawah sejak tadi maka dari itu Selin tadi menyusul anak nya agar dia segera bersiap dan tidak lagi mengulur waktu tidak jelas seperti saat ini karena memang Marsha di rasa terlalu lama juga
“Ayo turun semua sudah siap dan menunggu jangan membuat semua nya menjadi berantakan .” Kata Selin
Dengan terpaksa kini Marsha pun harus mengikuti sang mama bahkan dia pun sudah tidak bisa membayangkan lagi akan menjadi apa nanti dia setelah menikah dengan Fabian nanti karena lelaki itu sangat tidak bisa di tebak , terkadang kasar dan terkadang juga dingin sekali namun Marsha sama sekali tidak suka dengan nya dan tidak pernah juga dia tertarik dengan Fabian karena bagi nya Fabian terlalu menakutkan sekali
“Lihat lah calon mu cantik sekali Fabian hanya saja dia sebagai boneka mu saja , kasihan sekali dia .” Kata Sandy
“Diam lah aku tidak membutuhkan komentar mu saat ini .” Kata Fabian
“Jangan sampai kau jatuh hati kepada nya Fabian jika itu terjadi maka semua yang kita rencanakan pasti akan gagal total karena kau melibatkan perasaan mu .” Kata Evan
Kini acara yang di tunggu pun segera di mulai bahkan terlihat juga Fabian kini sudah bersiap untuk memulai acara nya ini
Dan di sana ada juga pasangan Demian dan juga Bella yang hadir di acara tersebut sebab Demian a salah klien dari Fabian jadi dia pun juga mendapatkan undangan khusus jadi nya
“Itu bukan nya lelaki yang membatalkan pesanan ke butik kenapa dia ada di sini .” Kata Bella tanpa sadar
“Jadi Fabian yang melakukan nya , membuat Alisha Marah dan kesal sebab semua nya sudah di kerjakan tapi dia tidak mau membayar nya ?.” Tanya Demian
__ADS_1
“Iya lelaki itu yang melakukan nya .” Kata Bella
“Sialan jadi Fabian yang melakukan nya , awas saja kau Fabian akan aku hajar kau nanti .” Batin Demian dengan mengepalkan tangan nya
“Anda tidak apa-apa ?.” Tanya Bella
“Ya aku tidak apa-apa , jangan terlalu formal dengan ku sebaik nya bicara biasa dan santai saja sebab kita adalah pasangan kekasih .” Kata Demian
“Baiklah aku akan mencoba nya namun maaf jika aku masih belum terbiasa .” Kata Bella
“Sebaik nya kita cari tempat duduk saja dulu nanti kita mengobrol lagi .” Kata Demian
Dia kini menggandeng tangan Bella membuat Bella terkejut awal nya namun setelah itu dia pun sudah bisa menetralkan keterkejutan nya saat ini
Acara yang mereka datangi memang sangat privat sakali bahkan jika tamu undangan nya tidak membawa kartu undangan maka mereka pun tidak di perbolehkan masuk dan juga pengecekan barang bawaan nya pun juga di lakukan dengan sangat ketat sekali
“Seperti nya dia adalah orang yang penting ya hingga acara nya sangat privat sekali .” Kata Bella
“Tidak terlalu penting , Fabian dengan ku sama saja bahkan Alex juga sama dengan kita jadi pemikiran mu itu salah nona cantik .” Kata Demian sambil mencubit pipi Bella gemas
“Kamu apa sih kenapa melakukan nya , malu di lihat banyak orang .” Kata Bella
__ADS_1
“Sama kekasih sendiri kenapa malu , sudah santai saja agar kamu bisa terbiasa nanti nya .” Kata Demian
Demian memang sengaja melakukan nya agar dia bisa dekat dengan Bella hingga Bella sang kekasih nya saat ini akan bisa membuka hati nya dengan sangat mudah sekali itu yang dia inginkan karena jika dia terus memaksa Bella pasti Alisha sang adik akan marah dengan nya