Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
AUSTIN TERTEMBAK


__ADS_3

Austin mengatakan hal tersebut sambil menunjuk ke layar raksasa dimana darah mulai mengalir dari organ kewanitaan satu wanita yang saat ini masih di perkosa secara beramai - ramai.


"Kirimkan wanita tersebut tanpa busana, taruh wanita itu di depan pintu gerbang keluarga Harold, ini adalah hadiah yang telah di kirimkan kelompok mafia Black Devil ketika berani berurusan dengan ku."


Austin mengatakan hal tersebut tanpa perasaan, bagi Austin hidup di dalam lingkungan mafia tidak membutuhkan perasaan terutama untuk menghadapi semua musuh - musuhnya tersebut.


"Baik tuan Austin, akan segera kami lakukan."


"Hari ini jadwal ku untuk berkuda, siapkan kuda yang terbaik untuk aku tunggangi."


"Baik tuan Austin."


Dan setelah mengatakan hal tersebut Austin langsung keluar dari ruangannya.


Salah satu kegemaran Austin, adalah berkuda, itu sebabnya Austin memiliki lebih dari satu ekor kuda untuk memenuhi kegemaran nya tersebut.


Hari ini di dalam cuaca yang terik, Austin melakukan kegemaran nya tersebut, namun tidak berlangsung lama, terdengar suara tembakan yang diarahkan kepada Austin saat Austin sedang asyik melakukan kegemarannya tersebut.

__ADS_1


"Pengawal, cepat panggil dokter Jean, tuan Austin terluka!"


Asisten Jo segera berteriak kepada seluruh pengawal untuk memanggil dokter Jean beserta tim medis kelapangan.


Setelah meneriakkan hal tersebut, asisten Jo langsung berlari dengan menunggangi kuda menghampiri Austin yang telah terjatuh dari kuda dengan luka tembak di punggungnya.


"Pengawal sisir semua mansion Black Devil, kali ini ada satu musuh yang kembali berhasil menyusup ke dalam mansion, tembak mati dia seketika bagi siapapun yang menemukannya."


Dan setelah mengatakan hal tersebut para pengawal segera menelusuri semua mansion Black Devil.


"Dokter Jean, lebih baik kita bawa tuan Austin ke ruangan medis ke mansion bagian selatan."


"Tuan Jo, kita harus ke rumah sakit, tuan muda mengeluarkan banyak darah dan tidak ada persediaan darah lagi di dalam mansion."


"Tidak dokter, untuk membawa keluarga Black Devil berobat ke pusat rumah sakit harus menggunakan aturan."


"Hapus aturan itu untuk saat ini jika ingin tuan muda selamat, suster bawa tuan muda masuk ke dalam mobil dan kita akan tetap keluar dari dalam mansion atas izin atau tidak ada izin sekalipun."

__ADS_1


Dengan tegas dokter Jean mengatakan hal tersebut kepada asisten Jo dan langsung meminta para perawat untuk mengangkat tubuh Austin yang sudah penuh dengan darah.


Maafkan aku asisten Jo, bukan maksudku tidak menghargai mu, namun nyawa tuan muda Austin lebih berharga dari segalanya.


Selesai mengatakan hal tersebut dokter Jean masuk ke dalam mobil dan mobil tersebut melaju dengan kecepatan sedang keluar dari dalam mansion megah milik Black Devil.


Asisten Jo hanya bisa memandang kepergian mobil yang saat ini membawa Austin keluar dari dalam mansion mewahnya.


"Pengawal, berikan perlindungan kepada mobil yang saat ini sedang membawa tuan muda Austin keluar dari dalam mansion."


"Baik tuan muda Jo."


Hari ini sungguh merupakan satu kejadian yang mengejutkan ketika para musuh berhasil masuk ke dalam mansion Black Devil yang terkenal akan pengamanannya yang tingkat tinggi.


"Siapa sebenarnya kalian? mengapa kalian bisa masuk dengan mudah ke dalam mansion ini?"


Hai, hai pembaca setia penjara cinta sang mafia, terus dukung author nya yah, dengan memberikan like dan vote sebanyak - banyaknya, agar authornya tetap semangat. Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2