Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 181


__ADS_3

Sampai nya di rumah dia meminta sang Kakak untuk segera menggendong Bella menuju kamar nya dan tak lama kemudian dokter pun sudah datang bersama dengan Aresh untuk memeriksa keadaan Bella sekarang


“Dia tidak apa-apa jangan khawatir hanya saja tadi mungkin kekurangan oksigen saja. Beberapa jam lagi juga dia akan siuman kamu tenang saja nona .” Kata sang dokter yang di bawah oleh Aresh tadi


“Baik lah jika dia tidak apa-apa aku merasa sangat lega sekali dan aku pun berterima kasih kepada dokter yang sudah mau datang malam-malam begini .” Kata Alisha


“Itu bukan masalah besar nona dan saya pun memang juga bekerja untuk tuan Demian jadi kapan pun dia membutuhkan saya pasti akan langsung datang sebab bayaran yang dia berikan pun juga tidak lah murah .” Kata sang dokter yang tak lain adalah sahabat dari Demian sendiri


“Baik pak dokter terima kasih banyak sudah membantu .” Kata Alisha


“Kau jangan banyak bicara Devan sebaik nya pergi saja sekarang sebab urusan mu di sini sudah selesai .” Kata Demian


“Aku juga sudah bersiap untuk pergi bung jadi jangan mengomel . Transfer lah bayaran nya jangan sampai mengutang lagi karena rugi sekali bukan kau ini bos namun kerjaan nya utang terus kepada ku .” Kata Devan tersenyum mengejek Demian sejak tadi bahkan dia tidak perduli dengan tatapan sahabat nya itu sejak tadi dan kini dia pun beranjak untuk pergi dari kediaman Alisha yang Devan sendiri tidak mengetahui siapa dia namun dia tahu jika Alisha orang spesial bagi Demian sebab Demian terlihat sangat menyayangi nya juga menurut dia


“Kenapa dia bisa seperti ini Aresh bukan nya kau yang bersama dengan nya ketika di kantor ?.” Tanya Demian


“Saya juga mengurus beberapa pekerjanya tuan di kantor dan ketika beberapa kali mengecek juga nona Bella terlihat baik-baik saja . Terakhir saya berbicara dengan nya pun ketika akan mengajak nya makan siang bersama sesuai dengan apa yang anda perintahkan .” Kata Aresh


“Apa dia memiliki musuh di kantor hingga ada yang berniat untuk mencelakai nya atau ada anak buah Alex menyelinap di sana maka dari itu Bella sampai seperti ini . Kau sudah berjanji kan kak untuk menjaga dia dengan baik di kantor jadi tolong lah kak jangan membuat ku cemas dan was-was juga .” Kata Alisha


“Aku juga sudah menjaga dia dengan sangat baik dan lagi kamu tahu bukan aku ini bos jadi tidak mungkin aku terus menerus menjaga dia dan lagi tidak ada anak buah Alex yang menyusup di perusahaan ku kamu jangan berpikir bodoh seperti itu .” Kata Demian


Kekhawatiran dari Alisha membuat nya selalu menyangkut kan semua hal buruk kepada Alex karena memang hanya Alex lah yang menjadikan Bella musuh sedangkan Miranda dia sudah aman sebab Alex sudah mengurus nya dengan baik jadi tidak ada musuh yang mematikan untuk Bella selain mantan kekasih nya itu yang memang sangat tidak suka sekali jika dia bahagia jadi wajar bukan jika Alisha akan selalu saja berprasangka buruk kepada nya karena dia memang lah orang yang sangat patut sekali untuk di curigai selama ini bahkan semua hal buruk yang terjadi dalam hidup Bella adalah ulah dari Alex jadi Alisha hanya akan menyalahkan Alex untuk semua hal yang menimpa Bella


“Kalau Bella memiliki musuh di kantor itu tidak mungkin sekali bukan sebab mereka juga tidak mengenal Bella dan juga untuk apa mereka mencari masalah dengan Bella .” Kata Alisha


“Sudah lah Alisha yang penting kan sahabat mu sudah ketemu jadi jangan lah kamu berpikir banyak hal lain lagi yang penting dia sudah baik-baik saja bukan jadi sekarang istirahat lah .” Kata Demian


Ketika mereka masih sibuk berbicara terlihat kini perlahan Bella membuka mata nya dan dia pun terkejut sekali ketika melihat ada Demian di hadapa nya


“Alisha .” Panggil Bella membuat mereka bertiga pun langsung menoleh kearah sumber suara saat ini


“Ah Bella syukurlah kau baik-baik saja aku sungguh sangat mencemaskan mu .” Kata Alisha


“Maaf aku selalu merepotkan mu Alisha dan aku juga sungguh tidak pernah berniat untuk membuat mu susah .” Kata Bella


Alisha memeluk sahabat nya karena dia juga tidak merasa di repotkan sama sekali oleh Alisha sejak awal Alisha sangat senang sekali bersahabat dengan Bella sebab dia tahu jika Bella adalah wanita yang sangat baik dan dia juga paham sekali jika Bella sama sekali tidak pernah memanfaatkan diri nya justru jika dia menawarkan bantuan malah Bella menolak nya


“Pak Demian kenapa anda berada di sini ?.” Tanya Bella yang ingat ada bos nya di kamar dia


“Sahabat mu menyerang ku dan dia pun menuduh ku mencelakai mu sungguh dia sangat kurang ajar sekali bukan .” Kata Demian


“Dia tidak pulang dari kantor mu tuan jadi wajar bukan jika aku menyalahkan mu karena selama ini juga kau selalu memberikan banyak pekerjaan juga kepada nya hingga membuat nya kelelahan .” Kata Alisa


“Alisha jangan begitu tidak baik dan lagi itu memang sudah menjadi tugas ku karena bekerja di sana .” Kata Bella

__ADS_1


Dia mencoba mengingatkan sahabat nya agar tidak mencari masalah dengan Demian karena dia tahu bagaimana sadis nya Demian jadi Bella tidak ingin jika nanti Alisha akan mendapatkan masalah dari Demian kedepan nya sama hal nya yang terjadi dengan diri nya dan juga Alex


“Aku sudah membantu mu mencari sahabat mu itu jadi sekarang aku akan pergi dulu dan kau Bella beristirahat lah beberapa hari nanti Aresh akan mengurus semua nya .” Kata Demian


“Terima kasih banyak pak Demian .” Kata Bella


Kini Demian pun segera pergi di susul juga dengan Aresh yang ikut keluar dari kediaman Alisha dan kedua nya pun segera pergi ke rumah masing-masing untuk segera beristirahat juga


“Kenapa bisa terkunci di dalam kamar mandi sih apa ada yang mengerjai mu ?.” Tanya Alisha


“Aku juga tidak tahu Alisha , tadi nya aku tiba-tiba sakit perut itu membuat ku pun terus menerus ke kamar mandi dan entah kenapa juga aku tidak bisa membuka pintu kamar mandi bahkan aku berteriak minta tolong pun tidak ada yang membuka nya padahal aku mendengar ada yang masuk ke dalam kamar mandi namun mereka malah tidak menolong Ku sama sekali .” Kata Bella menceritakan semua kejadian nya kepada sang sahabat karena dia juga bingung padahal dia di kantor tidak memiliki musuh namun kenapa ada yang tega sengaja sekali mengunci nya di dalam kamar mandi


“Pasti ada yang sengaja melakukan nya , tidak apa jangan di pikirkan nanti aku akan mencari tahu nya sekarang kamu beristirahat saja .” Kata Alisha


“Mungkin saja kekasih pak Demian yang melakukan nya karena dia merasa cemburu dengan ku sebab aku terlihat dekat dengan nya .” Kata Bella yang mengingat jika terakhir kali dia bertikai dengan Sesil


“Kekasih bos mu itu , dia memiliki kekasih dan kekasih nya adalah karyawan dia di kantor ?.” Tanya Alisha


“Mungkin saja begitu tapi memang banyak yang mengatakan jika Sesil adalah wanita yang sangat dekat dan spesial bagi pak Demian bahkan tidak ada yang berani mengusik nya dan jika dia membuat kesalahan pun juga mendapatkan maaf dengan muda .” Kata Bella


Alisha terlihat berpikir sejenak kemudian dia pun meminta agar sahabat nya tidak memikrikan kejadian hari ini dan dia meminta Bella untuk beristirahat sekarang agar kondisi tubuh nya kembali fit setelah terlihat sangat pucat sekali . Setelah di rasa cukup kini Alisha segera kembali menuju kamar nya sendiri untuk beristirahat juga dan soal wanita yang di ceritakan oleh Bella nanti akan dia tanyakan sendiri kepada Demian untuk lebih jelas nya agar dia tahu apa benar sang kakak sudah memiliki kekasih atau itu hanya gosip saja


Pagi yang cerah di kediaman Albert kini mereka terlihat sedang sarapan bersama dan hari ini Marsha pun terlihat sangat cantik sekali sebab hari ini Fabian akan mengajak nya untuk pergi mencari cincin pertunangan dan ada beberapa hal lagi yang akan Fabian lakukan bersama dengan nya maka dari itu Selin mama nya meminta kepada dia untuk berdandan yang cantik sekarang ini


“Marsha tidak akan melakukan nya ma dan Marsha pun akan melakukan apapun yang mama dan papa inginkan tanpa membantah sedikit pun juga .” Kata Marsha


“Bagus , jadi lah anak yang penurut agar mama tidak memarahi mu lagi .” Kata Selin


“Hari ini tuan Fabian akan datang sendiri menjemput mu Marsha jadi bersikap lah yang ramah kepada nya .” Kata Romy


“Iya pa .” Kata Marsha


Mereka pun melanjutkan lagi makan bersama nya dan terlihat juga kini Marsha masih menatap lurus kedepan . Dia ingin sekali memberontak namun dia juga tidak bisa melakukan nya karena dia juga tidak berani jika harus melawan kedua orang tua nya


“Maaf tuan di luar ada tuan Fabian yang sudah datang .” Kata penjaga rumah Romy


“Biarkan dia masuk dan suruh duduk saja nanti kita akan segera ke sana setelah selesai sarapan .” Kata Romy


“Baik tuan saya akan meminta agar tuan Fabian masuk ke dalam .” Kata penjaga nya lalu pergi meninggalkan ruang makan di kediaman Romy dan terlihat juga kini di sana Marsha pun sudah sangat gugup sekali sebab Fabian sudah sampai di kediaman rumah nya bahkan dia sudah siap untuk menjemput nya sungguh itu di luar dugaan sekali dari Marsha karena Marsha mengira jika Fabian akan terlambat namun nyata nya dia sangat tepat waktu


“Ayo pa Marsha kita temui tuan Fabian jika dia menunggu lama itu sangat tidak baik sekali .” Kata Selin


“Benar dia memang tidak boleh jika menunggu terlalu lama dan lagi jika dia Marah nanti gawat karena kita meminta nya menunggu .” Kata Romy


“Dia tidak seperti Alex yang mudah marah pa jadi jangan seperti itu bicara nya sebab Fabian tidak sama dengan Alex jadi papa jangan terus membandingkan dia dengan Alex karena mereka pun juga sangat jauh berbeda lebih baik Fabian dari pada Alex pa karena dia sangat baik kepada kita tidak pernah menekan kita sama sekali .” Kata Selin

__ADS_1


“Ya sudah jangan lama-lama sebaik nya kita segera menemui nya saja .” Kata Romy


Mereka pun segera pergi menemui Fabian yang ternyata memang datang sendiri saja tanpa ada orang bersama nya


“Maaf tuan membuat anda menunggu sebab tadi kami masih sarapan , apa tuan mau sarapan di rumah ?.” Tanya Selin


“Tidak usah , aku datang hanya ingin menjemput calon istri ku saja sebab seperti yang aku katakan kemarin jika aku akan mengajak nya untuk mencari perlengkapan pesta pertunangan kita dan soal gaun untuk kalian berdua calon mertua ku nanti akan di kirim jadi kalian bisa memilih nya sendiri nanti .” Kata Fabian


“Terima kasih banyak tuan Fabian anda sangat baik sekali .” Kata Romy


“Sudah siap kamu jika iya ayo kita berangkat sekarang jika terlalu siang nanti jalanan macet .” Kata Fabian


“Aku sudah siap jadi kita bisa berangkat saja sekarang tanpa harus menunggu lama lagi .” Kata Marsha


Kedua nya kini segera keluar rumah dan menuju mobil mewah yang terparkir di halama rumah . Selin yang melihat mobil mewah milik Fabian pun dia merasa sangat senang sekali bahkan ketika dia melihat Fabian membuka pintu untuk sang anak itu pun juga membuat nya semakin senang karena dia merasa benar jika Fabian lebih baik dari pada Alex


“Masuk lah .” Kata Fabian


Setelah Marsha masuk Fabian pun juga menyusul nya kemudian dia segera melajukan mobil nya meninggalkan kediaman Albert saat ini


“Lihat kan pa bagaimana Fabian memperlakukan putri kita rasa nya dia memang sangat baik sekali Untuk putri kita dan mama merasa sangat senang sekali ketika melihat dia sebaik itu pa .” Kata Selin


“Iya ma dan kita memang sangat beruntung sekali mendapatkan menantu seperti Fabian yang kaya dan loyal kepada kita .” Kata Romy menyetujui apa yang di katakan oleh sang istri tadi karena dia juga beberapa kali mendapatkan uang dari Fabian


Di dalam mobil Fabian terlihat santai sekali dia juga sesekali melirik wanita cantik yang ada di samping nya itu


“Jangan terlalu tegang santai saja aku tidak akan memakan mu jadi biasa saja .” Kata Fabian tanpa menatap Marsha


“Sama sekali aku tidak tegang .” Kata Marsha


“Oh ya apa itu benar tapi aku merasa jika kamu mengatakan hal yang tidak jujur sana sekali .” Kata Fabian


“Kita akan pergi kemana sekarang ?.” Tanya Marsha


“Ke butik untuk mencari gaun pertunangan setelah itu kita ke tokoh perhiasan .” Kata Fabian menjawab pertanyaan wanita yang ada di samping nya


“Apa kamu tidak sibuk hingga repot mempersiapkan nya sendiri ?.” Tanya Marsha


“Tentu saja aku sangat sibuk sekali maka dari itu jangan banyak memilih dan lakukan semua nya dengan cepat agar pekerjaan ku juga tidak berantakan karena mengurus semua nya ini .” Kata Fabian


“Jika kamu sibuk maka aku bisa mengurus nya sendiri dan kamu bisa fokus saja ke kantor .” Kata Marsha


“Aku sangat tidak yakin dengan selera mu apalagi keluarga mu juga terlihat tidak cukup berkelas jadi aku pun harus turun tangan sendiri untuk mempersiapkan semua nya agar terlihat indah dan sesuai dengan apa yang aku harapkan . Kau tahu bukan siapa aku dan aku juga memiliki banyak sekali klien jadi tidak mungkin juga pesta yang akan di buat biasa saja .” Kata Fabian


Sungguh jika mendengar ucapan nya tadi Marsha merasa jika Alex suami kakak nya jauh lebih baik sebab dia sama sekali tidak pernah berkata seperti itu kepada Jesi bahkan dia pun juga membebaskan Jesi memilih apapun yang dia mau untuk dekorasi dan lain sebagai nya tentang pesta yang akan di selenggarakan sementara Fabian tidak sepeti itu malah dia menghina keluarga nya yang memiliki selera sangat rendah sekali menurut dia itu sungguh membuat Marsha merasa jika Fabian bukan lelaki yang baik seperti apa yang di katakan oleh kedua orang tua nya tadi

__ADS_1


__ADS_2