Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 251


__ADS_3

Demian dan Karl bersahabat cukup lama dan cukup baik juga persahabatan kedua nya meskipun demikian mereka tidak mencampuri urusan satu dengan yang lain nya maka dari itu juga Demian tidak tahu siapa musuh Karl begitu juga sebalik nya . kedua nya memang sepakat seperti itu agar musuh juga tidak mengincar satu sama lain jika mereka tahu Demian dan Karl bersahabat bisa saja mereka akan bekerja sama untuk menjatuhkan kedua nya dengan cara mengadu domba mereka semua itu bisa saja terjadi nanti nya maka dari itu kedua nya memilih untuk tidak terlalu mengumbar kedekatan mereka sama sekali di depan umum dan hanya bertemu di tempat tertentu saja seperti saat ini Karl ke kantor Demian


“Apa kau akan bekerja sama dengan Fabian maka nya bertanya kepada ku .” Kata Demian


“Tidak juga , aku pun sama tidak cocok dengan Fabian dan dengan Alex juga begitu .” Kata Karl


“Kau memang dengan siapapun kan tidak pernah cocok karena terlalu emosi bahkan dengan ku saja juga suka tidak sama kan jika berpendapat .” Kata Demian


“Tapi persahabatan kita bisa awet hingga sekarang jadi itu arti nya aku cocok sekali dengan mu .” Kata Karl


“Kau sungguh susah Karl di dekati dan dulu pun juga aku melakukan banyak hal kan agar bisa mendekati mu dan akhir nya berhasil juga .” Kata Demian


“Gak usah bahas yang dulu . Bagaimana kerja sama kita ?.” Tanya Karl


“Tentu saja akan berjalan sesuai dengan rencana . Mau meeting kapan ?.” Tanya Demian


“Untuk apa meeting aku sangat percaya dengan mu jadi sebaik nya agendakan saja peninjauan tempat nya sekalian liburan kita .” Kata Karl


“Ah aku tahu otak mu Karl pasti kau ingin aku mengajak Alisha kan agar kau semakin dekat dengan nya . Dasar kau memang banyak akal sekali untuk bisa mendekati adik ku .” Kata Demian


“Dia sangat susah sekali Demian untuk di dekati bahkan aku sampai tidak punya cara lagi menghadapi nya berbeda sekali dengan wanita lain nya yang dengan mudah nya mereka jatuh ke pelukan ku dulu .” Kata Karl


“Jangan kan kau , aku kakak nya pun juga sama sangat susah sekali untuk dekat dengan dia bahkan aku sampai melakukan banyak cara hingga yang terakhir membantu kekasih ku yang tak lain adalah sahabat nya agar bisa lepas dari Alex baru dia mau mengakui ku sebagai kakak nya .” Kata Demian


Jika mengingat hal itu dia sangat kesal sekali sebab memang Alisha adik nya ini sangat tidak mudah percaya dengan orang bahkan dia harus membuktikan juga agar adik nya mau percaya dan menerima nya sebagai saudara . Alisha mengira jika Demian nanti akan melakukan hal jahat kepada nya maka dari itu dia pun sama sekali tidak mau berurusan dengan Demian hingga Demian membuktikan sendiri jika dia tidak sejahat itu kepada adik tiri nya sendiri


“Dia spesial jadi aku suka dan aku akan menjaga nya dengan baik jika nanti dia menjadi istri ku .” Kata Karl


Demian tahu jika Karl sudah jatuh cinta maka dia akan sangat bucin sekali bahkan kebucinan nya akan melebihi diri nya maka dari itu lah dia setuju jika Alisha adik nya akan bersama dengan Karl sahabat nya sendiri sejak dulu


Di kantor sang suami Jesi terlihat duduk manis menemani Alex melakukan pekerjaan nya bahkan dia tadi sempat menawarkan diri untuk membantu namun sayang nya sang suami menolak bantuan nya dia meminta untuk Jesi tetap tenang duduk manis saja bersama anak mereka dan Alex yang akan bekerja

__ADS_1


“Anak mama cantik sekali sih , senang ya di ajak ke kantor papa .” Kata Jesi dan Lexa pun tertawa renyah sekali membuat Alex pun juga senang dan tersenyum melihat kedua wanita yang sangat dia cintai dan akan selalu dia lindungi terlihat senang dan bahagia saat ini


Tok Tok Tok


Pintu ruangan Alex di ketuk dan Alex tahu siapa yang melakukan nya sebab hanya Denis saja yang bisa datang ke ruangan Alex selebih nya Alex tidak mengizinkan . Jika mereka butuh maka mereka bisa menyampaikan kepada Denis dan nanti Denis lah yang akan mendatangi Alex untuk menyampaikan laporan nya atau mereka akan meeting jika ingin membahas sesuatu dengan Alex secara bersama dari berbagai macam difisi . Alex tidak memperbolehkan memang sembarang orang untuk masuk ke dalam ruangan nya karena dia tidak suka jika ada orang lain yang masuk sembarangan ke ruangan sebab ruangan dia sangat privasi sekali jadi tidak boleh sembarang orang masuk ke dalam ruangan dia dengan alasan apapun juga


“Masuk lah Denis .” Kata Alex


“Tuan ini saya membawakan cemilan untuk nona Lexa dan juga nyonya dan mainan juga sesuai dengan apa yang anda katakan tadi .” Kata Denis


“Kenapa membeli mainan lagi Denis , harus nya tidak perlu sebab Lexa juga tidak rewel sama sekali dia bahkan sangat tenang sekali di sini dan juga terlihat sangat senang juga ketika di sini .” Kata Jesi


Denis menaruh semua yang dia beli Setelah nya dia pun pergi untuk melanjutkan pekerjaan nya yang memang belum selesai juga dia kerjakan karena tadi dia harus mencari semua yang di perintah kan oleh Alex melalui pesan chat tadi kepada nya


“Kamu harus nya tidak membeli semua ini kan sayang nanti tidak di gunakan lagi karena tidak setiap hari juga Lexa di sini dan di rumah juga sudah banyak mainan juga .” Kata Jesi


“Tidak apa sayang nanti kalian sering-sering saja mampir ke sini agar papa semangat kerja nya .” Kata Alex kini mendekati sang istri lalu memeluk serta mencium nya


“Kerja adalah tugas suami sedang kan istri menikmati hasil kerja suami saja itu sudah cukup karena jika kalian bahagia aku akan sangat senang dan semangat sekali .” Kata Alex


“Papa memang sangat pengertian sekali ya sayang hingga kita hanya di minta untuk menikmati uang nya saja .” Kata Jesi


“Tentu saja kalian harus melakukan nya karena papa kerja untuk kalian berdua .” Kata Alex


Jesi senang mendapatkan suami seperti Alex bahkan dia pun merasa menjadi sangat beruntung sekali karena Alex memang sangat memanjakan dia selama ini bahkan apapun yang dia mau dalam sekejap dia mendapatkan nya berbeda sekali dengan dulu yang dia harus bekerja keras dulu baru bisa mendapatkan apa yang dia mau dan sekarang dia tidak perlu melakukan apapun semua terpenuhi dengan cepat oleh suami nya


Berbeda dengan Jesi di rumah Fabian kini Marsha pun sibuk membuat makanan dia ingin membuat makanan untuk Fabian agar nanti setelah pulang kerja Fabian bisa mencicipi makanan yang dia buat bahkan ini baru pertama kali nya dia membuat dan dia tidak ingin siapapun membantu nya . Marsha melakukan ini sebagai ucapan terima kasih nya kepada Fabian karena dia mempertemukan nya dengan sang kakak jadi dia pun membuat beraneka menu untuk makan malam Fabian nanti nya dan itu semua adalah makanan yang dia buat sendiri tanpa ada maid yang membantu nya di dapur saat ini


“Jika tuan Fabian tahu bagaimana pasti akan a sangat marah karena kita membiarkan nona melakukan pekerjaan dapur sendiri saja .” Kata Maid yang melihat dari kejauhan


“Mau bagaimana lagi nona juga ingin melakukan nya sendiri dan lagi itu semua juga makanan nya untuk tuan jadi aku yakin tuan akan sangat senang nanti sebab itu di buat khusus untuk tuan .” Kata yang lain nya

__ADS_1


“Ya semoga saja begitu karena jika tuan marah bisa habis kita semua karena ke marah tuan kita bisa kehilangan pekerjaan bahkan nyawa juga bisa melayang karena marah nya tuan Fabian itu sangat mengerikan sekali bukan .” Kata maid yang memang sudah sangat lama mereka di rumah itu dan sangat paham sekali dengan Fabian yang jika emosi bagaimana


“Eh kalian kok di sini , sedang menggosip ya .” Kata Tama


Tama memang sangat ramah dia berbeda sekali dengan Fabian bahkan dia terlihat dekat dengan semua penghuni rumah ini meskipun dia jarang datang ke rumah ini tapi dia sangat dekat dengan mereka semua nya


“Itu tuan di dapur nona sedang memasak dan dia tidak mau di bantu sama sekali .” Kata maid


“Ya sudah biarkan saja kenapa kalian malah tegang kan enak kalian tidak perlu memasak kan hari ini .” Kata Tama


“Tapi jika tuan Fabian tahu bisa di marahi kita nanti tuan .” Kata Maid


“Tenang saja kakak ku tidak akan marah sebab kakak ipar kan sedang membuat makanan khusus untuk nya jadi dia tidak akan marah dan nanti setelah kakak ipar selesai buat kan aku makan jadi aku tidak makan makanan yang di buat kakak ipar .” Kata Tama


“Baik tuan nanti akan saya buat kan makanan untuk anda dan itu tidak buruk juga tuan ide anda tadi .” Kata maid


Tama kini mendekati Marsha untuk melihat makanan apa yang kakak ipar nya itu buat untuk sang kakak nanti ketika makan malam


“Wah wah wah kelihatan nya harum sekali makanan nya .” Kata Tama hendak mengambil makanan nya tapi di tepis oleh Marsha dengan cepat


“Jangan di ambil itu untuk tuan Fabian makanan nya .” Kata Marsha dengan galak nya


“Hanya ingin mencoba sedikit saja kakak ipar ku kenapa tidak boleh sih . Pelit sekali ya sekarang .” Kata Tama


“Bukan begitu Tama tapi ini kan tuan Fabian belum mencoba nya jadi kamu jangan mendahului nya sebab makanan ini memang aku buat khusus untuk nya .” Kata Marsha membuat Tama tersenyum senang mendengar nya


“Hanya sedikit saja tidak boleh kak dan lagi kan kak Fabian masih lama jadi Ayolah aku juga lapar kasih aku satu saja .” Kata Tama


“Tidak nanti akan aku buatkan sendiri jangan makan yang ini .” Kata Marsha


“Ok baik lah aku mengerti sekarang aku pergi ke kamar dulu untuk mandi jadi lanjutkan saja kak memasak nya semoga nanti kak Fabian senang dengan masakan kakak ipar ku yang sangat cantik sekali ini .” Kata Tama lalu pergi meninggalkan Marsha

__ADS_1


__ADS_2