
Jika bisa menahan Bian maka Ben pun skan melakukan nya namun untuk kali ini akan sangat susah sekali dia melakukan nya sebab memang Bian jika sudah marah dan emosi dia tidak akan terkendali sama sekali itu membuat para sahabat tidak berani sama sekali mengusik dia bahkan membuat nya marah pun mereka juga enggan karena tahu bagaimana Bian jika sudah marah maka tidak akan mereka membuat emosi Bian keluar karena ulah mereka sendiri
“Kau melakukan pekerjaan dengan baik sekali Marko .” Kata Denis
“Jangan memuji ku bahkan aku tidak suka dengan pujian yang kau berikan tadi kepada ku .” Kata Marko
“Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan mu di sini bahkan kau tampak sangat sombong sekali ya Marko hingga tidak menyapa ku . Bukan nya kemarin kita sangat dekat sekali kenapa kini kau menjauh dari ku .” Kata Denis
Marko hanya diam saja dia juga tidak ingun terlalu banyak bicara dengan Denis sebab dia dan Denis memang tidak sama karena kedua bos mereka bermusuhan jadi Marko juga akan menghindari Denis meskipun dia tidak memiliki dendam dengan Denis tapi tetap saja dia harus menjaga jangan sampai Denis mencuri informasi tentang bos nya karena mereka terlalu dekat
“Hey kau tidak bisa bicara Marko , apa may ku antar ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi mu saat ini ?.” Tanya Denis
“Sudah lah Denis aku banyak urusan jangan terus membuntuti ku seperti ini .” Kata Marko
“Ah kau ini , aku hanya bertanya saja kenapa kau malah marah , lagi datang bulan ya maka nya suka marah tidak jelas seperti sekarang ini .” Kata Denis
Marko tidak perduli dan kini dia pun masuk ke dalam mobil lalu pergi dari tempat itu Setelah tadi dia bertemu dengan klien dan hari ini dia memang banyak tugas sebab sang bos Bian tidak akan datang ke kantor jadi semua nya Marko sendiri yang akan menyelesaikan nya tanpa bantuan dari siapapun juga
“Dasar markona kenapa dia malah jutek seperti itu sih sungguh tidak baik sekali sikap nya itu sama dengan bos nya , ah sudah lah aku juga ada tugas dari tuan Alex jadi harus segara di selesaikan juga saat ini .” Kata Denis
Dia segera pergi untuk mencari tahu siapa pengirim bunga untuk nyonya nya itu karena jika dia tidak berhasil menemukan informasi nya Alex akan memotong gaji dia jadi Denis akan pergi mencari nya saat ini supaya masalah bisa segera selesia juga dan dia tidak lagi takut dengan ancaman tidak akan mendapatkan gaji dari bos nya sebab dia akan segera meyelesaikan semua nya hari ini juga
Tak sengaja tadi Denis bertemu dengan Marko karena mereka sama-sama menemui klien di tempat yang sama dan ketika selesai tadi Denis tak sengaja melihat Marko untuk itu lah dia langsung menghampiri Marko dan menyapa nya namun sayang Marko mengacuhkan dia jadi Denis pun kini memutuskan pergi melakukan pekerjaan dia selanjutnya tidak lagi perduli dengan Marko yang tadi telah mengacuhkan dia bahkan dia tadi sangat kesal awal nya namun Setalah ingat jika dia memiliki tugas dari sang bos bucin maka dia harus bergegas menyelesaikan nya agar bisa tenang juga tidak terus di tanya oleh Alex
“Hardy datang ke ruang kerja ku sekarang .” Perintah Karl dari telfon nya
Setelah melakukan panggilan dia pun duduk sambil mengepalkan tangan nya karena dia masih kesal dan heran kenapa malah bunga yang datang ke rumah Alex padahal Karl memberikan hadiah bukan bunga kepada Jesi
Ceklek
Pintu di buka oleh Hardy Setelah tadi dia mendapatkan izin juga dari Karl untuk masuk ke dalam ruangan nya
“Tuan memanggil saya ada apa ?.” Tanya Hardy
“Bagaimana kabar terbaru , apa Jesi sudah menerima hadiah nya dan bagaimana tanggapan Alex mengenai hal itu ?.” Tanya Karl dengan Sorot mata tajam nya
“Tuan Alex tidak di rumah tuan dan hadiah sudah di terima oleh nyonya Jesi dan kata anak buah kuta nyonya Jesi sangat senang sekali “. Jawab Hardy
__ADS_1
Karl langsung memicingkan sebelah mata nya dan tak lupa juga dia menaikkan sebelah alis nya membuat Hardy pun kini Waspada sebab dia tahu jika Karl sudah begitu berarti saat ini dia dalam bahaya maka nya dia harus siaga juga agar aman
Pyar
Gelas pun di lepar oleh Karl dan untuk nya Hardy siaga menghindari nya dan kini dia pun mengelus dada sebab sudah berhasil menghindari lemparan Karl tadi
Bug
Berkas yang tebal nya mengalahkan kamus bahasa Inggris pun mendarat mulus di muka dia membuat Hardy seketika langsung terjatuh dan untung nya tidak mengenai pecahan gelas tadi
“Kau membodohi ku Hardy bahkan tadi Alex marah dengan ku sebab dia mengatakan jika aku memberikan Jesi bunga padahal hadiah yang aku kirim untuk Jesi adalaha mobil mewah tapi nyata nya yang dia terima adalah bunga .” Kata Karl marah dengan asisten nya itu membuat Hardy pun kini diam dia memikirkan apa dia tadi salah mengirim barang hingga hal ini terjadi dan membuat sang bos marah besar kepada dia akhir nya
“Maaf tuan seperti nya saya sudah salah mengirimkan barang .” Kata Hardy
“Apa maksud mu Hardy bicara yang jelas jangan bertele-tele jika bicara dengan ku .” Kata Karl
“Saya tadi meminta anak buah kita mengirimkan bunga juga untuk Nona Bella dan mobil untuk nyonya Jesi dan seperti nya hadiah nya tertukar tuan .” Kata Hardy
Langsung Karl pun berdiri dari duduk nya dan menggebrak meja karena dia kesal sebab Hardy bodoh dan sangat ceroboh sekali
“Kenapa kau mengirim kan kepada Bella bunga apa kau suka dengan tunangan Demian ?.” Tanya Karl
“Bodoh sekali kau ini memang Hardy kenapa bisa tertukar atau kau memang sengaja melakukan nya .” Kata Karl
“Sungguh tuan saya tidak ada niatan melakukan hal itu dan saya akan menyelesaikan semua nya tuan anda tenang saja .” Kata Hardy
“Apa kau akan mengambil mobil itu di rumah Alisha tentu tidak kan karena jika kau melakukan nya Akan terlihat sangat bodoh sekali kau ini Hardy .” Kata Karl
“Maafkan saya tuan .” Kata Hardy
Dia juga bingung harus melakukan apa jika membeli mobil pun tidak mungkin dan hal itu bukan karena harga sebab mobil itu juga perlu memesan beberapa bulan untuk mendapatkan nya dan tidak semua orang bisa memiliki nya . Begitu bodoh nya Hardy dia sudah membuat sang bos marah karena ulah nya tadi tidak memeriksa semua nya terlebih dahulu sebelum mengirim nya dan akibat nya kini sang bos marah dengan dia
“Lupakan hal itu Hardy dan sekarang kau ada tugas penting dari ku . Cari tahu Informasi tentang Jesi dan aku ingin semua Informasi tentang dia tidak kau lewatkan satu pun jika kau masih saja gagal aku akan menghajar mu Hardy nanti .” Kata Karl
“Baik tuan akan saya lakukan dengan segera perintah anda .” Kata Hardy yang kini sudah berlalu pergi meninggalkan ruangan Karl
Dia juga tahu tidak mudah mencari informasi tentang istri Alex sebab Alex pasti sudah mengunci informasi tersebut dan tidak mungkin juga dia bisa mendapatkan secara detail namun dia juga harus melakukan hal itu juga untuk menebus kesalahan yang dia lakukan karena ceroboh dalam melakukan tugas jadi sesusah apapun Hardy akan mencoba mendapatkan informasi yang saat ini bos nya inginkan dan dia pun akan segara bergerak juga melakukan nya
__ADS_1
“Jessica Aurora Albert apa kau adalah dia .” Kata Karl yang kini menatap jendela mengenang kilasan masa lalu dia dulu bersama dengan orang yang sangat dia sayang dahulu
Tama yang sudah mendapatkan perintah dari sang kakak pun juga sudah memulai aksi nya bahkan tanpa ada yang tahu dan Luis pun juga masih tertidur dengan lelap dia menyuntikkan obat kepada nya dengan dosis yang cukup tinggi juga
“Ah sudah selesai juga akhir nya aku bisa duduk manis di sini menunggu reaksi obat nya dan pekerjaan mudah ini membuat ku menjadi cepat sekali kaya .” Kata Tama
Ya , tentu saja dia mendapatkan uang banyak dari Bian karena melakukan hal itu padahal jika ada yang tahu itu juga beresiko bagi karir nya namun dia adalah Tama dokter yang hebat di dunia ini dan dia juga pemilik rumah sakit besar di beberapa negara jadi hal seperti ini menurut dia sangat sepele sekali di lakukan bahkan dia senang melakukan nya untuk membantu sang kakak
“Dokter maaf mengganggu , pasien di ruangan sana yang sepupu kakak anda kini sedang anfal .” Kata sang suster
Dengan akting yang baik kini Tama pun berlari menuju ruangan Luis dan benar saja saat ini Luis pun membutuhkan pertolongan nya dan dia pun melakukan dengan pura-pura saja
“Cepat hubungi Joe sahabat nya yang sering datang kemari dan katakan kepada dia jika Luis saat ini kritis membutuhkan banyak uang untuk menyelamatkan dia .” Kata Tama
Sang suster pun percaya saja dengan apa yang di lakukan oleh Tama dan dia pun kini menelfon Joe untuk memberi tahu kabar tentang Luis partner nya dalam melakukan rencana untuk menyingkirkan Marsha
Tidak butuh waktu lama juga untuk mendatangkan Joe ke rumah sakit bahkan saat ini dia sudah di rumah sakit dengan raut wajah cemas sekali dia berada di rumah sakit untuk melihat kondisi dari luis
“Bagaimana dia Tama kenapa bisa seperti itu ?.” Tanya Joe
“Aku juga tidak tahu bahkan aku memiliki banyak pasien juga tidak hanya dia saja jadi aku tidak terlalu mengontrol dia karena ada suster yang melakukan nya .” Kata Tama
Akting dia memang sangat bagus sekali hingga Joe pun percaya dengan dia saat ini dan terlihat jika dia terduduk lemas melihat Luis dengan berbagai macam alat di tubuh nya
“Kenapa dia sangat lama sekali sembuh nya , bukan nya kau adalah dokter hebat dan terbaik kenapa sangat susah sekali menyembuhkan Luis .” Kata Joe
“Di dunia ini tidak ada yang gratis Joe bahkan Selama Luis di sini pun sepeser pun uang tidak pernah keluar jadi ya sudah aku juga mengobati dia seadanya saja karena tidak ada obat gratis bahkan jika kakak ku yang terbaring di sana pun aku juga tidak akan menolong nya jika dia tidak memberikan imbalan yang pas untuk ku .” Kata Tama
“Aku akan menanggung semua pengobatan Luis saat ini jadi lakukan lah yang terbaik untuk nya jangan biarkan dia mati saat ini .” Kata Joe
“Baiklah jika kau yang membiayai dia saat ini beri aku lima ratus juta dulu jika sudah aku akan memberikan penanganan yang terbaik untuk nya dan akan aku usahakan dia bisa cepat sembuh juga .” Kata Tama
“Baiklah aku akan memberikan nya kepada mu tunggu lah sebentar .” Kata Joe yang kini telah menelfon seseorang untuk memberikan apa yang Tama inginkan sedangkan Tama hanya diam saja sambil menyungging kan senyum nya . Dia melihat jika saat ini Joe tampak sangat serius sekali melakukan panggilan telfon jadi kini dia duduk hanya berdiam diri sambil menunggu nya
“Sebentar lagi uang nya akan di kirim jadi tunggu saja dulu .” Kata Joe
“Jika sudah ada uang nya suruh saja suster memanggil ku karena aku juga ada pasien lain nya yang harus ku tangani juga saat ini .” Kata Tama lalu pergi dari depan ruangan Luis dia pergi menuju ruangan nya untuk bersantai saja sambil menunggu uang yang Joe janjikan tadi kepada nya dan uang itu pun juga akan menjadi milik dia pribadi sebab selama ini Luis di rumah sakit nya pun sudah di bayar oleh Bian dan uang itu akan menjadi milik Tama pribadi dengan persetujuan Bian juga
__ADS_1
“Jika kakak ku yang terbaring di ranjang rumah sakit tidak mungkin aku membiarkan nya karena dia adalah keluarga ku dan orang yang sangat berjasa sekali dalam hidup ku , dasar Joe bodoh sekali kenapa dia lupa jika aku sangat menyayangi Bian karena dia selalu saja membantu ku dalam banyak hal selama ini .” Kata Tama sambil duduk dengan tersenyum senang karena dia berhasil menjalankan perintah dari kakak nya dan tidak membuat sang kakak Kecewa juga saat ini