Penjara Cinta Sang Mafia

Penjara Cinta Sang Mafia
Part 188


__ADS_3

Denis masih menunggu Ken yang kini hanya duduk diam saja karena dia juga baru bangun jadi mungkin saja kini dia sedang mengatur dan mengumpul kan nyawa nya agar nanti bisa menghadapi kemarahan alex yang sudah menunggu dia sangat lama sekali bahkan alex sampai marah kepada banyak orang akibat dari ulah ken ini


"Taun Ken jangan mengulur waktu cepat lah sebab bos sudah menunggu kita lama di kantor jika kita lama maka bos pasti akan sangat marah sekali kepada kita nanti nya ". Kata Denis


"Iya denis aku paham sekali ini juga aku akan bersiap tunggu lah sebentar aku akan pergi ke kamar mandi ". Kata Ken


Denis hanya mengangguk saja dia membiarkan ken pergi ke kamar mandi namun setelah nya dia pun juga ikut ke sana hanya berjaga saja siapa tahu ken nanti akan kabur dan dia tidak mengetahui nya itu pasti akan sangat merepotkan sekali bagi nya


"Lah kenapa ada di sini mau ke kamar mandi juga ?". Tanya Ken


"Tidak, saya hanya ingin menunggu saja siapa tahu nanti tuan kabur. Sudah selesai bukan jadi ayo tuan kita pergi sekarang jangan lagi membuang waktu". Kata Denis sudah sangat tidak sabar sekali sebab ken sejak tadi pun dia juga sangat lama hingga dia pun menunggu sejak lama juga


"Nyonya kita pergi dulu ". Pamit Denis


"Iya denis bawah saja dia pergi karena di sini pun dia sangat mengganggu sekali membuat kita kesal saja di buat nya ". Kata Karin


"Aku hanya tidur saja sejak tadi kenapa kau mengatakan jika aku mengganggu mu dasar gila ". Kata Ken


"Kau bodoh ". Kata Karin yang juga ikut mengejek nya juga karena dia tidak terima dengan apa yang di katakan oleh Ken tadi kepada nya bahkan memang jika dia bertemu dengan ken pun juga beberapa kali dia akan terus menerus saling serang dan juga saling ejek tentu nya karena mereka memang sangat tidak akur sekali jika bersama


"Ayo tuan ken cepat lah jangan membuat ulah lagi aku sudah cukup bersabar ya karena anda banyak pekerjaan yang harus di tinggalkan". Kata Denis


Ken dan Denis kini berjalan menuju mobil masing-masing dan Denis pun mengemudikan mobil nya di belakang ken agar ken tidak kabur juga dari nya nanti


"Kamu ya Karin kenapa harus bertengkar dengan ken seperti tadi , tidak ada kerjaan sekali ". Kata Jesi


"Ken sangat menjengkelkan aku sangat tidak suka sekali dengan nya bahkan dia juga suka sekali mengejek ku membuat ku kesal dan geram sekali kepada nya kakak ipar". Kata Karin


"Sebentar ya aku mau menyuapi Lexa dulu kasihan fia seperti nya dia lapar dan juga kehausan ". Kata Jesi


"Aku akan membantu mu hari Ini karena aku juga ingin mencoba untuk mengurus bayi melatih sebelum nanti aku juga akan menjadi seorang ibu sama seperti mu kak ". Kata Karin menatap Jesi untuk meminta Persetujuan nya


"Boleh justru aku senang jika kamu juga mau membantu ku saat ini karena aku juga bisa melakukan pekerjaan lain nya jika kamu membantu menjaga Lexa saat ini". Kata Jesi


"Lantas kedua nya pun kini pegi menuju dapur untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk Jadi bahkan kedua nya terlihat sangat kompak sekali melakukan nya saat ini

__ADS_1


"Apa Lexa tidak minum asih kok sudah di beri susu formula juga ?". Tanya Karin


"Ya dia juga aku beri asi namun aku juga memberikan nya susu formula agar dia mengenal susu selain asi dari mama nya ". Kata Jesi


Karin hanya mengangguk kan kepala nya saja lantas kini dia pun membantu Jesi lagi menyiapkan semua nya tanpa dis berkomentar lagi saat Ini sebab dia menikmati saja semua yang dia kerjakan saat ini dengan sangat baik sekali karena dia juga bisa belajar sekarang ini bersama dengan jesi juga mengasuh Lexa yang masih bayi


Di restoran rahma yang baru masuk pun Kini dia menghampiri bunda dan juga ayah nya untuk memberi tahu jika dia sudah kembali dan berada di restoran saat ini


"Sibuk sekali ya bun hingga tidak menyadari jika Rahma sudah datang". Kata Rahma sambil memeluk bunda nya


"Eh sayang sudah di sini saja kamu . Tadi kevin datang mencari kamu kemari, bukan nya kalian pergi bersama tadi lalu kenapa dia malah mencari kamu ke sini ?". Tanya Dona


"Ah itu tadi Rahma pergi duluan bun sebab ada beberapa keperluan jadi tidak sempat juga berpamitan dengan nya ". Kata Rahma


"Bunda kira kalian sedang bertengkar maka nya dia tidak tahu jika kamu ada di mana ". Kata Dona


"Nama nya juga anak mudah bun jadi sangat wajar sekali bukan jika bertengkar yang penting tidak ada yang egois dan hanya mementingkan gengsi nya saja itu tidak akan menjadi masalah besar dalam sebuah hubungan ". Kata Aris


"Benar memang jika kita terlalu egois semua tidak akan berjalan dengan baik bahkan hubungan juga akan hancur berantakan jika kita terlalu egois dan tidak mau mengalah hanya ingin menang sendiri ". Kata Dona membenarkan apa yang di katakan oleh sang suami tadi kepada putri nya itu agar jika ada masalah Rahma bisa menyikapi nya dengan baik juga tanpa harus ada pertengkaran besar juga nanti nya dalam hubungan mereka berdua


"Ya sudah bunda memeriksa beberapa bahan dulu ya sebab hari ini waktu nya bunda dan ayah belanja jadi kamu di sini saja jangan pergi kemana pun jika memang tidak ada keperluan yang penting juga ". Kata Dona


"Rahma lupa jika hari ini waktu nya membeli beberapa bahan , apa rahma saja yang membeli semua nya biar ayah dan bunda duduk saja di sini hingga tidak terlalu lelah juga nanti". Kata Rahma


"Tidak perlu kamu cukup duduk saja di sini membantu mereka semua biar ayah dan bunda saja yang akan pergi belanja nanti ". Kata Aris


"Baiklah ayah jika itu yang ayah inginkan aku pun tidak masalah. Hati-hatilah di jalan nanti ayah dan bunda ". Kata Rahma


"Ya sudah kalau begitu kami pergi dulu kamu di sini baik-baik ya jangan membuat orang di sini pusing bantu mereka karena dulu kalian juga berteman kan ". Kata Dona


Rahma mengangguk kan kepala nya dsn Dona pun kini melepaskan pelukan nya dari Rahma setelah itu dia pun pergi bersama dengan suami nya untuk berbelanja keperluan yang harus di beli saat ini untuk restoran nya


"Kamu dan keluarga kamu itu lucu Rahma, kalian bos di sini namun masih saja ingin membantu bahkan turun tangan sendiri . itu sangat aneh sekali ". Kata Liora


"Tidak aneh bagi ku dan keluarga ku sebab jika kita hanya diam saja di tempat itu juga sangat tidak enak sekali dan lagi kita pun juga sudah terbiasa bekerja sama maka nya jika hanya duduk diam saja tidak akan betah ". Kata Rahma

__ADS_1


"Ternyata gosip di luar sana jika suami jesi sangat arogan dan jahat sekali itu tidak benar ya bahkan dia sangat baik dan hangat ". Kata Farah


"Dia seperti itu hanya kepada jesi saja karena dia adalah istri nya jika di depan wanita atau orang lain dia pasti akan sangat dingin dan juga sombong sekali ". Kata Rahma


"Dengan mu juga dia sangat ramah sekali kan ". Kata Reza


"Itu karena aku adalah sahabat dari jesi jika tidak mana mungkin juga dia akan ramah lingkungan seperti yang kalian lihat biasa nya dan dia pun juga tidak suka dengan mu reza sebab kau terlalu dekat dengan istrinya ". Kata Rahma sambil menertawakan Reza karena menang


alex tidak suka dengan dia sebab dia terlalu dekat dengan jesi selama ini


"Iya tatapan suami jesi memang selalu saja tidak bersahabat ketika sedang menatap Reza". Kata Liora


"Ya mau bagaimana lagi jika seseorang sudah sangat bucin sekali dia pasti tidak akan suka bukan jika wanita nya di dekati oleh pria lain nya ". Kata Rahma


"Termasuk Bos Kevin juga kah karena kau adalah calon istri nya kan pasti dia juga sana seperti m


tuan Alex". Kata Reza menggoda Rahma


"Dia tidak sama dengan suami jesi bahkan dia tidak pernah marah dan juga bertindak berlebihan sama seperti alex ". Kata Rahma


"Dia pasti lah membela kekasih nya apalagi mereka akan menikah pasti dia akan terus membela nya juga sampai nanti ". Kata Reza


"Kamu dan Jesi sangat beruntung sekali sebab kalian memiliki suami yang hebat dan juga dapat di andalkan juga ". Kata Farah


"Kalian ini kenapa berlebihan sekali sih bahkan aku tidak menganggap nya begitu tapi kenapa kalian malah selalu saja berbicara banyak hal tentang alex dan juga kevin . seperti nya kalian adalah pengagum rahasia mereka berdua maka nya kalian selalu saja membicarakan mereka berdua ". Kata Rahma


"Siapa yang tidak suka dengan lelaki seperti itu bahkan semua orang pun juga sangat menyukai nya bukan jadi bukan kami saja dan seperti nya kamu dan Jesi pun menjadi pengecualian atas apa yang sku katakan tadi". Kata Farah


"Terserah apa kata kalian saja lah yang jelas aku pun juga tidak seberuntung itu dan kalian salah paham sekali jika mengira kami sangat beruntung. Ingat lah jika lelaki tampan itu banyak yang menyukai jadi pasti akan sangat sulit sekali menjaga nya agar tidak selingkuh bukan dari pasangan nya ". Kata Rahma


"Iya juga ya mereka pasti banyak yang menyukai karena mereka tampan dan juga mapan apalagi mereka juga sangat berkuasa sekali jadi sudah pasti juga jika banyak yang menyukai mereka juga ". Kata Liora


"Sudah waktu nya kita bekerja jangan terus saja berbicara nanti gaji kita bisa di potong sama anak bu bos kita ". Kata Reza


"Gila yang benar saja mana mungkin aku seperti itu kalian ini ya menilai se enak nya saja ". Kata Rahma sambil memukul kepala Reza karena ucapan nya tadi sangat tidak benar bagi Rahma

__ADS_1


__ADS_2