RINDU TAK BERTUAN

RINDU TAK BERTUAN
Apa Ada Seseorang Yang Kamu Tunggu?


__ADS_3

Dari balik pintu Kirania terus terisak meneteskan air matanya. Apa yang dikatakan Edward memang ada benarnya. Apapun alasan perceraian Dirga dengan Nadia, orang akan menyamakannya dengan wanita penggoda, dan itu sangat menyesakkan hatinya. Meskipun kini dia mendengar suara Dirga berusaha membujuknya, tapi kata-kata Edward lah yang terus mengiang di telinganya.


" Ran, ayolah buka pintunya, Sayang. Kita ada kencan makan malam. Kau tahu ada orang yang menunggumu di sana. Mereka akan kecewa jika kau tak datang ke sana ...."


Kirania menghentikan tangisannya dan mempertajam pendengarannya saat Dirga menyebut kata 'mereka' dalam ucapannya.


Kirania pun akhirnya dengan perlahan membuka pintu kamar apartemennya.


" Mereka? Siapa yang Bapak maksud mereka?" tanyanya kepada Dirga yang terlihat sedikit terkejut, karena mengira Kirania akan sulit dibujuk.


Tak lama senyum muncul di bibir Dirga. " Kita pergi sekarang jika kamu ingin tahu, atau kamu ingin mencuci muka dulu biar nggak terlihat habis menangis?" goda Dirga.


Kirania langsung menyeka air matanya. " Bapak bilang saja siapa mereka? Karena saya nggak ingin pergi dengan Bapak," tegas Kirania.


Dirga memicingkan matanya. " Yakin, kamu nggak mau ikut? Nyesel lho, kalau kamu nggak datang ke tempat yang udah aku siapkan untuk kita dinner ini."


Kirania terdiam sejenak, sejak kemunculan Edward tadi sebenarnya mood dia sudah menghilang, tapi perkataan Dirga yang mengatakan ada mereka yang akan kecewa jika dia tidak mengikuti Dirga pergi membuat dirinya sangat penasaran.


***


Setelah mencuci muka dan memperbaiki riasannya akhirnya Kirania pun setuju mengikuti ke mana Dirga pergi. Dan kali ini Dirga telah membawa dirinya ke sebuah restoran yang berada di salah satu hotel bintang lima.


" Selamat malam, Pak. Mari, tempatnya sudah kami siapkan ..." seorang pelayan restoran menyambut kedatangan Dirga dan Kirania. Dia mengarahkan ke salah satu privat room.


" Silahkan, Pak. Ini ruangannya." Pelayan itu menunjuk salah satu ruangan dengan pintu masih tertutup.


Dirga langsung menutup mata Kirania dari arah belakang dengan tangannya membuat Kirania tersentak.


" Ini kejutan, jadi kamu nggak boleh lihat dulu." bisik Dirga saat Kirania terlihat hendak menepis tangannya. " Kamu, tolong bukakan pintunya." perintah Dirga kepada pelayan restoran yang langsung dikerjakan oleh pelayan tadi.


" Lihatlah ..." Dirga segera mengurai tangannya membuat Kirania kembali bisa membuka matanya.


Kirania membuka matanya, gelap yang terlihat dan hanya cahaya dari lilin angka dua puluh tujuh yang terlihat di depannya.


" Surprise ...."


Pekik suara seseorang dibarengi lampu yang mulai menyala.


" Happy brithday to you ... happy birthday to you ... happy birthday, happy birthday, happy birthday to you ...."


Mata Kirania langsung berkaca-kaca saat didapatinya Mama Saras, Bude Arum dan Karina yang sedang memegang bolu ulang tahun menyanyikan lagu happy birthday.


" Tiup lilinnya, tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang juga ... sekarang juga, sekarang juga ... tiup, tiup, tiup ..." Karina mendekatkan bolu yang dipegangnya ke arah kakaknya.


" Jangan lupa make a wish dulu," bisik Dirga yang keberadaannya hampir terlupakan oleh Kirania karena saking kaget, terharu dan bahagia bisa berkumpul dengan keluarganya.

__ADS_1


" Jangan lupa doa biar cepet nikah jangan ketinggalan, Mbak. Tuh, calonnya ada di sebelah." celetuk Karina terkekeh sembari melirik ke arah Dirga, membuat Kirania mencebik.


Setelah meniup lilin, Kirania pun mendapat ucapan selamat ulang tahun dan doa dari mama, bude dan adiknya.


" Mama sama Bude kok bisa ada di sini?" tanya Kirania saat mereka akhirnya kembali ke meja yang telah dihidangkan beberapa menu makanan.


" Ini 'kan yang atur semua Kak Dirga." Karina dengan cepat menjawab.


" Bude nggak sangka, ternyata Rania bisa ketemu lagi dengan Nak Dirga." Bude Arum pun ikut menimpali.


" Saya jadi kangen sama Pakde Danang, Bude," sahut Dirga teringat akan sosok pakde dari Kirania yang cukup tegas menghalangi niatnya mendekati Kirania.


" Pakde sudah tenang di sana. Bude juga sebenarnya kangen," lirik Bude Arum.


" Oh, maaf Bude ... saya nggak bermaksud membuat Bude bersedih." Dirga merasa tak enak hati telah mengingatkan Bude Arum akan Almarhum suaminya.


" Tak apa-apa, Nak Dirga. Bude memang sering teringat pakde." Bude Arum tersenyum.


" Mama sama Bude datang kapan? Naik apa?" tanya Kirania kembali.


" Tadi naik kereta Taksaka yang berangkat jam satu siang, Ran. Kalau Bude dari kemarin sudah ada di Cirebon, kita ke sininya bisa bersamaan." Mama Saras menjelaskan.


" Lalu nginap di mana?"


" Bapak semestinya nggak perlu melakukan ini kepada saya." ucap Kirania menoleh ke arah Dirga yang duduk berhadapan dengannya


" Idih ... apaan, sih. Kak Dirga masih muda ganteng gini kok dipanggil Bapak??" protes Karina cepat begitu mendengar kalimat formal yang diucapkan kakaknya.


" Pak Dirga ini bos di tempat Mbak kerja , Rin."


" Ya tapi ini 'kan di luar jam ker ... eh, apa tadi? Bos? Kak Dirga bos Mbak Rania? Wuih, keren ... Kak Dirga sudah jadi bos saja." Karina menatap kagum Dirga. " Kak Dirga, kalau Mbak Rania nolak Kakak, aku siap gantiin posisi Mbak Rania kok, Kak."


" Karina !!"


Sergah Kirania, Mama Saras dan Bude Arum bersamaan membuat Karina menghentikan ocehannya.


" Kenapa?" tanya Karina polos.


" Kamu itu perempuan, omongannya dijaga, jangan bikin malu," ketus Kirania.


" Aku 'kan cuma bercanda, Mbak. Maaf ya, Kak Dirga," ucapan permintaan maaf Karina direspon dengan anggukan kepala dan senyuman di bibir Dirga.


" Bercanda juga yang sepantasnya, jangan asal bicara," omel Kirania kembali.


" Sudah-sudah, jangan dilanjut berantemnya, kalau berantem terus kapan kita mulai makannya?" Mama Saras mencoba melerai kedua anaknya. " Maaf ya, Dirga."

__ADS_1


" Nggak apa kok, Ma. Sesama saudara memang sering yang namanya ribut-ribut kecil begini, sebagai pemanis dalam hubungan saudara." Dirga menyahuti seraya terkekeh.


Kirania yang mendengar Dirga menyebut kata Mama ke Mama Saras langsung tertegun. Dia teringat saat Dirga dengan kegilaannya sampai menyusulnya ke Cirebon saat dia kabur dulu. Satu hal yang tidak pernah terlintas di benak Kirania saat itu. Sama halnya dengan kepergian Dirga ke Cirebon beberapa hari yang lalu saat pria itu tahu dia menghilang dari apartemen yang diberikan untuk ditempati di sebelah aparteman Dirga.


" Kamu senang malam ini? tanya Dirga saat kini mereka berdua melihat keindahan kota Jakarta dari balkon restoran, sementara Mama Saras, Bude Arum dan Karina sudah kembali ke kamarnya.


" Saya senang bisa berkumpul dengan keluarga saya. Terima kasih, tapi semestinya Bapak tak perlu repot-repot seperti ini."


" Apapun akan aku lakukan asalkan itu membuat kamu bahagia, Ran. Maaf jika tak sesuai harapanmu, tak ada candle light dinner berdua," ucap Dirga kemudian.


" Kedatangan keluarga saya sudah lebih dari yang saya harapkan, Pak." Kirania menjawab cepat.


" Memangnya apa yang kamu harapkan, hmm?" goda Dirga membuat wajah cantik Kirania merona.


Kirania langsung mengedikkan bahunya, " Entahlah," sahutnya seraya melempar pandangan ke atas langit yang malam ini banyak dihiasi bintang-bintang.


" Sebenarnya aku juga berencana mengundang kedua sahabatmu."


Kirania langsung menoleh ke arah Dirga.


" Hasna dan Sabilla?"


Dirga mengangguk. " Tapi mereka bilang tak bisa karena Sabilla baru saja bersalin, dan Hasna sedang hamil muda."


" Iya memang. Sabilla baru melahirkan minggu-minggu lalu, Hasna juga saya dengar sedang hamil."


" Kedua temanmu sudah menikah bahkan punya anak. Selama ini kenapa kamu nggak punya keinginan untuk berumah tangga? Kenapa kamu memutuskan belum menikah sampai sekarang, Ran? Apa ada seseorang yang kamu tunggu?"


Bersambung ...


Kemarin aku kasih clue RTB, yang penasaran silahkan intip di extra part MSI, pas udah baca clue nya rasa pensarannya bukannya ilang malah jadi banyak yg galau🤭 #timdirgarania jadi ketar ketir gara² Sweety😁😁 Jadi aja banyak yg tanya, Rania sama Edo? Andra sama Nadia ya? Ga rela dong kalo Rania ga sampe sama Dirga. 😁😁😁


Sebelumnya juga readers pada kaget waktu RTB masih awal² trus aku kasih clue di MSI ternyata Dirga punya sudah punya anak 'kan?


Jadi kalau ingin tau jawabannya, penasaran benar atau ga Rania sama Edo, ya terus ikuti kisahnya sampai akhir dengan penuh kesabaran menghadapi Othor yang suka iseng ini🤭🤭


Mana nih suaranya


#timdirgarania


#timedorania


#timothoryangbaikhati😂


Happy Reading❤️

__ADS_1


__ADS_2