
"Ayo pulang"ucap Kristofer.
"Kris aku pulang ke Mension"ucap Agatha.
"Mension ku"ucap Kristofer.
"Tidak Kris, antar aku pulang ke apartemen saja"ucap Agatha.
"Honey."
"Kris, aku mohon"ucap Agatha, sambil menatap sendu.
"Baiklah honey tapi kamu harus tau, aku harus segera kembali ke negara ku. setidaknya temani aku untuk malam ini hingga besok sore"ucap Kristofer.
"Baiklah"balas Agatha.
Wanita itu menyeka air matanya lalu masuk kedalam mobil Kristofer, sementara Alex yang datang hendak menyusul dia sudah terlambat dia hanya bisa mengepalkan tangannya.
Kris, meminta sang sopir untuk mengantar mereka ke Mension utama miliknya.
Sampai di sana Agatha langsung dipersilahkan masuk.
"Honey kamar mu sudah tau kan"ucap Kristofer.
"Ya...Kris! terimakasih" teriak nya.
"Hati-hati jangan lengah kalau berjalan"ucap Kristofer.
Agatha, hampir kepeleset jika saja Kristofer tidak menahan tubuhnya dari belakang.
"Kepalaku tiba-tiba pusing"ucap Agatha.
"Mungkin karena terlalu banyak pikiran"ucap Kristofer.
"Tidak Kris, aku tidak memikirkan apa-apa aku sudah melupakan semua yang terjadi tadi"ucap Agatha.
"Itu jauh lebih baik honey, sekarang sebaiknya kamu istirahat"ucap pria itu yang langsung bergegas menggendong Agatha ala bridal style menuju kamar nya.
Sesampainya di depan pintu kamar Kris, menempel kan sidik jari Agatha, dan pintu pun terbuka.
Tampak lah sebuah ruangan dengan ranjang berukuran king size dan bahkan semua furniture terlihat begitu mewah.
Disana semu kebutuhan wanita sudah tersedia, karena Kristofer sudah menyiapkan semua nya. untuk Agatha.
Kristofer, membaringkan Agatha dengan lembut, pria itu bahkan melepaskan high heels milik Agatha.
"Istirahat lah sebentar lagi akan ada pelayan mengantarkan obat untuk rasa pusing mu." kata Kristofer.
Kristofer langsung beranjak pergi dari dalam kamar tersebut. sementara Agatha langsung memejamkan mata nya.
__ADS_1
Selang beberapa menit kemudian seorang pelayan datang membawa segelas susu hangat dan juga obat untuk rasa pusing yang kini Agatha alami.
"Nona saya diminta tuan muda untuk mengantar susu dan obat untuk anda"ucap seorang pelayan paruh baya.
"Heumm tolong simpan di situ"ucap agatha.
"Baik nona"ujarnya sambil melangkah pergi.
"Kris, kepala ku sudah baikan"ujarnya sambil meminum susu hangat itu.tapi tidak dengan obat nya.
Sampai dua jam kemudian.setelah agatha merasa baikan dia bangun dari tidur nya, lalu bergegas menuju kamar mandi.
Gadis itu, membersihkan tubuh nya yang terasa lengket setelah seharian bekerja dan beristirahat.
Setelah selesai mandi dan berpakaian juga menggunakan skincare, Agatha langsung bergegas menuju ruang kerja dimana Kristofer berada .
Agatha mengetuk pintu, dia pun masuk setelah Kristofer mempersilahkan dirinya untuk masuk.
"Kris aku pulang dulu ya... besok kesini lagi, lagipula kamu. sepertinya sedang sangat sibuk" ujar Agatha.
"Aku sibuk karena kamu tadi tidur, bagaimana? apa sudah baikan?" tanya Kristofer.
"Kris, aku sudah jauh lebih baik"ucap Agatha.
"Syukurlah sekarang kamu bisa temani aku makan malam"ujar Kristofer.
"Ya Baiklah" jawab Agatha.
"Kris, berapa? tahun usia anak-anak mu sekarang kenapa disini tidak ada foto mereka sekaligus istri mu?"tanya Agatha.
"Usia mereka tujuh tahun, keduanya tidak memiliki ibu seperti yang kamu bayangkan, karena aku tidak menikah dengan siapapun.dia anak hasil inseminasi" ucap Kristofer.
"Bukannya... inseminasi itu juga dilakukan pada rahim wanita? yang aku tanyakan dimana wanita yang sudah mengandung kedua anak mu"ucap Agatha lagi.
"Dia sudah tidak ada di dunia setelah melahirkan kedua anak ku, serangan jantung mendadak membuat dia harus kehilangan nyawa nya" ucap Kristofer santai.
"Begitu kah, lalu anak-anak dengan siapa?" tanya Agatha.
"Dengan pengasuh nya dan juga mommy"Jawab Kristofer.
"Heumm" balas Agatha.
"Mereka pun duduk di kursi depan meja makan setelah kedua orang pelayan menarik kursi untuk mereka berdua.
"Honey, kamu mau sesuatu?" tanya Kristofer.
"Yang ada saja, sudah cukup terimakasih."ucap Agatha.
"Heumm ya.."Jawab Kristofer.
__ADS_1
Kristofer pun mulai menyuapkan makanan tersebut, mereka makan dalam keadaan tenang hanya ada suara sendok dan garpu yang beradu dengan piring.
Sampai selesai makan malam, mereka berdua kini tengah berada di rooftops. disana memiliki tempat bersantai mereka duduk di sofa sambil menikmati pemandangan langit berbintang malam hari ini.
"Agatha, aku mungkin tidak akan pernah kembali lagi kesini apa? kau tidak apa-apa" tanya Kristofer.
Agatha hanya diam tak menjawab sedikit pun, dia bingung harus menjawab apa? karena jujur dia tidak siap jika Kristofer pergi untuk selamanya, dia tidak punya siapa-siapa untuk berkeluh kesah, selain pada sang mommy.
"Agatha"ucap Kristofer lagi.
"Aku tidak tau kenapa? Kris, tapi rasanya berat"ucap Agatha.
"Apa? kau mencintaiku"pertanyaan itu lolos dari bibir Kristofer.
Agatha kembali terdiam.
"Apa? butuh alasan untuk itu"ucap Agatha.
"Tentu saja"jawab Kristofer.
"Aku tidak tau apa? aku jatuh cinta atau tidak tapi yang jelas aku nyaman saat berada di sisi mu. kamu sangat berarti bagi ku"ucap Agatha.
Kini giliran Kristofer yang bungkam seribu bahasa.
"Tapi jika kamu benar-benar tidak kembali pun tidak masalah Kris, asal kau tetap bahagia itu sudah cukup bagiku"ujar Agatha.
Agatha menatap wajah tampan yang penuh ketegasan itu.
"Honey, bagaimana jika kita menikah, karena dengan begitu aku punya alasan untuk kembali ke sini"ucap Kristofer.
"Apa? semua aset berharga milik mu yang ada di sini tidak bisa kamu jadikan alasan untuk kembali, dan bahkan yang tidak punya aset sekalipun mereka selalu datang untuk singgah"ucap Agatha tanpa jedah.
"Aku punya alasan untuk itu" ucap Kristofer.
"Alasan apa? Kris, apa? aku tidak boleh tau"ucap Agatha.
"Aku bukan tidak ingin memberitahu mu, hanya saja ada satu hal yang tidak bisa ku beritahukan pada mu"ucap Kristofer.
"Baiklah jika seperti itu, aku pulang selamat tinggal, semoga kamu selalu bahagia dan sehat selalu" ucap Agatha yang kini berbalik hendak pergi air mata tidak terbendung lagi.
Baru beberapa langkah, tiba-tiba tangan kekar itu melingkar memeluk tubuh ramping itu.
"Asal kamu meminta ku untuk tidak pergi, maka aku akan tetap disini bersama dengan mu" ucap Kristofer.
"Aku tidak punya alasan kuat untuk menahan mu disini, kamu punya keluarga kamu bahkan punya segalanya disana, jadi aku pasrahkan semua" ucap Agatha.
"Aku mencintaimu Agatha" ucap Kristofer lirih.
Agatha mematung di tempatnya.
__ADS_1
Dia tidak tahu harus menjawab apa?.