
"Dia masih dalam keadaan kritis."ujar wanita itu.
"Ini tidak mungkin."ujar Anggita.
"Sayang tenanglah semua akan baik-baik saja kita hanya perlu berdoa semoga semua akan baik-baik saja."kata Alvin yang kini mendekap istrinya.
Alvin tau istrinya akan sangat rapuh jika semua itu tentang Agatha.
"Bagaimana bisa putri ku terus seperti ini sejak dia kecil mungkin kebahagiaan yang dia dapat tidak seberapa dengan berbagai penderitaan yang dialami oleh nya."Anggita terisak.
Sampai saat wanita itu jatuh pingsan.
Alvin dan yang lainnya sangat terkejut.
"Honey bangun sayang bangun putri kita tidak kenapa-napa dia adalah wanita yang sangat kuat, aku yakin putri kita akan segera siuman."ujar Alvin yang kini dibantu oleh Kristofer dan Ariana membawa dia kesebuah ruangan.
Anggita dibaringkan di atas bed pasien, dan Kristofer meminta dokter untuk memeriksa kondisi mertuanya itu.
Alvin sedaritadi menggenggam tangan Anggita, dia tidak pernah jauh dari istrinya itu.
Sampai saat Anggita kembali sadar pria itu langsung memeluk wanita yang sangat ia cintai teman hidup yang sudah memberikan dia dua orang putri cantik dan membesarkan kedua putranya itu.
Anggita adalah wanita terhebat untuk Alvin, dia mampu mendampingi suaminya hingga saat ini. meskipun badai dalam pernikahan itu selalu datang menghampiri nya.
Sampai saat mereka mendengar kabar jika Agatha sudah siuman, mereka langsung bergegas menuju ruang ICU.
Sesampainya di sana Kristofer adalah orang pertama yang menemui Agatha.
Agatha menatap pada Kristofer.
"Siapa? kamu dimana Daddy dan mommy ku."ujar Agatha.
Deg,,,,
Agatha sebenarnya tidak hilang ingatan namun dia ingin memberikan pelajaran terhadap pria yang ada di hadapannya.
"Mommy,,,,"ujar Agatha .
"Sebentar aku panggilkan Mommy sebentar."ujar pria itu begitu lembut.
"Rasakan."gumam Agatha dalam hati.
Sampai saat Anggita datang menghampiri wanita yang kini tengah bersandiwara itu meminta hanya mommy dan Daddynya yang ada di sana.
Alvin, bahkan tersenyum saat tahu jika saat ini putri kesayangan nya itu tengah bersandiwara.
Cara elegan untuk memberikan suaminya itu pelajaran.
Sampai akhirnya mereka memindahkan Agatha ke ruang rawat inap VIP bersama dengan kedua bayi kembar itu.
Kalas Alexander Alen dan kalem Alexander Alen, kini tengah menyusu pada. sang Mommy, Agatha yang awalnya menolak untuk melakukan itu, tapi lama-kelamaan dia pun berhasil dibujuk untuk menyusui kedua putranya meskipun dengan kondisi kepala masih di perban dan tangan masih diinfus.
Wanita itu sudah berakting sedemikian rupa hingga membuat Kristofer menyerah, sesuai permintaan Marvin bahwa untuk sementara waktu dia dilarang untuk datang.
Christopher pun mengikuti saran dari Ariana bahkan saat ini dia pergi menjauh dari area rumah sakit itu, dia kembali ke mansionnya bersama ketiga anaknya yang kini tengah belajar bersama dengan gurunya yang sengaja datang karena di undang olehnya.
Christopher, yang tidak mau ribet untuk mengantar jemput anaknya ke sekolah. padahal dia punya banyak anak buah untuk melakukan hal itu.
Namun, Christopher tidak ingin jauh dari ketiga anaknya. dia sudah frustasi saat Agatha menjauhinya dengandengan kehilangan ingatannya.
Christopher tidak habis pikir, dokter mengatakan jika tidak ada gangguan yang fatal di bagian kepala Agatha. namun saat ini dokter juga mendiagnosa bahwa Agatha mengalami stres ringan sebelum dia melahirkan.
Dokter, yang merawat Agatha berjanji akan mengusahakan yang terbaik. agar Agatha kembali pulih seperti sedia kala.
Karena wanita itu juga harus intens untuk memberikan ASI kepada kedua bayinya.
Agatha, berakting dengan sangat mulus hingga dokter pun dibuat heran.
__ADS_1
Namun, tidak dengan Marvin dan Ariana yang sudah mengenal cucunya. Agatha bukanlah wanita yang pintar berbohong. hanya saja kali ini aktingnya benar-benar tidak diragukan.
Dia akan mendapatkan penghargaan award dari dunia keartisan dunia hiburan. jika saja ia bekerja sebagai artis sinetron atau sebagai.
Sampai saat Agtha sudah dinyatakan sehat, dan bisa kembali pulang ke rumah dengan kedua bayinya.
Keluarganya pun membawa dia pulang Agatha ke mansion mereka tidak ingin Agatha mengalami tekanan kembali dari Christopher yang membuat mood nya buruk seperti akhir-akhir ini Marvin akan membuat Agatha nyaman bersama dengan mereka.
Hingga saat Agatha benar-benar meminta mereka untuk bersikap seperti biasanya dan tidak membantu dia untuk berakting lagi.
Kini semua sedang diliputi kebahagiaan termasuk juga Alana, yang kini sudah kembali.
Dia kembali untuk meminta restu karena Darius mengajak Alana menikah.
Dan keluarga besar Marvin pun menerima pria itu dengan sangat baik, saat ini mereka bahkan mengadakan pesta penyambutan untuk mereka berdua.
Hingga tanggal pernikahan itu diputuskan,kabar itu terdengar oleh Piter tapi tidak membuat pria itu merasa sedih sedikitpun.
Karena keputusan untuk berpisah dengan Alana sudah sejak lama, pria itu tidak ingin menyakiti wanita itu lebih lama lagi, meskipun Piter tidak mendapatkan cinta sejati nya itu.
Piter bahkan datang ke Mension bersama dengan kedua anaknya yang juga ia kenalkan terhadap calon suami mommy mereka meskipun Alina dan Patan tidak merasa keberatan.
Darius pun bersikap sangat baik dan perhatian terhadap kedua anak dari calon istrinya yang terlihat dingin itu.
Kedua anak Piter, bersikap dingin dan acuh saat mereka berkumpul bukan karena dia tidak menghargai sang Mommy tapi mereka tengah menahan rasa sakit atas perpisahan kedua orang tuanya itu.
Benar kata orang,,, jika perpisahan antara suami istri yang sudah memiliki buah hati, maka buah hati merekalah yang akan menjadi korban keegoisan mereka.
"Daddy,,, aku ingin pulang."ujar Patan dan Alina.
"Tentu tapi setelah pesta ini usai ya sayang, kasihan Mommy yang merindukan kalian berdua."ujar Piter dengan sabar.
"Tidak Daddy, aku sudah mengantuk."ujar Patan.
Alana, yang melihat sikap dingin putra-putrinya itu, merasa sangat sakit di bagian dadanya. dia sadar dia salah tapi semua itu dia lakukan untuk mengobati rasa kecewanya.
Andaikan saja Piter bisa bertahan lebih lama lagi sampai kedua anak mereka mengerti apa itu perpisahan, mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi tapi nyatanya Alana bahkan tidak punya kesempatan untuk memperbaiki semua itu.
"Jangan kecewa dengan sikap mereka, pelan-pelan aku akan memberikan mereka pengertian."ujar piter lembut pada Alana.
Piter memang tidak pernah berbicara kasar terhadap Alana selama mereka menikah sekalipun pria itu tidak pernah mencintai dirinya dengan tulus, tapi kenyataannya sungguh sangat menyakitkan.
Saat pria itu berterus terang terang bahwa dirinya begitu mencintai Agatha yang tidak lain adalah adik Alana sendiri.
Sementara saat Piter hendak pergi, pria itu berpapasan dengan Agatha yang kini tengah memakan buah kesukaannya.
"Honey,,, cepatlah ceraikan dia, aku ingin kita segera menyusul Alana menikah."ujar Piter.
"Hentikan kegilaan mu itu kak, aku bahkan tidak pernah berniat untuk berpisah dengan suamiku, dan jikapun itu terjadi aku tidak akan pernah memilihmu untuk menjadi suamiku."ujar Agatha.
...🌸..........................🌸...
Sampai saat Piter berlalu setelah dia berhasil menyentuh tangan Agatha dengan beralasan untuk berpamitan.
Tapi sentuhan tangan itu terlalu berbeda karena nyatanya Piter pun mengecup punggung tangan wanita yang sangat ia cintai.
"Kak,,, jangan kelewat batas."ujar Agatha pelan tapi penuh penekanan.
"Aku keterlaluan,,, bukanya kamu yang keterlaluan sudah membuat ku tak bisa hidup dengan tenang dan nyaman karena setiap saat kamu selalu datang ke sini."tunjuk Piter pada dada kirinya.
Agatha langsung berlalu pergi meninggalkan Piter yang kini masih menatap kepergian nya.
Sampai suara keras memanggil pria itu.
"Daddy! ayo pulang."ujar keduanya.
Piter pun mengangguk setelah itu, mereka pun akhirnya pergi meninggalkan Mension menuju hotel.
__ADS_1
Karena Piter tinggal di luar negeri bersama dengan kedua anaknya itu.
Dia bahkan rela datang karena dia tau jika saat ini di Mension utama ada Agatha.
Tadinya dia akan tinggal untuk beberapa waktu di sana tapi melihat kekecewaan kedua anaknya itu membuat Piter tidak tega.
Pria yang saat ini selalu berusaha untuk membesarkan anaknya seorang diri pun sudah tidak perduli dengan dirinya sendiri, bisa bertemu dan bersentuhan tangan dengan Agatha saja dia sudah merasa sangat bahagia apalagi saat dirinya memiliki Agatha seperti yang ia harapkan selama ini.
Perbuatan Piter mungkin tidak bisa dibenarkan tapi dia juga tidak bersalah sepenuhnya, jika saja tidak ada pertemuan pertama saat Agatha kecil diculik oleh anak buah ayah tirinya saat itu mungkin sampai saat ini, dia tidak akan pernah menikah dan memiliki anak dari perempuan yang merupakan saudara dari Agatha.
Namun semua itu tetap menjadi rahasia terbesar dalam hidup nya.
Wanita yang dulu sempat menjadi sekertaris dari Alvin Alexander, dia adalah orang suruhan ayah tiri Piter, dia ingin menghancurkan Perusahaan tersebut karena dendamnya di masalalu, namun ternyata wanita itu malah benar-benar jatuh cinta pada Alvin dan memanfaatkan tugasnya untuk membalas dendam.
Wanita itu bahkan menculik Agatha, sebagai rasa kecewanya terhadap Alvin yang ternyata lebih memilih Anggita daripada dirinya.
Dulu tidak pernah ada hubungan intim antara Alvin dan juga wanita itu, semua hanya jebakan, dan putri yang disebut-sebut sebagai putri Alvin hingga Ariana turun tangan untuk mengatasi itu dengan merawat anak yang jelas-jelas tidak memiliki hubungan darah dengan putranya itu.
Sementara saat itu Agatha diculik dan di siksa dengan sangat keji bahkan kepala gadis kecil itu di pukul berkali-kali dengan balok kayu.
Agatha pingsan dalam kondisi bersimbah darah saat orang-orang Marvin menemukan nya, sementara penyelamat yang sebenarnya adalah Piter yang memukul kepala wanita itu hingga berdarah dan kabur.
Agatha hendak dia gendong namun tiba-tiba seseorang membawa Piter pergi dari tempat itu.
Hingga akhirnya Agatha langsung dibawa pergi dengan menggunakan ambulans Piter tidak pernah melihat dia lagi.
Sampai Agatha bertemu kembali dengan nya, saat dia menjalankan misi untuk mendekati salah satu putri Alvin, yang tidak lain adalah cucu Marvin yang menjadi sasaran utama untuk balas dendam.
Piter sering mendatangi Alana, saat itu kerumah dimana gadis kecil cinta pertamanya berada.
Agatha yang berhasil diselamatkan oleh maut membuat dia merasa lega, sekaligus merasa iba karena ternyata hasil dari kejahatan itu, gadis itu mengalami gangguan otak, dia tidak bisa bersikap layaknya gadis seusianya bahkan hingga dia tumbuh menjadi gadis dewasa saat itu.
Gadis itu masih sangat polos bahkan dia terlalu polos bagai kertas putih.
Pinter bahkan sering menggoda gadis yang seharusnya sudah bisa berdandan layaknya gadis belia, tapi Agatha akan di dandani oleh sang Mommy saat akan berpergian dan ke sekolah.
Namun kecantikan Agatha semakin hari semakin terpancar bagi siapapun yang melihatnya dengan hati, karena Agatha tidak pernah bergaul dengan siapapun selain kakaknya.
Agatha selalu bersikap seperti anak kecil dan selalu menjadikan eskrim sebagai pemenangnya.
Sampai saat dia memutuskan untuk pergi menjauh dari keluarga sebagai rasa frustasi karena telah merasa kecewa terhadap Alexander, Agatha pun mulai beradaptasi dengan kehidupan bebas yang merubah dirinya menjadi gadis dewasa, meskipun itu terbentuk karena paksaan Agatha menjelma menjadi wanita dewasa yang tangguh.
Dua tahun menghilang dia kembali ke tanah air, tapi sayang kepulangan dirinya saat itu membuat Piter semakin jatuh cinta pada gadis cantik itu.
Tak jarang Piter sering mengunjungi Agatha secara diam-diam di apartemen saat pemilik hunian tengah tertidur pulas.
Dia bahkan sering hampir lepas kendali, saat sedang mengelus wajah mulus dan cantik saat pemiliknya tengah tertidur pulas, hingga setiap kali kedatangan nya dia selalu menghapus rekaman Cctv itu.
Cctv yang tidak pernah Agatha cek, sejak saat dia tinggal di sana.
Tapi saat Agatha kembali bersama dengan Alex, pria itu datang seperlunya saja, rasa kagumnya terpaksa dia pendam namun dia merasa tidak tahan jika sehari saja tidak bertemu dengan gadis itu.
Piter akan mengikuti Agatha ketika dia di luar meskipun itu secara diam-diam, dan dia juga sempat memikirkan untuk memberikan kado ulang tahun untuk Agatha yang tak lain adalah sebuah mobil sport Ferrari yang super keren itu.
Namun, setelah Kristofer hadir sebagai kekasih Agatha, hidup Piter seakan-akan telah berakhir, dirinya bahkan tidak bisa lagi melakukan kegiatannya untuk menguntit gadis itu hingga puncaknya saat Agatha akan menikah dengan Kristofer pria itu nekad mendatangi Agatha di dalam kamar pribadi nya.
Hingga ciuman itu terjadi, dan hal itu sering membuat Kristofer meradang hingga saat ini.
...*********...
Pinter pun telah kembali ke negaranya setelah pertemuan nya dengan mantan istrinya yang tengah merayakan hari pertunangan bersama dengan keluarga besar Marvin.
Piter memutuskan untuk tetap fokus pada kedua anaknya dan membesarkan keduanya tanpa adanya seorang istri atau ibu yang akan mendampingi dirinya dalam membesarkan keduanya.
Menurut dirinya apapun yang terjadi kelak dia akan tetap mampu untuk membesarkan keduanya tanpa kekurangan kasih sayang.
Sementara itu di Mension Kristofer, pria yang kini tengah mengurus perusahaan sekaligus ketiga anaknya yang berada di sisinya, semakin merasa frustasi, karena sang istri belum juga mengingat siapa? dirinya padahal ini sudah hampir satu bulan berlalu, dan Kristofer bahkan sudah berulang kali datang dan memperlihatkan bukti kenangan diantara mereka berdua.
__ADS_1
Sementara Agatha hanya akan tertawa terbahak-bahak setelah Kristofer pergi, dan hal itu berlangsung hingga empat puluh hari pasca melahirkan, wanita itu benar-benar dibuat tertawa hingga terpingkal-pingkal dan memegangi perutnya yang terasa sakit.