
Disaat kedua pasangan halal itu tengah menjalin cinta setelah dua bulan lamanya tidak pernah bertemu, akhirnya tuntas juga.
Agatha masih berbaring di pelukan Kristofer yang kini tengah memeluk dirinya, sementara ketiga anak mereka tidur dengan Oma dan opah nya dan baby Kaley, bersama dengan Ariana, mereka berbagi mengurus ketiga nya.
Rosella sendiri kini dia belum tidur setelah memastikan kedua anak nya tertidur dengan nyenyak.
Dia sedang menunggu suaminya yang belum kunjung datang, padahal saat ini hanya bekerja hingga siang sementara pekerjaan kantor nya, selalu dikerjakan di Mension.
Rosella berkali-kali menghubungi NATO, tapi tidak diangkat juga, NATO juga tidak memberikan dia kabar.
"Aku harus pergi daripada terus mencemaskan keadaan nya"ucap Rosella.
Wanita, itu meraih cardigan miliknya setelah ia mengambil kunci mobil lalu ia pergi menuruni tangga menuju lantai dasar, dan berjalan keluar melewati pintu utama hendak menuju garasi mobil dia membawa mobil milik suaminya dan pergi begitu saja, tanpa berbicara dengan orang rumah.
Rosella, sudah berada di rumah sakit tempat NATO, bekerja, dia langsung masuk dan disambut dengan ramah oleh para staf rumah sakit tersebut. dia langsung bertanya di mana suaminya berada,
Mereka pun memberitahu bahwa Nato saat ini sedang berada di ruang operasi karena ada kecelakaan beruntun yang mengharuskan Dia menolong para korban yang masuk ke rumah sakit tersebut. suaminya saat ini untuk itu penuh semua makanan dan minuman.
"NATO, yang baru keluar dari dalam ruang operasi dia langsung berjalan menuju ruangan nya, karena ada salah satu perawat yang mengatakan bahwa ada istrinya datang mencari dirinya.
Sesampainya, di depan ruangan pribadinya Nato langsung tersenyum, saat melihat sang istri kini tengah menatap ke arahnya.
Terlihat wajah cemas dari Rosella, istrinya yang selalu penuh perhatian, wanita itu selalu ketakutan jika pria itu pulang terlambat. bukan karena takut NATO mencari wanita lain, tapi dia takut suaminya kenapa-napa.
"Sayang maaf ya tadi nggak sempet ngabarin kamu, Abang pikir kamu tidak menunggu Abang,, kenapa? harus ke sini kenapa? tidak telepon resepsionis atau pihak lainnya. kamu kan jadi capek anak-anak apa? sudah tidur atau belum"ujar NATO
__ADS_1
Dia, tidak buru-buru memeluk istrinya karena sebelum itu dia membiasakan diri untuk bersih-bersih terlebih dahulu sementara rosella saat ini hanya menggelengkan kepalanya dia bingung harus berkata apa? sementara saat ini antara sedih dan bahagia.
Sedihnya dia tidak mendapat kabar dari suaminya dan bahagianya bisa melihat suaminya itu baik-baik saja karena selalu duduk sambil mengetuk-metuk tangannya menunggu suaminya membersihkan diri terlebih dahulu setelah selesai membersihkan diri.
NATO langsung keluar dari dalam kamar mandi pribadinya dan langsung menghampiri rosella yang kini telah menunggunya puluhan kecupan banget itu mendarat di puncak kepala rosella, dan juga seluruh wajahnya.
NATO, berkali-kali memeluk wanita yang sangat dicintai wanita yang teramat berarti dalam hidupnya, saat ini dia adalah wanita yang telah melahirkan kedua anaknya yang kini tumbuh dengan sangat lucu dan menggemaskan meskipun usia rosi jelas saat itu masih sangat muda.
"Abang,, pasti belum makan makanlah dulu sebelum kita pulang" ucap rosella wanita itu langsung buka kotak makan yang dia pesan tadi sebelum nata datang dan terlihat masih sangat hangat begitu juga dengan minuman nya.
"Kamu tahu saja sayang mas memang belum makan karena tidak sempat tadi saat Mas mau kembali ke rumah tiba-tiba saja banyak pasen yang gawat darurat akibat tabrakan beruntun jadi Mas harus membantu mereka yang membutuhkan tenaga Mas beruntungnya semua korban bisa diselamatkan kecuali satu bayi sudah dikebumikan tadi siang"ucap NATO.
"Ya syukur, baby yang meninggal masuk surga"ucap Rosella.
"Suapi boleh?"tanya NATO.
"Belum pernah, karena istri Abang adalah yang terbaik"ucap NATO.
"Kapan? kita bisa kembali ke rumah kita Yank"ucap Rosella.
"Kenapa? apa di Mension, ada yang buat istri ku ini sedih"ujar NATO.
"Tidak ada Yank,, mana mungkin seperti itu mereka semua begitu menyayangi ku, dan aku juga sayang mereka,, hanya saja aku kangen suasana rumah, suasana rumah tangga dimana hanya ada keluarga kecil kita"ucap Rosella.
"Abang juga kangen dengan hal itu, tapi Abang lebih mengkhawatirkan keadaan kalian bertiga permata hati Abang.
__ADS_1
"Kamu juga tau sendiri bagaimana pekerjaan Abang, dan Abang tidak ingin kalian terlantar maka dari itu, Abang,, ingin kita tinggal di Mension, selain agar ada yang menjaga kalian, kamu juga tidak akan pernah kesepian, dan Oma, kasihan dia jika kita meninggalkan nya"ucap NATO, yang memang ada benarnya juga.
"Sesekali kita boleh kan menginap di rumah kita"ucap Rosella.
"Tentu yang sekarang pun juga boleh, tapi mungkin hanya kita berdua"ucap NATO.
"Lain kali saja Yank,, aku tidak tega ninggalin anak-anak"ucap Rosella.
"Baiklah sayang, kapanpun kamu mau, kamu bisa bilang pada Abang"ucap NATO.
Tidak terasa makan malam yang sudah terlambat itupun selesai, kini NATO dan istri sudah bersiap untuk pulang ke Mension.
"Yank,, kamu pasti sangat lelah biar aku yang mengemudi"ucap Rosella.
"Hi,, sayang ada sopir! kita hanya duduk manis saja di belakang, lagipula aku sangat merindukan istri ku ini"ucap NATO.
Akhirnya, mereka pun pergi dengan di antar oleh supir pribadi mereka, sementara kedua pasang suami istri itu tengah duduk di belakang menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya itu.
"Yank,, aku akan mengambil cuti untuk kita agar bisa pergi keliling dunia bersama dengan kedua anak kita"ucap NATO, lembut.
"Tidak perlu Bang,, sebaiknya Abang pergunakan waktu cutinya untuk istirahat,, dan lagi kedua anak kita sangat merindukan Abang"ucap Rosella.
"Apa? sayang ku tidak ingin kita jalan-jalan"tanya NATO.
"Bukan begitu Yank,, aku hanya ingin kamu istirahat yang benar-benar istirahat, aku tau pekerjaan mu begitu menguras tenaga dan pikiran, jadi apa? salah jika aku ingin kamu tetap baik-baik saja, anak kita juga sangat merindukan daddy nya"ucap Rosella.
__ADS_1
"Terimakasih tuhan, kau mengirimkan istri yang terbaik untuk ku, wanita yang begitu berarti dalam hidupku, wanita cantik dan baik hati, yang selalu ada untuk ku, sampai saat ini, semoga dia selalu sehat dan selalu bahagia dan semoga aku mampu untuk melindungi mereka semua dan memberikan kebahagiaan yang hakiki"ucap NATO, yang kini mengecup puncak kepala istrinya berulang kali.
NATO, dan Rosella pun tiba di Mension.