
"Terimakasih"balas Sari.
"Ambil uang itu tidak baik menolak rejeki, gunakan sebaik mungkin untuk keperluan mu yang lainnya, nanti saat kau butuh"ucap Alvaro.
"Terimakasih kak" ujar Sari yang kini pergi meninggalkan kamar Alvaro.
Gadis itu terlihat sangat santai sambil menuruni tangga dia berjalan menuju kamar nya, menyimpan uang pemberian Alvaro.
pria itu tidak pernah kembali ke Singapura dimana rumah dan perusahaan yang ia pegang ada di sana, tapi dia sesekali akan datang ke perusahaan tersebut itupun hanya beberapa kali dalam satu bulan selebihnya dia kendalikan dari Indonesia.
Sementara kini dia juga membantu mengurus perusahaan milik Agatha, yang entah kapan adiknya kembali meskipun ada orang kepercayaan Kristofer yang membantu mengurus semua.
Kini Alvin dan Anggita sudah pensiun dan urusan rumah sakit diserahkan kepada NATO, Anggita hanya akan memeriksa sesekali jika putra nya itu membutuhkan bantuan nya.
Wanita cantik yang kini sudah tak lagi muda itu, masih beraktifitas tapi tidak diluar rumah melainkan mengurus suami dan keperluan rumah menggantikan Ariana, yang kini hanya bersantai selain menjaga kebugaran tubuh wanita berusia tujuh puluh tahun itu masih memiliki tubuh yang segar bugar karena dia selalu berolahraga dan selalu menjaga kebugaran tubuh nya.
Sementara Agatha sendiri, saat ini sibuk mengurus ketiga anak nya, dia hanya pasrah kemanapun takdir akan membawa nya, sudah dua bulan ini Kristofer tidak kembali hanya asisten pribadi nya yang bolak-balik memenuhi kebutuhan Agatha dan Mension tersebut bahkan Kristofer tidak menghubungi dia sama sekali.
Agatha, Kaley dan kalan juga kala. setiap hari mereka berempat beraktivitas bersama wanita itu bahkan tidak perduli lagi, apa? Kristofer mengingat mereka atau tidak.
Agatha hanya mengurusi ketiga buah hati nya, yang kini terlihat gemuk dan sangat lucu selain tampan dan cantik ketiganya sangat menggemaskan, namun sayang tidak bisa berbagi kebahagiaan dengan keluarganya yang lain, saat ini Kaley, Kalan dan Kala hanya mengenal dirinya bahkan Agatha tidak mengijinkan siapapun masuk kedalam kamar nya.
Agatha bahkan memarahi siapapun yang tiba-tiba saja datang ke dalam kamar nya, tanpa memberitahu dia sebelumnya, seperti asisten pribadi kristofer yang kini berada di Mension tersebut.
"Kau tidak diajarkan sopan santun oleh keluarga mu, kenapa? masuk sembarangan apa? kau lihat ketiga anak ku sedang tidur nyenyak"ucap Agatha.
Asisten Kristofer yang terkenal berdarah dingin itu hanya diam dan dia menyelonong masuk begitu saja, hingga Agatha berteriak.
"Kristofer Alen, kau memang bukan manusia, aku mengutuk kalian yang tidak punya rasa hormat,,, suatu saat nanti kalian semua akan dikalahkan oleh ketiga anak ku, kalian akan diajarkan kesopanan hingga kau dan anak buah mu yang berengsek ini memohon ampun, pada mereka"teriak Agatha.
"Dan aku sudah tidak perduli lagi padamu, mati saja di pelukan ****** mu itu"ucap Agatha .
Wanita itu benar-benar murka dia tidak perduli lagi dengan rasa cinta, karena cinta hanya bisa membuat dia menderita, sekarang Agatha akan kembali pada Agatha yang kejam dan tidak punya perasaan seperti saat sebelum bertemu dengan Kristofer, setelah Alex menyakiti hati nya.
Teringat dengan Alexander, entah dimana pria itu berada saat ini, yang pasti Agatha juga sudah tidak perduli.
"Dengar ya Kristofer, jika satu hari lagi kau tidak datang aku berjanji akan menikah lagi dengan mantan kekasih ku yang tampan itu, dan kau tidak akan pernah bisa menghalanginya"ucap Agatha.
Sontak semua orang pelayan yang mendengar peringatan dari Agatha itu berdiam mematung di tempatnya, karena baru kali ini dia mendengar Don, mereka di caci-maki oleh seorang wanita yang tidak lain adalah istri nya, sementara ibunya saja tidak pernah berani mengancam Kristofer.
Rekaman Cctv tersebut sudah sampai di tangan Kristofer, bahkan saat ini dia tengah berdiam diri sambil menatap kearah laptopnya.
Dimana wanita yang sangat ia rindukan kini tengah marah-marah pada dirinya, hanya karena gara-gara asisten pribadi nya yang super dingin dan tidak mengenal rasa hormat tersebut, bahkan dirinya juga terkena imbas kemarahan nya.
Sampai akhirnya dia memutuskan untuk kembali karena pekerjaan nya juga sudah usai, sebelum tempo waktu itu berakhir Kristofer akan memenuhi keinginan Agatha.
Agatha tidak bisa dianggap remeh jika dia sedang marah terbukti saat ini semua orang di Mension itu dikumpulkan, seluruh senjatanya di rampas mereka tidak bisa melawan karena percuma Agatha ternyata lebih jago ilmu bela diri bahkan tanpa harus bercucuran keringat wanita itu bisa melumpuhkan lawan nya yang kini tumbang seperti mayat hidup Agatha bahkan menumpuk mereka secara bersamaan dan menyimpan sebuah tabung gas di tengah nya, yang entah dapat dari mana, yang jelas tidak pernah ada yang menggunakan itu di sana.
Kalian masih tidak bisa bertindak hormat pada sesama, maka sebaiknya kalian mati saja"ucap Agatha yang kini memegang sebuah granat di tangan nya.
"Maafkan kami nona, kami janji akan belajar dengan baik dan akan bersikap seperti yang nona mau"ucap mereka semua, laki-laki dan perempuan bertumbuh kekar itu kini tengah memohon hingga akhirnya Agatha mendengar sebuah pesawat jet mendarat di atas Mension tersebut.
"Kalian tau bagaimana cara nya bersikap sopan santun bukan"ucap Agatha yang kini memegang pedang samurai, dan menggoreskan itu di lantai mengelilingi mereka yang tengah berbaring Agatha bahkan tidak perduli dengan keadaan mereka yang akan tergores samurai yang sudah mengitari mereka yang kini berteriak minta pengampunan.
__ADS_1
"Honey,,, main-mainnya sudah selesai kita bisa bicara baik-baik mereka akan mengerti"ucap Kristofer.
"Tidak ada bicara baik-baik, kau juga harus di hukum siapkan keberangkatan ku ke Indonesia, aku tidak suka bergabung dengan manusia sampah seperti kalian, jika tidak jangan harap bisa selamat"ucap Agatha.
"Yank,,, kamu hanya sedang cemburu padaku" ucap Kristofer.
"Hahaha.... cemburu lucu kau Kris, bahkan aku sudah tidak perduli dengan mu, kau ada atau tiada untuk kami aku tidak perduli, sana pergi kembalilah mungkin istri mu yang munafik itu sangat membutuhkan belaian mu, kalian berdua memang sangat serasi kalian sama-sama manusia yang tidak punya hati"ucap Agatha.
"Yank,, aku tidak pernah menemui nya"teriak Kristofer.
"Aku tidak perduli, dengar ya Kristofer, aku bahkan sudah menyesal mengenal mu, dan aku menyesal telah percaya pada ucapan mu yang penuh dusta, lihat, kau lihat aku akan membantai kalian semua"ucap Agatha.
Kristofer memberikan isyarat pada anak buah nya yang baru datang dari luar bersama dengan dirinya untuk menyelamatkan mereka semua sementara Agatha, saat ini hanya dia yang akan menangani.
namun Kristofer terlambat, Agatha bahkan lebih cepat dari anak buah nya yang kini di tembak oleh Agatha dengan putaran sembilan puluh derajat, seluruh anak buah nya tumbang di tempat nya saat itu juga.
Kristofer terperanjat kaget.
...🌸.........🌸...
"Katakan ada berapa anak buah mu lagi yang ada di pulau ini suruh dia masuk atau mereka semua mati ditangan mereka ku sekarang juga"ucap Agatha.
"Tidak ada sayang semua sudah habis"ucap Kristofer.
"Owh benarkah?"ucap Agatha.
Wanita itu tiba-tiba memencet tombol remote control, hingga ledakan itu terjadi hampir di sekeliling pulau tersebut dan ternyata masih banyak anak buah yang berada di sana mereka berhamburan menyelamatkan diri bagi yang selamat dan yang tidak hanya dibiarkan begitu saja.
Kristofer hanya dibuat tercengang oleh apa yang diperbuat oleh Agatha.
"Sekarang antar aku pulang ke Indonesia atau aku hancurkan mereka semua termasuk pulau milikmu ini"ucap Agatha.
"Baiklah honey baik, mungkin kamu butuh waktu untuk berpikir"ucap Kristofer.
"Aku tidak butuh waktu untuk itu, yang aku butuhkan saat ini adalah kau antar kami berempat pulang"ucap Agatha dingin.
"Iya sayang oke"ucap Kristofer yang langsung meminta anak buahnya untuk menyiapkan jet pribadi nya, kebetulan di atas rooftops.
Agatha langsung kembali ke dalam kamar nya dia menggendong ketiga anak nya sendiri dengan gendongan khusus bahkan Agatha kini tidak mau dibantu oleh Kristofer meskipun pria itu sudah memohon.
Kristofer, memeluk Agatha untuk menenangkan istrinya itu, hingga Agatha mau memberikan Kaley, pada Kristofer.
pria itu meminta asisten pribadi nya untuk membawa barang-barang pribadi nya saat itu juga ke dalam jet.
Agatha dan Kristofer bersamaan mengundurkan mereka di boks bayi yang ada di dalam kamar pesawat jet tersebut.
Agatha duduk di samping mereka saling berhadapan hingga tiba di Indonesia, Agatha bersama dengan Kristofer mendorong kereta bayi kembar tiga itu menuju mobilnya.
Setelah hampir tiga bulan lamanya dia baru bisa menghirup udara kebebasan, Agatha sudah sangat merindukan keluarga nya.
Sampai saat tiba di Mension milik Marvin seperti permintaan Agatha mereka di sambut oleh seluruh keluarga besar termasuk Sari yang kini tersenyum manis pada Agatha yang langsung memeluk gadis itu penuh kerinduan.
Agatha tidak menyangka ternyata teman yang ia rindukan ada di sana.
__ADS_1
Agatha duduk di samping sang mommy dan daddy nya yang berulang kali memeluk dirinya karena rindu, sementara ketiga bintang kini sedang di gendong oleh ketiga orang Ariana Sari dan juga Alvaro yang juga merindukan anak nya yang kini entah dimana bersama ibunya Xena.
Karena bayi itu belum lahir, saat ini kandungan Xena baru jalan enam bulan wanita itu, sedang menikmati masa-masa kehamilan nya, meskipun tanpa adanya suami di sisinya selama dua bulan ini pria itu hanya akan menghubungi nya sesekali saja.
Kenan, tengah mengurus kekacauan yang terjadi di perusahaan tersebut, karena ada kebocoran data perusahaan milik Kristofer, yang dilakukan oleh penyusup yang kini sudah ia singkirkan, tidak hanya satu dua orang hampir seratus orang yang bekerja sama untuk menghancurkan perusahaan milik Don, nya itu yang dia habisi saat itu juga.
Tidak ada pengampunan bagi mereka yang telah berkhianat.
Kristofer sendiri langsung kembali setelah mendapat ancaman dari istrinya Agatha, yang bahkan lebih mengerikan dari istri pertama nya.
Masih banyak hal yang tidak semua di ketahui oleh Kristofer, karena selama ini Agatha, selalu terlihat lemah lembut dan selalu menggunakan perasaan nya, tapi saat dia tengah marah semua akan hancur dalam sekejap.
Seperti saat ini Agatha sudah menghancurkan susunan pertahanan yang ada di pulau pribadi nya itu, hanya dalam hitungan menit.
Kristofer sendiri kini tengah berada di dalam kamar Agatha, dia sedang duduk sambil memangku laptop, dia sedang memperbaiki semua kerusakan yang ada di pulau tersebut, kini ratusan anak buah nya tengah diterjunkan untuk memperbaiki semua nya.
Sungguh dahsyat amukan Agatha, bahkan tanpa berkeringat sedikit pun kini seluruh anak buah yang ia lumpuhkan meninggal karena kehabisan oksigen.
Agatha menggunakan ilmu bela diri yang diajarkan oleh almarhum sang Opah, semua yang Marvin, bisa semua sudah dikuasai oleh Agatha, hingga gadis itu tidak akan pernah terkalahkan jika hanya tentang pertarungan, tapi Agatha memiliki hati yang sensitif terhadap rasa cinta nya.
Dia akan kalah jika hatinya terluka, bahkan akan hilang kendali.
Sampai saat makan siang tiba, Kristofer baru bergabung dia duduk di samping Agatha dan Alvaro juga Sari.
Sementara NATO dan Rosella kini duduk satu barisan dengan Alvin dan Anggita.
Ariana masih di tempat nya sementara tempat Marvin masih dikosongkan sesuai permintaan Ariana.
"Agatha sayang apa? ASI mu lancar"tanya Ariana.
"Sangat lancar Oma bahkan Agatha selalu memberikan ASI, secara eksklusif setiap hari setiap waktu yang mereka inginkan karena kami hanya tinggal berempat sementara Daddy nya sibuk dengan istrinya yang lain"ucap Agatha yang langsung membuat Kristofer tersedak, dan Alvaro memberikan air putih miliknya yang masih utuh.
"Minum lah, santai saja karena Agatha memang selalu bicara apa? adanya sejak kecil"ucap Alvaro.
"Aku sudah selesai"ucap Kristofer yang langsung pergi padahal baru beberapa suap.
"Sayang tidak baik berkata seperti itu di depan semua orang, bagaimana pun juga itu adalah aib bagi suamimu"ucap Ariana.
"Agatha tidak perduli karena biar bagaimanapun dia juga tidak pernah peduli dengan kami berempat"ucap Agatha.
Agatha, kini melanjutkan makan malam nya hingga benar-benar lahap sementara Kristofer sendiri, saat ini dalam mode diam tanpa kata.
Kristofer memaklumi kemarahan Agatha, karena memang selama dua bulan ini dia tidak pernah mengabari istrinya.
Kristofer hanya ingin istrinya berpikir bahwa semua keinginan nya untuk berpisah dengan Kristofer adalah sebuah kesalahan.
"Agatha duduk!"ucap Kristofer yang kini terlihat marah.
"Apa! apa? kau marah dengan semua ucapan ku, kenapa? tidak pergi lagi"ucap Agatha.
"Agatha kau bilang aku harus belajar sopan santun,lalu apa? yang kamu lakukan saat ini, apa? yang kamu lakukan heumm"ucap Kristofer yang kini menarik istrinya itu kedalam pangkuan nya.
Agatha kini tengah menatap lekat wajah tampan suaminya itu.
__ADS_1
"Asal kau tau aku begini karena mu"ucap Agatha.
"Heumm,, benarkah"ujar pria itu sambil mendekat mencium bibir Agatha.