Sang Penari

Sang Penari
#Kejutan 1#


__ADS_3

"Kamu benar Alex aku yang tidak menginginkan mu."lirih Kaley.


Gadis itu tetap menunduk tanpa mau menoleh ke arah Alexander.


"Tatap aku honey dan katakan jika kamu benar-benar tidak pernah mencintai ku."ujar Alexander yang kini menatap lekat kearah gadis yang kini masih menunduk di hadapannya.


"Aku tidak pernah mencintai mu Alexander."ujar Kaley yang kini menatap pria itu dengan cucuran air mata.


Hati Kaley sakit saat ini saat Alexander meragukan cintanya.


Alex langsung memeluk Kaley tanpa aba-aba dia memeluk erat Gadis yang sangat ia cintai saat ini setelah berhasil merelakan Agatha.


"Ikut pulang bersamaku Sekarang juga kita akan segera menikah aku tidak peduli dengan larangan kedua orang tuamu yang jelas saat ini aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi." Kata Alexander sambil memeluk erat tubuh gadis yang masih menangis di dadanya.


"Aku hanya tidak ingin Mommy dan Daddy terus bertengkar gara-gara aku,,, lebih baik aku pergi saja biarkan aku sendiri dan tidak lagi berhubungan dengan siapapun. aku sudah tidak mau lagi berharap untuk yang kesekian kalinya aku sudah lelah kamu bisa mencari wanita lain yang jauh lebih baik dariku."ucap Kaley.


"Kaley sayang semua itu tidak akan pernah terjadi, aku sangat mencintaimu sekarang dan selamanya."ujar Alexander yang langsung mengangkat tubuh Kaley, membawa gadis itu ala bridal style.


"Kaley menyembunyikan wajahnya di dada bidang Alex.


"Perlakuan Alexander mendapatkan pujian dari orang-orang yang ada di sana.


"Lihatlah dia begitu tampan dan gagah, gadis yang ada di dalam gendongannya itu pasti sangat beruntung."ujar ujar wanita itu.


Alexander langsung membawa Kaley ke dalam mobil dia pun diikuti oleh asisten pribadinya Felix yang kini membawakan koper milik Kaley.


Kaley di tempatkan di jok belakang penumpang bersama dengan dirinya.


Kaley bersandar di dada bidang Alexander sementara Felix yang baru masuk setelah menyimpan koper milik Kaley di bagasi belakang.


Dia langsung duduk di jok kemudi dan langsung tancap gas menuju ke kediamannya.

__ADS_1


Mereka tidak kembali ke apartemen, tapi kerumah megahnya yang ia miliki selama ini.


Dia sudah berjanji Jika dia mendapatkan istri masa depan dia akan membawa wanita itu ke rumah tersebut. dan Kaley adalah wanita yang sangat dia cintai setelah itu dia Akan mengurus pernikahan mereka.


Rumah megah itu jarang Alex datangi karena dia lebih suka tinggal di apartemen, selain dekat dengan kantor tempat itu juga berada di pusat kota.


Alexander langsung membawa Kaley ke dalam kamar yang akan ditempati oleh wanita itu.


"Sayang kamu istirahat di sini nanti setelah makan malam siap kirim akan turun kebawah."ujar Alexander.


"Alex, apa? kita akan benar-benar menikah."ujar Kaley sendu.


"Tentu saja."ujar Alexander yang mengecup bibir gadis itu.


Kaley bangkit dan memeluk Alexander gadis itu. tidak mau ditinggal Alexander malah di dorong ke atas ranjang dan Kaley yang sedari tadi memeluk Alexander pun menjatuhkan dirinya di atas Alex.


Pria itu tersenyum bahagia saat melihat gadis itu menyusupkan wajahnya di atas dada bidang Alexander.


"Tapi kamu tidak akan nyaman tidur seperti ini yang,,, tunggu sebentar."ujar Alexander yang langsung membaringkan tubuh gadis itu di sampingnya.


Alex bangun dan melepaskan jaket yang kini digunakan oleh Kaley setelah itu sepatu dan jam tangan milik Kaley dan satu lagi celana jeans panjang yang Kaley gunakan hingga menyisakan hotpants saja.


Kini Kaley hanya menggunakan t-shirt dan juga hotpants saja, Alex pun menyimpan semua barang-barang Kaley di atas sofa setelah itu dirinya juga masuk kedalam walk-in closed dan mengganti pakaian yang melekat di tubuhnya kini.


Setelah selesai berganti pakaian dengan pakaian santai berupa celana training dan undersrt Alexander keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah segar.


"Yank,,,jangan melamun semua pasti akan baik-baik saja."ujar Alexander yang sedari tadi melihat tatapan mata kosong gadis itu.


"Ahh aku hanya mengantuk ya,,, hanya itu aku tidur dulu ya."ujar Kaley yang langsung berbaring memunggungi Kaley karena dia tidak tidak ingin Alexander melihatnya menangis.


Alex ikut berbaring di samping Kaley dia memeluk Kaley dari belakang.

__ADS_1


"Honey,,, jangan seperti ini sayang please, kamu tidak boleh terus begini. aku janji setelah makan malam nanti semua akan baik-baik saja."ujar Alex yang membawa Kaley dalam dekapannya.


Kaley kembali tenang saat ini hingga dia memejamkan mata nya.


Wanita itu terpejam setelah beberapa menit dalam dekapan Alexander.


"Aku sangat mencintaimu honey, tunggu sampai saat makan malam tiba kamu akan sangat bahagia."ujar Alexander.


Pria itu hendak memberikan kejutan dengan cara mendatangkan Kristofer dan Agatha juga keempat adik laki-laki Kaley.


Rencananya hari ini adalah perdamaian Alexander dan Kristofer yang mulai memberikan lampu hijau pada hubungan mereka berdua.


Rencananya Alexander langsung melamar Kaley dihadapan mereka semua meskipun itu adalah lamaran dadakan, namun Alexander tidak main-main dengan itu.


Sementara itu di kediaman Agatha. Kristofer tengah memeluk istrinya yang baru selesai mandi dan bersiap untuk menemui calon menantu sekaligus mantan kekasihnya itu.


Dia merasa sedikit bingung harus bagaimana? menghadapi pria itu. pria yang sangat dicintai nya dulu yang kini juga dicintai oleh putri satu-satunya yaitu Kaley Alexander Alen.


Wanita itu sebenarnya tidak sanggup untuk bertemu dengan Alexander dalam waktu dekat ini tapi keadaan yang mengharuskan dirinya berjumpa kembali dengan pria tampan itu setelah dua puluh tahun tidak bertemu entah bagaimana penampilan dia saat ini.


"Duh cantiknya yang ingin ketemu mantan."ujar Kristofer yang kini memeluk Agatha.


"Jangan bercanda sayang, aku berdandan seperti ini hanya untukmu. apa? kamu mau istrimu tampil biasa saja bagaimana jika ada keluarga Alex nanti bisa-bisa dia menatap jijik jika aku tidak berdandan dan kau akan dipermalukan honey."tutur Agatha.


"Tidak akan ada yang berani melakukan hal itu atau mereka akan berhadapan dengan ku."ujar Kristofer tegas.


"Ya kamu memang terbaik love."ujar Agatha.


"Honey,,, aku sangat mencintaimu aku berharap kamu bahagia hidup bersama dengan ku."ujar Kristofer.


"Tentu love aku sangat bahagia bisa mendapatkan suami yang benar-benar mencintai ku dia juga sudah memberiku Lima orang anak yang sangat cantik dan juga tampan, kini hidupku sudah sangat lengkap dan aku sangat bahagia."ujar Agatha.

__ADS_1


Tidak tampak lagi kesedihan di wajah cantik itu, kini yang ada hanya senyum manis dan juga kata cinta yang selalu Agatha katakan pada Kristofer.


__ADS_2