
"Honey please jangan seperti ini aku minta maaf."ujar Kristofer.
Anak buah Kristofer langsung bubar saat itu juga saat Kristofer mengisyaratkan bahwa mereka harus segera pergi.
"Hi tunggu!!."teriak bumil itu.
"Kau pasti yang menyuruh mereka pergi bukan,,,dasar kau awas! jangan halangi jualanku."ujar Agatha yang mendorong kuat tubuh suaminya itu.
"Honey tunggu aku akan mengantar mu pergi."ujar Kristofer.
"Aku bilang jangan ikuti aku kau bukan siapa-siapa lagi untukku saat ini dan selamanya."ujar Agatha yang langsung pergi meninggalkan rumah Kristofer dan masuk kedalam mobilnya saat itu juga.
Agatha langsung menghidupkan mesin mobilnya saat pria itu ingin mendekat dan saat itu juga Agatha tancap gas bahkan ia membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Agatha benar-benar marah hingga dia tidak menghiraukan keselamatan nya sendiri hingga saat wanita itu hendak masuk tol, sebuah truk menghantam mobil yang ada di sisi kanan Agatha dan akhirnya menabrak mobil Agatha dan seketika itu Agatha tidak sadarkan diri dengan darah yang mengalir deras di bagian kepala dan pahanya.
"Agatha!! teriak Kristofer yang sedari tadi mengikuti mobil yang dia kendarai.
Karena istrinya pergi dalam keadaan moodnya yang tidak baik.
Kristofer langsung berlari keluar dari dalam mobilnya dan melihat kondisi mobil Agatha yang rusak parah beruntung Agatha tidak terjepit body mobil, hingga Agatha bisa langsung dievakuasi saat itu juga oleh Kristofer dia bahkan tidak menunggu tim penyelamat karena dia tau jika itu akan sia-sia melihat keadaan istri dan calon kedua anak mereka.
"Honey !! bangun jangan buat aku menyesal sayang bangun."ujar Kristofer.
Anak buah Kristofer yang datang dari arah belakang melihat Don nya menggendong Agatha. mereka langsung membuka pintu mobil yang kini mereka bawa sambil membantu Kristofer dengan cepat dia membawa Keduanya saat itu juga ke rumah sakit bahkan sudah seperti pembalap saja.
Sesampainya di rumah sakit Kristofer langsung berlari menghampiri brankar pasien yang dibawa oleh petugas medis ke arah Kristofer yang datang menggendong istrinya yang kini berlumuran darah.
Tim medis pun langsung berlarian memasuki instalasi gawat darurat, membawa Agatha saat itu juga dan meminta Kristofer menunggu di luar hingga dokter seorang perawat kembali memanggil pria itu.
"Keluarga nyonya Agatha."ujar seorang suster.
__ADS_1
"Saya suaminya."ujar Kristofer dengan cepat.
"Dokter meminta anda masuk."ujar suster tersebut.
Kristofer dengan cepatnya berlari kedalam.
"Tuan saya harus segera melakukan tindakan terhadap nyonya Agatha dan bayinya tolong tandatangani persetujuan nya kami akan segera melakukan tindakan di meja operasi atas keadaan Nyonya Agatha saat ini dia sudah sangat kritis.
Kristofer mengikuti prosedur dengan sangat cepat dan sigap dia pun membentak dokter yang dirasa sangat lamban untuk pasien seperti Agatha.
Tiba-tiba saja dokter yang merupakan anak buah Kristofer dia langsung masuk kedalam kamar ruang IGD tersebut.
"Cepat selamatkan istriku dan juga kedua anak ku, jika tidak maka seluruh rumah sakit ini dengan kalian semua akan aku ratakan dengan tanah."ujar Kristofer yang sudah tidak sabar lagi.
Tim medis yang sedari tadi sudah memberikan tindakan pada Agatha , kini terlihat gemetar ketakutan.
Mereka langsung membawa Agatha menuju ruang operasi.
Sampai tiba puluh menit kemudian terdengar suara tangis bayi begitu nyaring.
Bayi yang kini diberikan gelang kaki dengan tulisan pertama, dan tidak selang beberapa menit kemudian bayi kedua lahir.
Seperti prediksi sebelumnya anak mereka adalah dua orang anak laki-laki.
Setelah operasi berhasil dilakukan mereka pun langsung membawa kedua bayi laki-laki itu.
Kristofer langsung bertanya bagaimana keadaan istrinya saat ini.
"Bagaimana? keadaan istri ku."ujar Kristofer.
"Istri tuan masih diobservasi saat ini mungkin anda bisa menamai mereka terlebih dahulu, beruntungnya kedua putra anda termasuk anak yang kuat meskipun belum saatnya mereka lahir ujar seorang perawat.
__ADS_1
Kristofer langsung kini mengikuti suster itu dia dapat melihat jika putra-putranya itu sehat dan tidak sedikit pun terlihat memiliki gangguan, pasca kecelakaan.
Sesampai di dalam ruangan" Nama putra pertama ku Kalas Alexander Alen. dan Kalen Alexander Alen."ujar Kristofer.
"Anda bisa lihat ciri-ciri mereka terlebih dahulu."ujar wanita yang kini memperlihatkan keseluruhan ciri-ciri fisik dari Kalen dan kalas.
Sampai semua selesai kristofer lakukan dia juga memasangkan gelang yang diambilkan oleh anak buahnya yang kini disusul oleh Marvin dan Alvin Ariana dan juga Anggita yang kini membawa ketiga cucunya yang sudah berusia empat tahun setengah.
"Daddy, aku ingin lihat adik bayi dan Mommy."ujar Kaley.
"Kalian lihat disini bersama dengan opah dan Omah, Daddy masih mau pergi melihat apa? Mommy sudah selesai operasi."ujar Kristofer yang melihat kemarahan di wajah pria tua yang ada di hadapannya saat ini.
Kris mengajak Marvin untuk bicara dia pun membawa Marvin ke depan ruang operasi saat itu juga sambil mengatakan kejadian yang sebenarnya.
"Kau sudah membuat keteledoran untuk kesekian kalinya, bagaimana jika cucuku sampai terbunuh di tangan mereka, aku sendiri bahkan tidak akan pernah bisa mengampuni mu."ujar Marvin dengan kilat kemarahan yang terlihat di mata pria itu.
"Aku minta maaf,,, semua ini memang salahku karena aku tidak berkata jujur pada Agatha hingga moodnya memburuk dan membuat kekacauan di sana setelah itu dia bahkan meminta ku untuk tidak mencari dia dan anak kami lagi, tapi aku tau dia jika sedang marah pasti selalu berbicara seperti itu, namun aku tidak sangka jika kejadian itu akan menimpa dirinya."ujar Kristofer.
Tidak lama setelah itu, Kristofer melihat tim dokter keluar sambil mendorong bed pasien yang ditempati oleh Agatha, dengan segala perawatan yang menempel di tubuhnya.
"Bagaimana kondisi cucuku."tanya Marvin.
"Dia masih dalam keadaan kritis, berdoa saja semoga dia segera sadar."ujar dokter itu.
Kristofer yang kini tidak berkata apa-apa dia langsung menggenggam tangan Agatha yang kini tengah didorong menuju ruang ICU, untuk memantau kondisi nya sampai dia siuman.
Kristofer terus mendampingi istrinya itu meskipun dokter sudah meminta dia untuk menunggu di luar.
Sampai saat Marvin meminta dia untuk bergilir masuk akhirnya Kristofer mau menunggu istrinya di luar dan Marvin pun masuk.
"Cucuku sangat tampan keduanya memiliki wajah yang sama dan dia lebih mirip Agatha."ujar Anggita.
__ADS_1
"Bagaimana dengan keadaan Agatha."tanya Ariana.