Sang Penari

Sang Penari
#villa#


__ADS_3

Satu Minggu berlalu, sejak hari itu kini Agatha benar-benar pergi dengan membawa ketiga anak nya.


Entah, dimana wanita itu yang jelas kristofer secara diam-diam tengah mencari keberadaan istrinya itu.


Agatha bak hilang di telan bumi setelah keamanan Mension di pulau itu dibobol oleh nya saat itu dan kedatangan seseorang yang tidak terlihat jelas dari pantauan kamera Cctv membuat Kristofer murka.


Dia merasa bodoh karena tidak pernah menghiraukan ancaman dari istrinya selama ini yang jelas-jelas lebih jago dalam segala hal, bahkan kemampuan Kristofer saat ini benar-benar dipertanyakan.


Bagaimana bisa bahkan anak buahnya yang merupakan orang pilihan yang selama ini dilatih bakat dan kemampuan nya bisa kecolongan oleh seorang wanita.


"Agatha,, jika kamu tidak kembali aku akan pastikan seluruh keluarga mu akan lenyap"ucap Kristofer mengancam ibu dari tiga orang anak nya itu.


"Aku pastikan kamu akan merangkak minta agar kamu ingin kembali padaku untuk menebus kehidupan mereka"teriak Kristofer yang kini tengah mabuk berat.


Pria itu benar-benar hilang kendali saat ini, dia bahkan lupa dengan semua yang menjadi kewajiban nya hanya karena keempat cinta nya menghilang dari sisinya.


Ya,, termasuk anak-anak mereka Agatha adalah hidup nya selama beberapa tahun bersama.


Kini bahkan tidak ada satupun anak buahnya yang berani mendekat kecuali istri pertama nya.


Sejak Don mereka kehilangan separuh jiwa nya, beberapa anak buah nya mengadukan itu pada wanita itu.


"Don, jika kamu tidak mencintai ku, setidaknya kamu harus menghargai pernikahan kita"ucap nya ragu.


"Athena, jangan bicara sembarangan"ucap Kristofer.


"Don tapi itu adalah kenyataan nya"ucap wanita dari satu anak itu.


"Kau masih yang terpenting apa? itu tidak cukup! sementara dia dia bahkan tidak diakui oleh siapapun"ujar Kristofer.


"Tapi dia disini."tunjuk Athena pada dada kiri Kris.


Pria itu terdiam sejenak.


"Jika kau bisa menemukan dia aku akan menyimpan mu disini"ucap Kristofer.


"Kris," panggil seseorang dalam mimpi nya.

__ADS_1


Pria itu langsung bangkit tanpa melirik ke arah wanita yang ada di samping nya.


"Honey"lirih Kristofer.


Sementara itu di tempat lain di belahan dunia yang sama seorang pria lanjut usia yang masih sangat tampan itu, tengah membangunkan cucunya yang berteriak-teriak memanggil nama pria yang ia cintai.


"Sayang kamu merindukan dia"ucap pria itu lembut.


"Opah,, Gatha mimpi buruk"ucap wanita tidak lain adalah Agatha.


"Jangan terlalu dipikirkan, semua itu hanya bunga tidur"hibur pria itu.


"Tapi terasa sangat nyata Opah"ucapnya lagi.


"Opah tau tapi percayalah semua akan baik-baik selagi matahari terbit di pagi hari"ucap pria itu.


"Apa? Opah pernah merindukan Omah"ucap gadis itu bertanya.


"Tentu saja opah merindukan nya bahkan sangat merindukan nya, tapi Opah hanya bisa memastikan dia baik-baik saja, sampai saat nanti saat Opah bisa kembali"ucap pria tak lain adalah Marvin.


Marvin yang sempat terkena racun yang mematikan, dia terpaksa harus membuat seolah-olah dirinya benar tewas karena itu.


Karena jika tidak maka seluruh keluarga nya ada dalam bahaya.


Itulah kenapa? Marvin sempat membuat Mension yang luas itu sebagai tempat persembunyian keluarganya kelak dan kini mereka sudah tinggal di sana untuk sementara waktu seperti pesan Agatha.


Agatha, pergi dijemput oleh orang-orang Marvin setelah itu dia datang ke rumah besar itu.


Dia meminta seluruh keluarga untuk berjaga-jaga dan pergi dari kediaman tersebut hanya untuk sementara waktu.


Untuk, keamanan mereka sementara tentang keberadaan Marvin bahkan keluarga besarnya pun tidak ada yang tahu kecuali Agatha.


Agata pun, tahu dari seseorang yang pernah ia temui di rumah sakit waktu itu bahwa Marvin sampai saat ini masih hidup dan berada di sebuah negara tempat ia dibesarkan dulu.


"


yang berada di mention itu hanyalah Alvaro dan Sari.

__ADS_1


sementara yang lainnya mereka tinggal di villa yang dulu sempat mereka kunjungi.


Dan, satu hal yang orang lain tidak tahu bahwa villa itu bisa bersembunyi secara otomatis, dari pandangan orang-orang luar dengan adanya benteng di sekitar yang menyerupai pepohonan dan perbukitan.


Sementara, villa itu masih berada di tempat yang sama, tidak kemana-mana hanya saja yang menyamarkannya tempat tersebut adalah pepohonan dan juga tembok yang menyerupai bukit semua itu Marvin yang menciptakannya.


Untuk, menghindari musuh yang akan mengajar keluarganya kelak karena ternyata masih banyak musuh Marvin di luar sana yang menginginkan kematian keluarganya.


Hingga saat ini, bahkan kabar kematian Marvin. membuat mereka berpesta pora sementara keamanan Ariana, dan yang lainnya selama ini karena mereka dijaga oleh Christopher dan juga anak buahnya yaitu anak buah Marvin secara diam-diam.


Namun sekarang, setelah Christopher kehilangan Agatha, bukan tidak mungkin pria itu akan melakukan sesuatu kepada keluarganya. maka dari itu dia berjaga-jaga dan meminta anak istrinya untuk pergi dari kediamannya untuk sementara waktu.


Sementara itu, di kediaman Christopher saat ini, dia masih menjadi pria terkejam.


Setelah kehilangan Agatha setelah itu ia masih tetap mencari istrinya, dan ketika anaknya itu.


Christopher, tidak akan melepaskan Agatha, tak begitu saja. apalagi dia sudah membawa ketiga anaknya dan cintanya yang begitu besar.


Christopher, mungkin egois tapi semua itu ia lakukan karena cinta yang begitu besar untuk Agatha selama ini.


Pria itu, kini tengah berada di dalam ruang rapat. semua ketua mafia yang kini tengah membahas tentang wilayah kekuasaan dan juga penghasilan dari bisnis-bisnis yang mereka jalani termasuk bisnis legal dan ilegal l yang mereka tempuh selama ini.


Semua, melaporkan harta kekayaan mereka selama ini. tidak ada yang tertinggal satupun karena Christopher akan mengetahui itu kini Dan nanti maka tidak ada yang bisa disembunyikan darinya.


Dari berbagai keuntungan itu saat ini Kristofer sumbangkan kepada warga atau kota yang di mana terdapat kemiskinan dan kelaparan atau yang terpaparnya semata-mata karena ingin merekrut wilayah itu menjadi wilayahnya.


Dan, dengan alasan itu semua menuruti perintah dari ketuanya itu.


Sementara itu kini Agatha tengah sibuk dengan pekerjaan nya, mengurus perusahaan yang kini didirikan oleh Marvin dan Agatha kembali turun tangan.


Sementara Marvin kini tengah bercengkrama dengan cucu buyut nya itu.


"Kalian begitu menggemaskan Opah buyut sangat sayang kalian dan juga mommy kalian."ucap Marvin sambil tersenyum dan mengelus puncak kepala mereka dengan sayang.


"Terimakasih opah"ucap Agatha.


Agatha tersenyum pada Marvin.

__ADS_1


__ADS_2