
Sementara Agatha kini duduk di samping suaminya yang masih terdiam seribu bahasa.
"Kris Jangan cemberut gitu dong aku kan nggak ngapa-ngapain lagian juga Kak Alex hanya menyapa saja tidak ada yang lain ya"ucap Agatha.
"Heumm apa? kamu senang Honey, bisa bertemu dengan mantan kekasih di tempat yang indah ini"ucap Kristofer.
Agatha langsung mendekat ke arah Kristofer yang kini tengah menatap kearah lain.
Cuph... satu kecupan manis mendarat di pipi suaminya itu"Jangan marah lagi sayang aku tak pernah memikirkan pria lain selain dirimu"ucap Agatha.
"Heumm benarkah itu"ucap Kristofer.
"Ya sudah jika Anda tidak percaya Don Kristofer"ucap Agatha yang bermaksud untuk bercanda tapi Kristofer langsung berdiri dan pergi begitu saja dengan raut wajah datarnya itu.
Agatha juga langsung beranjak pergi mengikuti langkah suaminya.
"Kris tunggu, kamu kenapa? seperti ini Yank... aku lelah"ucap Agatha yang terus mengikuti langkah Kristofer yang berjalan lima langkah di depan nya.
Agatha langsung berhenti mengikuti langkah Kristofer sambil menatap sendu kearah Kristofer.
Sementara pria itu masih melanjutkan langkahnya, Agatha malah duduk di depan pintu keluar masuk villa orang lain yang cukup teduh dengan derai air mata saat ini bukan hanya karena lapar tapi juga karena suaminya yang tidak pernah peduli sama sekali pada dirinya dan ketiga anak nya hanya karena kesalahan kecil saja.
Agatha masih menangis dalam diam, hingga saat seseorang mengulurkan saputangan ke arah bumil tersebut.
"Kamu kenapa? duduk di sini, apa kamu ditinggalkan oleh kekasihmu"ucap seseorang yang kini terlihat sangat tampan dan gagah Agatha mengenal pria itu adalah seorang dokter yang pernah bekerja di rumah sakit milik sang mommy, dokter tampan idola Agatha saat SMP dulu dia seorang dokter spesialis anak.
Agatha sering diajak main oleh dokter Andra, saat sang mommy sibuk mengurus pasien.
Agatha yang kaget kini buru-buru mengusap air mata nya sekaligus ingus nya.
"Agatha"ucap pria tampan itu.
__ADS_1
"Hi... dokter Andra"ucap Agatha.
Bumil itu langsung mengusap air mata nya, setelah itu ia pun tersenyum dan seakan sudah tidak terjadi apa-apa lagi.
"Apa? kamu tersesat"ucap dokter tampan itu.
"Tidak dokter Agatha hanya sedang laper tapi tidak bawa dompet villa Agatha terlalu jauh jika berjalan kaki"ucap nya.
"Heumm itu soal mudah sayang kamu tinggal ikut aku, ayo masuk ucap nya.
Agatha benar-benar pergi mengikuti pria yang seumuran dengan Alvaro dan juga Kristofer hanya beda sedikit mungkin jika usia mereka benar-benar dibandingkan.
Sampai lah gadis itu di sebuah restauran paling indah.
Andra,, tau jika Agatha suka makan es krim, setelah sarapan pagi.
Agatha terlihat tersenyum, manis saat ini Andra pun sama sementara Agatha tidak tau jika seseorang tengah berada di sebuah tempat dimana mereka sedang berada saat ini, seseorang yang kini tengah menggenggam sebuah gelas hingga akhirnya remuk tidak bersisa.
Hingga akhirnya Agata naik kedalam pesawat tapi tiba-tiba ada sebuah pengumuman bahwa penerbangan tujuan Jakarta dibatalkan karena cuaca yang buruk, padahal tadi saat ia hendak masuk tidak ada pemberitahuan tersebut, akhirnya Agatha dan yang lainnya kembali keluar dari dalam pesawat tersebut.
Sampai seseorang tiba-tiba mengangkat tubuh Agatha dan membawa dia pergi begitu saja menuju villa pria itu tak lain adalah Christopher, yang sudah dari tadi menahan amarah sampai mereka di villa tersebut Christopher hampir melempar Agatha ke atas ranjang jika ia tidak ingat bahwa kini istrinya tengah berbadan tinggi dan saat ini dia hanya bisa melotot tajam yang sedang hampir seharian berjalan dengan pria tampan itu.
"Belum puas berjalan dengan suamimu sekarang kamu ingin pergi begitu saja"ucap Kristofer.
Agatha hanya menatap balik pria itu, Bumil yang satu ini kini sudah punya banyak keberanian karena Agatha sedang berada di mode marah terhadap Kristofer.
"Masih ingat rupanya jika kamu punya istri, tapi kenapa? kau meninggalkanku sendirian hanya karena salah berucap kau itu suamiku atau maksudku Agatha kini membalas tatapan tajam dari Kristofer.
"Kris Apa? maumu seharian ini aku terlantar dan aku sendirian, kamu enak di sini psementara aku,,, bahkan aku, makan di takdir boleh kenalan kok di mana tanggung jawab mu itu suamiku atau majikan ku"ucap Agatha.
Christopher langsung merangkul pinggang wanita itu semakin menatap tajam karena dia tidak mendapat jawaban atas pertanyaan tersebut membuktikan bahwa Kristofer saat ini tengah marah pada dirinya, karena Kristofer tidak suka bila Agatha memanggil dirinya seperti panggilan anak buahnya pada Kristofer.
__ADS_1
"Aku tidak suka kamu memanggil ku dengan sebutan itu, karena kamu bukan mereka, derajat mu lebih tinggi dari mereka"ucap Kristofer.
"Kris aku hanya ingin memanggil mu seperti itu, seperti istri pertama mu, tapi sepertinya derajat ku lebih rendah dari mereka dan aku tidak tidak berharga bagi mu, maafkan aku"ucap Agatha lirih dan hendak melepaskan diri dari rangkulan Kristofer sambil menahan pedih begitu terasa saat ini.
"Yang kamu salah besar jika kamu mengatakan bahwa kamu tidak berharga bagi ku, justru kamu lebih berharga dari apapun sehingga aku tidak ingin kamu memposisikan diri mu, sebagai bawahan ku"ucap Kristofer.
"Tapi istri tercinta mu kamu ijinkan untuk memanggil mu seperti itu"ucap Agatha.
"Karena dia tidak lebih berharga dari mu, meskipun dia adalah keturunan ketua mafia"ucap Kristofer.
Agatha tidak bicara lagi wanita itu hanya terdiam sambil melepaskan pelukan Kristofer tersebut.
"Sayang maafkan aku"ucap Kristofer.
"Tidak apa-apa tolong ijinkan aku untuk sendiri"ucap Agatha yang kini melepaskan diri Kristofer.
Honey apa? masih kurang waktu untuk merenungkan kesalahan mu, seharian ini"ucap Kristofer.
"Kamu tidak pernah mau mengerti tentang semua nya Kris"ujar Agatha.
"Heumm,,, di bagian mana? nya yang membuat ku tidak mengerti"ucap Kristofer.
"Kau selalu egois dan selalu ingin menang sendiri"ucap Agatha.
"Apa? seperti ini"ucap Kristofer sambil membingkai wajah cantik Agatha saat ini Kristofer tidak ingin menjauh dari Agatha.
"Kris please"mohon Agatha.
"Lalu aku harus bagaimana lagi honey, jika semua yang aku lakukan saat ini"tanya Kristofer lagi.
"Bebaskan aku dari belenggu cinta mu,, apa? kamu bisa melakukan hal itu"tanya Agatha.
__ADS_1
"Baby... jangan mulai karena aku tidak akan pernah bisa melakukan itu"jawab Kristofer tegas.