
Setelah dua hari berada di Indonesia kini Kristofer, tengah mengajak Agatha sang istri untuk pergi berlibur ke Bali.
Sampai di bandara Kristofer turun setelah anak buah nya membukakan pintu untuk nya, sementara dirinya mengelilingi mobil hanya untuk membuka pintu untuk istrinya dia tidak ingin anak buahnya yang melayani istrinya.
Kristofer langsung membantu istrinya keluar dari dalam mobil, karena gerak Agatha kini mulai terbatas.
"Hati-hati honey"ucap Kristofer yang langsung merangkul istrinya setelah Agatha keluar dari dalam mobil.
Kristofer membantu merapihkan dress Agatha, saat itu juga ia memasang blazer berwarna senada dengan dress yang Agatha gunakan juga sama dengan flat shoes yang Agatha gunakan.
Kris sempat mengecup puncak kepala istrinya sambil merangkul pinggang Agatha.
Sampai akhirnya mereka tiba di depan pintu pesawat jet milik Kristofer, Agatha langsung masuk bersama dengan Kristofer yang selalu setia menemani istrinya itu.
Sampai akhirnya mereka duduk dengan nyaman di dalam jet pribadi yang super mewah tersebut.
Tidak sampai dua jam mereka sudah mendarat di resort yang super keren itu dengan view yang sangat indah.
"Sayang kamu suka?"tanya Agatha.
Agatha kini tengah duduk di rooftops bersama dengan suaminya Agatha merebahkan kepalanya di atas pangkuan Kristofer.
Bumil, yang kini tengah merasa memiliki suami nya itu, sedang bermanja-manja pada Kristofer.
Kristofer tidak akan pernah meninggalkan dia sampai kapan pun jadi Agatha hanya menyerahkan semua itu pada takdir.
Sampai akhir nanti, akan seperti apa dia hanya akan memikirkan keadaan keluarganya saja.
Agatha tertidur pulas di atas pangkuan suaminya hingga Kristofer membawa Agatha kedalam kamar ternyaman tempat mereka merayakan bulan madu yang sempat tertunda saat ini.
Agatha masih tertidur pulas hingga Kristofer ikut berbaring sambil memeluk istrinya itu.
Kristofer lagi-lagi tertidur pulas, tidak seperti saat bersama istri pertama nya, Agatha yang selalu membuat dia merasa sangat nyaman.
Agatha adalah cinta pertama dan terakhir nya, tapi juga ada rasa sayang yang kini hadir pada istri pertamanya yang sebentar lagi akan melahirkan putra pertamanya itu, namun peraturan keluarga yang sangat kuat bahwa anak pertama nya akan dilahirkan di klan istrinya dan akan menjadi pewaris tahta kerajaan mafia keluarga tersebut hingga Kristofer merasa kecewa dan tidak mau datang ke negara asal istrinya.
Agatha juga membutuhkan dirinya
Saat bangun tidur keduanya kini tengah mandi bersama mereka sing membantu menggosok punggung bahkan Kristofer membantu Agatha keramas setelah selesai mandi Kristofer memasang bathrobe dan juga handuk di kepala nya.
Kehamilan dengan tiga anak membuat Agatha kesulitan untuk bergerak.
"Sayang duduk lah biar aku keringkan rambut mu"ucap Kristofer.
"Tidak usah Kris aku bisa sendiri"ucap Agatha.
"Tidak honey, selama aku ada di sini aku akan membantu mu apapun itu"ucap Kristofer.
Kristofer langsung mengambil pengering rambut untuk mengeringkan rambut istrinya itu.
Agatha tersenyum saat itu, melihat keseriusan Kristofer meskipun sedikit kikuk karena dia tidak terbiasa melakukan hal itu, Agatha merasa sangat dicintai karena Kristofer sangat mementingkan diri nya.
Agatha pun masuk kedalam ruang ganti dan setelah itu dia langsung mengambil pakaian milik Kristofer.
"Kris ini pakai baju dulu"ucap Agatha.
Agatha duduk di samping Kristofer yang langsung memasang undersrt dan t-shirt pada Kristofer yang duduk menggunakan handuk, sambil memangku laptop.
"Sayang tanggung"ucap Kristofer saat Agatha kembali bangkit.
"Ada apa? Kris"ucap Agatha.
"Duduk di sini"ucap Kristofer.
"Yang aku mau ngambil camilan dulu"ucap Agatha.
"Tunggu biar aku yang ambil honey"ucap Kristofer.
"Tidak Kris, aku saja lagipula sudah dua hari kurang gerak rasanya tidak nyaman"ucap Agatha.
"Yang menurut lah kamu itu sedang mengandung tiga baby sekaligus, pasti itu sangat berat jadi jangan memaksakan kehendak oke"ucap Kristofer.
__ADS_1
"Honey aku tidak bisa seperti itu, rasanya tidak nyaman jika terus berdiam diri"ucap Agatha.
"Kita bisa olahraga bareng sayang itu cukup"ucap Kristofer.
"Kris"ujar Agatha yang kini tersipu malu.
"Honey,,, kamu pasti mikirin yang lain."goda Kristofer.
"Mikir apa? sok tahu kamu Yank"ucap Agatha.
Kristofer langsung meraih pinggang Agatha dan membawa dia kedalam pangkuan nya.
"Kris aku berat Sayang"ucap Agatha.
"Tidak berat honey, kamu itu hamil hanya perutmu yang besar tapi tubuh mu masih langsing, kamu bisa diet kan honey"ucap Kristofer.
"Diyet bagaimana bagaimana? kamu lihat sendiri kan sayang aku makan dan nyemil banyak"ucap Agatha.
"Syukurlah kalau masih senang makan, termasuk makan aku sebagai vitamin"ucap Kristofer.
"Yank..."ucap Agatha yang lagi-lagi tersipu malu.
Agatha duduk di pangkuan Kristofer meskipun,perut buncitnya sedikit menghalangi mereka untuk saling bercumbu tapi keduanya begitu bersemangat.
Sampai akhirnya mereka pun memutuskan untuk makan siang sambil jalan-jalan di pantai yang begitu indah tersebut.
kini kedua sejoli dengan tiga calon anak nya yang masih berada di dalam perutnya tengah makan siang romantis, seperti yang Kristofer pesan sebelum nya pada anak buah nya.
"Coba yang ini deh Yank kamu pasti suka"ucap Agatha.
"Honey,, ini apa? ucap Kristofer saat melihat makanan dengan tusuk sate yang sedikit lebih besar itu.
"Ini sate lilit Kris, makanan khas Bali"ucap Agatha menjelaskan.
"Benarkah Honey"ucap Kris.
"Ya ayo coba"ucap Agatha yang ingin mengerjai suaminya itu, karena Kris tidak suka makan olahan ayam.
"Aku kira kamu tidak tau honey"ucap Agatha.
"Hidung ku masih normal Honey"ucap Kristofer.
"Heumm padahal itu keinginan anak kita tapi ya sudahlah aku juga tidak mungkin memaksa"ucap Agatha.
"Honey,, baiklah-baiklah aku akan makan tidak masalah mungkin hanya akan sedikit merasa tak nyaman saja"ucap Kristofer yang hendak mengambil sate lilit tersebut.
"No,,, honey! no kamu tidak boleh makan itu jika tidak kamu akan kesakitan dan aku tidak mau itu sampai terjadi Honey"ucap Agatha.
"Heumm,, tapi anak kita"ucap Kristofer.
"Tidak Kris,,, mereka sudah melupakan hal itu"ucap Kristofer.
Sementara itu di kediaman Alana saat ini sedang terjadi konflik rumah tangga, antara Alana dan Piter, pria itu membeberkan perasaan yang sesungguhnya pada Alana bahwa selama ini ia hanya mencintai Agatha meskipun tidak dipungkiri bahwa dia juga menyayangi Alana, seiring berjalannya waktu tapi Piter, tidak bisa melupakan Agatha, hingga saat ini.
"Kamu berani mengatakan semua itu, setelah kita menikah dan memiliki anak, dimana otak mu mas!"teriak Alana.
"Aku masih disini Alana"ucap Piter tegas.
"Aku tau mas kamu masih disini, tapi hatimu tetap tertuju untuk adikku"ucap Alana.
"Alana ternyata aku salah ya sudah berkata jujur padamu tadinya aku hanya ingin kamu tau apa? yang sebenarnya terjadi, aku tidak ingin menyakiti mu lagi, aku tidak ingin kau terluka tapi ternyata caraku salah"ucap Piter.
"Ceraikan saja aku mas, tapi ingat sampai kapan pun kamu tidak akan pernah mendapatkan dia, adikku sudah memiliki suami dan kau tau siapa? dia"ucap Alana.
"Aku tau sayang tapi aku tidak akan pernah meninggalkan mu aku hanya ingin membuang semua beban yang menumpuk di sini, aku hanya ingin jujur padamu maafkan aku jika semua ini sudah membuat mu, kecewa tapi mulai sekarang aku akan benar-benar mencintai mu, dan hanya kamu honey hanya kamu"ucap kamu.
"Tidak Piter aku ingin bercerai saja, aku ingin kita berpisah saja"ucap Alana.
"Apa? dengan bercerai kita akan benar-benar berpisah dan tidak akan terhubung lagi"ucap Piter.
"Aku tidak tau, kepala ku sakit tidak bisa berpikir jernih lagi"ucap Alana yang kini terduduk di lantai kamar nya.
__ADS_1
"Mom, April laper"ucap putri mereka yang kini berusia empat tahun.
"Sebentar Sayang! minta sama suster dulu ya"ucap Alana berteriak.
"Tidak mau mau sama mommy dan Daddy makan nya" ucap April.
"Honey kamu sadar sekarang sekalipun kita bercerai ada buah hati kita yang dua itu yang akan terus menyatukan kita berdua"ucap Piter.
...🌸......🌸...
Alana pun memutuskan untuk terus bertahan meskipun kini dirinya tengah merasa hancur juga kecewa tapi juga merasa hancur.
Bagaimana bisa, setelah bertahun-tahun lamanya bahkan Piter tidak pernah berbuat yang aneh-aneh dan saat bertemu dengan Agatha pun suaminya seperti musuh bebuyutan hingga dia sering kewalahan mendamaikan kedua nya.
Sementara Agatha sendiri juga tidak pernah bersikap aneh selain menunjukkan bahwa Agatha tidak menyukai Piter.
Namun akhir-akhir ini setelah Agata kembali menemukan ingatan nya dia sudah tidak seperti dulu kekanakan.
Agatha terlihat begitu santai dan jarang bicara, bahkan dia mau menggunakan mobil pemberian piter.
Alana terus melamun hingga saat Piter meraih pinggang nya dan memeluk dia dari belakang.
"Aku hanya mencintai nya, bukan memiliki nya dan aku sadar aku salah, aku tidak akan pernah meninggalkan mu dan kedua anak kita, keduanya adalah tempat aku pulang kamu masih satu-satunya wanita yang ada di dalam hidup ku, Alana ku gadis yang aku taksir saat kau sering berlomba di club milikku. dan sampai saat ini aku bersumpah hanya menyentuh dirimu seorang, jadi apa? artinya kata cinta yang hanya ucapan semata, aku mengatakan semua karena jujur aku merasa terbebani dengan semua itu, jadi please tetaplah menjadi istri dan ibu untuk kedua anak kita"ucap Piter yang kini memeluk dan mencium bibir Alana, yang masih terdiam meskipun akhirnya Alana luluh dan membalas ciuman tersebut sambil berlinang air mata.
Kembali pada kedua sejoli yang tengah berbulan madu saat malam tiba mereka melepaskan rindu di peraduan nya, Agatha begitu menikmati semua yang Kristofer berikan dia bahkan tidak lagi berpikir bahwa mereka akan segera berpisah setelah genap satu tahun nanti karena Kristofer bilang dia tidak akan pernah meninggalkan Agatha, sampai dia mati sekalipun.
Sementara kini kedua sejoli itu tengah larut dalam madu percintaan keringat yang bercucuran pun tidak mereka hiraukan, bahkan saat ini dia tengah sibuk berdua.
Sampai kegiatan itu selesai kini keduanya tengah tertidur pulas di atas ranjang empuk nya itu.
Suasana kamar yang menyatu dengan alam semakin membuat tidur mereka bertambah nyaman, resort yang kini mereka tempati di lantai dua memiliki kamar dengan konsep menyatu dengan alam dan itu artinya tidak beratap dan tidak pula memiliki dinding hanya dihiasi gorden yang tembus pandang dan juga terhalang dengan daun-daun yang rimbun dari setiap pinggir kamar tersebut, meskipun ada juga kamar yang tertutup tapi menikmati bulan madu sekaligus kemping di ketinggian membuat Agatha dan juga Kristofer begitu nyaman.
Malam berganti pagi yang cerah keduanya sudah bangun dan Kristofer, menurut atap kamar yang otomatis begitu juga bagian dinding kaca tebal itu bermunculan dari setiap tiang kayu Ulin itu.
Sampai akhirnya mereka masuk kedalam kamar mandi yang terbuka itu.
"Honey,, tunggu aku kita akan mandi bersama"ucap Kristofer.
"Kris aku duluan gak enak nih dah lengket"ucap Agatha.
"Heumm berdua cinta"ucap Kristofer.
"Baiklah sayang"jawab Agatha lesu.
"Sayang kamu itu kenapa? kok lesu gitu"ucap Kristofer.
"Nggak lesu gimana yang kamu ini gak ngerasa buat aku lelah"ucap Agatha.
"Heumm benarkah istri ku ini lelah, tapi sepertinya semalam kamu tidak merasa lelah sama sekali"ucap Kristofer.
"Terserah kamu saja"balas Agatha kesal.
"Heumm jangan marah" ucap Kristofer sambil menghujani istrinya dengan kecupan mesra.
Sampai akhirnya mereka selesai mandi dan berganti pakaian, akhirnya Agatha meminta untuk sarapan pagi di restaurant dan Kristofer pun dengan senang hati.
Agatha duduk di samping Kristofer yang kini tengah mengecek email yang masuk, sambil sesekali melirik ke arah Agatha yang sudah tampil cantik dan semakin wangi tersebut.
"Kris, lihat ketiga anak kita bergerak"tunjuk Agatha pada perutnya yang kini tengah bergerak-gerak aktif dalam perut Agatha hingga dia meringis karena mereka menendang-nendang perut Agatha.
Sampai akhirnya Kristofer mengusap lembut perut buncit milik istrinya itu.
"Sayang kalian bertiga tidak boleh nakal oke kasihan mommy, tunggu tiga empat bulan lagi, setelah itu kalian bisa melihat dunia yang indah ini"ucap Kristofer.
kini kini Christopher dan Agatha pergi bersama menuju restoran yang ada di pinggir pantai mereka lagi lagi menikmati suasana pantai sambil sarapan pagi di sana aga tayang kini sedang mengandung pertiga anak Christopher tengah memilih menu makanan yang ia inginkan dari buku menu yang tersedia di sana.
Saat, akan masuk ke restaurant tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Agatha dengan begitu mesranya membuat Christopher melotot tajam ke arah pria itu, dia tak lain adalah Alex. yang kini tengah berada di sana Alex bahkan tidak sendirian dia datang dengan seorang wanita yang merupakan klien pentingnya Alex seakan tidak peduli dengan suasana ramai di sana bahkan banyak orang yang melirik ke arahnya meskipun mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Agatha hanya tersenyum kecil, pada mereka sementara Kristofer langsung membawa Agatha pergi menuju lantai dua restaurant tersebut.
Agatha hanya tersenyum kecil melihat suaminya cemburu
__ADS_1