Sang Penari

Sang Penari
#Marvin kembali#


__ADS_3

Agatha hanya bisa pasrah kini hidup dan matinya dia serahkan kepada pemilik kehidupan dia hanya akan menjalani hidup sesuai keinginan Kristofer dan juga demi kebaikan ketiga anak nya.


Agatha bahkan tidak pernah peduli dengan kehidupan nya sendiri saat ini.


"Aku tidak akan meminta cerai dari mu"ucap Agatha lirih.


Melihat keputusasaan Agatha saat ini membuat dirinya merasa dadanya sesak benar yang dikatakan oleh anak buah nya jika Agatha adalah sebuah kelemahan baginya.


Agatha, adalah cinta nya, saat ini dan nanti.


Kris juga tidak ingin menahan Agatha tapi dia tidak bisa kehilangan wanita itu.


Sementara itu lama tidak terdengar kabar dari Alexander Abraham duda tanpa anak itu kini lebih memilih hidup sendiri berulangkali menikah tidak ada satupun anak yang benar-benar dari darah. daging nya.


Kedua wanita itu benar-benar pandai dalam menutupi perselingkuhan tersebut. Alexander bahkan tidak mengetahui itu kecuali setelah perceraian.


Alexander kini menetap di sebuah negara yang merupakan tempat pelariannya.


Pria itu, benar-benar frustasi jika berada di Indonesia. ataupun di negaranya karena hatinya tidak pernah bisa melupakan Agatha yang hilir mudik hampir setiap detik setiap menit setiap waktu mengisi pikirannya.


Bahkan, Alex pernah memohon pada Tuhan. agar dia bisa mendapatkan Agatha kembali jika pun tidak setidaknya ia menemukan Agatha lain meskipun mungkin tidak akan pernah sama.


Pria itu benar-benar menyesali perbuatannya karena telah menyia-nyiakan wanita yang sangat sempurna bagi dirinya.


Ya,, Agatha adalah wanita yang sempurna untuk Alexander. dari segi apapun wanita itu adalah berlian langka.


Alexander, berusaha melupakan Agatha. dan segala cara telah ia coba bahkan dengan jalan salah pun pernah ia tempuh.


Club malam yang menjadi tempat persinggahan nya setiap malam tiba. dia akan pulang setelah mabuk berat, namun semua itu tidak bisa menghapuskan Agatha dari pikiran dan dari hatinya.


Relung hati yang penuh dengan harapan itu kini coba untuk ia buang dengan cara menyibukkan diri setiapharinya pria itu benar-benar menjadi pria yang gila kerja bahkan mengalahkan robot.


Alexander akan menjadi pria yang sangat dingin dan tidak berperasaan setiap hari pasti ada karyawan yang ia marahi karena ketidakcocokan saat hatinya tidak benar-benar baik.


Agatha adalah sumber dari semua sikap Alexander saat ini.


Andaikan saja wanita itu bisa menjadi miliknya mungkin sifatnya akan berubah seperti dulu lagi penyayang dan sangat perhatian terhadap Agatha seorang.


Alex, bahkan tidak pernah mau berhubungan dengan wanita manapun sampai saat ini.


Dia, ingin melupakan cintanya. tapi semakin dia coba semakin ia sulit untuk bernafas hingga suatu saat ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dia ingin sekali melihat wajah cantik yang selalu ia rindukan, meskipun hanya dari jauh.


Karena sampai saat ini Kristofer menempatkan orang-orang kepercayaannya di sekeliling Agatha. bahkan dia tidak bisa lagi masuk kedalam Mension milik Marvin sesuka hati, seperti dulu.


Kristofer melarang itu jika dia berani datang di tempat-tempat di mana Agatha berada maka ia akan seperti dulu saat ia kecelakaan mobil.


Semua itu disebabkan karena Agatha yang keras kepala dan tidak mau menurut dengan perkataan Kristofer dan selalu menentang nya agar Agatha diceraikan oleh nya dan saat kejadian itu pun Agatha malah memutuskan untu merawat pria itu.


Meskipun pada akhirnya rumah tangganya juga di ujung tanduk lagi-lagi Christopher tidak mau melepaskan Agatha yang ia dapatkan dengan susah payah.


Kembali lagi pada Agatha, akhirnya hari itu juga dia terbang menuju luar negeri dimana letak pulau pribadi milik Kristofer berada.


Dia akan kembali menyendiri dan hanya ketiga anak nya yang menjadi teman nya sehari-hari.


Agatha tidak punya pilihan lain selain mengikuti aturan Kristofer yang kini lebih bersikap dingin padanya.


Ibu dari Kaley, Kalan dan Kala itu kini tengah sibuk menyusui ketiga anak nya itu.


Dengan menggunakan botol susu yang kini ia pegang .


Sementara Kristofer sibuk dengan laptop nya sendiri entah apa? yang ia kerjakan semenjak tiba di Mension tersebut pria itu bahkan lebih sibuk dari hari-harinya saat masih berada di Indonesia.


Andaikan saja wanita itu punya kekuatan untuk menghilang dari pandangan suaminya itu mungkin dia akan membawa serta ketiga anak nya itu.


"Agatha dimana? handphone ku"ucap Kristofer.


Kini tidak ada lagi kata honey ataupun sayang yang ada hanya sebutan nama saja, dan itu membuat hati Agatha sakit.


Bukan ini yang Agatha mau, dia hanya meminta rumah tangga yang tentram yang jauh dari kata orang ketiga atau gangguan lainnya tapi jika Kristofer tidak bisa memberi itu maka Agatha hanya bisa minta kristofer untuk melepaskan dirinya pergi bersama ketiga anak nya.

__ADS_1


"Agatha apa? kau tuli"ucap nya lagi.


"Agatha!"teriak Kristofer di hadapan wajah istrinya itu.


"Jangan buat kesabaran ku habis"ucap pria itu.


"Habisi nyawa ku setelah itu kamu akan puas dan tidak ada lagi yang membebani hidup mu,, bukan kah aku adalah sebuah kelemahan. jadi tunggu apa? lagi segera singkirkan kelemahan ini"ucap Agatha lirih.


Kristofer mematung untuk beberapa detik lalu kemudian dia pergi sambil melampiaskan kesalahan nya pada gadis itu.


Air mata yang tertahan di pelupuk mata Agatha saat ini membuat dia hampir tidak bisa lagi bernafas dadanya benar-benar sesak ingin sekali dia berteriak jika saja dia tidak punya ketiga cintanya disini dia akan pergi sejauh mungkin.


Wanita itu pergi menuju balkon kamar nya dia menatap hamparan lautan di pulau pribadi tersebut andaikan saja tidak ada ombak yang akan membawa dia kembali ke tempat itu sudah pasti Agatha akan menceburkan diri nya kedalam lautan luas itu.


"Sampai kapan ini akan terus berlanjut,, mommy daddy aku sudah tidak kuat lagi"ucap Agatha lirih.


Siang pun berganti malam Agatha kini memasuki kamar ketiga anak nya itu, beruntung dia bisa mengurus ketiga anak nya hingga saat ini setidaknya sampai dia mengerti bagaimana kondisi rumah tangga kedua orang tua nya itu.


Agatha berbaring di atas ranjang yang luas itu dengan pembatas di setiap sisinya, Agam ketiganya bisa tidur dengan aman tanpa takut jatuh dia berbaring di samping Kala si bontot.


Entah apa? yang akan terjadi nanti saat dirinya tidak lagi bersama dengan ketiganya Air mata itu kembali terjatuh di sudut mata nya.


"Maafkan mommy sayang mommy tidak kuat jika tidak bersama dengan kalian"ucap Agatha.


Tiba-tiba saja pintu kamar itu terbuka seseorang berdiri tegak di sana.


"Siapkan makan malam untukku"perintah Kristofer.


Agatha pun bangkit dari ranjang tersebut dia mencium ketiga anak nya lalu berkata"Good night happy nice dream"ucap Agatha kemudian dia pergi meninggalkan kamar anak nya.


"Siapkan air untukku mandi dan juga pakaian setelah itu buatkan makan malam"ucap Christopher dengan tegas dia memerintah istrinya itu.


Sekarang, hidup Agatha bagaikan seorang pelayan meskipun itu adalah kebiasaan Agath, sehari-hari namun semua itu dia lakukan tanpa perintah dari Christopher tapi kini gadis itu diperlukan seperti pelayan.


...🌸..........🌸...


Agatha berjalan tanpa menoleh pada pria yang kini menatap lekat kearahnya, istrinya itu sudah seperti robot yang hanya bisa menerima perintah darinya.


Tidak lupa bathrobe yang ia gantungkan di samping ruang shower.


Agatha keluar dari dalam kamar mandi setelah itu semua selesai dia langsung menyiapkan pakaian santai untuk Kristofer di dalam walk-in closed dan ia bawa keluar ruangan tersebut dan pakaian itu disimpan di atas ranjang setelah itu dia pun langsung pergi meninggalkan Kristofer yang lagi-lagi hanya bisa melihat istrinya itu dari arah pintu masuk kamar mandi.


Agatha berlalu dari dalam kamar setelah itu dia turun menuju lantai bawah dan sesampainya di sana dia langsung menuju dapur Agatha mengambil daging Wagyu berkualitas tinggi dan dia juga mengambil satu buah wortel dan kentang juga saus barbeque dan juga beberapa bumbu untuk marinasi daging tersebut .


Agatha pun membuat steak Wagyu yang biasa ia buat untuk suami rasa majikan itu.


Hingga saat ia menghidangkan itu di meja suara bariton itu kembali terdengar.


"Buatkan aku nasi goreng seafood karena aku tidak ingin makan itu"ucap Kristofer.


Agatha, mematung di tempatnya kenapa? disaat dia sudah selesai pria itu baru bicara soal makanan apa? yang ingin dia makan.


Agatha, berbalik sambil membuang nafas.wanita itu kembali lagi ke dapur.


Agatha langsung menghampiri kulkas dia mengambil bahan utama pembuatan nasi goreng seafood.


Setelah semua bahan tersedia di hadapan nya gadis itu langsung mengeksekusi semua bahan tersebut.


Hingga saat semua selesai ia kembali menghidangkan makanan tersebut.


"Aku sudah tidak lapar karena jam makan malam sudah berakhir"ujar pria itu dengan sengaja beranjak dari duduknya.


Brak....


Prang.....


Tiba-tiba saja meja yang berukuran lebar dan panjang itu terbalik dan hancur.


berantakan semua yang diatas meja itu hancur berantakan tanpa kata sedikit pun Agatha pergi meninggalkan pria yang kini menatap tajam tak percaya dengan sikap Agatha yang sedari kemarin terdiam, meskipun selama ini Agatha bisa menghancurkan pertahanan pulau tersebut tapi dia tidak marah secara langsung dihadapan nya seperti saat ini.

__ADS_1


"Agatha!!"teriak Kristofer kemudian tapi istrinya bahkan tidak pernah melirik ke arah nya wanita itu langsung masuk kedalam lift.


Agatha langsung mengunci pintu kamar tersebut di dalam kamar anak mereka Kristofer tidak akan berani berteriak.


Agatha, duduk di tepi ranjang sambil memeluk lutut nya. saat ini tidak ada tempat satupun untuk dia berkeluh kesah.


Jika sudah begitu dia merindukan kakak nya NATO tempat dia mencurahkan rasa sakit atau pun rasa kesalnya.


Agatha kini bahkan hanya bisa menangis tanpa suara.


"Agatha buka pintu nya!"teriak Kristofer yang tidak sadar jika itu adalah sebuah kesalahan karena beresiko mengganggu kenyamanan anak mereka.


Hingga akhirnya Agatha mengalah dan membuka pintu tersebut pria itu langsung menarik lengan itu hingga Agatha membentur dada bidang nya.


Kristofer meminta baby sitter untuk menjaga ketiga anak nya.


Agatha berusaha melepaskan diri namun Kristofer tidak memberikan celah sedikitpun. pria itu membawa istrinya dengan sangat cepat.


Agatha tetap bungkam saat Kristofer mendorong gadis itu keatas ranjang milik mereka.


Setelah itu Kristofer menarik sofa yang ada di samping ranjang dia menatap lekat wajah Agatha yang kini sulit untuk di tebak.


"Mau sampai kapan kamu terus seperti ini"ujar Kristofer.


"Sampai aku tiada ditangan mu"jawab Agatha.


"Agatha!! besok aku pergi aku tidak ingin melihat sikapmu yang seperti ini."ucap Kristofer.


Kristofer berjalan menuju walk-in closed, setelah itu ia kembali membawa sebuah koper"Masukkan baju-baju ku kedalam sini besok istriku kembali dari Jepang bersama dengan putra mahkota."ucap Kristofer.


"Besok aku juga akan pergi bersama dengan ketiga anak ku."balas Agatha.


"Kau tidak akan pernah bisa kemanapun!."ucap Kristofer.


"Kita lihat saja."tantang Agatha.


"Sekali saja kau melangkah keluar pulau ini maka aku tidak akan mengampuni seluruh keluarga mu."ucap Kristofer.


"Lakukan apapun yang ingin kamu lakukan, dan itu artinya ketiga anak mu juga menjadi korban"ucap Agatha tidak mau kalah.


"Agatha jangan menentang ku!."teriak Kristofer.


"Aku tidak sedang menentang mu, tapi aku bisa membalas semua perlakuan kejam mu itu. jika aku mau aku bisa membunuh istri mu dan juga putra mahkota mu itu."ucap Agatha.


"Kau tidak akan pernah bisa menyentuhnya seujung kuku pun"ucap Kristofer.


"Benarkah!."ucap Agatha sambil tersenyum remeh.


"Agatha!."bentak Kristofer.


"Kenapa? apa? kau takut." ujar gadis itu.


Kristofer langsung mendorong Agatha dia hendak mengikat tangan Agatha karena dia merasa sangat kesal tapi nyatanya Agatha tidak tinggal diam gadis itu melawan.


Agatha bahkan menghindar dan melepaskan diri lalu beranjak pergi.


"Agatha kembali aku bilang"ucap Kristofer.


"Kau pikir karena selama ini aku diam kau bisa memperlakukan aku sesuka hati heuuhh! kau salah Kris. aku bahkan tidak menginginkan apapun dari dirimu asal kau tau aku menyesal telah bertemu dengan mu dulu"ucap Agatha seakan dia sudah benar-benar membenci Kristofer dia ingin melukai hati pria itu.


"Maka kau akan selamanya hidup didalam penyesalan itu karena aku tidak akan pernah melepaskan dirimu"ucap Kristofer.


"Katakan apapun yang ingin kamu katakan Kristofer asal kamu tau aku sangat membenci mu! apa? kau dengar itu."teriak Agatha emosi yang semakin memuncak, gadis itu langsung menghilang di balik pintu.


Saki.


Sudah pasti rasa sakit itu Kristofer rasakan mendengar kata menyesal saja sudah sangat melukai hati nya, cinta itu tidak berarti apa-apa buat wanita yang sangat ia cintai selama ini.


Sementara Agatha dia langsung menghubungi seseorang lewat sambungan Internet secara diam-diam meskipun jujur untuk menembus pertahanan tersebut.

__ADS_1


Agatha mengirimkan surat digital pada seseorang yang selama ini sudah dianggap tiada oleh seluruh keluarga nya.


Nyatanya pria itu masih hidup dan saat ini dia jarang muncul di permukaan karena ada sesuatu yang masih sulit untuk dipecahkan.


__ADS_2