
Tiara langsung lingkungan dan jatuh pingsan secara tiba-tiba, bagaimana ? tidak gadis itu akan kehilangan sumber kebahagiaannya selama ini.
Gadis itu bahkan tidak mau menyerah begitu saja, hingga saat ia bersujud di kaki Kalen, dan pria itu langsung menarik Tiara yang kini tengah merendahkan harga dirinya sendiri.
"Tiara apa-apaan kamu jangan pernah lakukan hal itu, aku sudah bilang kita hanya akan berpisah sementara itupun jika kamu kuat."ucap Kalen terzedah.
"Jika ka tidak kamu bisa mencari pengganti ku."ucap Kalen.
"Aku ingin ikut dengan mu Yank... jangan pergi aku takut jauh darimu."ucap Tiara.
Kalen yang sudah muak pun langsung pergi begitu saja,
Sementara itu di sebuah tempat di Kanada, seorang gadis yang memiliki hobi menari dan dia bekerja keras dari tempat satu ke tempat lainnya, hanya untuk menghidupi keluarga angkatnya yang selama ini telah membesarkan dirinya.
Gadis itu ditemukan saat kedua orang tua angkatnya berada di Indonesia, dulu kehidupan mereka cukup makmur dan tidak pernah kekurangan hingga saat adik tirinya mengambil semua aset berharga miliknya akhirnya perlahan-lahan mereka jatuh bangkrut, dan kini hidupnya bergantung pada gadis itu.
Gadis yang baru lulus kuliah S1 di Kanada jurusan bahasa itu, akhirnya harus bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya itu.
Saat siang hari dia akan bekerja di Cafe, dan saat malam tiba dia bekerja di club malam.
Gadis bernama Kinara itu masih harus bekerja sebagai model sebuah majalah dewasa.
Hari-hari yang ia lalui cukup lah kelam namun gadis itu terus bertahan hidup demi menghidupi keluarganya itu.
Kembali pada Kalen, setelah dia pergi dari hadapan Tiara dia langsung bergegas menuju bandara, sesampainya di sana asisten pribadinya sudah membawakan barang-barang milik dirinya.
Sejak perdebatan panjang tadi dia sudah meminta asisten pribadinya itu untuk menyiapkan semuanya, biarlah Agatha sang mommy yang akan mengurus semua kepindahan nya itu.
Pria yang kini sudah ditunggu-tunggu untuk penerbangan ke Kanada itu, akhirnya sudah berada di dalam pesawat jet pribadi milik Kristofer song daddy.
Tidak seperti ketiga kakaknya yang memiliki itu, semua Kalen dan Kalas masih dalam pengaturan kedua orang tuanya.
Sementara Tiara sendiri saat mengetahui kepergian Kalen, wanita itu seakan kehilangan separuh nyawanya.
Saat ini dia tengah melamun sendiri di kamarnya.
Ibunya bahkan merasa sangat heran dengan semua itu.
Tiara tidak seperti biasanya berdiam diri di dalam kamar, karena gadis periang itu biasanya tidak mau berdiam diri seperti itu, dia selalu mengerjakan apapun itu.
Saat ini sang Bunda merasa khawatir dengan keadaan putrinya itu, namun dia juga tidak ingin mengganggu Tiara mungkin gadis itu tengah merenung.
Sementara itu Kalen yang baru saja mendarat di bandara, tepat pada pukul sebelas siang dan dia pun memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu di Cafe yang tidak jauh dari arah bandara.
Sebuah cafe restaurant yang cukup terkenal itu, membuat pandangan mata Kalen seketika itu tertarik pada nama cafe tersebut.
"Kalen masuk bersama asisten pribadinya,baru saja dia masuk, mata itu tertuju pada seorang pelayan cafe yang kini tengah adu mulut dengan salah satu pengunjung karena yang Kalen lihat pria itu seperti pria hidung belang yang ingin menyentuh wajah cantik gadis pelayan itu.
"Kau jangan jual mahal seolah-olah kau adalah wanita suci, aku tau kau adalah model majalah dewasa yaitu selalu memperlihatkan kemolekan tubuh mu disana, dan satu lagi kau juga penari club malam kau adalah wanita murahan."ucap pria yang kini mendapatkan tamparan keras dari gadis itu.
Kalen yang duduk persis di sebelah mereka merasa sangat kasihan terhadap wanita itu, tapi dia adalah orang asing jadi dia tidak bisa ikut campur.
Sampai seseorang datang menghampiri gadis itu,
Gadis itu langsung dibawa oleh pria berjas hitam yang datang melerai pertikaian keduanya.
Saat Kalen hendak menyuapkan makanan tersebut, tiba-tiba gadis itu keluar dan terlihat tidak baik-baik saja dari sebuah ruangan tersebut.
Kalen kembali bersikap seolah tidak melihat itu seperti pengunjung lainnya.
Namun dihatinya ia terus memikirkan gadis itu.
Kalen seperti mengenal gadis itu tapi entah dimana.
Wajah yang familiar itu seakan tidak asing untuknya.
Sampai saat dia selesai menyantap makan siangnya tersebut, Kalen langsung meminta asisten pribadinya itu mengantar dia ke Mension utama.
Sesampainya di sana pria muda itu langsung disambut pelayan Mension yang kini berbaris rapi saat pintu tersebut dibuka, seakan sedang berada di negeri dongeng.
Entah siapa? Yang memberitahukan kedatangannya saat ini.
__ADS_1
Pria itu langsung masuk kedalam kamar pribadinya sejak dulu, dia ingin segera mengistirahatkan tubuhnya yang terasa begitu lelah.
Sampai saat seseorang datang membawakan barang-barang milik dirinya.
Dia adalah asisten pribadi Kalen dan seorang pelayan yang akan meneteskan semua itu.
Kalen tetap bersikap cuek sambil memejamkan matanya.
Sementara asisten pribadinya meminta pelayan itu keluar setelah menyimpan barang-barang milik tuan mudanya itu.
Satu hari telah berlalu, kini Kalen sudah berada di kampus baru, dia sudah mulai mengikuti mata kuliah seperti biasanya.
Sampai saat ia bubar kuliah dia melihat sebuah berita yang menunjukkan seorang gadis cantik yang merupakan model majalah dewasa itu tengah berkelahi dengan beberapa berandalan yang hendak melecehkan nya, dan beruntungnya gadis itu jago ilmu bela diri.
Namun saat Kalen perhatikan ada sebuah tanda lahir di bagian tengkuk gadis itu, ya... Kalen tidak salah mengenali orang lagi.
Kalen ingin segera pergi untuk mencari gadis yang merupakan teman masa kecilnya di Mension utama dulu yang hilang saat kedua orang tua nya yang merupakan pelayan Mension kecelakaan.
Dia adalah Kinara. gadis yang selalu berada di sisinya saat kecil.
Kinara hilang setelah ia berada di rumah sakit.
Kalen menelpon seseorang untuk menyelidiki semuanya.
Kalen langsung pergi meninggalkan kampus dia menuju ke sebuah tempat dimana? gadis itu berada.
Taman, adalah sebuah pelarian gadis cantik itu saat dia merasakan kesedihan yang begitu dalam.
Sejak kecil, ia dibawa oleh keluarga angkatnya dia sudah melupakan masa kecilnya itu.
Dia tidak tahu kenapa? orang tuanya tidur dan tidak bangun lagi setelah kecelakaan itu terjadi.
Kinara yang dibawa oleh para pelayan lain untuk melihat jenazah kedua orang tuanya. tapi saat dia tidak bisa membangunkan kedua orang tuanya akhirnya dia pun pergi disaat semua orang kerabat kedua orang tuanya tengah hujan air mata.
Gadis itu berlari ke keluar dari dalam rumah sakit dan dia mengira bahwa mobil yang dia masuki adalah mobil para pelayan .
...🌸...........🌸...
Gadis itu terlihat tengah merenung sendiri.
Kalen mendekat lalu berkata."Hi.... Nona boleh aku ikut duduk."ucap gadis itu.
"Heumm,,, duduklah disini tempat umum."ucap gadis itu tanpa menoleh.
"Terimakasih Kinara."ucap Kalen yang membuat gadis itu terkejut dan berbalik menatap ke arah Kalen.
"Kau tau namaku tuan."ucap Kinara heran.
"Kau lupa siapa? yang ada di hadapanmu ini."ucap pria tampan itu.
"Aku tidak punya kenalan atau apapun itu jelas aku tidak mengenal anda."ucap gadis itu.
"Apa? kau lupa dengan masa kecil mu."ucap Kalen lagi.
"Begini saja, kamu lihat liontin ini."ucap pria tampan itu.
"K.N."ucap gadis itu lirih, terus dia menatap wajah Kalen yang seakan tidak asing tapi mungkin berbeda dengan yang dulu meskipun dulu sama-sama tampan tapi ketampanan itu kini berkali-kali lipat.
Kalen memperlihatkan sebuah kenangan masa kecil nya di Mension tersebut.
Betapa terkejutnya gadis itu saat dia melihat ibunya tengah menyiram bunga dan Kalen ada bersama dirinya tengah menikmati es krim di sore hari.
"Tuan muda Kalas."ucap gadis itu yang mengira Kalen adalah Kalas karena mereka selalu bertukar liontin hanya untuk mengerjai Kirana.
"Kau masih seperti dulu dan masih saja bodoh karena tidak bisa membedakan kami... tapi kenapa? tidak pernah pulang ke rumah kami selalu mencari mu."ucap Kalen yang tiba-tiba merangkul teman masa kecilnya itu.
"Apa? aku berhalusinasi,,,, lagi."ucap gadis cantik itu.
"Halusinasi maksudnya."tanya Kalen.
"Aku selalu melihat kalian terutama ayah dan ibu tapi kalian menghilang dan tidak mau muncul lagi, sejak saat itu aku menganggap semua adalah sebuah halusinasi. karena nyatanya aku tidak tau dimana? keluarga ku, ayah ibuku tidak bangun saat aku membangunkan mereka dan saat aku berlari untuk mengadu pada tuhan,,,, aku tidak ingat jalan pulang."ucap gadis itu.
__ADS_1
"Aku akan menunjukkan jalan pulang, aku adalah rumah mu untuk kembali kapan pun kamu mau."ucap Kalen.
"Aku tidak mau pulang ayah dan ibu tega meninggalkan aku sendiri mereka bahkan tidak merespon panggilan ku sama sekali."ucap gadis itu.
Kalen langsung membawa gadis itu kedalam pelukannya saat itu juga, gadis itu terisak seperti anak kecil yang baru saja kembali menemukan ibunya.
"Di Mension masih ada bibi mu, dia selalu berharap kau ditemukan dalam keadaan selamat, sudah hampir seluruh tahun berlalu siapa? Yang membawa mu kemari."ucap Kalen.
Gadis itu pun akhirnya menceritakan apa? Yang terjadi hingga dia bisa tinggal di negara tersebut.
Karena sejak kecil dia tidak pernah keluar jauh dari Mension milik Marvin, gadis kecil itu tidak tahu jalan pulang saat seseorang memintanya untuk turun dari mobil.
Setelah itu dia berada di jalanan sampai keluarganya itu membawa dan merawat dan membawa dia pulang.
"Ikut aku pulang,,, rumah mu adalah aku."ucap Kalen.
"Tapi bagaimana dengan keluarga baruku, mereka masih membutuhkan aku untuk bertahan hidup di negara ini. mereka sudah sangat baik terhadap ku."ucap gadis itu.
"Kita bisa atur itu nanti, apa? orang tuamu masih bekerja."tanya Kalen.
"Tidak mereka pengangguran selama beberapa tahun terakhir. ayah kehilangan perusahaannya karena dirampas oleh adik tirinya."ucap Kinara.
"Kita bisa bicarakan itu nanti mari ikut aku pulang ke Mension Daddy dulu ada seseorang yang sangat merindukan mu selain kami berdua."ucap Kalen.
Kinara pun pergi bersama dengan Kalen, dia sangat mengenal Kalen kecil yang baik hati dan kedua adik kakak itu selalu berbagi dengannya meskipun tidak jarang keduanya sering mengerjai Kinara.
Selama perjalanan menuju Mension, Kalen selalu memperhatikan gadis itu secara diam-diam.
"Kau masih suka menari, dulu kau selalu minta diajarkan menari pada mommy."ucap Kalen.
"Kau tidak tahu, aku adalah seorang penari, tapi sayang itu adalah tempat yang sangat berbahaya dan aku selalu berkelahi dengan mereka yang ingin melecehkan ku."ucap Kinara.
"Apahh! siapa? mereka biar aku yang habisi mereka."ucap Kalen.
Ekspresinya masih sama seperti dulu saat ia ingin melindungi Kinara dari orang-orang yang menyakiti dirinya saat Kinara menangis sepulang sekolah karena diledek sebagai anak seorang pelayan.
Meskipun mereka berbeda sekolah.
"Kau benar-benar tuan Kalen sang pangeran berkuda putih."ucap Kinara sambil tersenyum.
"Kau masih ingat itu putri terkutuk."ucap Kalen sambil tertawa terbahak-bahak.
Keduanya larut dalam obrolan yang membahas masa kecil mereka dulu.
Kalen membawa gadis itu pulang ke Mension keluarganya yang ada di negara tersebut.
Sesampainya di sana, gadi itu langsung dipersilahkan masuk Kinara kedalam Mension yang cukup megah itu.
Mereka pun mengobrol dengan hangat dan Kalen langsung menghubungi keluarganya yang berada di Mension utama milik Opah dan Oma nya itu.
Saat itu semua orang yang mengenali gadis itu menangis haru termasuk Agatha yang memang sudah menganggap dia sebagai putrinya.
Sejak Kinara lahir Agatha dan sang mommy Anggita selalu memberikan perhatian lebih terhadap para anak pelayan di Mension tersebut.
Dan satu-satunya anak perempuan adalah Kinara, kebanyakan dari mereka adalah anak laki-laki dan hanya ada beberapa yang anak perempuan namun mereka sudah besar saat dibawa kesana.
Berbeda dengan Kinara yang memang sejak ibu dan ayahnya muda dulu sudah tinggal di sana mereka merupakan anak buahnya Marvin yang merangkap menjadi palayan.
Agatha meminta Kalen untuk menjaga Kinara sampai saat proses pengurusan dokumen gadis itu selesai.
Rencananya Agatha akan membawa gadis itu kembali ke Indonesia karena disana mereka masih memiliki keluarga dari ayahnya, yaitu bibinya wanita paruh baya itu masih bekerja di Mension tersebut.
Sudah dua hari mereka tinggal bersama di Mension, gadis itu menempati kamar tamu yang ada di sana.
Kalen yang tidak mau ribet dia mengundang orang tua angkat Kinara ke Mension.
Mereka pun mengobrol panjang lebar, awalnya keduanya menolak untuk mengijinkan gadis itu kembali pada keluarganya tapi Kalen bilang jika mereka terus ngotot tak mengijinkan gadis itu kembali maka dia akan menempuh jalur hukum, tapi jika keduanya mau berdamai Kalen berjanji akan memberikan keduanya pekerjaan dengan gaji yang lumayan yaitu menjadi pegawai kantor pusat milik Alexander.
Atas persetujuan Alex yang tau kinerja pria itu yang yang dulu pernah bekerja sama dengan perusahaan milik pria itu yang kini berpindah tangan.
Akhirnya urusan mereka pun selesai gadis itu bisa kembali ke keluarganya dulu
__ADS_1
Kalen pun meminta asisten pribadinya untuk mengantar gadis itu pulang tapi Kinara tetap ingin tinggal bersama Kalen sampai Kalen lulus kuliah nanti.