Sang Penari

Sang Penari
#Cinta#


__ADS_3

Author POV:


Marvin, setiap hari akan selalu menemani istrinya berjalan-jalan di pagi dan sore hari setelah dan sebelum dia pergi ke kantor, pria itu benar-benar menunjukkan kasih sayang yang begitu besar untuk istri nya.


Ariana sendiri bisa menerima semua itu karena Marvin benar-benar menunjukkan kasih sayang yang tulus untuk istri tercinta nya, kali ini mereka benar-benar bahagia dengan kebersamaan mereka, setiap hari nya.


hingga Ariana benar-benar merasa menjadi wanita paling bahagia di dunia ini.


Marvin dan Ariana kini pindah ke sebuah kota yang benar-benar sangat nyaman dengan udara sejuk, karena Marvin, harus segera mengurus kantor pusat yang ada di kota tersebut, di sebuah perusahaan dengan jumlah penduduk yang lumayan padat itu Ariana dan Marvin memulai hidup baru di sana, dengan kehamilan Ariana yang sudah hampir menginjak trimester tiga.


kini perumahan elit yang memiliki rumah berdekatan dengan dinding pagar yang menempel dan keramahan tetangga membuat Ariana, merasa semakin beruntung karena dikelilingi oleh orang-orang yang peduli dengan nya.


setiap pagi jika Marvin tidak sempat mengajak dia jalan-jalan ada tetangga Ariana yang selalu menjemput ke rumah Mariana untuk mengajak nya jalan-jalan di taman komplek tersebut.


Nama tetangga yang paling baik dan dekat dengan Ariana adalah:Dinda dan Rosita juga Icha, mereka adalah ibu-ibu muda di komplek perumahan tersebut, bukan berarti yang lain tidak dekat tapi ketiga ibu muda itu kini sama-sama tengah mengandung.


Saat Ariana, hendak membuka pintu di pagi itu karena ada tamu dan Marvin, sedang sarapan pagi bersama nya, tapi rupanya ketiga sahabat batu Ariana itu sudah tidak sabar ingin jalan bareng.


"Mas di depan ada mbak Rosita dan dua teman ku, mereka ingin segera pergi berjalan-jalan tapi aku suruh mereka menunggu"ucap Ariana.


"Pergilah sayang tapi habis kan dulu sarapan nya"ucap Marvin lembut.


"Tidak aku nunggu mas selesai dulu dan berangkat, baru pergi jalan-jalan nyusul mereka"ucap Ariana lagi.


"Baiklah sayang ku, ini habis kan dulu sarapan pagi nya ok"ucap Marvin sambil menyuapi istrinya dengan telaten.


"Mas, terimakasih sudah menjadi suami yang benar-benar baik untuk ku, aku mencintaimu"ucap Ariana sambil memeluk Marvin dan membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya itu.


"Sayang aku lebih mencintai mu, apa pun tentang mu semua nya, hingga akhir hayat mas, akan selalu menjaga mu"ucap Marvin yang memeluk dan mencium puncak kepala Ariana yang kini tengah memejamkan mata.


"Terimakasih mas"ucap Ariana sambil mengecup bibir Marvin sekilas.


"Mas antar ke taman ok, segera lah bersiap dan gunakan dress yang nyaman "ucap Marvin.


Ariana pun mengangguk hingga akhirnya ia pun pergi menuju kamar utama yang ada di lantai bawah, sengaja Marvin memilih kamar itu,agar istrinya tidak naik turun tangga di saat sedang hamil besar tersebut.


setelah menggunakan dress selutut khusus ibu hamil yang Marvin pesan dari desainer kenalan nya, yang merancang dress khusus untuk Ariana, kini dia menggunakan warna pink candy dan mengikat rambut nya dengan di kuncir kuda Ariana terlihat sangat cantik dan seksi dengan perut buncit dan dress yang longgar.


"Sayang ku, sudah sangat cantik "ucap Marvin sambil mengecup bibir Ariana sedikit lebih lama.


"Yang nanti kamu telat ke kantor nya loh"ucap Ariana.


"Tidak akan ada yang marah Sayang aku bos nya"ucap Marvin.


hingga mereka pergi dengan mobil menuju taman komplek dimana ibu-ibu sedang menunggu bumil tersebut.


mas Marvin tidak ikut turun karena dia harus segera pergi, tapi sebelum keluar mobil dia kembali mencium bibir ku meskipun hanya beberapa detik,lalu mengusap puncak kepala ku dan juga mencium perutku.


"Sayang Daddy tidak boleh nakal ok Daddy harus bekerja jaga mommy jangan biarkan dia terlalu lelah ok"ucap Marvin yang langsung membantu Ariana turun.


hingga Marvin melajukan mobilnya menuju kantor, Ariana sudah berada di taman dia berkeliling taman bersama tiga sahabat nya, sambil membahas tentang kehidupan rumah tangga mereka Dinda bercerita tentang dirinya yang kini menjadi istri kedua meskipun dia dinikahi secara sah karena istri pertama nya menginginkan anak dari rahim nya, sementara dia harus rela gigit jari setelah melahirkan anak mereka dia akan segera diceraikan oleh suaminya sungguh miris memang tapi inilah hidup.

__ADS_1


tidak ada yang akan mau memilih hidup seperti itu, semua ingin hidup yang lebih baik tapi takdir berkata lain kita sebagai manusia harus terima apapun yang terjadi nanti.


sementara itu Rosita, dia juga adalah istri yang tidak dianggap karena suaminya sudah memiliki istri yang paling dicintai hanya saja dia tetap di nikahi karena perjodohan kedua orang tua nya, meskipun dia sebagai istri sah.


lain lagi dengan Icha, wanita itu baru kali ini diakui sebagai istri, setelah pernikahan nya menginjak lima tahun, karena terhalang restu keluarga suaminya, selama ini dia selalu sembunyi sembunyi setiap kali ada acara pesta bahkan dirinya selalu hadir diam-diam sebagai orang asing, sementara suaminya disandingkan dengan wanita pilihan keluarga nya hingga saat ini.


Ariana sendiri hanya bercerita tentang kisah hidupnya bersama dengan suaminya yang kadang naik turun kehidupan rumah tangga nya karena gangguan di otak nya saat dia kecelakaan bahkan dia sempat berkali-kali melupakan kebersamaan nya dengan suaminya, dan itu sudah berakhir setelah menjalani operasi kedua, memperbaiki syaraf yang rusak dan membuang gumpalan darah di otak kiri nya hingga dia kini dia harus memulai hidup baru bersama dengan suaminya.


"kita sebagai manusia hanya bisa menerima apa yang sudah digariskan oleh Allah, setidaknya kita masih bisa hidup dengan layak dan tidak kesulitan, masalah jodoh dan rezeki juga maut itu urusan yang di atas kita pasrahkan saja semua nya pada yang maha kuasa, dan jangan lupa berupaya dan berdoa, jika mbak Dinda, sudah berupaya tapi belum juga diberikan kesempatan untuk memiliki dia sebagai suami mbak Dinda ikhlas kan saja dia pergi yakinlah bahwa nanti ada jodoh yang lebih baik lagi"ucap Ariana.


"Ya kamu benar, mba sudah ikhlas apapun yang terjadi nanti, yang penting anak mba bahagia bersama keluarga baru nya"ucap Dinda.


"Ayo semangat kita berusaha untuk memperbaiki semua nya"ucap Icha.


"Semangat!"teriak keempat nya.


empat perempuan cantik itu pun langsung melanjutkan olahraga pagi nya, setelah itu dia berjalan bareng di taman kompleks, juga ada penjual sayur sementara Ariana tidak melakukan itu karena Marvin sudah memenuhi semua kebutuhan nya lewat asisten pribadi nya dan bi Ijah yang masih ikut bersama dengan mereka.


🌸........................🌸


sepulang dari jalan-jalan pagi semua kembali beraktifitas ada yang mengurus rumah memasak dan merawat tubuh, hanya Ariana yang langsung membersihkan diri dan langsung beristirahat merebahkan tubuh nya di atas sofa empuk sambil melakukan video call bersama dengan Marvin.


"Mas, kamu lagi sibuk ya"tanya Ariana.


"Tidak sayang, hanya saja ada sedikit pekerjaan kenapa? sayang ku yang cantik ini heumm dah wangi kayaknya"ucap Marvin sambil tersenyum manis.


"Sudah dong yang aku udah seger sekarang tinggal nunggu makan siang setelah solat dhuhur nanti"ucap Ariana.


"Heummm kangen jadi ingin pulang"ucap Marvin.


"Nanti Sayang masih ada pekerjaan di luar mas harus meeting penting bersama klien dari luar"ucap Marvin sambil tersenyum manis pada istri nya.


"Ya sudah hati-hati aku tutup dulu ya mas"ucap Ariana.


"Ya udah sayang hati-hati jangan lupa minum vitamin nya"ucap Marvin


"Heummm" jawab Ariana mengangguk.


Ariana pun kembali meneruskan membaca buku panduan ibu hamil dan menyusui hingga dia menguap karena sudah waktunya bobo siang sambil nunggu waktu solat dan juga makan siang akhirnya Ariana pun memejamkan mata nya.


sampai waktu solat tiba Ariana bangun dan berwudhu, setelah itu langsung menunaikan ibadah nya.


setelah selesai sholat BI Ijah langsung memanggil nya untuk makan siang, Ariana langsung berjalan menuju ruang makan, disana BI Ijah sudah menyambut nya dengan senyuman sambil menghidangkan menu makan siang yang sudah dijadwalkan oleh Marvin, pria itu cukup over protective untuk bumil yang satu itu.


hingga Marvin kembali dari kantor pukul tiga sore.


Ariana tengah sibuk ngerumpi di ruang santai bersama ketiga sahabat nya yang kini langsung bubar karena tidak enak dengan Marvin yang baru pulang kerja.


"Mas sudah pulang"ucap Ariana sambil mencium punggung tangan Marvin.


"Iya sayang kamu sedang ngobrol ya, sorry mas ganggu"ucap Marvin.

__ADS_1


"Tidak mas hanya obrolan perempuan gak ada yang serius juga ayo aku tadi buat makanan paforit mas, bareng bibi "ujar Ariana sambil merangkul lengan suaminya itu.


hingga sampai di kamar, Ariana langsung menyiapkan air untuk suaminya mandi dan menyiapkan pakaian santai rencananya sore ini Marvin akan mengajak istrinya ke mall untuk membeli semua perlengkapan bayi, dan sekalian dia ingin makan malam diluar bersama wanita yang paling ia cintai itu.


pria itu pun mandi dan berganti pakaian dengan yang Ariana siapkan pria itu selalu tersenyum manis pada sang istri yang selalu mengurus kebutuhan nya meskipun dia sendiri sudah kepayahan untuk bergerak karena kehamilan nya itu.


Ariana langsung membantu menyisir rambut suaminya yang terlihat sedikit berantakan karena habis dikeringkan, setelah itu dia langsung menyisir rapih rambut suaminya itu seperti yang sering Marvin lakukan.


hingga mereka berdua siap karena sedari tadi Ariana memang telah bersiap dan menunggu dan bersiap untuk pergi akhirnya mereka pun pergi ke sebuah pusat perbelanjaan sesampainya di sana, Ariana kaget saat melihat suami Icha, sedang bergandengan tangan dengan wanita lain.


"Mas dia"tunjuk Ariana.


"Sudah sayang jangan ikut campur dengan urusan orang lain"ucap Marvin.


Ariana langsung bergegas mengikuti langkah lebar Marvin yang kini meraih sebuah gendongan bayi yang sangat menarik perhatian nya.


gendongan bayi ala kangguru itu dipilih pertama kali oleh Marvin, karena dia bilang dia harus selalu menggendong putra nya itu saking sayang dan cinta nya pada putranya itu.


"Mas itu buat nanti setelah anak kita sudah berusia satu tahun atau dua tahun, itu ada petunjuk nya"ucap Ariana dengan sabar memberitahu suaminya.


"Tidak masalah sayang tinggal sebentar lagi kan"ucap nya yang tetap membeli itu dan dia masukkan ke dalam troli belanja.


"Mas, itu bagus"ucap Ariana yang melihat gaun khusus baby berwarna pink.


"Tentu saja Sayang tapi anak pertama kita laki-laki yang"ucap Marvin.


"Heummm ya juga ya"ucap Ariana.


"Jangan sedih gitu sayang setelah ini lahir kita bisa program lagi"ucap Marvin.


"Bukan sedih mas hanya saja, aku tergoda dengan barang anak perempuan"ucap Ariana lirih.


"Iya sayang mas tau, ayo pilih lagi putra kita pasti sangat menggemaskan"ucap Marvin memberikan semangat.


"Itu sudah pasti mas, pasti sangat tampan seperti Daddy nya"ucap Ariana, yang kembali ceria, akhirnya mereka berdua pun memilih barang-barang untuk bayi pertama nya yang tinggal menunggu hitungan Minggu itu.


Ada boks bayi ada bed cover dan masih banyak yang lain nya hingga ke hal yang paling terkecil, Ariana tersenyum bahagia melihat Marvin yang begitu antusias.


hingga akhirnya Ariana merasa sedikit kelelahan Marvin langsung membawa istrinya itu istirahat di sebuah restoran cepat saji hanya untuk duduk santai di kursi nya, setelah Ariana merasa jauh lebih baik akhirnya Marvin membawa Ariana menuju sebuah restaurant berbintang di sana yang sudah dia pesan sebelum nya kali ini dia ingin makan malam bersama di tempat yang paling romantis yang sudah disiapkan oleh pihak restauran.


itu Ariana dibuat tercengang melihat suasana paling romantis saat ini meja makan yang sudah dihias dengan sangat sempurna dan cantik dengan berbagai macam mawar dan ada juga buket bunga mawar berwarna putih kesukaan Ariana, Marvin langsung memberikan itu pada istri nya dibarengi dengan kecupan mesra.


setelah itu dia membawa Ariana duduk di kursi yang sudah dia tari setelah keduanya duduk pelayan pun menyajikan berbagai macam hidangan favorit mereka dan tidak lupa minuman nya yang sangat spesial untuk keduanya, Marvin bahkan menyuap kan suapan pertama nya untuk Ariana istri tercinta nya itu.


Ariana pun tersenyum bahagia, dengan perlakuan manis dari Marvin yang sangat romantis tersebut.


"Terimakasih telah menjadi suami dan juga ayah yang baik untuk kami mas, aku sangat mencintaimu, I love you so much"ucap Ariana.


"Love you more honey"ucap Marvin.


keduanya pun menghabiskan malam bersama dengan makan bersama dansa dan juga menikmati kembang api di langit yang terang benderang dengan letusan kembang api yang menyerupai sinar bintang bertaburan di langit malam.

__ADS_1


hingga mereka menghabiskan malam panas di hotel tempat mereka menginap, saat ini, mungkin saat ini adalah sebuah kebahagiaan yang tak akan pernah Ariana lupakan karena kini dia sudah sembuh total dari sakit yang dia derita selama bertahun-tahun lamanya akibat kecelakaan tersebut.


hingga keesokan harinya mereka baru kembali ke rumah.


__ADS_2