Sang Penari

Sang Penari
#Menolong#


__ADS_3

Aku ditolong Arthur, luka bekas operasi pengambilan peluru itu, sudah kembali di obati oleh dokter pribadi Arthur, aku melihat pria itu bukan lah pria sembarangan, dia terlihat sangat dingin dari luar, tapi entah kenapa, saat ini aku merasa dia menyimpan banyak misteri.


"Jangan melamun, jika ada sesuatu yang sangat kamu ingin tau tanyakan saja"ucap nya.


"Boleh aku tau kenapa? kau memiliki tujuh istri dari usia yang berbeda-beda, dan apa? itu normal bagi seorang pria sukses seperti mu"ucap ku dengan sengaja.


"Heummm, kukira ada hal penting lainnya, tapi baik'lah"ucap nya sambil tersenyum ramah.


"Aku menikah dengan istri pertama karena perjodohan, dan yang kedua karena tidak kunjung memiliki anak juga, aku kembali dijodohkan, hingga ketiga dan keempat, semua perjodohan, tapi dari lima, enam dan tujuh adalah pertukaran, jadi satu hingga tujuh, semua tidak ada satupun wanita yang cocok dengan hati ku, tapi aku masih memperlakukan semua nya dengan sangat baik, karena sebagai seorang suami itu adalah kewajiban ku, meskipun aku tidak pernah sekalipun menyentuh mereka, kamu pasti paham kenapa? aku tidak punya anak dengan mereka semua"ucap nya sambil menatap ku.


"Semua karena tidak pernah kau sentuh, berarti mereka masih virgin?"tanya ku sambil menahan tawa, entah kenapa? rasanya sangat aneh.


"Tanyakan saja pada mereka"ucap nya sambil tersenyum.


"Aku hanya bercanda tuan, itu urusan pribadi anda saya tidak berniat untuk ikut campur, aku hanya sedang bingung kenapa? ada tujuh istri dalam satu rumah, karena baru kali ini aku melihat yang sebenarnya"ucap ku sambil tersenyum.


"Ya sudah sekarang, aku yang akan bertanya kepada mu, bagaimana bisa kamu berurusan dengan seorang mafia"ucap Arthur yang kini terlihat penuh tanya.


"Heummm, terlalu panjang jika diceritakan terlalu detail, tapi baik'lah..Aku adalah adik tiri dari wanita yang kau lumpuhkan saat itu, dia adalah putri dari ibuku, hasil perkosaan yang dilakukan oleh ketua mafia saat ibuku masih kuliah dulu, awal nya ibu ingin menggugurkan kandungan nya, dia tau bahwa anak itu akan dijadikan penerus kekuasaan laki-laki iblis itu, tapi tiba-tiba saja mommy diculik dan sejak saat itu dia menghilang dari rumah keluarga nya hingga satu persatu hilang entah kemana, dan setelah bayi perempuan itu lahir mami dilepaskan oleh penculik dan dibuang di jalanan, karena itu adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan jejak, hingga papi, menemukan Mami ku wanita yang dibuang tadi dan tidak lama setelah kejadian itu mereka berdua menikah tapi setelah lima tahun menikah belum juga di karuniai anak, hingga tahun ke enam, aku pun dilahirkan, Mami dan Papi sangat bahagia, tapi saat kelurga besar ingin cucu laki-laki mami sudah tidak bisa mengandung karena ada masalah dengan kesehatannya, hingga usia ku sembilan tahun, Papi ku menikah lagi dengan wanita lain yang lebih muda dari Mami, dia pun hamil singkat cerita setelah aku berusia delapan belas tahun Papi, meninggal setelah sakit yang tidak pernah ada obatnya, dan mami dalam keadaan sakit-sakitan, setelah papi meninggal dunia, seluruh harta peninggalan Papi diambil alih oleh keluarganya semu, hanya ada rumah yang kami tinggali bersama dengan Mami dan Liliana putri Papi dari wanita itu, saat Mami, sakit keras, aku ditawari Doni bekerja di sebuah club malam tempat dia bekerja selama ini sebagai asisten bos, sekaligus mucikari dari anak asuhnya, yang kebanyakan dari mereka masih berstatus pelajar, tapi Doni , tidak pernah bermain licik dia yang didatangi mereka, karena klien yang Doni bawa semua berkelas dan bayaran tertinggi.


tapi Doni tidak pernah mau menjerumuskan gadis polos seperti ku yang baru pertama kali hadir di club malam, dia selalu melindungi ku menjaga ku dari orang-orang yang jahat dan termasuk pria itu yang benar-benar berani membeli berapapun harga yang ditawarkan, tapi aku menolak karena aku bukan wanita penghibur semacam itu aku hanya penari, meskipun kostum yang aku kenakan bukan kostum biasa tapi ma semua orang begitu tergila-gila dengan tarian ku, aku pun bertemu dengan nya karena sering bertemu dia ingin memiliki aku, awalnya dia bersikap baik, memberikan uang untuk membayar denda agar bisa lepas dari ikatan kontrak kerja, tapi setelah itu, tiba-tiba Mami ditemukan muntah darah dan seperti orang keracunan meskipun setelah itu dokter mengatakan penyakit mommy, sebenarnya bukan hanya satu tapi setelah operasi itu, mommy kembali sehat dan segar bugar, hingga dia meninggal setelah muntah darah tersebut dan aku menjadi yatim Piatu.


dari situlah awal penderitaan yang kujalani hingga saat kau menemukan ku saat itu, adikku dibunuh dan aku di jebloskan kedalam penjara,atas kasus pembunuhan yang hingga saat ini tidak jelas siapa? pelakunya aku di siksa oleh orang-orang bayaran setiap hari bahkan dalam satu tahun hukuman ku yang tidak pernah disidang itu, aku puluhan kali masuk rumah sakit, dan yang terparah adalah saat aku mengalami luka di kepala, tepat satu tahun aku dibebaskan dengan jaminan oleh orang yang tidak pernah aku ketahui hingga sekarang dan aku kembali bertemu dengan Doni di kota kelahiran ku, hingga aku kesini, ternyata wanita itu pelaku dari semua yang terjadi pada hidup ku, sungguh ironi bukan"ucap ku sambil tersenyum.


"Siapa? namamu sebenarnya"ucap Arthur.


"Aku Ariana rose, tapi karena nama ku sudah tercemar aku pun butuh menyamarkan diri dan aku berganti nama"jawab ku lagi.


dia mengangguk.


"Aku bisa memberikan mu nama baru dengan identitas resmi sebagai istri ku, tapi aku juga tidak bisa memaksa jika kamu tidak mau"ucap nya.

__ADS_1


"Aku tidak ingin yang lain, jika kamu bisa membuat ku jatuh cinta dan bisa hidup berdampingan dengan mu, aku hanya minta kembalikan nama baikku dengan cara menemukan siapa? pelaku pembunuhan itu, agar aku bisa kembali ke negara ku, agar aku bisa menemui Papi dan Mami ku ,soal status sosial terserah kamu mau memberikan itu atau tidak yang jelas aku ingin menjalani hidup ku sebagai Ariana rose, seperti kehidupan yang diberikan oleh mami dan papi sejak aku lahir"ucap ku sambil menatap kearah nya dengan tatapan sendu karena aku sudah menahan air mata sedari tadi.


"Lahir kan satu putra untuk ku, setelah itu semua impian mu bisa tercapai, terserah dengan cara apapun, yang penting aku mendapatkan seorang putra"ucap Arthur.


"Baiklah"ucap ku tanpa pikir panjang.


"Setelah kau benar-benar sehat serta siap, beritahu aku"ucap nya, akupun mengangguk.


🌸........................🌸


Setelah satu bulan berlalu, aku dan Doni kembali tinggal bersama di sebuah rumah mewah meskipun tidak sebesar di rumah Arthur, dan rumah itu adalah rumah pemberian Arthur, dia sendiri akan tinggal sesekali di rumah itu, aku pun sudah benar-benar membaik dan siap menerima syarat yang Arthur, minta dengan syarat dia menikahi ku sebagai seorang muslim, meskipun itu sulit untuk Arthur sepakati di awal, tapi kemudian akhirnya dia setujui .


Kami pun menikah dengan hanya disaksikan oleh Doni dari pihak ku, sementara dari pihak nya ketujuh istrinya, ada di samping kami saat mengucapkan ijab qobul pernikahan kami, kini aku resmi dinikahi oleh Arthur demi kehidupan yang lebih baik, demi kebebasan Ariana rose dari bui yang mungkin jika tidak benar-benar dibersihkan nama ku akan terus tercemar, sampai saat aku mati nanti.


hingga keputusan memiliki anak tanpa ada hubungan badan dan tidak melahirkan secara normal, semua sudah di susun rapih sedari awal, tapi kami sepakat jika kami berakhir saling jatuh cinta, kami akan melanjutkan perjalanan rumah tangga kami.


sementara itu di sini saat ini ada cinta terlarang antara Doni, dengan istri kedua Arthur, yang jelas-jelas jauh dari segi usia, karena mereka terpaut tujuh tahun lebih tua istri Arthur, yang hanya pajangan itu.


Meskipun usia Arthur sudah tiga puluh dua tahun, tapi Doni, saat ini baru 24tahun.dan istri kedua Arthur, satu tahun dibawa Arthur.


Malam yang seharusnya kami jadikan malam pertama, hanya di isi dengan obrolan kami berdua meskipun kami tidur bersama, tapi Arthur, terlihat biasa saja dengan semua itu.


hingga rasa kantuk menyerang ku, aku pun tertidur di dalam pelukan nya, karena dia bilang hanya bisa melakukan itu, hingga sampai dia jatuh cinta tapi jika tidak selamanya akan sama seperti istri yang lainnya.


hingga pagi menjelma aku kaget, sebelum aku benar-benar sadar, ada seseorang yang mengecup ku, mengucapkan selamat pagi, seperti yang selalu Marvin, lakukan dulu, aku sempat mematung tapi kemudian, aku sadar saat ini yang ada di hadapanku adalah Arthur, suami sah ku, sementara pria itu adalah masalaluku, yang entah kenapa? rasanya sangat sulit untuk dilupakan.


Aku tersenyum padanya dan melakukan hal yang sama ,aku mengecup bibir nya sekilas dan itu langsung membuat dia tersenyum manis.


Kawali pagi dengan membersihkan diri terlebih dahulu, sebelum aku menyiapkan pakaian nya, untuk pergi ke kantor, dan membuat sarapan, seperti yang selama ini aku lakukan, tapi kali ini benar-benar aku sendiri tidak dibantu oleh pelayan lain.


karena dirumah itu hanya ada satu pelayan, itu pun untuk bersih-bersih rumah, yang tidak bisa dibersihkan oleh robot pembersih ruangan.

__ADS_1


setelah selesai memasak sarapan pagi favorit pria itu, aku pun langsung pergi membawa secangkir kopi kedalam kamar kami aku lihat dia sudah berkutat dengan laptopnya ,aku pun meletakkan cangkir kopi tersebut di atas meja dan aku duduk di samping nya, sambil menemaninya hingga selesai.


"Honey, aku tidak kekantor tapi aku ingin mengenalkan mu pada kedua orang tua ku"ucap Arthur.


"Terserah tuan saja"jawab ku.


"No honey bukan tuan, panggil aku suamiku" ucap nya sambil tersenyum manis.


"Ya suamiku"ucap ku pelan.


"Good.. honey"ucap nya sambil tersenyum manis.


kami pun bersiap setelah itu sarapan pagi bertiga bersama dengan Doni, dan setelah selesai kami langsung kembali ke Mension, yang kami tempati selama satu bulan lebih, tapi setibanya di sana, aku langsung kaget bukan main, melihat seorang pria tua tengah bercumbu mesra dengan dua wanita sekaligus, dan mereka adalah istri dari Arthur.


"Honey kenalkan dia adalah Arthurro dia Daddy ku, dan tujuh wanita itu adalah ibu mertua mu"ucap Arthur yang langsung membuat ku terkejut, dan satu hal lagi, Aku adalah kakak dari pria yang saat itu sudah menindas mu, Arthur Alexander dan Marvin Alexander, kami satu ayah lain ibu, dan pria tua yang kamu sebut sebagai pemerkosa itu adalah dia, dan otomatis wanita itu juga adalah adik tiri ku sama seperti Marvin"ucap nya, yang langsung membuat aku terjatuh tidak sadarkan diri.


Aku tersadar saat seseorang menggenggam erat tangan ku dan itu lagi-lagi adalah Doni.


"Doni, pulang lah ke tanah air, biarkan aku mati sendirian kamu harus baik-baik saja"ucap ku lirih.


"Tidak Ari, ini semua terjadi karena aku, aku tidak akan pernah meninggalkan mu sendirian"ucap Doni, aku tidak tau kenapa? bisa jadi seperti ini, andaikan saja ada keajaiban aku ingin pergi dari semua ini.


sesaat kemudian, Doni langsung dibawa paksa oleh dua orang bodyguard, dan dia tidak bisa melawan meskipun aku berteriak meminta mereka untuk melepaskan nya.


"Lepaskan dia, bunuh saja aku, jika kalian mau, tapi tolong jangan apa-apa kan dia"aku berteriak dan menangis tapi tidak ada satu orang pun yang mau mendengarkan teriakan ku.


"Jika saja kamu menuruti ku Ariana, jika saja kamu tidak berbuat yang macam-macam, aku sudah berusaha untuk melindungi mu, tapi kau adalah gadis bodoh, kau malah memilih untuk jadi pasangan hidupnya, ketimbang hidup enak bersama ku, kau lebih memilih sikopat yang sudah lama mengincar mu, karena kekasih nya adalah kakak mu sendiri, dia adalah kekasih dari kakak mu, atau kakak tiri mu dan semua yang terjadi pada keluarga mu, adalah ulahnya"ucap Marvin.


"Marvin aku tidak akan pernah percaya pada siapapun lagi, tidak akan pernah!"teriakku yang langsung merebut pistol dari pinggang Marvin, dan hendak menembak kepala ku sendiri, tapi Marvin langsung meraihnya dan melemparnya ke sembarang arah, hingga benda itu mengeluarkan tembakan yang begitu keras.


"Apa-apaan kau ini Ariana, sudah aku katakan aku bahkan tidak akan pernah mengijinkan mu untuk mati"ucap nya berteriak-teriak sambil memeluk ku erat, dan aku terus memberontak.

__ADS_1


"Aku mohon biarkan aku mati, Marvin, biarkan aku mati, semua sudah berakhir, hidup ku sudah berakhir, bernafas atau pun tidak aku sudah benar-benar mati"aku menangis sesenggukan di pelukan Marvin, pria itu bahkan tidak membiarkan aku terlepas dari nya, aku kembali tidak sadarkan diri.


hingga saat aku sadar aku melihat Doni, yang tergeletak bersimbah darah di samping ku, aku menjerit sampai suaraku habis ,aku benar-benar syok dan tidak punya kekuatan apapun lagi, aku memeluk Doni, yang masih bernafas itu.


__ADS_2