Senandung Cinta

Senandung Cinta
Bab 173 Misi Ans


__ADS_3

Setelah selesai makan, Ans mengotak Atik internet di layar laptopnya. Ans sedang mencari info tentang seseorang, Arjuna Calvin Dharmendra.


Ya, nama itulah yang ia ketik di pencarian. Ans mencoba untuk mempelajari setiap informasi terkait dengan Arjuna, walau hanya sedikit pun info tidak ada yang luput dari penglihatan Ans.


"Ternyata wajahku mirip dengannya," gumam Ans ketika melihat foto Arjuna yang tak lain dan tak bukan adalah ayah kandungnya.


"Tapi maaf, tuan Arjuna yang terhormat, walaupun wajah kita hampir sama akan tetapi rasa ini masih terlalu kental untuk aku hapus. Aku tidak akan pernah tenang sebelum dendam ini terbalaskan." ucap Ans dengan tangan yang terkepal erat.


Jimmy yang sedang mengamati perilaku tuannya, merasa heran. Apalagi ketika ia melihat wajah Ans yang sebelumnya terlihat santai dan penuh kharismatik. Kini, menjadi sedikit memerah karena menyimpan dendam.


"Tuan baik-baik saja?" tanya Jimmy memberanikan diri, karena ia tidak ingin di salahkan oleh Jason dan juga Fanny sebagai majikan seniornya.


"Ya, aku baik-baik saja!" jawab Ans datar


Mendengar jawaban datar dari tuannya, membuat Jimmy memutuskan untuk diam saja. Karena ia tidak ingin akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.


Ans kemudian menyeringai mengerikan, ia memicingkan matanya sebelah. Telah terpikir olehnya suatu misi yang cukup kuat untuk memulai semua aksi pembalasan dendamnya.


"Apa kau pernah mendengar berita tentang tuan Arjuna Calvin Dharmendra?" tiba-tiba saja Ans bertanya kepada Jimmy.


"Ya tuan, tentu saja saya tahu," jawab Jimmy diantara rasa terkejutnya karena secara mendadak Ans bertanya kepadanya.


"Tuan Arjuna pengusaha sukses dan hebat, hingga sampai saat ini belum ada seorang pun dari kalangan pembisnis yang mampu untuk menandinginya." Jimmy melanjutkan jawabannya.


"Selain info bisnis, apa kau tahu sesuatu tentang kehidupan pribadinya?"


Jimmy terdiam, sepertinya ia sedang mengingat-ingat sesuatu.


"Ya, tuan, saya ingat tuan Arjuna memiliki dua bayi kembar, laki-laki dan perempuan, tapi bayi laki-lakinya hilang sehari setelah di lahirkan, itu saya dengar dari orang-orang yang sering bercerita di sekitar saya," paparJimmy.


"Bayinya hilang? oh, biarlah, mungkin itu karma dari semua perbuatannya." pikir Ans.


Ia tidak menyadari bahwa dirinyalah bayi yang hilang itu.


"Lalu, apa kau pernah mendengar hal yang lainnya?" Ans masih saja terus bertanya,


Bukan tanpa alasan Ans bertanya, melainkan karena ia ingin memastikan misi nya yang tidak boleh gagal, sekali beroperasi harus berhasil.

__ADS_1


"Ini yang masih menjadi berita populer saat ini tuan,"


"Apa? katakanlah!" Ans mulai tidak sabar ingin mendengar berita yang menurut Jimmy masih populer.


"Putri tunggal tuan Arjuna, Diana Pratiwi Dharmendra."


"Nama yang bagus." celetuk Ans.


"Sampai saat ini belum ada seseorang pun yang mampu menarik perhatiannya, Diana masih belum pernah berpacaran sama sekali." dan cerita ini yang membuat wajah Ans merona, sepertinya ia menemukan sebuah ide baru.


Ya, semua informasi tentang keluarga Arjuna sangat mudah untuk di temukan, karena hampir semua media membahas tentang dirinya, mulai dari bisnisnya yang selalu berkembang, hingga berita tentang keluarganya yang seolah menjadi teka-teki sampai saat ini.


Dan Ans tidak pernah tahu, kalau dirinya lah bayi laki-laki yang hilang itu.


"Bagaimana kalau anda coba tuan, bukankah anda Masih pertama kalinya tinggal di negara ini?" tiba-tiba muncul ide yang tidak terduga dari Jimmy.


"Maksudmu?" Ans berpura-pura tidak mengerti, walau pun jauh di dalam otaknya telah terangkai rencana untuk melancarkan misinya.


"Anda sangat tampan tuan, body anda juga bagus, saya rasa putri tuan Arjuna pasti tidak akan menolak untuk menjadi kekasih anda." jawab Jimmy memuji ke perawakan Ans.


"Bagaimana bisa?" tukas Ans berpura-pura karena ia masih ingin mendengar penjelasan yang lain dari pengawalnya itu.


Diana menjadi pujaan semua para mahasiswa, tak heran jika banyak para pria yang berlomba-lomba untuk menjadi kekasihnya.


"Baiklah, aku rasa aku akan meneruskan kuliah ku di universitas itu." gumam Ans.


"Universitas negeri Yogyakarta adalah universitas terbaik dan menembus peringkat ke tiga peringkat nasional." jelas Jimmy.


"Boleh juga, besok aku akan masuk di universitas itu." gumam Ans.


Sebuah rencana yang matang telah ia persiapkan untuk melancarkan misinya. Ans juga berniat untuk mendekati putri Arjuna yang tak lain adalah saudara kandungnya.


"Ok, terimakasih untuk infonya." ucap Ans kepada Jimmy.


Ans tersenyum sendiri membayangkan hari-harinya bersama putri Arjuna yang kabarnya sangat cantik dan mempesona.


"Ok, perasaan ku untuk Almira akan ku simpan dahulu, karena aku akan memikat hati putri tuan Arjuna." gumam Ans dengan seringai tipis di bibirnya.

__ADS_1


Sedangkan Jimmy hanya kebingungan melihat tingkah majikan barunya, yang Menurut Jimmy sangat aneh.


"Sekarang persiapkan segala persyaratan untuk ku masuk di Universitas itu!" perintah Ans kepada Jimmy, dan langsung di patuhi oleh pengawalnya itu.


Kemudian Jimmy pun bergegas untuk mempersiapkan semua persyaratan yang di minta oleh majikan juniornya.


Sekarang Ans merasa tidak sabar ingin bertemu dengan Diana yang menurut info sangat cantik.


"Aku rasa akan sangat menyakitkan bagi Arjuna jika aku berhasil membuat putrinya patah hati!" gumam Ans dengan senyum simpul di bibirnya.


Bagi Ans yang telah terbiasa menggoda dan menaklukkan hati para wanita, tentu tidaklah sulit untuk menaklukkan hati Diana.


"Dia boleh jutek kepada semua pria, tapi apakah dia akan mampu melawan pesona di wajahku?" bisik Ans kepada dirinya sendiri.


Ya, memang karena tidak ada siapapun di sana selain dirinya sendiri.


Kemudian Ans menghubungi kedua orang tua angkatnya.


"Hallo Ans ada apa?" tanya suara Fanny di seberang.


"Ma, aku telah mendapat informasi penting dari keluarga Arjuna, dan aku akan menggunakan informasi itu sebagai senjata ku menyerang keluarganya." ucap Ans. Dan itu membuat Fanny senang.


"Bagus Ans, kau memang selalu bisa di andalkan!" Fanny memuji putra angkatnya.


"Apapun akan ku lakukan demi kebahagiaan mama," ucap Ans dengan yakin.


"Ya, Ans mama percaya kepadamu, tapi ingat kau harus berhati-hati jangan sampai mereka mencurigai mu," pesan Fanny.


"Ok, ma tenang saja!" seru Ans, kemudian tertawa renyah.


"Baiklah, mama tutup dulu ponselnya, karena mama masih terlalu sibuk membereskan rumah." Fanny memberikan alasan.


"Baik ma, by," Ans menutup panggilan ponselnya.


Sebenarnya kesibukan membereskan rumah, itu hanyalah alasan Fanny saja. Karena yang sebenarnya terjadi saat ini adalah Fanny sedang berusaha memuaskan pria tua itu yang seakan tidak pernah ingin puas bersamanya.


Ya, sejak masih muda hingga sekarang tugas Fanny adalah selalu memuaskan birahi pria itu. Dan oleh karena itulah, Fanny menjadi wanita kesayangan Jason selama ini.

__ADS_1


Tapi bagi Fanny selama pria ini masih bisa memanjakan dirinya dengan semua hartanya, itu semua tidaklah menjadi masalah.


__ADS_2