Senandung Cinta

Senandung Cinta
Bab 23 Tersorot kamera wartawan


__ADS_3

Dihalaman sebuah rumah mewah tampak lampu berwarna - warni, di sepanjang jalan tampak para tamu berjejal-jejal ingin saling mendahului satu sama lain. Hingga membuat beberapa security yang bertugas menjadi kewalahan. Namun mereka tetap berusaha menertibkan para tamu yang hadir. Maklumlah ini adalah pesta orang terkaya di kota itu. Selain ketenaran dalam berbisnis keluarga mommy rita juga menjadi sorotan publik di setiap acara sosialitanya.


Mommy Rita adalah seorang wanita yang sangat bijaksana, ia tak hanya baik di dalam kariernya namun juga merupakan salah seorang inspirator bagi seluruh masyarakat .hanya satu yang menjadi beban baginya, yaitu, kegagalan putranya dalam pernikahan. Oleh sebab itu ia terus berusaha untuk mencarikan wanita yang pantas untuk menjadi calon menantunya, namun ia lupa akan satu hal, ia tidak pernah bertanya ataupun meminta pendapat dari putranya, mungkin karna selama ini arjuna selalu patuh dan hormat kepadanya.


...****************...


Ketiga pasang kekasih yang tengah di mabuk asmara, kini tiba di acara pesta. Mereka berjalan seraya bergandengan tangan, mesra sekali. Mereka tak memperdulikan setiap mata memandang, penuh tanda tanya.


Dari kejauhan mommy Rita melihat sang putra, bergandengan tangan terlihat mesra dan romantis. Mommy rita menyipitkan netranya, bertanya-tanya siapakah gerangan gadis yang bersama dengan putranya.


Tak hanya sang mommy, semua mata yang memandang terutama para kaum wanita merasa iri dengan pemandangan yang terekspos jelas di depan mata. Hancur sudah harapan mereka untuk bisa bersanding dengan seorang arjuna. terutama citra, seketika raut wajahnya berubah. ia nampak tidak senang dengan kedekatan mereka.


" Selamat happy birhtday mom." arjuna memberikan ucapan selamat pada sang mommy.


Arjuna segera memeluk mommy nya. menyalurkan kebahagiaan kepada sang ibu tercinta, walau tanpa kehadiran sang ayah mereka harus tetap bahagia.


" Makasih sayang...siapa dia ?" mommy rita menunjuk ke arah dhita yang berdiri di samping arjuna.


Dhita tersenyum, walaupun di dalam hatinya ia merasa sangat grogi namun dhita berusaha agar tetap tenang. ia berusaha sebaik mungkin di depan calon ibu mertuanya agar tidak mengecewakan sang kekasih.


" Kenalin mom, ini dhita pratiwi, calon menantu mommy." ucap arjuna memperkenalkan kekasihnya, ia berharap sang mommy mau merestui hubungannya.


" Selamat ulang tahun tante.." dhita seraya mengulurkan tangannya, lalu mencium tangan sang calon ibu mertua.


Melihat tingkah gadis yang di bawa arjuna, mommy rita terlihat bingung.


" Siapa dia Ar..?" mommy rita bertanya pada arjuna untuk yang kedua kalinya.


" Calon menantu mommy..." arjuna mengulangi jawabannya.


" Cantik bukan..? " lanjutnya lagi.


Mommy rita menatap gadis di depannya, meniliknya dari ujung kepala hingga kakinya. ia juga melihat sebuah cincin berlian melingkar indah di jemarinya. " pantaskah gadis ini bersanding dengan putraku.?" pikirnya.


Dhita merasa tidak enak hati di perhatikan seperti itu oleh ibu dari kekasihnya, membuat ia menjadi salting. badannya mulai gemetar, ia *******- ***** tangannya sendiri.


Arjuna mengetahui hal itu, ia langsung meraih tangan kekasihnya menggenggam erat tangan yang mulai terasa dingin.

__ADS_1


" Kamu tenang aja ya... mommy ku orang baik kok, ya ..kan mom...?" arjuna melirik ke arah mommy rita yang masih menatap tajam pada gadis di depannya.


" Tentu ar... mommy akan dukung apapun itu, yang penting kamu bahagia ." ucap mommy rita, ia berbohong.


Sebenarnya ia kurang suka dengan dhita, ia menduga gadis itu hanya ingin memanfaatkan putranya dengan cara mendekatinya.


Ia sengaja berbohong agar tidak mengganggu jalannya acara karna itu akan berdampak buruk pada reputasinya sebagai seorang inspirator.


Tiba-tiba seorang MC bersuara, menggelegar memenuhi setiap sudut ruangan, tanda acara di mulai.


" Perkenalkan nama Saya Irfan, selaku MC di acara happy birthday mommy.... Rita sudirja....., kami mewakili keluarga besar mommy Rita sudirja mengucapkan selamat datang kepada para tamu yang terhormat atas kehadirannya. terima kasih telah menyempatkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini." si MC Mengambil napas, lalu bersuara kembali.


" Mari kita mulai inti acaranya, yaitu ....peniupan lilin oleh mommy rita sudirja...."


Seseorang mendorong sebuah Trolley yang telah di hias dengan indah terlebih dahulu, berisikan kue ulang tahun yang terdapat sebuah angka di atasnya, 45 itulah angka bilangan yang tertancap di atas kue tersebut menyerupai sebuah lilin, menandakan bahwa sang mommy telah berusia empat puluh lima tahun.ia mendorongnya hingga di depan mommy rita. Arjuna mendampingi ibunya, berdiri di samping sang ibu bersama dhita pratiwi, kekasihnya.


kembali terdengar suara irfan sebagai MC.


" Sebelum meniup lilin, kami meminta mommy rita sudirja untuk memanjatkan do'a ."


Mommy Rita memejamkan kedua netranya,untuk beberapa saat. Entah do'a apa yang yang ia panjatkan hanya dirinya lah yang tau.


Huuuuhhhhhh.....


Dengan sekali hembusan lilin pun berhasil di padamkan, Terdengar tepuk tangan yang meriah dari para tamu, semua yang hadir ikut merasakan kebahagiaan.


Secara bergantian orang-orang terdekat memberikan ucapan selamat serta memeluknya dengan penuh kasih sayang. Tampak senyum bahagia menghiasi wajahnya.


" Selanjutnya .... acara pemotongan kue yang akan di berikan pada orang terkasih, mari kita saksikan bersama-sama....." suara irfan makin menggelegar.


Mommy rita mengambil sebuah pisau kecil yang telah tersedia di atas trolley, secara perlahan ia memotong kue, di letakkan di atas piring kecil yang juga telah tersedia. Kemudian dengan penuh kasih sayang mommy rita memberikan potongan kue pertama pada putra tersayangnya. Arjuna calvin Dharmendra.


Mommy Rita berniat menyuapkan potongan kue tersebut seperti acara-acara sebelumnya, namun dengan cekatan tangan arjuna menghentikan niat sang ibu.


Tak seperti biasanya, arjuna tidak langsung memakan kue tersebut, malah dengan penuh cinta dan kasih sayang ia menyuapkan potongan kue itu kepada kekasihnya, dhita pratiwi.


Dengan malu-malu dhita membuka lisannya dan memakan potongan kue tersebut secara perlahan-lahan ia mengunyahnya.

__ADS_1


Dengan tatapan penuh kasih, mereka saling memandang satu sama lain kemudian sama-sama tersenyum, sebuah senyuman yang penuh makna.


Tanpa mereka sadari meraka telah tersorot kamera para wartawan yang hadir untuk mendapatkan sebuah informasi penting untuk di jadikan bahan berita.


Berbagai macam pertanyaan beradu di benak mereka.


Siapakah gadis cantik itu?


Siapa namanya?


Ada hubungan apa gadis itu dengan keluarga konglomerat, Calvin Dharmendra?


Dari keluarga manakah gadis itu berasal?


Dan mengapa gadis itu sangat dekat dengan Arjuna Calvin Dharmendra?


Ada hubungan apa diantara mereka?


Para wartawan tersenyum puas, tak sia-sia mereka berdesak-desakan di tempat itu, mereka yakin berita yang mereka peroleh akan memberikan kabar baik bagi mereka, secara keluarga ini sangat populer untuk di jadikan sorotan publik.


Citra ayana keisha, mengepalkan tangannya. Ia merasa sangat cemburu, tanpa ia sadari rasa kebencian telah menyelimuti hatinya. Apalagi ia tau benar bahwa dhita hanyalah karyawan biasa yang bekerja di toko buku miliknya. hal ini juga tak luput dari sorotan kamera, para wartawan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. berbagai potret mereka abadikan.


" Ma.., tante rita gimana sih kok diem aja.." citra mengadu pada Devina, ibunya.Karna ia melihat mommy rita hanya diam saja melihat kemesraan arjuna dan dhita.


" Sabar sayang...mama yakin tante Rita tau apa yang harus ia lakukan, hanya saja ia menunggu waktu yang tepat." jawab devina menenangkan hati putrinya yang sedang panas karna terbakar api cemburu.


Memang benar mommy Rita sedang menunggu waktu yang pas untuk memisahkan arjuna dan dhita. Walau ia merasa kurang suka, namun apa daya tidak mungkin baginya untuk melakukannya sekarang. " nikmati saja saat terindah ini semau kalian, tapi jangan harap setelah ini kalian akan bisa bersama lagi." Pikir mommy Rita.


Kembali suara MC Irfan terdengar melalui pengeras suara. Membuyarkan kemesraan sepasang kekasih.


" Selanjutnya inilah acara yang di tunggu-tunggu... seperti biasa, Penampilan sang putra mahkota yang akan mempersembahkan sebuah lagu untuk sang ibunda tercinta."


" Dengan tepuk tangan yang meriah, mari kita sambut inilah penampilan .... Arjuna Calvin Dharmendra...."


Tiba - tiba semua lampu di matikan, hanya area panggung yang tersorot lampu kerlap kerlip, mengikuti langkah arjuna. hal ini telah biasa ia lakukan di setiap acara ulang tahun sang ibu, hanya saja kali ini lagu yang di bawakan berbeda dengan lagu sebelumnya.Sebuah lagu romantis dengan tema tentang percintaan ia dendangkan. Sebuah gitar di tangannya ia mainkan dengan sangat indah, membuat semua para tamu yang hadir terbuai dengan alunan lagu dari suara nya yang khas. terutama bagi dhita, ia terpaku dengan penampilan sang kekasih bahkan saat arjuna mengulurkan tangannya, memintanya untuk naik ke atas panggung bersamanya. Tanpa berpikir panjang dhita pun ikut memainkan lagu tersebut, rupanya ia mulai terbawa oleh suasana romantis. Menikmati setiap alunan lagu, kebetulan lagu yang di dendangkan adalah lagu kesukaannya, jadi ia merasa tidak kesulitan untuk menyanyikannya juga.


Sungguh sebuah paket yang lengkap bukan...

__ADS_1


sudah kaya, tampan, baik, pengertian dan pintar mendendangkan lagu. Itu hanya ada pada seorang Arjuna Calvin Dharmendra.


__ADS_2