SIMULATION

SIMULATION
WEDDING PARTY*


__ADS_3

Akhirnya, hari di mana kesebelas calon walikota menunggu hasil pemilihan warga Great Ruler dan Great Mazepita berlangsung.


Orang-orang itu tampak gugup saat Lala akan memberikan pengumuman kepada seluruh warga Great Ruler dan Great Mazepita di Colosseum.


Drone-drone kamera melayang untuk menyorot jalannya pemilihan. Acara hari itu ditayangkan secara langsung dan disiarkan ke televisi seluruh wilayah.


Kesebelas orang itu berdiri tegap dan berjejer rapi membentuk satu barisan. Mereka mengenakan seragam perwira warna putih kebanggan Great Ruler disertai topi.


Warga yang menonton di rumah dibuat penasaran dengan hasil pilihan mereka.


"Hasil pemilihan melalui pencoblosan online telah terakumulasi. Dengan ini, kami seluruh warga Great Ruler dan Great Mazepita menyatakan ...," ucap Lala lantang menggantung dan hal itu membuat jantung semua orang berdebar kencang menantinya. "Kesebelas calon walikota diterima untuk memimpin 10 Distrik di Great Ruler dan Great Mazepita selama masa tugas 5 tahun. Selamat!"


"Wohoo!" Sorak-sorai terdengar di seluruh wilayah.


Para walikota yang telah diakui oleh para warganya terlihat bangga. Mereka melambaikan tangan dengan senyum terkembang.


Bulan berikutnya, para calon walikota itu akan dilantik. Kini, kesebelas orang itu diberikan tugas penting untuk mulai mempelajari Distrik masing-masing dari para pendahulunya.


Sedang Sandra dan Matteo, merayakan kebahagiaan warganya dengan pesta pernikahan yang dilangsungkan selama 10 hari di Ballroom tiap wilayah.


Tentu saja, mantan kekasih sang Jenderal dibuat patah hati karena dari ketiganya, tak ada satu pun diantara mereka yang terpilih menjadi pendamping Matteo Corza dan berstatus isteri.


Meski demikian, Sandra tetap menaruh cemburu pada ketiga wanita cantik itu meski Matteo selalu meyakinkan kekasihnya jika ia tak pernah mencintai mereka.


Minggu kedua bulan April.


Acara pernikahan dimulai di kediaman Colosseum Blue.



Matteo terlihat gugup meski ketampanannya tak berkurang. Morlan dan Roman menahan senyum melihat pria kebanggan mereka kini sedang berdiri mengenakan tuksedo warna merah muda pastel pilihannya.


"Aku rasa bajuku sempit. Dadaku sesak," ucap Matteo seraya membetulkan jasnya berulang kali.


"Awas saja jika kaupingsan. Aku tak akan menolongmu. Jangan mempermalukanku," tegas Morlan dengan pakaian khusus karena tubuh mutannya membuatnya kesulitan berpakaian.


"Kau akan baik-baik saja. Ayo, semua tamu sudah menunggu," ajak Roman seraya merangkul pundak keponakannya.


Matteo tiba-tiba saja memeluk Roman dan sang paman membalas pelukan itu dengan kebanggaan.


Sayangnya, Morlan dan Matteo hanya berjabat tangan karena khawatir jika tubuh mutan Morlan akan merusak tuksedo pernikahan sang anak.


Matteo menarik napas dalam. Ia diapit kanan dan kiri menuju ke altar pengesahan pernikahan.


Semua orang sudah duduk dan berkumpul di aula kediaman Blue yang sengaja didekorasi sedikit kuno tanpa kursi dan meja otomatis karena permintaan Sandra agar berkesan manusiawi.


Hanya beberapa tamu undangan khusus yang diundang untuk menyaksikan momen penting dari dua insan ciptaan Tuhan yang saling berjanji untuk selalu setia dan mengasihi sampai mati.



Di ruang rias Sandra berada.


Sandra sudah bersiap dengan gaun berwarna putih yang dipilihkan oleh Eliz untuknya. Sandra kembali terlihat seperti gadis muda meski tubuhnya berotot.


Lekukkan pada gaun indah itu membuat tubuh Sandra begitu elok dan menawan. Senyum Eliz dan Otka terkembang saat menyaksikan kawan mereka akhirnya menemukan kebahagiaan setelah lama diliputi dendam. Siapa sangka, kebencian itu akhirnya berubah menjadi cinta.


"Selamat, Sandra. Inilah hadiah dari Tuhan atas ketulusanmu memaafkan Jenderal Matteo dan membantu banyak orang agar mereka hidup layak. Aku sangat berterima kasih," ucap Otka dengan mata berkaca.


Sandra memeluk wanita yang memiliki nama sama dengannya semasa kecil dulu. Eliz begitu terharu saat Sandra juga memeluknya.


"Ayo. Sudah waktunya. Kausiap?" tanya Eliz seraya membantu mengangkat ekor bagian belakang gaun indah itu.

__ADS_1


Sandra mengangguk meski ia terlihat gugup. Sandra mengaku, pernikahannya kali ini lebih menegangkan ketimbang berhadapan dengan para mutan. Otka dan Eliz yang mendengar pernyataan wanita berambut pirang itu terkekeh geli.


Di Ballroom kediaman Colosseum Blue.


Pintu menuju altar dibuka. Wajah gugup Sandra tertutupi oleh kelambu putih dengan mahkota indah di kepala.


Mata Matteo terpaku pada sosok cantik kekasih hatinya yang berjalan perlahan melewati bentangan karpet bertabur bunga.


Eliz dan Otka mengikuti di belakang seraya membawa buket bunga warna serupa dengan bunga dalam genggaman kedua tangan Sandra.


"Jangan pingsan," ucap Morlan mengingatkan sang anak, tapi membuat orang-orang yang duduk di sekitar mantan Presiden itu terkekeh geli.


Akhirnya, tangan Matteo menyambut tangan kanan Sandra saat membantunya berdiri di sampingnya. Pengesah pernikahan Jaksa Helium terlihat siap untuk memberikan tuntunan pernikahan.


Kedua tangan Matteo dan Sandra diletakkan pada sebuah buku besar bersampul warna biru tua. Suasana hening menyelimuti ruangan bernuansa merah muda pastel tersebut.


"Atas nama cinta kasih dan disaksikan oleh penduduk Great Ruler, apakah kau, Matteo Corza dan Sandra Salvarian, berjanji untuk setia pada negara yang akan menikahkan kalian?" tanya Helium dengan kedua tangan berada di atas kepala kedua mempelai.


"Ya. Kami berjanji," jawab keduanya mantap. Semua orang tampak serius menyaksikan janji dua insan itu.


"Apakah kalian berjanji untuk saling memahami, memaafkan, dan mencintai sampai akhir hayat di Great Ruler?"


"Ya. Kami berjanji."


"Setelah sah menjadi suami isteri, apakah kalian bersedia diusir dari Great Ruler jika salah satu dari kalian melakukan pengkhianatan?"


"Ya, kami bersedia."


"Pernikahan Great Ruler, hanya mengizinkan sepasang suami isteri, tidak ada isteri kedua dan seterusnya, begitupula suami kedua dan seterusnya. Jumlah anak yang diizinkan dalam setiap pernikahan hanya lima, tidak boleh lebih. Apa kalian paham?"


"Ya, kami memahaminya," jawab Sandra dan Matteo bersamaan.


Jaksa Helium menarik napas dalam seperti siap untuk melakukan sesuatu dengan kedua tangan menggenggam salah satu tangan dari Sandra dan Matteo erat. Dua insan yang akan menikah itu terlihat serius.


"Kami, selaku pasangan kekasih, dengan ini menyatakan sah sebagai sepasang suami isteri di Great Ruler sampai akhir hayat!" ucap Sandra dan Matteo seirama dengan mantap.


"Yeah!" seru para tamu seraya bertepuk tangan dan berdiri sebagai ucapan selamat karena akhirnya, pasangan heroik itu menikah.


Acara hari itu ditayangkan di seluruh penjuru Distrik. Semua warga tampak bahagia dengan pasangan pengantin yang nantinya akan memimpin Great Ruler dan Great Mazepita.


Para warga di semua Distrik ikut tak sabar menunggu pesta yang akan dilangsungkan secara bertahap di wilayah yang telah ditandai.



Matteo tetap mengadakan pesta di rumahnya meski acara hanya dihadiri oleh tamu undangan khusus seperti dari pihak keluarga, pejabat negara, dan kerabat.


Matteo menghabiskan banyak waktunya bersama sang ayah dan terlihat akrab ketika keduanya menikmati sajian yang dihidangkan oleh Purple.


Dua orang itu seperti merasakan hal yang sama. Terlihat dari wajah sendu ketika memandangi masakan buatan Purple yang menyimpan memori resep dari Aurora Dimensia.


"Kita berdua benar-benar lelaki brengsekk, Matteo. Namun, kita berdua akhirnya menyesal dan menyadari kesalahan saat wanita yang kita sayangi telah tiada. Kita menyia-nyiakannya saat masih hidup. Sungguh, aku sangat merindukan ibumu," ucap Morlan terlihat sedih di mana meja bundar dengan banyak kursi tersebut hanya diduduki oleh mereka berdua.


"Ya, kau benar, Ayah. Aku menyadari banyak hal saat bersama Sandra. Bahkan, dia mengatakan jika tak mungkin dirinya seperti Aurora Dimensia. Ibu ... tak bisa tergantikan dan Sandra tak ada niatan untuk menggeser posisi ibu di hatiku. Bukankah itu sangat manis?" tanya Matteo tersenyum manis.


"Hem. Jika dia ingin mengganti posisi ibumu, ayah tak segan mengubahnya menjadi mutan," jawab Morlan bengis.


Seketika, mata Matteo melebar, tapi keduanya tiba-tiba tertawa terbahak.


"Dia sudah seram, jangan membuatnya semakin liar, Ayah!" seru Matteo membayangkan isterinya menjadi seekor mutan. Morlan terkekeh geli karena baru menyadari ucapan konyolnya.


__ADS_1


Keesokan harinya, pesta berlangsung mewah dan meriah di Distrik 1 dengan nuansa putih abu-abu.


Acara tersebut dilaksanakan di sebuah gedung hasil rancangan Aurora Dimensia yang biasanya digunakan sebagai ajang kreatifitas pada momen tertentu di Great Ruler.


Sandra merasakan jika pernikahannya kali ini di luar batas kewajaran. Matteo tak segan menggelontorkan seluruh kekayaannya untuk merayakan pernikahannya. Sandra dimanja bak Ratu oleh sang Jenderal.



Hari itu, Sandra mengenakan gaun berwarna abu-abu putih dengan bulu-bulu di bagian bawah. Gaun itu terlihat mewah dan ekslusif. Mahakarya salah satu designer ternama pilihan Sora di Distrik tersebut.


Semua orang tampak kagum dan penasaran dengan harga gaun yang dikenakan Sandra karena memiliki banyak kombinasi dalam tiap detailnya.


Namun, Sandra mengaku tidak tahu karena gaun yang dikenakannya pemberian dari sang suami.


Tentu saja, para wanita sosialita dibuat cemburu, termasuk mantan kekasih Matteo karena tak menyangka jika sang Jenderal begitu memanjakan isterinya.


10 gaun pernikahan, 10 wilayah sebagai tempat merayakan pesta pernikahan, dan 10 dekorasi beragam dipersiapkan secara khusus untuk menjamu para warga sebagai bentuk terima kasih pasangan pengantin itu.


Terlihat, para tamu undangan dari warga di Distrik 1 menunjukkan pesona dari ciri khas wilayah dengan penampilan terbaiknya.



Pesta pernikahan dilangsungkan dari siang hingga malam menjelang. Banyaknya tamu yang hadir, sengaja dijadwal agar tetap mendapatkan kursi dan sajian tanpa harus mengantri.


Robot pelayan dioperasikan untuk mengantarkan hidangan ke para tamu yang telah duduk di kursi masing-masing. Beberapa dari mereka mengajak foto bersama Sandra serta Matteo sebagai kenang-kenangan.


Calon Presiden dan Wakil Presiden itu pun tak keberatan. Keduanya selalu mengembangkan senyuman meski terlihat lelah menyambut para tamu.


"Kaulelah? Roboto siap melakukan pijatan sengat jika kau membutuhkannya, Sayang," ucap Matteo berbisik.


Kening Sandra berkerut. "Pijatan sengat? Kau ingin menyetrum dan mengeringkanku seperti para mutan?"


Seketika, wajah Matteo tegang seketika. Orang-orang yang duduk di sekitar mereka dan mendengar pembicaraan itu terkekeh geli.


"Kau tak akan mendapatkan jatahmu, Jenderal. Hahaha!" seru Mayor Kyel terlihat begitu bahagia.


Semua orang tertawa, tapi pasangan suami isteri itu malah tersipu malu karena tak menyangka jika candaan mereka malah menjadi bahan lelucon.


Pertama kalinya dalam sejarah Great Ruler, pesta pernikahan dilaksanakan secara 10 hari berturut-turut tanpa jeda dan mewah. Tentu saja semua orang tak ingin melewatkan kesempatan emas ini.


Hari berikutnya. Sebuah Ballroom di Distrik 2 telah dihias apik dengan dekorasi bernuansa warna merah muda keunguan.


Lampu-lampu neon berwarna-warni yang biasanya menghiasi Distrik tersebut saat malam hari, menjadi inspirasi dari Sandra, Matteo dan Sora yang ternyata satu pemikiran untuk dekorasi pernikahan di Distrik tersebut.


Gaun yang dikenakan Sandra juga mengikuti nuansa tersebut. Sandra hanya bisa pasrah saat mengenakan gaun-gaun indah pemberian Matteo atas pilihan Sora dari para designer ternama.



Meski demikian, Sandra tak ingin penampilannya terlalu mencolok dan berlebihan.


Ternyata, Sora dan Matteo memahami hal itu. Semua gaun yang disiapkan bisa diterima dengan baik oleh Sandra.


Ketiganya sepakat untuk menampilkan warna-warna indah ciri khas dari tiap Distrik. Tentu saja, para warga merasa sangat terhibur karena Great Ruler dan Great Mazepita menjadi lebih berwarna dengan dekorasi memanjakan mata yang disajikan saat pernikahan dua insan berbahagia itu.



***


tengkiyuw tipsnya mbak Aju😍 Semoga pegelnya segera ilang biar bisa crazy up. uhuy memanjakan mata, jadi pengen resepsi nikahan lagi liat gambar beginian. kwkwkw😆


__ADS_1


ILUSTRASI


SOURCE : GOOGLE


__ADS_2